Penyebab dan Cara Mengatasi Anjing Tidak Mau Makan

0
854

Tidak hanya manusia, faktanya hewan peliharaan seperti anjing juga dapat kehilangan nafsu makan.  Hal ini tentu akan membuat sang pemilik merasa cemas dan bertanya-tanya apa yang terjadi pada anjing kesayangannya. Apalagi, ketika anjing terlihat lemas dan tidak seaktif biasanya. Kalau sudah begini, Anda harus segera mencari tahu penyebab anjing tidak mau makan terlebih dahulu.

Promo 12 12 Ruparupa

Jika dibiarkan terus-menerus, masalah kurang nafsu makan ini akan berujung pada anoreksia. Tidak hanya akan mengganggu penampilan, tetapi anoreksia juga akan memengaruhi perilaku dan psikologis pada anjing. Pada kondisi terburuk, anoreksia  bisa menyebabkan kematian.

12 Penyebab Anjing Tidak Mau Makan

Sebagai pemilik anjing, Anda harus melakukan pemeriksaan rutin pada mereka, misalnya memperhatikan perubahan gerak-gerik dan pola makan anjing Anda. Untuk memahami lebih lanjut, berikut 12 penyebab umum anjing tidak mau makan yang perlu Anda ketahui.

1. Masalah gigi

Sama halnya seperti manusia, anjing peliharaan juga bisa mengalami masalah gusi dan gigi. Apalagi, pada anjing yang sudah tua, biasanya mereka lebih mudah mengalami kerusakan gigi dan gusi. Permasalahan ini tentunya dapat menyebabkan ketidaknyamanan anjing saat mengunyah makanan.

Langkah pertolongan pertama yang bisa Anda lakukan adalah memberikan makanan lunak yang mudah dicerna oleh anjing, misalnya makanan anjing olahan yang tersedia di supermarket. Namun, pastikan Anda tetap melakukan pemeriksaan gigi dengan dokter hewan terkait permasalahan mulut yang sedang terjadi.

2. Perubahan pola makan

Anjing yang telah menua akan mengalami perubahan pola makan. Umumnya, kondisi ini terjadi karena ketidakmampuannya dalam mengolah makanan seperti saat mereka masih muda. Kondisi ini perlu mendapatkan penanganan khusus dari dokter hewan untuk melakukan treatment agar anjing tua tetap dapat memperoleh gizi yang cukup.

3. Penyakit

Menurunnya nafsu makan menjadi indikasi tanda penyakit. Apalagi, bila anjing menunjukan gejala lain pada waktu bersamaan, seperti lesu, mata berair, tidur terus-menerus, muntah, atau gangguan kesehatan lainnya.

Meskipun gejala ini tidak selalu berbahaya, tetapi tidak menutup kemungkinan adanya indikasi penyakit serius, termasuk kanker, gagal ginjal, kutu, hingga berbagai infeksi sistemik. Bila kondisi ini terus berlanjut, maka Anda perlu konsultasikan kepada spesialis dokter hewan untuk memeriksa adanya kelainan pada anjing peliharaan Anda.

Baca Juga:   15 Ide Parcel Lebaran Sederhana dan Terjangkau

Baca juga Penyebab, Gejala, dan Cara Mengatasi Kutu Anjing

4. Vaksinasi

Jika anjing peliharaan Anda baru melakukan vaksinasi, terkadang kondisi ini bisa memberikan efek samping, baik yang bersifat ringan maupun berat. Dalam beberapa kondisi, efek ini bisa mempengaruhi hilangnya nafsu makan sementara pada anjing.

5. Tempat baru

Jika anjing kehilangan nafsu makan saat Anda membawanya pergi jalan-jalan atau pindah ke lokasi baru, mungkin anjing sedang melakukan adaptasi terhadap jenis makanan dan lingkungan yang baru tersebut. Terkadang, beberapa hewan juga dapat mengalami mabuk perjalanan ataupun perasaan gugup dan tidak nyaman di tempat baru.

6. Perubahan rutinitas

Perubahan sederhana dalam rutinitas sehari-hari juga dapat membuat mereka tidak nafsu makan. Pasalnya, mereka akan mengalami stress akibat beradaptasi dengan situasi yang baru, misalnya perubahan jam makan mereka sehari-hari. Maka dari itu, pastikan Anda melakukan perubahan secara bertahap agar anjing bisa belajar dan terbiasa dengan situasi yang baru.

7. Makanan asing yang tidak cocok

Tidak semua makanan manusia akan cocok dengan pencernaan pada anjing. Pastikan Anda memperhatikan komposisi makanannya terlebih dahulu. Umumnya, makanan pedas, terlalu manis, dan kadar produk olahan susu yang berlebih, justru dapat menyebabkan diare atau sakit perut pada anjing. Sedangkan makanan asin, bisa menyebabkan kerontokan bulu.

