furnifest blog

Seluk-beluk arsitektur kontemporer ternyata sangat menarik loh untuk disimak. Tak seperti namanya yang terdengar rumit bagi sebagian orang yang tak begitu familier dengan dunia arsitektur. Arsitektur kontemporer pada dasarnya merujuk evolusi desain bangunan atau rumah sehingga terlihat trendi, inovatif, dan sangat terdepan. Gaya kontemporer berkembang seiring dengan perkembangan zaman. Apa yang dianggap populer dan terbaru saat ini, itulah yang disebut kontemporer. Menarik, ya?!

1. Arsitektur Kontemporer dengan Mudah dikenali dari Fasad yang Grande

Universitas Multimedia Nusantara (Sumber: Dok. UMN)

Secara umum, arsitektur kontemporer cenderung memilih garis-garis melengkung untuk desain fasad. Ada arsitek yang menggabungkan garis lurus dengan garis melengkung, ada pula yang mendesain bangunannya dengan garis melengkung seluruhnya. Tujuannya tak lain dan tak bukan adalah membuat siapa pun yang melihat takjub dengan keindahan dan keunikannya

Namun jika menggunakan garis lurus, bukan berarti konsep kontemporer kehilangan jati dirinya. Para arsitek kontemporer bisa menerapkan prinsip animated architecture yang tak kalah rumit dari pola garis melengkung. Istilah animated architecture disematkan untuk eksterior bangunan dengan efek yang dapat membuat orang berinteraksi dari kejauhan. Idenya adalah membuat keseluruhan bangunan terlihat lebih hidup. Sangat visioner.

2. Arsitektur Kontemporer Sangat Senang Mengedepankan Fitur Eco-Friendly

Gedung Peruri 88 – Buka 2020* (Sumber: e-architect.co.uk)

Hal ini sekaligus membuat popularitas eco-friendly building dan green home meroket. Tema inilah yang paling banyak diadaptasi untuk desain bangunan kontemporer abad ke-21 Tak heran ya jika kebutuhan akan produk ramah lingkungan dan pemanfaatan energi yang berkelanjutan juga meningkat. Café dari kontainer tak terpakai, carport dengan kanopi solar, rumah dengan pencahayaan natural, dan masih banyak lagi. Pada intinya, desain kontemporer adalah tentang menghargai alam.

3. Juga Menyertakan Banyak Teknologi Canggih. Wuih!

Selain perencanaanya yang mengharuskan penggunaan software terbaru, seperti 3D CAD Models Design Projects, dll untuk perhitungan yang lebih presisi, bangunan kontemporer biasanya dilengkapi dengan kecanggihan teknologi yang bisa dibilang sangat mumpuni. Contoh paling simpel adalah penggunaan smart LED bulb sebagai moda penerangan dalam ruang. Dengan perkemabangan IoT saat ini, dijamin rumah kontemporer akan banyak menjamur dimana-mana.

3. Tak Lupa Jendela Masif

Jendela besar juga adalah salah satu hal menarik yang ditemui dalam banyak arsitektur kontemporer abad ke-21. Bisa berupa bukaan lapang di beberapa tempat, jendela panorama, dinding kaca, atau bahkan atap kaca skylight. Tujuannya untuk mengekspos pemandangan luar yang spektakuler dari dalam. Sekaligus memanfaatkan cahaya matahari semaksimal mungkin sebagai penerangan natural. Hasilnya, interior tampak menawan diterangi cahaya matahari.

4. Dan Atap Datar yang Populer

Hal menarik lainnya dari arsitektur kontemporer adalah konsisten menggunakan atap datar atau sengaja dibuat asimetris. Hal ini tentu ada kaitannya dengan penggunaan garis-garis melengkung pada fasad yang telah kita bahas di awal. Atap datar diharapkan tidak akan menghilangkan fokus pada fasad grande yang menjadi daya tarik utama dari arsitektur ini.

5. Layout Ruang Unik

Tech Incubator, Universitas Multimedia Nusantara (Sumber: Dok. UMN)

Garis-garis melengkung pada fasad juga menghasilkan ruang-ruang yang tidak berbentuk kotak seluruhnya. Desain kreatif yang terbentuk otomatis ini menghasilkan keunikan tersendiri yang tidak dimiliki bangunan yang mengadopsi gerakan arsitektur lainnya. Menyiasatinya, kebanyakan desainer interior membuat rancangan ruang dengan tema open space yang kekinian.

6. Cocok Dipadankan dengan Interior Minimalis

Sebagai padu-padan atas layout ruang yang tidak biasa, penataan interior dalam bangunan kontemporer cenderung menggunakan pendekatan minimalis. Furnitur bertema clean-lined, hand-railing yang terbuat hanya dari seutas kabel baja, dll adalah beberapa ide yang dapat dipilih. Warna pun biasanya berkisar pada palet natural, seperti abu-abu, cokelat, hitam, dan tentunya putih. Simpel namun tetap menawan.

7. Arsitektur Kontemporer Tidak Pernah Berhenti Berkembang

Pengertian kontemporer yaitu apa yang populer zaman now, membuat gaya ini terus berevolusi seiring waktu. Bisa jadi sistem smart home yang ada saat ini akan tergantikan dengan teknologi lebih pintar lainnya. Arsitektur kontemporer adalah satu-satunya gaya yang tidak pernah ketinggalan zaman. Wow!

8. Tahukah Anda, Bahwa Arsitektur Kontemporer juga Menuntut Permodalan yang Tidak Sedikit?

Menara BNI Pejompongan (Sumber: Skyscrapercity.com)

Sebagai dampak pemilihan fasad grande, fitur eco-friendly, teknologi canggih, dll, arsitektur kontemporer membutuhkan biaya yang besar untuk perencanaan hingga pembangunannya. Tak mengherankan, pada masa-masa awal arsitektur kontemporer diperkenalkan, gaya ini hanya diadopsi oleh bangunan besar, seperti teater, museum, dan stadion. Contoh paling populer diantaranya The Sidney Opera House dan Gelora Bung Karno.

9. Arsitektur Kontemporer Terbaik di Indonesia

Arsitektur Kontemporer
Terminal 3, Bandara Internasional Soekarno Hatta – Tangerang, Banten
Arsitektur kontemporer
Gelora Bung Karno – Jakarta
Central Park – Jakarta
Sunset Cabana Bar, Alila Villas – Uluwatu, Bali
Arsitektur Kontemporer
Museum Tsunami Aceh – Kota Banda Aceh, Aceh
Promo tetap sehat

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here