Pilah-Pilih Sampah Rumah Tangga

0
435
tempat sampah serbaguna

Meski sosialisasi yang mengajak warga untuk memilah sampah rumah tangga sudah sering terdengar, tetapi tampaknya masih jarang warga yang memilah sampah rumah tangganya dengan membedakan sampah organik dan anorganik. Mungkin bagi sebagian orang kegiatan ini cukup sulit dan tidak terlalu bermanfaat. Tapi tahukah Anda bahwa kegiatan memilah sampah organik dan anorganik adalah kegiatan yang sangat mudah. Tidak perlu biaya mahal dan ternyata mendatangkan banyak manfaat. Dengan memilah sampah rumah tangga, Anda bisa menerapkan gaya hidup sehat dan melatih diri untuk menjaga kesehatan serta kebersihan lingkungan rumah Anda. Selain itu, dengan Anda mengolah sampah organik dan anorganik bisa mengurangi bau tidak sedap pada ruangan rumah Anda. Sebab jika kedua jenis sampah itu tercampur dalam tempat sampah yang sama, maka bisa menimbulkan dan menambah pekatnya bau yang tidak sedap.

Kedua jenis sampah tersebut memiliki dua manfaat dan kegunaan yang berbeda, maka ada baiknya untuk tidak dicampur.

Jika Anda belum paham perbedaan antara sampah organik dan anorganik, sampah organik adalah sampah atau limbah yang berasal dari sisa makhluk hidup seperti hewan, tumbuhan dan manusia. Sampah jenis ini tergolong sampah ramah lingkungan karena dapat diurai oleh bakteri secara alami dan prosesnya tidak lama. Contoh sampah organik misalnya daun, sayuran atau kotoran hewan dan lain-lain. Sementara sampah anorganik adalah sampah yang tidak mudah membusuk atau terurai, seperti plastik wadah pembungkus makanan, kertas, plastik mainan, botol dan gelas minuman, kaleng, kayu, dan sebagainya.

Untuk mulai memilah sampah rumah tangga, siapkan dua jenis tempat sampah untuk sampah organik dan anorganik.

Gunakan tempat sampah yang berbeda warna untuk masing-masing jenis sampah. Anda bisa juga menempelkan kertas bertuliskan barang-barang apa saja yang termasuk sampah organik dan barang-barang apa saja yang termasuk sampah anorganik. Hal ini disiapkan untuk memudahkan mereka yang belum terlalu paham perbedaan sampah organik dan anorganik.

Karena sifat materinya, kedua jenis sampah rumah tangga ini memiliki cara pengolahan yang berbeda. Sampah anorganik dapat diolah sendiri dengan mendaur ulang menjadi produk baru. Misalnya botol kaca bekas wadah selai dapat digunakan sebagai vas bunga, atau wadah bumbu dapur. Sedangkan sampah organik dapat diolah menjadi pupuk kompos dengan cara mudah dan sederhana. Tak masalah jika Anda memiliki lahan yang sangat terbatas. Pengolahan sampah organik menjadi kompos dapat dilakukan dengan menggunakan ember, pot, kaleng bekas atau sejenisnya.

Pertama-tama, buat lubang di dasar wadah tersebut kemudian letakkan di wadah (yang ukurannya lebih besar) yang dapat menampung rembesan air dari dalam. Masukkan sampah organik ke dalam wadah tersebut setiap hari. Taburi dengan sedikit tanah, serbuk gergaji atau kapur secara berkala. Setelah penuh, tutup wadah dengan tanah dan diamkan selama dua bulan. Wadah pun siap dijadikan pot dengan kompos di dalamnya sebagai media tanam.

Kini Anda telah mengetahui perbedaan sampah organik dan anorganik serta betapa pentingnya memilah sampah rumah tangga dan betapa mudah melakukannya. Jangan lupa melakukan sosialisasi kepada seluruh anggota keluarga di rumah agar kegiatan ini menjadi hal yang biasa diterapkan. Jika Anda memerlukan tempat sampah baru, Anda bisa temukan beragam jenis tempat sampah di sini.

Selamat pilah-pilih sampah!