Kontribusi Kawan Lama Group Dalam Memilih dan Mengolah Sampah

0
527
memilah sampah
Sumber: Kawan Lama Group

Keberadaan sampah yang terus meningkat di tempat pembuangan akhir (TPA) menjadi permasalahan yang cukup serius di Indonesia. Untuk itulah, memilah dan mengelolah sampah menjadi hal yang penting.

Melihat hal ini, Kawan Lama Group, yang mengusung semangat untuk memberikan nilai tambah bagi kehidupan yang lebih baik, turut berkontribusi dalam penanggulangan hal tersebut.

Ruparupa Banner

Salah satunya adalah melalui himbauan untuk membawa peralatan makan dan minum sendiri, yang sudah berlangsung sejak tahun 2019.

Tercatat hingga Februari 2022, kebijakan ini pun berhasil mengurangi penggunaan kotak makan dan sendok jenis plastik sekali pakai lebih dari 45.000 pcs.

Beatrice selaku Senior Corporate Communication & Sustainability Manager Kawan Lama Group mengungkapkan bahwa Kawan Lama Group telah melaksanakan pengelolaan sampah yang bertanggung jawab dengan tidak membuang sampah ke TPA.

Dengan menggandeng sejumlah mitra untuk berkolaborasi, Kawan Lama group mengelola sampah-sampah tersebut untukmenjadi produk yang memiliki nilai tambah. Tentunya hal ini dilakukan dengan harapan agar circular economy dapat berjalan dengan baik.

penggunaan alat makan sendiri
Kawan Lama Gorup melakukan himbauan untuk membawa alat makan sendiri dalam mengurangi sampah.

Chatime CommuniTEA dalam Mengolah Sampah

Bertepatan dengan Hari Peduli Sampah Nasional pada 18 Februari 2022, Chatime sebagai salah satu merek usaha dari Kawan Lama Group pada pilar Food & Beverage, juga meluncurkan program Chatime CommuniTEA .

Baca Juga:   Kreasi Minuman Kekinian Ala Chatime yang Menggoyang Lidah

Program yang bertujuan dalam memilah dan mengolah sampah ini, dibuka dengan #GerakanSapuPlastik yang dilaksanakan di Jakarta dan Tangerang pada tahap pertama.

Bekerjasama dengan PlasticPay, Chatime mengajak Chatimers untuk mendaur ulang gelas Chatime menjadi produk yang memiliki nilai tambah melalui dropbox yang ada.

Gelas yang terkumpul kemudian akan diproses menjadi bahan kain fiber daur ulang yang ramah lingkungan dan berkualitas tinggi.

chatime communiTEA
Gerakan Chatime CommuniTEA dalam mengurangi sampah gelas plastik.

Reduce Waste Management

Tidak ketinggalan, salah satu pusat perbelanjaan Kawan Lama Group di kota Medan, Living Plaza Cemara Asri, turut menerapkan sistem reduce waste management untuk memilah sampah dari hulu ke hilir.

Timbulan sampah akan dipilah dan di daur ulang menjadi produk yang memiliki nilai tambah. Jadinya, dapat memberikan kontribusi positif dalam upaya penanggulangan sampah.

Selain itu, Living Plaza juga menghimbau para pengunjung untuk membuang sampah sesuai dengan jenisnya, yaitu organik, anorganik, dan residu.

Sejak Desember-Februari 2022, sampah organik yang berhasil diolah menjadi kompos dan pengembangan larva BSF, telah mencapai lebih dari 390 kg. Kemudian, sampah anorganik yang dapat diolah menjadi produk baru mencapai lebih dari 280 kg.

Baca Juga:   Program Beasiswa Kawan Lama Group dan DQLab
tempat sampah
Penempatan tempah sampah organik dan anorganik dalam pemilahan sampah.

Instagram Live dengan Waste4Change

Selain melalui beragam aksi nyata, Kawan Lama Group juga turut mengedukasi masyarakat mengenai permasalahan sampah melalui Instagram live.

Bertajuk “Pilah Sampah Dimulai dari Saya”, Kawan Lama Group menggandeng Waste4Change untuk membicarakan hal tersebut pada tanggal 18 Februari lalu.

Dalam IG Live tersebut, ada beberapa hal yang menjadi pembahasan utama. Mulai dari jenis sampah, cara mendapatkan manfaat dari sampah, hingga aneka tantangan yang ada.

Pada kesempatan ini, Mohamad Bijaksana Junerosano selaku CEO Waste4Change juga turut mangapresiasi berbagai inisiatif penanganan sampah oleh Kawan Lama Group.

“Jika dipilah dan diolah dengan benar, sampah tentunya dapat dikonversi menjadi kompos, protein, hingga energi, sehingga memiliki manfaat,” ujarnya.

ruparupa.com sebagai bagian dari Kawan Lama Group, yang menyediakan berbagai jenis perabotan dan peralatan rumah tangga ramah lingkungan, juga mendukung gerakan memilah dan mengolah sampah ini.

Yuk, saatnya kita mulai hidup peduli lingkungan!