Kualitas Udara Jakarta Terburuk, Ini Cara Melindungi Diri

0
544
Sumber: pexels.com

Sejak tanggal 17 Juni 2022 lalu, kualitas udara Jakarta terus memburuk. Hal ini terjadi karena mobilitas warga Jakarta pada masa pandemi covid-19 kembali meningkat.

Menurut data Air Quality Index (AQI), udara di Indonesia pada hari Jumat, 17 Juni 2022 pagi mendapat skor 166 dengan kandungan polutan PM2.5 mencapai 97 µg/m3. Angka ini hampir 20 kali lipat melebihi batas aman yang ditentukan WHO, yaitu 5 µg/m3. 

Ruparupa Banner

Sedangkan pada hari Senin, 20 Juni 2022 lalu, lagi-lagi udara tidak sehat di Jakarta terasa dengan catatan AQI di skor 192.  Konsentrasi PM2.5 di udara Jakarta pun terlihat 27 kali di atas nilai batas.

Selain Indonesia, ada beberapa negara lain yang juga kualitas udaranya buruk, yaitu Afrika Selatan dengan 195 dan Dubai dengan skor 161.

Tentu, ini bukan pertama kalinya kota Jakarta mendapatkan skor kualitas udara cukup buruk. Namun, apa yang menyebabkan hal tersebut bisa terjadi? 

Dilansir dari Kompas.com, Yogi Ikhwan selaku Humas Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta, mengungkapkan penyebab kualitas udara Jakarta buruk adalah karena kelembaban yang tinggi dan suhu yang rendah, ditambah polusi dari kendaraan bermotor dan asap dari pembakaran batu bara. 

Bahaya Kualitas Udara Jakarta yang Buruk

Sumber: pexels.com

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (Kemkes RI) mengungkapkan bahwa pencemaran udara bisa berdampak buruk bagi kesehatan, seperti gangguan saluran pernafasan, kanker, penyakit jantung, dan gangguan kehamilan.

1. Gangguan Pernafasan

Dampak dari pencemaran udara akan paling cepat terasa di saluran pernafasan. Hal tersebut dikarenakan udara kotor yang mengandung zat berbahaya langsung kita hirup melalui hidung, lalu masuk ke paru-paru.

Zat-zat berbahaya tersebut, antara lain Particulate matter (PM), yang bisa ditemukan di asap rokok,  Ozone (O3), yang biasanya terdapat di limbah pabrik, Nitrogen dioksida (NO2), yang bersumber dari pembangkit listrik atau asap kendaraan, Sulfur dioksida (SO2), yang berasal dari kendaraan bermotor, dan Karbon monoksida (CO) yang ada di kendaraan bermotor serta pemanas rumah tangga.

Inilah yang bisa menyebabkan meningkatanya risiko asma, penyakit emfisema, infeksi saluran pernafasan, dan masih banyak lagi.

Baca Juga:   Apa Bedanya Air Purifier, Humidifier, dan Dehumidifier?

2. Penyakit Jantung

Salah satu zat polutan yang paling berbahaya adalah Particulate Matter (PM).Ketika menghirup PM, zat ini akan masuk ke pembuluh darah dan kalau hal ini terjadi terus menerus, akan terjadi penumpukkan. Zat inilah yang bisa meningkatkan risiko penyakit jantung dan strokeh.

3. Kanker

Tak hanya kanker paru-paru, ternyata kualitas udara yang buruk juga bisa meningkatkan risiko kanker lain, seperti kanker payudara.

Dilansir dari Halosehat.com, sebuah penelitian terhadap 57 ribu perempuan menunjukkan bahwa mereka yang tinggal di pinggir jalan lebih berisiko terkena kanker payudara.

4. Masalah Kehamilan

Pasti kamu sudah sering mendengar bahwa ibu hamil tidak boleh mencium asap rokok. Hal tersebut bisa menimbulkan banyak dampak negatif pada bayi, seperti keguguran, bayi lahir dengan berat badan rendah, prematur, hingga sindrom kematian bayi.

Oleh karena itu, udara yang terkontaminasi juga sama bahayanya dengan asap rokok karena sama-sama mengandung Particulate matter (PM).

Lalu, Bagaimana Cara Melindungi Diri dari Polusi Udara?

Sumber: pexels.com

Sekarang, kamu sudah mengetahui penyebab hingga akibat kualitas udara yang buruk. Nah, ini di beberapa hal yang bisa kamu lakukan untuk mengurangi bahaya pencemaran udara.

1. Melindungi Diri  Dengan Menggunakan Masker

Masker menjadi benda yang wajib kita kenakan sejak pandemi COVID-19. Namun, nyatanya fungsi masker tidak hanya untuk menangkal virus, lho.

Menggunakan masker adalah salah satu cara yang bisa dilakukan untuk melindungi diri dari kualitas udara yang buruk. Dengan masker, udara kotor yang kamu hirup bisa disaring terlebih dulu.

