14 Sayuran Rendah Gula Untuk Diet dan Penderita Diabetes

0
422
Sayuran rendah gula

Sayuran memiliki kandungan vitamin, mineral, dan serat yang penting untuk tubuh yang bermanfaat bagi kesehatan. Namun, jangan sembarangan mengonsumsi sayur segar. Apalagi, setiap sayuran memiliki kandungan gula yang berbeda-beda.

Promo 12 12 Ruparupa

Daftar Sayuran Rendah Gula

Meskipun kebanyakan sayur memiliki kadar gula yang rendah, tetapi ada beberapa jenis sayur yang justru mengandung lebih banyak gula, seperti jagung, wortel, bit dan lain-lainnya. Jenis sayuran seperti ini tidak baik dikonsumsi penderita diabetes dan juga buat Anda yang menjalani program diet.

Agar tidak salah pilih jenis sayuran, kami akan punya beberapa rekomendasi sayuran rendah gula yang baik dan aman dikonsumsi setiap hari. Apa saja itu? Simak, yuk!

1. Jamur kancing putih

Sayuran-Jamur-kancing
Source: Pixabay

Kandungan gula: 0%

Jenis sayur yang satu ini memiliki manfaat kesehatan yang baik karena mengandung vitamin B3 dan kaya antioksidan. Tidak hanya mengandung nutrisi yang baik, jamur kancing putih juga memiliki rasa lezat.

Manfaat jamur kancing untuk kesehatan:

  • Menurunkan kadar gula dalam darah karena jamur kancing memiliki zat polisakarida.
  • Memelihara kesehatan jantung karena adanya kandungan lovastatin dan beta-glucan, yang merupakan jenis serat untuk mengontrol kadar kolesterol.
  • Mengurangi risiko penyakit tekanan darah tinggi dan stroke karena mengandung tinggi ergothioneine. Kandungan ini  merupakan zat antioksidan untuk membantu melawat radikal bebas dan mengurangi peradangan.
  • Jamur mengandung tembaga sehingga dapat memperlancar sirkulasi sel darah merah.

2. Selada air

Sayuran-Selada air
Source: Pixabay

Kandungan gula: 0,2%

Jika dikonsumsi secara teratur,  maka selada air dapat memberikan banyak manfaat untuk kesehatan. Apalagi, selada air merupakan sayur rendah kalori dengan kandungan vitamin dan mineral yang lengkap, seperti vitamin A, fosfor, kalsium, B1, alkaloid, fenol hidrokuinon, asam amino, dan karbohidrat.

Untuk mengolahnya sendiri, selada air dapat dimasak dengan cara ditumis atau menjadi campuran salad sayur.

Manfaat selada air untuk kesehatan:

  • Mencegah diabetes bila Anda rajin mengonsumsinya secara rutin.
  • Membantu untuk melancarkan pencernaan, terutama buat Anda yang suka sembelit.
  • Menurunkan tekanan darah tinggi karena adanya vitamin A, B1, dan C, yang berfungsi sebagai antioksidan.
  • Mengobati batuk secara alami karena daun dan batang selada air kaya akan alkaloid.

3. Bayam

Sayuran Bayam
Source: PiXABAY

Kandungan gula:  0,4%

Sayuran hijau yang satu ini bukan saja nikmat untuk disantap, tapi juga kaya nutrisi, yang bermanfaat bagi kesehatan tubuh.

Manfaat konsumsi sayur bayam untuk kesehatan tubuh:

  • Meningkatkan sistem kekebalan tubuh karena terdapat kandungan vitamin A, vitamin C, fola, dan magnesium.
  • Menjaga kesehatan mata dan mampu menurunkan risiko penyakit, seperti rabun senja dan degenerasi makula.
  • Mampu melawan radikal bebas yang memicu risiko kanker karena adanya kandungan lutein, karotenoid, dan zeaxanthin yang tinggi pada bayam.
  • Bisa mencegah anemia karena sayur bayam menjadi salah satu sumber zat besi yang baik.