8. Cacingan

Cacingan juga menjadi salah satu penyebab menurunnya selera makan pada anjing peliharaan Anda. Untuk mengatasi permasalahan cacing usus, Anda harus mulai menjaga kualitas makanan yang dikonsumsinya sehari-hari. Tidak hanya itu, Anda juga perlu memastikan lingkungan anjing tetap bersih untuk ditempati.

Untuk mengatasi permasalahan ini, Anda dapat mencoba memberikan obat cacing dan kandungan nutrisi, termasuk vitamin dan mineral, yang cukup untuk usus mereka.

9. Kurangnya vitamin B

Vitamin B kompleks (B1, B12, B6) merupakan indikator utama yang wajib dipenuhi pada anjing. Kekurangan salah satu vitamin ini akan menyebabkan penurunan selera makan, kurangnya sel darah merah, hingga permasalahan syaraf pada tubuh anjing. Maka dari itu, vitamin ini bisa membantu menjaga daya tahan tubuh anjing kesayangan Anda.

10. Dehidrasi

Tidak hanya makanan, anjing juga membutuhkan cairan untuk menghindari tubuhnya dari dehidrasi. Tubuh anjing akan membusuk dalam waktu singkat jika tidak mendapatkan asupan air yang cukup. Selain itu, kekurangan cairan juga bisa membuat anjing akan merasa sedih, gugup, dan tidak tertarik pada makanan.

Baca Juga:   11 Cara Menggemukan Badan Saat Puasa yang Sehat

11. Kehamilan

Kehamilan akan membuat perubahan hormon pada anjing, seperti timbulnya rasa lelah. Kondisi seperti ini akan membuat porsi makan mereka  lebih sedikit dari biasanya. Bila anjing tidak mau makan sama sekali, maka bisa membahayakan  anjing beserta janin di dalam kandungannya. Untuk itulah, pastikan Anda segera memeriksakan kondisi anjing kesayangan pada dokter hewan agar bisa mengetahui penyebab pasti anjing tidak mau makan.

12. Alergi

Kondisi alergi juga akan berdampak pada nafsu makan anjing. Sebaiknya Anda melakukan pemeriksaan alergi pada anjing terlebih dahulu. Jadinya, bila anjing Anda memiliki alergi terhadap lingkungan dan jenis makanan tertentu, Anda dapat segera mengatasi alergi tersebut.

***

Setelah memahami 12 penyebab anjing tidak mau makan, berikut beberapa cara mengatasi anjing yang tidak mau makan.

1. Hindari camilan yang berlebihan

Memberikan camilan yang berlebihan akan membuat anjing ketergantungan dengan jenis makanan yang kaya akan rasa tersebut. Meskipun makanan utama memiliki kandungan gizi yang lebih banyak, tetapi anjing tetap akan menolaknya karena rasanya berbeda dari camilan yang dikonsumsinya. Sebaiknya batasi pemberian camilan secara berselingan dengan jangka waktu cukup jauh dari jam makan utama mereka.

2. Mengajak anjing lain makan bersama

Anda dapat mengajak anjing lainnya untuk menemani momen makan mereka. Teknik ini bisa memacing kembali keinginannya untuk makan dengan lahap, terutama ketika temannya menyantap makanan yang sama.

3. Berikan jenis makanan dan nutrisi yang sesuai

Pastikan Anda memperhatikan jenis makanan yang disukai oleh anjing. Apalagi, setiap anjing memiliki asupan nutrisi yang berbeda. Berikan makanan yang sesuai dan pastikan jumlah kalori harian mereka dapat terpenuhi dengan baik agar nutrisinya tetap terjaga.

Sebagai solusi, Anda dapat mencoba Delicious Chicken Jerky persembahan dari Doggyman. Makanan anjing satu ini memiliki tekstur yang lembut dan mudah dicerna, baik untuk anjing kecil hingga yang sudah lanjut usia. Selain itu, Chicken jerky juga memiliki bahan-bahan nutrisi sehat yang baik untuk memenuhi kebutuhan harian anjing kesayangan Anda. Temukan seluruh rangkaian produk Doggyman hanya di Ruparupa.com.

Dapatkan koleksi tempat makan anjing sekat motif tulang hanya di Ruparupa.com

Agar momen makan semakin menyenangkan, Anda dapat mencoba menggunakan tempat makan sekat anjing khusus. Tempat ini juga bisa bermanfaat untuk menjaga kecepatan makan, menghindari cegukan, dan membantu anjing mengunyah dengan lebih teratur sehingga kesehatan pencernaannya tetap terjaga.