10 Cara Mencegah Banjir yang Bisa Kamu Lakukan

0
19186
banjir

Banjir masih menjadi permasalahan yang sering terjadi Indonesia. Meskipun sulit mencegahnya, namun kita harus tetap mengetahui cara mencegah banjir agar bisa meminimalisir kerugian yang dapat timbul. Hal ini perlu dilakukan melihat kondisi banjir di beberapa daerah Indonesia yang kian memburuk. Banyak orang yang harus mengungsi akibat rumah mereka terlelap air. Bahkan beberapa kejadian banjir menimbulkan korban jiwa.

Intensitas curah hujan yang tinggi menjadi salah satu alasan banjir di beberapa daerah Indonesia. Terlebih lagi, air tersebut tidak bisa diserap secara baik karena daerah resapan yang semakin sedikit. Kondisi ini bisa memperburuk daerah yang berada di dataran rendah.

banjir
sumber: commons.wikimedia.org

Cara mencegah banjir bisa kita mulai dari diri sendiri. Setiap usaha yang kita lakukan meskipun kecil, bisa berdampak positif bagi lingkungan. Jika kita rutin melakukannya, maka usaha kita tidak akan sia-sia. Yuk simak 10 cara mencegah banjir di bawah ini!

Mencegah Banjir dengan Membersihkan Selokan

membersihkan selokan mencegah banjir
sumber: wikipedia.org

Membersihkan selokan secara rutin dapat mencegah banjir. Periksa selokan secara berkala dan pastikan selokan tidak ada penyumbatan. Penyumbatan bisa menjadi salah satu faktor penyebab banjir karena air tidak mengalir dengan lancar. Jika hujan datang, maka air hujan tidak bisa mengalir ke tempat lain sehingga terjadi banjir. Oleh sebab itu penting untuk memastikan tidak ada penyumbatan yang terjadi di selokan.

Membersihkan Halaman Rumah dan Sekitarnya dapat Mencegah Banjir

membersihkan halaman rumah dapat mencegah banjir
sumber: pixabay.com

Hindari penumpukan daun, puing-puing, atau benda-benda lain yang berpotensi menimbulkan penyumbatan. Jika rumah kalian banyak pohon, maka kalian harus sering membersihkan daun-daun yang jatuh dan ditaruh di tempat sampah. Membersihkan halaman rumah dapat mencegah potensi penyumbatan pada selokan sehingga tidak terjadi banjir.

Mencegah Banjir dengan Membuang Sampah pada Tempatnya

mencegah banjir dengan buang sampah pada tempatnya
sumber: snappygoat.com

Mungkin kita sudah bosan mendengar kalimat “Buanglah sampah pada tempatnya”. Hal ini memang terdengar sepele, namun hal ini sangat penting untuk kita lakukan. Setiap sampah yang kita buang sembarangan dapat berpotensi menyumbat saluran air. Meskipun kita membuang sampahnya tidak dekat selokan, tetapi sampah tersebut bisa tertiup angin dan akhirnya jatuh ke saluran air.

Mempunyai Taman di Rumah dapat Cegah Banjir

halaman rumah dapat mencegah banjir
sumber: flickr.com

Membuat taman kecil di rumah bisa mencegah banjir. Kurangnya daerah hijau khususnya di perkotaan membuat banjir semakin parah. Pohon memiliki akar yang berfungsi untuk menyerap air dan tidak adanya pohon membuat air hujan tidak diserap ke dalam tanah sehingga menyebabkan banjir. 

Menanam tumbuhan tidak hanya mencegah banjir, namun bisa juga untuk memperindah halaman rumah. Kalian juga bisa mengajak orang yang tinggal di sekitar kalian untuk menanam tumbuhan.

Cegah Banjir dengan Membuat Roof Garden

cegah banjir dengan buat roof garden
sumber: pixabay.com

Zaman sekarang banyak orang yang memiliki rumah dengan tanah yang sempit karena keterbatasan lahan. Hal ini menyebabkan banyak orang khususnya di perkotaan tidak memiliki taman di halaman rumahnya. 

Membangun taman di atap rumah bisa menjadi salah satu alternatif. Kalian bisa mencegah banjir tetapi tidak menghabiskan banyak space di rumah. Selain sebagai tempat menyerap air hujan, roof garden berfungsi untuk menciptakan udara yang lebih segar dan menghilangkan stress.

Memasang Lubang Biopori

lubang biopori
sumber: flickr.com

Lubang biopori adalah lubang berbentuk silinder yang ditanam didalam secara vertikal. Lubang biopori biasanya memiliki kedalaman 100 cm. Sebaiknya lubang dipasang di daerah titik air berkumpul. Kalian bisa memasangnya di dekat pohon, dasar selokan, ataupun di pekarangan rumah.

