10 Tradisi Tahun Baru Imlek Yang Ada di Indonesia

0
1362
Sumber: unsplash.com/@humphreymuleba

Hari Raya Imlek merupakan pergantian tahun yang terdapat dalam kalender China. Nah, setiap tahunnya selalu ada tradisi imlek di Indonesia yang dilakukan turun termurun. Tentu, setiap tradisi tersebut memiliki makna yang mendalam.

Apa Saja Tradisi Imlek di Indonesia?

Meskipun zaman telah berkembang, tetapi menjalankan tradisi merupakan salah satu kewajiban agar kelestariannya tetap terjaga.

Inspiration_RR_Red_For_Luck_Banner_insp_Blog_640X320_wording

Bila berbicara tentang tradisi imlek, kira-kira apa saja yang masih dan tetap dijalankan sampai saat ini? Simak berikut ini, yuk!

1. Berbagi angpao

Ini dia salah satu tradisi perayaan Tahun Baru Imlek yang paling ditunggu anak-anak dan para remaja.

Ya, momen berbagi angpao ini khusus diberikan orang yang lebih tua dan sudah menikah kepada keluarga maupun kerabat yang masih lajang.

Angpao imlek memiliki simbol pemberian rezeki kepada anak-anak dan orang tua. Sedangkan warna merah, melambangkan keberuntungan, kebaikan, dan kesejahteraan.

Dalam memberikan angpao pun tak boleh sembarangan. Salah satunya adalah harus mengadung nominal angka delapan.

Sumber: unsplash.com/@jasonleung

2. Bersih-bersih rumah sebelum perayaan

Menjelang perayaan Imlek, biasanya bersih-bersih rumah menjadi tradisi yang tidak boleh terlupakan. Kegiatan ini dilakukan untuk membuang segala keburukan, yang menghalangi jalan masuknya keberuntungan ke rumah.

Namun, saat menyapu kotoran dan debu, hindari membuangnya ke luar rumah karena dianggap justru bisa mengurangi kemakmuran kita.

Sumber: unsplash.com/@jeshoots

3. Dekorasi warna merah

Penggunaan warna merah sudah menjadi salah satu ciri khas dalam perayaan imlek, mulai dari dekorasi rumah hingga warna pakaian.

Baca Juga:   Kenapa Imlek Identik dengan Warna Merah?

Pasalnya, warna ini dipercayai melambangkan kesejahteraan, keberuntungan, dan juga kekuatan.

Sumber: unsplash.com/@humphreymuleba

Warna ini juga diyakini dapat mengusir makhluk buas atau sejenis Nian yang dapat mengganggu manusia terutama anak kecil. Biasanya, makhluk ini akan keluar pada saat musim semi atau bertepatan dengan perayaan tahun baru Imlek.

Maka dari itu, masyarakat Tionghoa akan menghiasi seluruh rumah dengan dekorasi berwarna merah.

Nah, kamu bisa mendapatkan hiasan serba merah hanya di Ruparupa.com.

4. Hidangan khas Imlek

Setiap wilayah memiliki makanan khas Imlek yang berbeda-beda. Umumnya, hidangan yang disajikan  terdiri dari 12 jenis makanan, yang merepresentasikan 12 macam shio kepercayaan masyarakat Tionghoa.

Setiap hidangan tersebut juga punya maknanya masing-masing. Salah satunya adalah kue lapis, yang melambangkan rezeki yang berlapis bagi sang pemilik rumah. Kemudian, mie panjang umur sebagai doa umur panjang bagi yang menyantapnya.

tradisi imlek di indonesia nian gao
Sumber: commons.wikimedia.org

Selain itu, hidangan kue keranjang dan permen manis menandakan simbol kehidupan yang manis dan rejeki yang lebih baik akan selalu meliputi rumah tersebut di tahun baru.

Namun,  saat Hari Raya Imlek, kamu tidak boleh makan bubur karena melambangkan kemiskinan.

5. Petasan dan kembang api

Rasanya semarak perayaan imlek akan kurang lengkap tanpa adanya pesta kembang api dan petasan, yang berbentuk gulungan kertas merah.

Kedua benda ini memiliki suara yang gaduh sehingga dipercayai dapat menakuti roh jahat dan mengusir nasib buruk di tahun sebelumnya.

tradisi imlek di indonesia kembang api
Sumber: unsplash.com/@mdshairaf

6. Atraksi Barongsai

Atraksi barongsai sendiri masih terus dilestarikan oleh masyarakat Tionghoa saat perayaan Imlek berlangsung.

Pertunjukan ini dilakukan oleh dua orang akrobat yang mengenakan kostum layaknya singa, yang dimana satu orang mengisi bagian belakang dan satu lagi mengendalikan sisi tubuh singa bagian belakang.

Baca Juga:   Sejarah Hari Raya Imlek dan Makna yang Melekat

Bukan hanya sekedar atraksi, tetapi pertunjukan ini diawali dengan sejarah kehadiran monster pada sebuah kampung di dataran China.

Kemudian, warga berinisiatif untuk menyamar menjadi singa dan menakuti balik monster tersebut.

Maka dari itu, hingga saat ini, tradisi pertunjukan barongsai tetap melekat erat hingga sekarang sebagai simbol keberuntungan, kebahagiaan, dan pengusir roh jahat.

tradisi imlek di indonesia barongsai
Sumber: unsplash.com/@tonypham

7. Doa turun hujan

Tahun baru imlek juga identik dengan harapan turun hujan sebagai pertanda harapan pembawa rezeki dan keberuntungan ke dalam rumah.

Bila benar-benar hujan, maka dipercayai bahwa tahun baru mendatang akan banyak kemakmuran yang bisa kita peroleh.

8. Dilarang membalik ikan

Tradisi dilarang membalikan ikan dan menyisakan bagian belakang ikan untuk disantap keesokan hari merupakan salah satu bagian dari tradisi Imlek.

Jadi, masyarakat Tionghoa hanya akan memakan satu sisi tanpa membaliknya. Mereka percaya bahwa kebiasaan ini dapat mendatangkan rezeki.

tradisi imlek di indonesia pantangan ikan
Sumber: pixabay.com

9. Mengunjungi keluarga

Layaknya hari perayaan pada umumnya, momen perayaan Imlek sendiri juga identik dengan berkumpul dan mengunjungi keluarga serta kerabat dekat.

Momen ini ditujukan untuk mempererat tali persaudaraan dan menikmati momen bersama keluarga.

tradisi imlek di indonesia kumpul keluarga
Sumber: istockphoto.com

10. Sembahyang

Setelah acara kumpul bersama, biasanya akan dilanjutkan dengan tradisi sembahyang ke klenteng. Prosesi ini dilakukan untuk mendoakan para leluhur yang telah meninggal.

Sebelum menjelang perayaan imlek, sembahyang akan dilakukan di rumah dengan menyajikan persembahan makanan, seperti buah, kue, daging, dan sebagainya.

tradisi imlek di indonesia sembahyang
Sumber: commons.wikimedia.org

Nah, itu dia 10 tradisi yang wajib dilakukan oleh masyarakat Tionghoa saat tahun baru Imlek di Indonesia. Unik-unik, bukan?

Setiap tradisi memiliki nilai sejarah dan kebaikan di dalamnya. Hal lain yang lebih penting adalah bagaimana makna dari setiap momen tersebut dijalankan.