4. Selada Merah

Sayur- Selada-merah
Source: Pxhere

Kandungan gula: 0,5%

Warna sayur selada tidak selalu berwarna hijau, tetapi ada juga selada berwarna merah atau yang dikenal dengan sebutan Lactuca Sativa. Selada merah juga memiliki rasa yang tidak kalah lezat, serta punya banyak manfaat untuk kesehatan.

Kandungan kalori dan lemak selada merah sangat rendah. Tidak hanya itu, selada merah juga mengandung berbagai macam vitamin dan mineral yang dibutuhkan oleh tubuh kita.

Manfaat selada merah:

  • Sekitar 96% selada merah didominasi oleh air,   sehingga jenis sayuran ini baik untuk mencegah dehidrasi dan membuat kenyang lebih lama.
  • Mengandung antioksidan yang dapat melawan radikal bebas dalam tubuh.
  • Menjadi sumber vitamin A  yang dibutuhkan oleh tubuh, terutama bila Anda mengonsumsinya secara teratur.
  • Mengandung vitamin K yang baik untuk kesehatan tulang dan darah.
Baca Juga:   Ear Thermometer Sebagai Alat Ukur Suhu Tubuh

5. Sayur Kale

Sayuran-kale
Source: Pixabay

Kandungan gula: 1%

Kale adalah jenis sayuran hijau yang kaya akan mineral. Tidak heran bila sayuran satu ini secara turun-temurun digunakan sebagai pengobatan tradisional. Sayuran yang memiliki nama latin,  Brassica Oleracea Acephala ini memiliki segudang manfaat yang baik untuk tubuh.

Manfaat sayur kale:

  • Mengandung vitamin A, vitamin K,  dan vitamin B6 yang baik untuk kesehatan tubuh.
  • Dapat menurunkan kadar kolesterol karena kandungan  sequestrants asam empedu. Tidak hanya itu, kandungan ini juga bisa menurunkan risiko penyakit jantung.
  • Melawan pembentukan sel kanker karena terdapat senyawa sulforaphane.
  • Kaya beta-karoten, yang merupakan sumber antioksidan.

6. Buah Bit

Sayur-Buah-bit
Source: Pixabay

Kandungan gula: 0,5% Gula

Tidak banyak yang tahu kalau buah bit termasuk tanaman dalam kategori sayur berakar. Selain memiliki rasa manis, buah bit juga punya  kandungan nutrisi yang melimpah untuk kesehatan.

Manfaat bit hijau:

  • Mengontrol tekanan darah secara signifikan, jika dikonsumsi secara teratur
  • Meningkatkan stamina dan kebugaran tubuh karena terdapat kandungan nitrat.
  • Mengatasi peradangan dan mencegah kerusakan sel dalam tubuh.
  • Membantu mengatasi masalah pencernaan, seperti sembelit, karena sayuran satu ini kaya akan serat.

7. Sayur Asparagus

Sayur-asparagus
Source: Pixabay

Kandungan gula: 2,1%

Asparagus termasuk jenis sayuran yang masih jarang dikonsumsi masyarakat Indonesia. Padahal, sayuran yang memiliki bentuk yang menyerupai batang bambu dan berukuran kecil ini, punya banyak manfaat untuk kesehatan tubuh. Anda dapat mengonsumsinya  secara langsung, atau mengelolanya menjadi beragam sajian, seperti ditumis dan dipanggang.

Manfaat sayur asparagus:

  • Mencegah penyakit kronis karena sayur hijau satu ini mengandung antioksidan, seperti vitamin C, flavonoid, dan polifenol, yang berfungsi melindungi sel-sel tubuh dari paparan radikal bebas.
  • Asparagus memiliki nutrisi yang baik untuk ibu hamil, seperti folat, protein, serta vitamin yang dibutuhkan pada tahap awal kehamilan.
  • Menjaga tekanan darah tetap stabil karena adanya asam amino asparagin, yang berperan sebagai diuretik alami.
  • Mengontrol gula darah karena memiliki indeks glikemik rendah.

