#AskRuparupacom: Modern Office

0
189

#AskRuparupacom: Modern Office

Tanya:

Halo Pak Glenn, saya senang dengan rubrik ini, sangat menginspirasi saya yang sedang merenovasi rumah. Ada satu tambahan pertanyaan dari saya yang belum pernah dibahas dalam rubrik ini. Saya kebetulan sedang merenovasi rumah dan menambahkan kantor di bagian depan untuk tempat usaha. Sebelumnya saya menyewa ruko, lalu saya pikir daripada membayar sewa ruko setiap tahun, mengapa tidak memindahkan kantor ke rumah saja agar lebih hemat dan nyaman. Kebetulan saya memiliki rumah dengan luas tanah yang cukup, dan jumlah tim saya saat ini masih sekitar 11 orang.
Menurut Bapak, bagaimana tren perkantoran saat ini? Saya menginginkan kantor yang santai dan nyaman dengan 2 buah ruang meeting internal dan eksternal. Thanks.

Greg Dimitri – Jakarta

Jawab:

Hai Pak Greg,
Ide bagus untuk memindahkan kantor ke rumah jika memang areanya memungkinkan, selain menghemat pengeluaran, juga lebih nyaman. Terlebih dengan kecenderungan office saat ini yang lebih ke arah open space dan share table, sehingga dapat menghemat tempat.


Open space, share table menjadi tren kantor saat ini.


Mengadaptasi dari sistem kerja yang lebih terbuka, transparan dan kolaboratif, maka hampir semua ruang kerja dibuat tanpa sekat. Terlebih dengan adanya internet, dimana semua orang dapat bekerja dari mana saja, tidak harus statis di meja kerja. Dengan demikian, ruang penyimpanan berkas juga semakin sedikir dan dapat disingkirkan dari area pribadi.

Dengan ruang kerja yang terbuka dan tanpa partisi, dapat meningkatkan kolaborasi antar tim. Karena bagaimanapun, manusia adalah makhluk sosial yang akan menjadi lebih happy, produktif dan kreatif dengan adanya komunikasi dengan sesama.

meja kantor
Meja kantor dengan model share table agar suasana kerja lebih terbuka

Anda juga dapat memaksimalkan pencahayaan alami untuk meningkatkan produktifitas. Menurut penelitian, natural sunlight terbukti dapat meningkatkan energi dan memperbaiki mood seseorang. Di sisi lain dengan memanfaatkan pencahayaan alami,  Anda juga dapat menghemat penggunaan listrik di kantor.

Ruang Meeting

Pada ruang meeting eksternal, sebaiknya isi dengan furnitur yang benar-benar Anda butuhkan saja. Tidak perlu terlalu banyak artwork, cukup tempatkan artwork pada satu bagian, agar tidak mengganggu konsentrasi saat meeting dengan client. Gunakan warna natural seperti putih, grayscale atau warna kayu pada dinding ruangan. Jika Anda ingin menambahkan brand colors, jadikan sebagai aksen saja. Misalnya pada kursi, rak, atau karpet, agar ruangan tampak lebih elegan.

Untuk ruang meeting internal, ada baiknya jika Anda memanfaatkan pantry menjadi break out room. Dengan area yang sedikit diperluas, dan tambahan sofa atau meja bar, Anda memaksimalkan fungsi ruangan. Fungsi kantor saat ini sudah bergeser menjadi rumah kedua, kantor lebih menyerupai living room, sehingga dengan adanya break out room, maka Anda dapat bertukar pikiran dengan lebih santai dan nyaman.

Demikian beberapa informasi yang dapat saya sampaikan, semoga memberikan inspirasi bagi ruang kantor Anda.


Ask The Experts Glenn Hajadi

Glenn siap membantu Anda!

Glenn Hajadi, meraih gelar Master of Architecture di Barcelona Institute of Architecture di Barcelona, Spanyol dan Bachelors Degree di The Ohio State University di Columbus, Ohio, AS. Berpengalaman sebagai arsitek dan desain interior di Amerika, Cina dan Eropa. Di tahun 2009 ia mendirikan Highstreet Studio bersama dengan Rama Budhisurya. Hingga saat ini menjabat sebagai founder sekaligus Arsitek Prinsipal di Highstreet Studio.

Apakah Anda memiliki rencana untuk membangun rumah? Ingin melakukan make over rumah atau kantor Anda? Tanyakan kepada arsitek dan desain interior Glenn Hajadi.

Lihat Profil Glenn Kumpulan artikel Glenn