10 Cara Mencegah Banjir yang Bisa Kamu Lakukan

0
32461
banjir

Banjir masih menjadi permasalahan yang sering terjadi Indonesia. Meskipun sulit mencegahnya, tetapi kita harus tetap mengetahui cara mencegah banjir agar bisa meminimalisir kerugian yang dapat timbul.

Hal ini perlu dilakukan karena melihat kondisi banjir di beberapa daerah Indonesia yang setiap tahunnya kian memburuk. Banyak orang yang harus mengungsi akibat rumah mereka terlelap air. Bahkan, beberapa kejadian banjir menimbulkan korban jiwa.

Intensitas curah hujan yang tinggi biasanya menjadi salah satu alasan banjir terjadi di beberapa daerah Indonesia. Apalagi, air tersebut tidak bisa diserap secara baik karena daerah resapan yang semakin sedikit. Kondisi ini bisa memperburuk daerah yang berada di dataran rendah.

Cara mencegah banjir bisa kita mulai dari diri sendiri. Setiap usaha yang kita lakukan meskipun kecil, bisa berdampak positif bagi lingkungan.

Jika kita rutin melakukannya, maka usaha kita tidak akan sia-sia. Yuk, simak 10 cara mencegah banjir di bawah ini!

Mencegah Banjir dengan Membersihkan Selokan

membersihkan selokan mencegah banjir
sumber: wikipedia.org

Membersihkan selokan secara rutin dapat mencegah banjir. Periksa selokan secara berkala dan pastikan selokan tidak ada penyumbatan. Penyumbatan bisa menjadi salah satu faktor penyebab banjir karena air tidak mengalir dengan lancar.

Jika hujan datang, maka air hujan tidak bisa mengalir ke tempat lain sehingga terjadi banjir. Oleh sebab itu, penting untuk memastikan tidak ada penyumbatan yang terjadi di selokan.

Membersihkan Halaman Rumah dan Sekitarnya dapat Mencegah Banjir

membersihkan halaman rumah dapat mencegah banjir
sumber: pixabay.com

 

Hindari menumpukan daun, puing-puing, atau benda-benda lain yang berpotensi menimbulkan penyumbatan pada selokan.

Jika rumah Anda banyak pohon, maka Anda harus sering membersihkan daun-daun yang jatuh dan dibuang ke tempat sampah.

Membersihkan halaman rumah secara rutin apat mencegah potensi penyumbatan pada selokan sehingga tidak terjadi banjir.

Mencegah Banjir dengan Membuang Sampah pada Tempatnya

Mungkin kita sudah bosan mendengar kalimat “Buanglah sampah pada tempatnya.” Hal ini memang terdengar sepele, tetapisangat penting untuk kita lakukan.

mencegah banjir dengan buang sampah pada tempatnya
sumber: snappygoat.com

Setiap sampah yang kita buang sembarangan dapat berpotensi menyumbat saluran air. Meskipun kita membuang sampahnya tidak dekat selokan, tetapi sampah tersebut bisa tertiup angin dan akhirnya jatuh ke saluran air.

Baca Juga:   Kumpulan Tips Penting Bersih-Bersih Banjir

Mempunyai Taman di Rumah dapat Cegah Banjir

Membuat taman kecil di rumah bisa mencegah banjir. Kurangnya daerah hijau, khususnya di perkotaan, membuat banjir semakin parah. Pohon memiliki akar yang berfungsi untuk menyerap air.

halaman rumah dapat mencegah banjir
sumber: flickr.com

 

Jika tidak ada pohon, membuat air hujan tidak bisa diserap ke dalam tanah sehingga menyebabkan banjir. 

Menanam tumbuhan tidak hanya mencegah banjir, tetapi bisa juga untuk memperindah halaman rumah. Anda juga bisa mengajak orang yang tinggal di sekitar untuk menanam pohon bersama.

Cegah Banjir dengan Membuat Roof Garden

Zaman sekarang banyak orang yang memiliki rumah dengan tanah yang sempit karena keterbatasan lahan. Hal ini menyebabkan banyak orang, khususnya di perkotaan, tidak memiliki taman di halaman rumahnya. 

cegah banjir dengan buat roof garden
sumber: pixabay.com

 

Nah, membangun taman di atap rumah bisa menjadi salah satu alternatif. Anda bisa mencegah banjir tanpa menghabiskan banyak space di rumah.

Selain sebagai tempat menyerap air hujan, roof garden juga bisa berfungsi untuk menciptakan udara yang lebih segar dan menghilangkan stres.

Memasang Lubang Biopori

Lubang biopori adalah lubang berbentuk silinder yang ditanam didalam secara vertikal. Lubang biopori biasanya memiliki kedalaman 100 cm.