Dengan adanya lubang biopori, maka air hujan akan lebih mudah terserap ke tanah. Hal ini menyebabkan meningkatnya cadangan air tanah dan mengurangi risiko banjir. Selain itu, kita juga bisa membuang sampah organik ke dalam lubang ini. Lubang ini juga memiliki fungsi untuk mengubah sampah organik menjadi kompos sehingga dapat mengurangi sampah yang berakhir di tempat pembuangan akhir.

Menggunakan Paving Block

paving block
sumber: flickr.com

Selain membuat taman di halaman rumah, alternatif lain untuk menambah daerah resapan adalah dengan menggunakan paving block. Usahakan jangan menutup semua halaman dengan aspal atau beton karena bahan-bahan tersebut tidak bisa menyerap air.

Air hujan bisa meresap ke dalam tanah karena paving block memiliki jarak antara lainnya sehingga memungkinkan air untuk turun ke tanah. Selain itu, paving block memiliki model dan warna yang beragam sehingga bisa menambah keindahan halaman rumah.

Memasang Grass Block

grass block
sumber: pixnio.com

Alternatif lain dari paving block adalah dengan memasang grass block. Grass block memiliki fungsi yang sama dengan paving block, yaitu keduanya bisa menambah daerah resapan air. Bahan-bahan yang digunakan untuk membuat keduanya pun sama, namun keduanya memiliki perbedaan. Perbedaan terbesar adalah grass block mempunyai rumput di sela-selanya sedangkan paving block tidak.

Grass block dapat meningkatkan jumlah air yang masuk ke dalam tanah dengan adanya rumput di sela-sela block. Selain itu, grass block membuat rumah lebih hijau dan menambah keunikan dari halaman rumah.

Mempertinggi Rumah dapat Mencegah Banjir

rumah tinggi dari jalan dapat mencegah banjir
sumber: geograph.org.uk

Jika kalian tinggal di daerah yang rawan banjir, sebaiknya kalian membangun rumah lebih tinggi daripada jalan sebanyak satu meter ataupun lebih. Hal ini untuk mencegah banjir masuk ke rumah.

Sebagai pencegahan ekstra, hal lain yang bisa kalian lakukan adalah menaikkan soket lebih tinggi di dinding agar air tidak menghantarkan listrik apabila banjir masuk ke rumah.

Menghindari Membangun Rumah di Pinggir Sungai

rumah pinggir sungai
sumber: commons.wikimedia.org

Rumah-rumah di pinggir sungai sangat rawan banjir. Ketika musim hujan tiba, intensitas curah hujan tinggi sehingga air di sungai pun meningkat. Jika sistem drainase tidak lancar dan sampah menumpuk, maka yang paling terkena dampak adalah rumah-rumah yang berada di tepi sungai.

Cara mencegah banjir bisa kalian mulai dari langkah-langkah kecil. Namun hal ini tidak akan berhasil jika hanya dilakukan seorang diri. Yuk ajak orang lain untuk mengikuti cara-cara di atas agar banjir bisa kian membaik. 

Kalian bisa mendapatkan produk-produk yang bisa mencegah banjir seperti tempat sampah dan plastik tempat sampah. Ini beberapa rekomendasi produk yang bisa kalian dapatkan:

Tempat Sampah 2 Unit

tempat sampah 2 unit
Krisbow 20 Ltr Tempat Sampah 2 Unit

Jika tempat sampah tidak cukup, maka sampah bisa berserakan sehingga dapat terjadi penyumbatan. Pastikan kalian memiliki tempat pembuangan yang cukup untuk membuang sampah kalian. Tempat sampah ini menyediakan dua bagian yaitu sampah yang bisa didaur ulang dan sampah lainnya. Hal ini bisa mempermudah proses pemisahan sampah di PLTU.

Kantong Sampah Biodegradable

Kantung sampah biodegradable
Kris 40-52 Ltr Kantong Sampah Biodegradable

Kantong sampah bisa mencegah sampah berserakan dan mencegah sampah mengotori bagian dalam tempat sampah sehingga tidak perlu repot membersihkannya. Kalian tidak perlu khawatir akan pencemaran lingkungan karena kantong ini mudah terurai.

Garpu Taman

Garpu Taman
Garpu Taman Fibreglass

Alat ini berfungsi untuk membersihkan daun-daun yang ada di halaman rumah kalian. Akibatnya, daun-daun tersebut tidak akan menyumbat selokan dan mencegah terjadinya banjir.

Kalian bisa dapatkan produk-produk di atas di website Ruparupa.com atau dari aplikasi smartphone kalian. Yuk segera beli mumpung lagi diskon!