#AskRuparupacom: Desain Kamar Anak Remaja

Tanya:

Sore Pak Glenn, saya Amie ingin menanyakan tentang kamar anak remaja. Saya memiliki 2 putra, salah satunya telah beranjak remaja. Tadinya dia tidur sekamar dengan adiknya yang berusia 8 tahun. Mengingat usianya yang sebentar lagi menginjak remaja, saya dan suami berencana untuk memberikannya kamar sendiri sebagai hadiah ulang tahun, sehingga bisa lebih fokus belajar dan tidak berantem lagi karena koleksi action figure-nya dimainkan oleh si adik. Pertanyaan saya, apa yang harus saya persiapkan untuk kamar anak saya ini? Saya berencana mengubah kamar tamu berukuran kira-kira 3×3 meter di lantai 1 untuk kamar anak pertama saya. Terima kasih.

Jawab:

Hai Ibu Amie,

Ide Anda dan Suami untuk menghadiahkan kamar tidur bagi anak yang beranjak remaja merupakan ide bagus. Mengingat kamar merupakan ruangan yang sangat personal, terlebih untuk usia remaja, dimana mereka mulai menarik diri dari keluarga dan sibuk dengan aktifitas pribadi serta hobi mereka.

Untuk desain kamar anak remaja, yang paling utama adalah mendesain kamar sesuai dengan kepribadian mereka masing-masing. Masa remaja merupakan masa peralihan, dimana mereka mulai mencari jati diri. Sebagai orang tua, kita dapat mendukung aktifitas mereka dengan menata kamar sesuai dengan keinginannya. Kamar menjadi sangat penting bagi mereka karena mereka akan mulai menghabiskan banyak waktu di dalam kamar.

Kamar untuk anak remaja juga sebaiknya ditata untuk mendukung berbagai hobi mereka. Jika Ibu Amie sempat menyebutkan anaknya gemar mengoleksi action figure, tambahkan ambalan atau rak untuk menyimpan action figure kesayangannya. Atau jika anak gemar membaca buku, tambahkan rak buku dan sofa serta jangan lupa untuk menambahkan lampu baca. Sesuaikan dengan hobi dan aktifitas hariannya.

Pada prinsipnya, setiap remaja pasti membutuhkan lebih banyak ruang penyimpanan, untuk menyimpan berbagai perlengkapan sekolah, aksesoris dan lainnya. Pemilihan furnitur perlu mendapat perhatian khusus, jangan terlalu banyak, sehingga dapat memberikan ruang bagi mereka untuk berkreatifitas. Untuk kamar anak laki-laki, mungkin cukup dengan furnitur sederhana seperti tempat tidur, lemari pakaian, meja belajar dan rak penyimpanan.

Pastikan semua material yang digunakan dalam kamar anak adalah material yang mudah dibersihkan. Misalnya HPL (high pressure laminate), coating gloss, atau veneer. Untuk jenis lantai yang digunakan juga harus terbuat dari material yang mudah dibersihkan. Jika ingin menggunakan parquet, jangan gunakan solid wood, pilih jenis engineered parquet karena lebih mudah dibersihkan. Jangan sampai menyulitkan serta membatasi mereka untuk berkreatifitas di dalam kamar.

Untuk pemilihan warna, biarkan mereka memilih sendiri warna favoritnya. Penggunaan wall paper juga dapat diaplikasikan untuk dinding kamar, sesuaikan dengan kepribadiannya. Pemilihan warna pink untuk anak perempuan dan biru untuk anak laki-laki sebaiknya mulai ditinggalkan.

Demikian masukan dari saya untuk menciptakan kamar anak remaja. Semoga dapat membantu mewujudkan kamar impian anak laki-laki Anda.


Ask The Experts Glenn Hajadi

Glenn siap membantu Anda!

Glenn Hajadi, meraih gelar Master of Architecture di Barcelona Institute of Architecture di Barcelona, Spanyol dan Bachelors Degree di The Ohio State University di Columbus, Ohio, AS. Berpengalaman sebagai arsitek dan desain interior di Amerika, Cina dan Eropa. Di tahun 2009 ia mendirikan Highstreet Studio bersama dengan Rama Budhisurya. Hingga saat ini menjabat sebagai founder sekaligus Arsitek Prinsipal di Highstreet Studio.

Apakah Anda memiliki rencana untuk membangun rumah? Ingin melakukan make over rumah atau kantor Anda? Tanyakan kepada arsitek dan desain interior Glenn Hajadi.

Lihat Profil Glenn Kumpulan artikel Glenn

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here