Organisasi kesehatan dunia WHO menghimbau untuk seluruh masyarakat, terutama bagi yang sedang menjalani isolasi mandiri untuk memiliki oximeter. Namun jangan asal membeli sebelum kamu tahu cara menggunakan oximeter yang benar.

Pasalnya hal ini sangat penting bagi setiap penggunanya, agar bisa mendapatkan hasil yang akurat. Terutama untuk mendeteksi Happy Hypoxia, suatu kondisi saat kadar oksigen di dalam darah sangat rendah. Memiliki nama lain sebagai hipoksia yang mana sangat berakibat fatal bagi penderita COVID-19.

Cara menggunakan oximeter

cara menggunakan oximeter

Menurut laman kesehatan terpercaya, pulse oximeter adalah alat yang berfungsi untuk mengukur tingkat saturasi oksigen dalam darah. Serta menjadi alat tes non-invasif tanpa rasa sakit, dan berbentuk seperti klip yang ditempelkan pada ujung jari.

Cara kerjanya adalah dengan menjepitkan pada jari tangan, lalu nantinya sensor yang terpasang pada alat oximeter ini akan mengevaluasi jumlah sel darah merah yang bertugas mengangkut oksigen ke jantung lengan atau kaki.

Lalu bagaimana cara menggunakannya?

  1. Cuci tangan hingga bersih sebelum dan sesudah menggunakan oximeter
  2. Pastikan kuku dalam kondisi tidak menggunakan cat, kuku palsu, bersih, dan tidak panjang
  3. Nyalakan mesin kemudian masukan jari tangan baik itu jari tengah, jari telunjuk, atau ibu jari. Lalu masukan pada oximeter dan tunggu hingga mengeluarkan pengukuran saturasi oksigen hasil pada layar.
  4. Setelah tes selesai, lepaskan klip
  5. Jangan lupa bersihkan alat dengan alkohol untuk mencegah penyebaran kuman

Cara membaca oximeter

Sangat mudah karena pada layar oximeter, tertera dua indikator yang berbeda pada finger pulse oximeter yaitu %SpO2 & HR.

Pertama %SpO2 yang menunjukan kadar oksigen dalam darah, sedangkan HR atau heart rate menunjukan jumlah denyut nadi atau detak jantung.

Dari hasil angka tersebut dapat terlihat saturasi oksigen normal ketika nilai berada di angka 95% atau lebih. Sementara itu, saturasi oksigen di bawah 92% masuk dalam golongan kekurangan oksigen atauĀ hipoksemia. Jika nilai saturasi oksigennya turun secara berkala, segera cari penanganan dari dokter terdekat.

Pentingnya Oximeter Saat Isolasi Mandiri

cara menggunakan pulse oximeter bagi pasien isolasi mandiri
Source: Unsplash

Saat ini kadar saturasi oksigen dalam darah hanya bisa terlihat baik buruknya hanya dengan dua cara. Pertama oximeter, dan alat pemeriksaan analisa gas darah. Namun sayangnya pemeriksaan penunjang tersebut hanya bisa terjadi pada rumah sakit atau laboratorium.

Karena hal inilah WHO mengimbau agar pasien COVID-19 atau orang yang sedang menjalaniĀ isolasi mandiriĀ untuk memiliki oximeter sendiri di rumah.

Benda mungil ini sangat penting karena sebagian pasien COVID-19 bisa saja mengalamiĀ happy hypoxiaĀ atauĀ silent hypoxia, yaitu saturasi oksigen dalam darah yang menurun dan tidak terdapat gejala yang menyertainya.

Happy hypoxia sendiri sangat berbahaya karena jika tidak mendapat penanganan yang tepat, maka kondisi penurunan kadar oksigen tersebut dapat menimbulkan akibat yang fatal seperti kerusakan organ tubuh, kerusakan jaringan, bahkan menimbulkan komplikasi fatal, seperti gagal napas dan kematian mendadak.

Sehingga dengan rutin melakukan pemeriksaan kadar oksigen dalam darah, maka kamu dapat mengetahui apakah tubuh sudah mendapat suplai oksigen yang cukup. Segera hubungi dokter jika mengalami penurunan oksigen yang drastis. Semakin cepat melakukan penanganan, maka akan semakin juga rendah risiko terjadinya komplikasi berbahaya atau gejala COVID-19 yang berat.

Dari fakta di atas sangat terlihat jelas kalau oximeter adalah alat kesehatan yang wajib ada, terutama jika kamu memiliki anggota keluarga atau tergolong menjadi salah satu pasien COVID-19 sedang menjalani isolasi mandiri di rumah.

Pastikan untuk selalu memantau kadar oksigen dalam darah, karena penurunan saturasi oksigen bisa terjadi secara tiba-tiba tanpa gejala yang. Selain itu jangan lupa menerapkan protokol kesehatan kemanapun pun kamu pergi.

Pertimbangan membeli pulse oximeter

Rekomendasi oximeter terbaik

Saat ini tersedia berbagai banyak merek pulse oximeter di pasaran, sehingga banyak hal-hal yang perlu kamu pertimbangkan ketika membelinya. Apalagi sejak kemunculan video viral oximeter palsu yang meresahkan masyarakat

  1. Jika alat akan digunakan untuk seluruh anggota keluarga, pastikan untuk membeli yang sesuai dengan jari orang dewasa atau anak-anak.
  2. Pastikan alat memiliki sertifikasi badan atau telah teruji akurasinya.
  3. Memilih pulse oximeter terbaik dan terpercaya

Jika kau ingin mendapatkan pulse oximeter terbaik percayakan pada Sowell yang merupakan salah satu merk oximeter terbaik saat ini.

Kelebihan lainnya dari Sowell Oximeter Fingertip Sdo-720 yaitu lengkap dengan SPO2 dan sensor pengukur detak jantung yang dapat memberi respon hanya dalam kurun waktu 3 detik, serta dapat mati secara otomatis ketika sudah tidak digunakan lagi selama 8 detik.

Memiliki kualitas barang yang terjamin, tingkat akurasi informasinya juga bisa terbilang lebih tinggi jika di bandingkan dengan brand lain yang di jual di pasar saat ini. Produk dari Sowell ini juga memiliki garansi selama satu tahun sehingga tidak perlu khawatir apa bila terjadi masalah.

Rekomendasi Oximeter terbaik ini bisa kamu dapatkan di Ruparupa.com, yang merupakan platform belanja dengan konsep one stop solution. Kami selalu mengedepankan keamanan, kenyamanan, saat berbelanja.