Membersihkan rumah pasca banjir memang aktivitas yang melelahkan dan membuat stress, apalagi saat Ruppers melihat kondisi lembab, lantai kotor karena lumpur yang menggenang, duh!

Akan tetapi suka atau tidak, rumah harus segera dibersihkan untuk mencegah pertumbuhan jamur dan bakteri, yang berpotensi menyebabkan berbagai sumber penyakit.

13 Langkah Membersihkan Rumah Pasca Banjir

Membersihkan Rumah Pasca Banjir
Source: Pixabay

Tidak perlu khawatir karena kami akan membagikan 13 langkah praktis untuk membersihkan rumah setelah banjir melanda.

Memindahkan Perabotan

Membersihkan rumah pasca banjir dengan memindah perabotan
Source: flicker

Pertama pindahkan semua perabot rumah dan peralatan elektronik yang masih dalam kondisi bagus, sementara itu pastikan untuk membuang semua barang-barang yang sudah tidak berfungsi lagi

Jangan ragu untuk melakukannya ya, agar Ruppers dapat melakukan pembersihan secara menyeluruh hingga ke sudut ruangan.

Membersihkan Air Sisa Genangan

Source: SnappyGoat

Langkah berikutnya agar rumah tidak lembab dan bertujuan untuk menghindari munculnya virus, kuman hingga bakteri. Pastikan untuk mengeringkan secara maksimal agar tidak ada yang tersisa.

Menyerok Lumpur

Mmebersihkan lumpur pasca banjir
Source: Nara.Getarchive

Setelah terendam air ada kemungkinan besar lumpur yang ikut masuk ke dalam rumah, Sehingga untuk mengatasinya siram lantai dengan air bersih agar kotoran mengalir keluar. Akan tetapi jika kotoran sudah melekat terlalu lama menggunakan beberapa cairan pembersih atau penghilang kerak.

Membersihkan Lantai dengan Antiseptik

Membersihkan Lantai dengan Antiseptik pasca banjir
Source: Pixabay

Setelah lantai bersih sempurna, maka pastikan untuk membersihkannya dengan cairan antiseptik yang berguna untuk membunuh kuman. Untuk hasil maksimal, pastikan untuk membersihkannya dengan air hangat, yang juga berfungsi mengangkat kerak membandel.

Membersihkan tembok

Membersihkan tembok sebagai cara Membersihkan Rumah Pasca Banjir
Source: Nara.Getarchive

Bukan cuma lantai yang sulit dibersihkan tapi juga tembok, pasalnya air yang sudah menyerap akan tetap berada di tempat yang sama. Sehingga untuk memastikan area tersebut aman dari jamur dan kuman, keringkan secara maksimal.

Mencabut wallpaper

Kondisi Rumah pasca banjir
Source: Pixabay

Tidak semua hunian menggunakan pelapis dinding seperti wallpaper, tapi jika kamu memilikinya segera cabut untuk menghindari jamur. Nantinya setelah kering sempurna kamu bisa melaipisnya dengan anti air atau cat.

Membuang Makanan Terkontaminasi

Source: Pixabay

Hal penting lainnya yang tidak boleh terlupakan saat membersihkan rumah pasca banjir adalah mengecek bagian penyimpanan makanan seperti kulkas dan kitchen set. Pastikan untuk membuang makanan yang terbuka maupun dalam kemasan. Karena meskipun terlihat aman, bukan tidak mungkin sudah bersentuhan langsung dengan air banjir.

Mencuci Perabot Rumah

Mencuci perabot rumah pasca banjir
Source:: Pixabay

Menjaga kebersihan setelah pasca banjir sangat penting, dengan pemikiran inilah Ruppers harus mencuci perabot rumah sesegera mungkin. Sebagai contoh yaitu mencuci karpet, dan keringkan secara maksimal. Jika tidak mungkin melakukannya dengan bantuan sinar matahari, maka gunakan kipas sebagai cara alternatif.

Merendam peralatan Makan

mencuci piring paca banjir
Source: Pixabay

Peralatan makan akan langsung bersentuhan dengan mulut, sehingga cuci dengan air hangat atau menggunakan cairan disinfektan sebelum menggunkannya kembali.

Caranya mudah, cukup siapkan wadah yang besar, rendam selama 30 menit dan biarkan kering dengan sendirinya.

Menjemur Perabotan

Menjemur perabotan setelah terendam banjir
Source: Pixabay

Setelah melewati proses pencucian, jemur perabotan di bawah sinar matahari secara berkala agar tidak ada kuman yang menempel. Terutama untuk barang-barang yang menyerap air lebih banyak seperti sofa, bantal, maupun kasur. Pastikan juga untuk membuka jendela agar ada sirkulasi udara yang baik.

Memisahkan Dokumen Penting

Memisahkan dokumen
Source: Pixabay

Setelah melakukan langkah di atas kamu boleh sedikit lega karena kamu hampir pada tahap akhir yaitu memisahkan surat-surat penting, foto dan buku yang masih dalam kondisi baik. Untuk yang sudah terendam, keringkan dahulu dan keringkan sehati-hati mungkin.

Membuang yang Sudah Rusak

Source: Wikimedia

Membuang perabotan atau peralatan yang sudah rusak adalah keharusan, agar tidak menjadi sarang kuman atau bakteri. Berlaku untuk semua benda yang sudah terendam selama lebih dari 24 jam ya!

Menempatkan Kembali

Source: Pixabay

Setelah lantai, tembok dan ruangan benar-benar kering kamu boleh menempatkan kembali perabotan yang ada. Namun untuk menghindari penyebaran kuman, lakukan pembersihan ekstra dengan menyemprotkan disinfektan. Saat meletakkannya kembali beri jarak yang cukup, agar udara bisa mengalir masuk.

