Tingkat oksigen darah menunjukkan berapa banyak oksigen yang sel darah merah Anda bawa. Oksigenasi darah tinggi memainkan peran penting dalam memastikan bahwa otot, otak dan organ lain menerima energi yang mereka butuhkan untuk berfungsi dengan baik. Itulah mengapa sangat penting untuk memahami cara mengukur kadar oksigen Anda saat ini dan menentukan apakah berada dalam kisaran yang dapat normal.

Cara Mengukur Kadar Oksigen Anda

Saturasi oksigen biasanya diukur dengan salah satu dari dua cara: analisa gas darah (AGD), dan pulse oximeter (Sp02).

Analisa Gas Darah (AGD)

analisa gas darah untuk mengukur kadar oksigen

Tes AGD adalah tes darah yang dapat mengukur tingkat oksigen dalam darah Anda. Gas lain dalam darah juga dapat terdeteksi menggunakan tes ini. Nilai AGD mengacu pada tingkat oksigen dan karbon dioksida dalam darah arteri.

Pembacaan mendapatkan hasilnya dari pengambilan darah arteri, seperti arteri radial di pergelangan tangan. Nilai AGD dapat memberi gambaran kepada dokter tentang seberapa efisien tubuh Anda menukar oksigen dan karbon dioksida.

Pulse Oximeter

oximeter sowell
oximeter sowell

Tes ini dapat memperlihatkan jumlah oksigen dalam darah. Pembacaan ini mencerminkan persentase oksigen yang ada dalam darah arteri. Tes ini menggunakan sensor untuk membaca panjang gelombang cahaya yang darah pantulkan. Alat ini menempel pada jari, daun telinga, atau tempat lain di tubuh.

Oximeter ini dapat menunjukkan tingkat SpO2 atau persentase darah jenuh. Hasil tes ini memiliki kemungkinan kesalahan sebesar 2 persen yang berarti hasil tes bisa lebih rendah atau tinggi 2 persen dari yang aslinya.

Berapa Kadar Oksigen yang Normal?

Tes AGD menyediakan kadar oksigen darah Anda dalam bentuk tekanan parsial oksigen (PaO2). Berikut ini memudahkan Anda untuk menentukan kondisi kesehatan Anda:

  • Kadar oksigen darah di atas 120 mmHg menandakan hiperoksemia
  • Tekanan oksigen arteri normal (PaO2) yang menggunakan tes gas darah arteri (ABG) adalah sekitar 75 hingga 100 milimeter (75-100 mmHg).
  • Ketika kadarnya turun di bawah 75 mmHg, menandakan bahwa Anda hipoksemia.
  • Jika Anda berada di tingkat di bawah 60 mmHg, maka ini sangat rendah dan membutuhkan oksigen tambahan.

Berikut adalah tingkat oksigen darah dengan menggunakan alat pulse oximeter:

  • Tingkat oksigen normal dalam oksimeter pulsa biasanya berkisar dari 95% hingga 100%.
  • Kadar oksigen darah di bawah 90% menandakan kadar oksigen Anda rendah (hipoksemia).

Faktor Penurunan Kadar atau Saturasi Oksigen

Hipoksemia adalah penurunan kadar O2. Penyebab potensial hipoksemia meliputi:

  • Lebih sedikit oksigen di udara yang Anda hirup—misalnya, saat terbang di pesawat terbang
  • Kondisi yang mempengaruhi pernapasan, seperti asma
  • Kondisi yang mempengaruhi penyerapan oksigen, seperti pneumonia
  • Konsentrasi hemoglobin yang lebih rendah karena anemia
  • Menghirup zat lain, seperti karbon monoksida atau sianida, yang mengikat hemoglobin lebih kuat daripada oksigen oxygen

Apa yang Terjadi Jika Kadar Oksigen Terlalu Rendah?

Ketika kadar oksigen darah berada di luar batas normal, maka Anda mungkin mulai mengalami gejala-gejala berikut :

  • sesak napas
  • nyeri dada
  • kebingungan
  • sakit kepala
  • detak jantung cepat

Jika Anda terus memiliki kadar oksigen darah yang rendah, Anda kemungkinan akan menunjukkan gejala sianosis. Tanda-tanda umum dari sianosis adalah warna pada dasar kuku, kulit, dan selaput lendir menjadi biru.

Jika Anda merasakan gejala-gejala tersebut, segera cari pertolongan medis. Sianosis dapat membahayakan jiwa karena dapat menyebabkan gagal napas.

Untuk mencegah dari kejadian yang tidak Anda inginkan, penting untuk memiliki alat yang dapat mendeteksi kadar oksigen Anda. Anda bisa memeriksa oksigen, denyut nadi, dan juga detak jantung dengan oximeter pulse milik Sowell. Alat ini praktis dan mudah Anda gunakan sekalipun di bawah matahari.

Sowell juga menjual peralatan kesehatan lainnya yang praktis dan akurat dengan harga yang terjangkau. Dapatkan produk-produk Sowell hanya di Ruparupa. Yuk hidup sehat bersama Sowell dan Ruparupa!