‘OM TELOLET OM’ Kemarin Mendunia, Sekarang Dilarang!

0
187
Om Telolet Om Dilarang

Mungkin beberapa dari Anda banyak yang bertanya-tanya tentang fenomena ‘Om Telolet Om’ yang menjadi trending topic dan mendunia. Bagaimana awalnya hingga fenomena ‘Om Telolet Om’ ini mendunia?

‘OM TELOLET OM’

Fenomena ‘Om Telolet Om’ ini berawal dari keisengan anak-anak di Jepara yang berkumpul di pinggir jalan sambil mengacungkan tulisan ‘Om Telolet Om’ berukuran besar ke arah jalan raya saat kendaran lewat. Kendaraan yang lewat biasanya membalas permintaan tersebut dengan membunyikan klakson. Dari banyaknya kendaraan yang lewat di jalur Jepara itu adalah bus antar kota yang mengeluarkan suara ‘telolet’.

Selain membawa tulisan itu, mereka juga kerap meneriakkan ‘Om Telolet Om’ pada setiap bus dan truk yang lewat. Dan saat teriakan mereka bersambut suara klakson ‘telolet telolet’, mereka sangat bahagia. Aksi inilah yang kemudian terekam kamera dan diunggah ke YouTube.

Sebenarnya video-video itu diunggah di YouTube sudah lama, mulai dari akhir November. Namun baru tanggal 21 Desember inilah menjadi perbincangan dan trending topic di Twitter karena menjadi pertanyaan beberapa musisi internasional seperti Zedd, Martin Garrix, DJ Snake, The Chainsmokers, bahkan hingga Donald Trump pun terkena imbas dari ‘Om Telolet Om’ ini.

 

Om Telolet Om Trump

Tak hanya artis dan musisi internasional yang bingung dan bertanya-tanya tentang fenomena ‘Om Telolet Om’ ini tentunya. Ringgo Agus Rahman, salah satu aktor Indonesia, dalam akun instagramnya mengaku menghabiskan waktunya sepanjang pagi untuk mencari tahu apa sih ‘Om Telolet Om’.

 

OM TELOLET OM Dilarang

Setelah fenomena ‘Om Telolet Om’ menjadi trending topic hingga mengakibatkan pro dan kontra di media sosial, Polda Metro Jaya melalui Kasubdit Gakkum Dirlantas-nya, AKBP Budianto mengatakan bahwa Polisi akan melakukan penilangan pada pengendara yang memodifikasi klakson ‘Om Telolet Om’.

AKBP Budianto mengatakan penggunaan klason tersebut sama saja dengan pemasangan sirine pada kendaraan non operasional Polisi. “Masyarakat umum tidak boleh menggunakan. Itu melanggar pasal 227 UU No. 22 Tahun 2009 tentang angkutan jalan,” ujarnya. Polisi akan melakukan tindakan penegakan hukum seperti tilang dan penyuluhan bagi pengemudi yang kedapatan menyembunyikan klakson tersebut. Sejak itu, Om Telolet Om dilarang.

Sebenarnya Pihak Kepolisian sudah melakukan tindakan terhadap pengemudi yang membunyikan klakson ‘telolet’ sejak lama. Hanya saja karena fenomena ‘Om Telolet Om’ ini jadi trending tropic dan mendunia, maka baru ada penjelasan khusus tentang klakson modifikasi ini.

Lalu apakah kebahagiaan anak-anak saat mendapatkan balasan ‘Om Telolet Om’ di pinggir jalan akan hilang sejak Om Telolet Om dilarang?

‘OM TELOLET OM’