8. Toge

Toge
Source: Pixabay

Kandungan gula: 0,5%

Salah satu jenis sayur yang banyak dikonsumsi masyarakat Indonesia karena harga yang ekonomis dan kaya nutrisi yang mudah diserap oleh tubuh. Tidak hanya itu, sayuran berukuran kecil ini juga punya banyak manfaat untuk kesehatan tubuh.

Manfaat sayur toge:

  • Serat yang tinggi pada toge dapat membuat pencernaan menjadi lebih lancar dan merangsang asam lambung bekerja secara efektif.
  • Bagi penderita anemia, mengonsumsi taoge sangat dianjurkan karena sayur satu ini dapat  mempertahankan jumlah sel darah merah dan mempercepat penyerapan zat besi.
  • Membantu untuk menurunkan berat badan karena memiliki kalori yang kecil dalam setiap porsinya.
  • Memiliki lemak omega-3 yang dapat membentuk kolesterol baik dan mengurangi kadar kolesterol jahat dalam darah.

9. Seledri

Seledri
Source: Piqsel

Kandungan gula: 1,3%

Seledri adalah sayuran hijau yang kaya akan vitamin dan mineral, serta sumber  antioksidan yang baik untuk tubuh. Tidak heran bila seledri kerap dijadikan sayuran pelengkap dalam masakan. Bila dikonsumsi secara rutin, sayuran hijau satu ini bisa bermanfaat bagi kesehatan tubuh.

Manfaat seledri bagi kesehatan:

  • Mencegah dan mengobati tekanan darah tinggi sehingga sangat baik untuk dikonsumsi oleh penderita hipertensi.
  • Mengontrol kadar gula darah karena adanya ekstrak etil asetat pada daun seledri. Kandungan ini mampu menurunkan kadar glukosa darah hingga 20%.
  • Dapat menurunkan kadar kolesterol yang tinggi karena seledri kaya akan senyawa 3-n-butylphthaide, kandungan yang bisa mengatasi kadar lemak dalam darah.
  • Dapat meringankan nyeri sendi karena memiliki sifat antiinflamasi.

10. Brokoli

Sayuran Brokoli
Source: Pixabay

Kandungan gula: 1,7% Gula

Sayuran hijau satu ini merupakan bagian dari tanaman kubis. Tidak hanya lezat saat dikonsumsi, brokoli juga kaya akan nutrisi dan gizi yang diperlukan oleh tubuh.

Manfaat brokoli untuk kesehatan tubuh:

  • Dapat melawan kanker karena terdapat fitonutrien, vitamin C, vitamin A,  dan nutrisi lainnya, yang berperan sebagai antioksidan.
  • Dapat berfungsi sebagai detoksifikasi tubuh karena terdapat sulforaphane, yang bermanfaat untuk menurunkan kadar kolesterol, kadar gula darah, serta dapat menurunkan risiko penyakit kronis.
  • Mencerahkan kulit dan mengganti jaringan kulit yang rusak
  • Dapat memelihara kesehatan mata karena mengandung beta-karoten. Setelah masuk ke dalam tubuh, kandungan ini akan berubah menjadi vitamin A sehingga dapat memberikan banyak manfaat untuk tubuh.
Baca Juga:   5 Pertimbangan Sebelum Mengadopsi Anjing

11. Timun

Timun
Source: Pixnio

Kandungan gula: 1,7% Gula

Banyak orang yang menyukai timun, baik sebagai salad ataupun lalapan. Siapa sangka, sayuran hijau satu ini tidak hanya punya kalori yang rendah, tetapi juga kaya akan nutrisi yang baik untuk kesehatan tubuh.

Manfaat timun:

  • Memberikan hidrasi yang dibutuhkan oleh tubuh, terutama saat cuaca panas dan setelah berolahraga. Soalnya, sebagian besar kandungan dalam timun adalah air dan juga mengandung elektrolit penting yang dibutuhkan oleh tubuh.
  • Menjaga kesehatan tulang karena terdapat vitamin K  di dalamnya.
  • Menurunkan risiko penyakit kardiovaskular karena kaya akan serat yang baik untuk tubuh.
  • Mencegah penyakit diabetes karena terdapat kandungan cucurbitacin, yang mampu mengelola pelepasan insulin dan metabolisme glikogen hati. Kandungan ini juga bisa menurunkan risiko penyakit kanker karena termasuk senyawa antikanker.