Sebaiknya, lubang dipasang di daerah titik air berkumpul. Anda bisa memasangnya di dekat pohon, dasar selokan, ataupun di pekarangan rumah.

lubang biopori
sumber: flickr.com

 

Dengan adanya lubang biopori, maka air hujan akan lebih mudah terserap ke tanah. Hal ini menyebabkan meningkatnya cadangan air tanah dan mengurangi risiko banjir. Selain itu, Anda juga bisa membuang sampah organik ke dalam lubang ini.

Lubang ini juga memiliki fungsi untuk mengubah sampah organik menjadi kompos sehingga dapat mengurangi sampah yang berakhir di tempat pembuangan akhir.

Menggunakan Paving Block

Selain membuat taman di halaman rumah, alternatif lain untuk menambah daerah resapan adalah dengan menggunakan paving block. Usahakan jangan menutup semua halaman dengan aspal atau beton karena bahan-bahan tersebut tidak bisa menyerap air.

paving block
sumber: flickr.com

 

Air hujan bisa meresap ke dalam tanah karena paving block memiliki jarak antara lainnya sehingga memungkinkan air untuk turun ke tanah. Selain itu, paving block memiliki model dan warna yang beragam sehingga bisa menambah keindahan halaman rumah.

Memasang Grass Block

Alternatif lain dari paving block adalah dengan memasang grass block. Grass block memiliki fungsi yang sama dengan paving block, yaitu keduanya bisa menambah daerah resapan air.

grass block
sumber: pixnio.com

Bahan-bahan yang digunakan untuk membuat keduanya pun sama, namun keduanya memiliki perbedaan. Perbedaan terbesar adalah grass block mempunyai rumput di sela-selanya sedangkan paving block tidak.

Baca Juga:   13 Langkah Membersihkan Rumah Pasca Banjir

Grass block dapat meningkatkan jumlah air yang masuk ke dalam tanah dengan adanya rumput di sela-sela block. Selain itu, grass block membuat rumah lebih hijau dan menambah keunikan dari halaman rumah.

Mempertinggi Rumah dapat Mencegah Banjir

rumah tinggi dari jalan dapat mencegah banjir
sumber: geograph.org.uk

Jika Anda tinggal di daerah yang rawan banjir, sebaiknya Anda membangun rumah lebih tinggi daripada jalan sekitar satu meter ataupun lebih. Hal ini untuk mencegah banjir masuk ke rumah.

Hal lain yang bisa Anda lakukan adalah menaikkan soket lebih tinggi di dinding agar air tidak menghantarkan listrik apabila banjir masuk ke rumah.

Menghindari Membangun Rumah di Pinggir Sungai

Rumah-rumah di pinggir sungai sangat rawan banjir. Ketika musim hujan tiba, intensitas curah hujan tinggi sehingga air di sungai pun meningkat.

Jika sistem drainase tidak lancar dan sampah menumpuk, maka yang paling terkena dampak adalah rumah-rumah yang berada di tepi sungai.

rumah pinggir sungai
sumber: commons.wikimedia.org

 

Cara mencegah banjir bisa Anda mulai dari langkah-langkah kecil. Namun, hal ini tidak akan berhasil jika hanya dilakukan seorang diri. Yuk, ajak orang lain untuk mengikuti cara-cara di atas agar banjir bisa kian membaik. 

Anda bisa mendapatkan produk-produk yang bisa mencegah banjir seperti tempat sampah dan plastik tempat sampah. Ini beberapa rekomendasi produk yang bisa Ana dapatkan:

Tempat Sampah 2 Unit

Jika tempat sampah tidak cukup, maka sampah bisa berserakan sehingga dapat terjadi penyumbatan. Pastikan Anda memiliki tempat pembuangan yang cukup untuk membuang sampah, seperti berikut ini.

tempat sampah 2 unit
Krisbow 20 Ltr Tempat Sampah 2 Unit
Beli di sini

 

Tempat sampah ini menyediakan dua bagian, yaitu sampah yang bisa didaur ulang dan sampah lainnya. Jadi, bisa mempermudah proses pemisahan sampah di PLTU.

Kantong Sampah Biodegradable

Kantong sampah bisa mencegah sampah berserakan dan mengotori bagian dalam tempat sampah sehingga tidak perlu repot membersihkannya.

Anda tidak perlu khawatir akan pencemaran lingkungan karena kantong ini mudah terurai, seperti produk di bawah ini.

Kantung sampah biodegradable
Kris 40-52 Ltr Kantong Sampah Biodegradable
Beli di sini

 

Garpu Taman

Alat ini berfungsi untuk membersihkan daun-daun yang ada di halaman rumah kalian. Akibatnya, daun-daun tersebut tidak akan menyumbat selokan dan mencegah terjadinya banjir.

Garpu Taman
Garpu Taman Fibreglass
Beli di sini

 

Anda bisa dapatkan produk-produk di atas di website Ruparupa.com atau dari aplikasi smartphone kalian. Yuk, segera beli mumpung lagi diskon!