Rekomendasi Produk Untuk Membersihkan Rumah Pasca Banjir

Agar terhindar dari kuman dan jamur secara maksimal, maka gunakan beberapa produk berikut ini

Proclean Alat Pel Set

Dapat membersihkan rumah leih efektif menggunakan alat pel PVA, yang hadir dengan satu set alat pel, ember dan busa. Embernya sendiri memberikan fungsi membilas, mengeringkan dan menyimpan air. Dapat kamu temukan pada Ruparupa dengan kisaran harga 200.000 rupiah.

Greenworks Penghisap Debu Kering Dan Basah

Penghisap debu portable untuk mengangkat debu kering dan basah. Memiliki cara kerja maksimal dan tanpa menggunakan kabel. Perangkat elektronik dengan desain ringkas ini dibandrol dengan kisaran harga di bawah satu juta rupiah.

Greenworks High Pressure Cleaner

Berfungsi untuk membersihkan area dinding bangunan, kendaraan, mesin dan peralatan lainnya yang beragam. Memiliki nozzle bertekanan air hingga 70 bar, sehinga dapat membrsihkan dengan maksimal. Perangkat yang berfungsi baik pada indoor maupun outdoor, terdapat pada Ruparupa dengan kisaran harga tiga juta rupiah.

Kantong Sampah Biodegradable

Kantong sampah yang tidak ramah lingkungan menjadi salah satu penyebab banjir, sehingga disarankan mulai saat ini menggantinya dengan bahan yang mudah hancur dan terurai secara organik. Tersedia dalam berbagai ukuran, yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan. Pada platform Ruparupa Ruppers dapat menemukan harga yang beragam mulai dari 20.000 hingga 70.000 rupiah.

Cairan Disinfektan

Cocok untuk membunuh bakteri dan kuman yang tidak terlihat, maupun untuk membersihkan perabotan dengan optimal. Terbuat dari bahan-bahan berkualitas yang mampu melindungi seluruh anggota keluarga. Cairan disinfektan ini dibandrol dengan harga berkisar 200.000 rupiah untuk 5 liter.

Penyakit Akibat Banjir

Penyakit Akibat Banjir
Source: Pixabay

Melansir dari web kesehatan Alodokter, berikut ini adalah jenis penyakit yang sering terjadi saat banjir dan musim hujan

# Flu

Terjadi karena infeksi virus yang menyerang pernapasan dan menular melalui air liur, dahak, dan ingus yang menyebar saat penderita batuk atau bersin.

Gejala flu yang sering terjadi seperti batuk, demam, hidung berair, badan ngilu hingga sakit tenggorokan. Biasanya penyakit ini bisa sembuh secara berkala tanpa pengobatan, namun terkadang dapat menjadi komplikasi seperti pneumonia.

# Malaria

Suatu penyakit yang terjadi akibat infeksi parasit Plasmodium dan menular melalui gigitan nyamuk Anopheles. Merupakan jenis serangga yang berkembang pesat di daerah dengan curah hujan tinggi seperti Indonesia. Umumnya gejala dari Malaria seperti nyeri tulang dan otot, demam, menggigil dan lemas.

# Diare

Diare adalah jenis penyakit yang terjadi karena adanya makanan dan minuman yang terkontaminasi oleh bakteri, parasit, atau virus. Umumnya penyakit ini dapat sembuh setelah beberapa hari, namun ada juga kondisi penderita yang semakin parah sehingga menyebabkan dehidrasi.

# Demam Berdarah dengue

Selama musim hujan penyakit ini sangat umum terjadi, dan terjadii karena virus dengue. Penyebarannya terjadi melalui gigitan nyamuk Aedes Aegypti dan Aedes Albopictus. Penderitanya akan merasakan demam, sakit kepala, bintik merah di kulit, hingga nyeri otot.

# Demam typhoid

Memiliki nama lain yaitu tipes, terjadi karena infeksi bakteri Salmonella typhi yang menyebar melalui makanan dan minuman kotor, termasuk genangan air banjir. Saat terkena infeksi ini penderita akan demam berminggu-minggu, sakit kepala, nyeri perut, diare, konstipasi maupun nafsu makan yang berkurang.

# Hepatitis A

Penderita hepatitis A umumnya merasakan mual, kelelahan, sakit perut, demam hingga hilang nafsu makan. Penyakit ini menyerang organ hati dan disebabkan oleh virus. Pada kasus tertentu juga dapat memicu terjadinya sakit kuning.

# Leptospirosis

Paling sering terjadi saat banjir surut, pasalnya sisa air genangan yang ada sudah terkontaminasi dengan bakteri Leptospira. Penderitanya mengalami gejala sakit kepala , mual, muntah, menggigil, nyeri kaki hingga sakit perut. Bahkan untuk penderita yang sudah parah dapat menyebabkan sepsis, gagal ginjal, meningitis hingga gangguan hati.

Selain 7 penyakit di atas, masih ada penyakit lainnya yang bisa saja muncul seperti asma. Untuk memastikan terhindar dari berbagai virus dan kuman, segera mulai membersihkan hunian setelah terendam banjir.

Sehingga untuk mencegah semua penyakit yang mungkin terjadi pastikan untuk memiliki semua peralatan kebersihan lengkap dan berkualitas pada pada Ruparupa, E-commerce yang menjadi one stop solution untuk setiap penggunanya.

Ruparupa sendiri adalah platform yang terdiri atas berbagai brand Kawan Lama Group seperti ACE, Informa, Toys Kingdom dan masih banyak lagi. Dapatkan promo eksklusif dengan bergabung menjadi Ruppers sekarang juga!