12. Swiss chard

Swiss-chard
Source: Pixnio

Kandungan gula: 1,1%

Mungkin Ruppers belum banyak yang tahu mengenai sayuran hijau ini karena jarang orang mengonsumsinya. Sayuran satu ini kerap dikira sebagai kale, padahal keduanya berbeda. Sayuran Swiss chard berasal dari wilayah Mediterania, yang memiliki bentuk daun lebar dengan warna batang yang beraneka ragam, yaitu merah, kuning, dan putih. Tidak heran bila sayur swiss chard sangat baik untuk kesehatan tubuh.

Manfaat Swiss chard:

  • Menjaga kesehatan mata karena mengandung betakaroten.
  • Menjaga kesehatan tulang karena kaya akan vitamin K dan magnesium.
  • Dapat memperlancar sirkulasi darah seluruh organ tubuh karena kaya zat besi dan tembaga yang diperlukan tubuh.
  • Mengatur kadar gula darah agar tetap stabil.

13. Kembang kol

Sayuran Kembang kol
Source: Pixnio

Kandungan gula: 1,9%

Jenis sayuran ini sering dikira sebagai brokoli. Sekilas, kembang kol dan brokoli memang terlihat mirip. Namun, bila diperhatikan, kembang kol memiliki warna tangkai yang lebih muda dari brokoli, sedangkan bagian kembangnya berwarna putih.

Sama seperti brokoli, kembang kol juga kaya akan vitamin dan mineral yang dibutuhkan oleh tubuh. Tidak heran bila mengonsumsi kembang kol secara rutin bisa membuat tubuh jadi lebih sehat.

Manfaat kembang kol:

  • Menurunkan resiko penyakit jantung karena terdapat kandungan karotenoid dan flavonoid.
  • Meningkatkan sistem kekebalan tubuh karena kembang kol kaya vitamin C.
  • Dapat enurunkan berat badan, melancarkan sistem pencernaan, dan bisa membuat rasa kenyang lebih banyak karena kembang kol kaya akan serat yang baik.

14. Lobak merah

Sayuran- LOBAK-MERAH
Source: Piqsels

Kandungan gula: 1,9%

Lobak merah termasuk sayuran dengan tekstur yang garing. Selain itu, saat Anda mengonsumsinya, Anda bisa merasakan sedikit pedas. Tidak heran bila lobak merah kerap dijadikan bahan favorit sebagai salad karena bisa membuat rasanya jadi lebih lezat. Lobak merah juga kaya akan nutrisi dan vitamin yang dibutuhkan oleh tubuh sehingga sangat baik untuk kesehatan.

Manfaat lobak merah:

  • Menjaga kesehatan pencernaan karena mengandung banyak serat yang diperlukan tubuh.
  • Mencegah risiko penyakit kronis, seperti jantung, diabetes dan batu ginjal, karena mengandung antioksidan.
  • Membantu menjaga tekanan darah dan mencegah kram otot karena kandungan kalium pada lobak merah.
  • Mencegah infeksi jamur karena memiliki protein alami bernama RsAFP2, yang berfungsi sebagai antijamur.

Itulah deretan jenis sayuran yang baik dikonsumsi untuk penderita diabetes. Dengan mengonsumsi beberapa sayuran rendah gula di atas secara rutin, maka Anda dapat mengontrol kadar gula darah secara optimal. Meski begitu, jangan lupa untuk selalu mengecek kadar gula secara teratur menggunakan tes gula darah yang terbaik dari Sowell. 

Sowell adalah produk medis terpercaya yang sudah memiliki izin edar dan mengusung teknologi tinggi sehingga memudahkan penggunaan hanya dengan menggunakan satu tombol.

Alat ini cocok mudah digunakan untuk segala usia, tanpa memerlukan bantuan tenaga medis. Dapatkan produk resmi hanya melalui platform terpercaya seperti Ruparupa, yang selalu mengutamakan kualitas dan memberikan harga terbaik.