Namun, pastikan kamu menggunakan masker 3 lapis yang dilengkapi filter, seperti di bawah ini. 

udara jakarta
S Sip Set 5 Pcs Masker Anti Virus Dark Series Kn95

Beli di sini

2. Hindari Keluar di Jam Sibuk

Bila berencara untuk keluar rumah, usahakan untuk memilih jam yang tidak terlalu sibuk. Pasalnya, semakin banyak kendaraan, maka semakin kotor juga udaranya.

Biasanya, tingkat pencemaran udara paling tinggi tejadi di pagi dan sore hari karena banyak orang yang berangkat kerja secara serentak. Namun, bila terpaksa keluar di jam sibuk, pastika kamu selalu menggunakan masker.

3. Mencukupi Asupan Nutrisi Tubuh

Menjaga diri tidak hanya dari luar saja. Pastikan kamu juga mencukupi asupan vitamin dan nutrisi tubuh dengan makan makanan bergizi, seperti buah dan sayur.

Dengan nutrisi yang tercukupi, tubuh bisa meningkatkan sistem kekebalan, sehingga kamu tidak mudah terserang virus atau bakteri. Selain itu, makanan sehat yang mengandung antioksidan tinggi juga bisa membantu tubuh menangkal radikal bebas.

Baca Juga:   5 Langkah Mudah Cek Kualitas Udara di Aplikasi AirVisual

4. Berhenti Merokok 

Salah satu penyumbang polutan adalah asap rokok. Tak hanya merugikan diri sendiri, tetapi merokok juga bisa membawa pengaruh buruk bagi orang lain. Asap rokok dan zat berbahaya yang terkandung di dalamnya bisa dihirup orang lain.

5. Memperbanyak Tanaman dan pohon

Selain bisa mempercantik rumah, tahaman hias juga bisa membersihkan udara, lho. Oleh karena itu, kamu bisa mempertimbangkan untuk mulai menanam pohon dan tanaman hias di rumah, seperti lidah mertua, sri gading, atau lili paris.

6. Menutup Jendela 

Bila kamu tinggal di pusat kota, pastikan menutup jendela di jam-jam sibuk. Jadinya, udara kotor tidak masuk ke dalam ruangan.

7. Gunakan Aplikasi Pendeteksi Polusi Udara

Sebelum keluar rumah, pastikan kamu telah mengetahui kualitas udara di dalam kota. Kamu dapat menggunakan aplikasi pendeteksi polusi udara. Jadinya, kamu pun bisa menjaga diri dari polusi tersebut.

8. Memakai Alat Pembersih Udara Portable

Kamu juga bisa memakai alat pembersih udara portable, baik yang berbentuk kalung maupun yang bisa diletakkan di dalam mobil. Alat ini memiliki filter yang dapat menyaring udara kotor dan menghembuskan udara lebih bersih.

Berikut rekomendasi alat penjernih udara atau mini air purifier yang bisa kamu gunakan.

cara melindungi diri dari udara jakarta
Kels Alexy Penjernih Udara Personal – Hitam

Beli di sini

 

kualitas udara jakarta
Clair Penjernih Udara Mobil – Putih

Beli di sini

9. Menggunakan Air Purifier di Rumah

Cara lain yang bisa kamu lakukan untuk mendapatkan udara bersih di rumah adalah memakai air purifier. Alat ini dapat meningkatkan kualitas udara di ruangan dengan menyaring partikel-partikel berbahaya menggunakan filter khusus.

Jadi, air purifier akan memastikan kamu dan keluarga kamu bebas dari partikel bebas udara dan hanya menghirup udara yang baik. Selain itu, air purifier juga bisa menghilangkan bau atau aroma tak sedap di ruangan dan meningkatkan kualitas tidur.

Berikut rekomendasi air purifier terbaik yang bisa kamu gunakan di rumah.

udara jakarta
Kris Smart Air Purifier 24m2 – Putih

Beli di sini

udara jakarta
Kels Sapphire Penjernih Udara – Putih

Beli di sini

udara jakarta
Clair Penjernih Udara Wind W1td1866 – Putih

Beli di sini

udara jakarta
Clair Cube Plus Penjernih Udara Violet Blue Light – Biru

Beli di sini

Itu dia beberapa cara yang bisa kamu lakukan untuk melindungi diri dari polusi udara.

Temukan perlengkapan untuk menjaga kesehatan dari polusi udara klik di sini

Kamu bisa menemukan alat penjernih udara berkualitas hanya di ruparupa.com. Situs belanja online satu ini juga menawarkan perlengkapan rumah tangga dari merek terbaik Kawan Lama Group, seperti ACE, Informa, Selma, dan masih banyak lagi.

#BerawalDariRumah sehat, aktivitas sehari-hari kita pun jadi lebih menyenangkan.