Tahun baru furnitur baru, tahun baru mobil baru, tahun baru rumah baru, dan masih banyak lagi impian-impian yang menunggu untuk Anda wujudkan pada tahun ini. Ada yang sudah mempersiapkan dana yang dibutuhkan, ada juga yang berniat membeli dengan cicilan. Anda termasuk yang mana?

Setelah banjir melanda dan melumpuhkan Jakarta awal tahun 2020, rencana membeli furnitur baru semakin kuat. Apalagi bagi Anda yang sudah mencoba membersihkan tetapi hasilnya kurang maksimal. Ditambah lagi anjuran kesehatan yang banyak didengungkan berbagai pihak. Perabot yang telah terendam banjir +/- 48 jam, sebaiknya tidak digunakan kembali.

Media Indonesia mengutip H. James Wadner, M.D – pakar Alergi dan Imunologi Fakultas Kedokteran Universitas Washington, St. Louis, Amerika Serikat menyarankan agar warga terdampak banjir senantiasa memperhatikan kondisi ruang yang telah terendam air. “Jamur suka air. Ketika furnitur yang terbuat dari drywall atau gypsum terkena banjir, sangat sulit untuk mengeringkannya dengan cepat dan menyeluruh. Hal ini dikarenakan material drywall menyerap air lebih banyak, itulah yang memungkinkan jamur tumbuh”, pungkasnya. Sebagai pengetahuan umum, jamur bereproduksi dengan melepaskan spora. Spora bila terhirup manusia dapat menyebabkan berbagai reaksi alergi.

Wedner kemudian menekankan pentingnya membuang semua furnitur yang sulit dikeringkan, sebagaimana perabotan tersebut dapat menjadi sumber tumbuhnya jamur dan munculnya alergi. Terutama pada keluarga dengan anak-anak, jamur berbahaya bila tertelan oleh anak-anak. Oleh karena itu, sedapat mungkin hindarilah alergi karena jamur. Biasanya gejala alergi karena jamur dimulai dari gatal-gatal, mata dan hidung berair, sakit kepala pada bagian atas dan bawah mata, tenggorokan dan langit-langit mulut gatal, batuk, hingga sesak nafas, dan perubahan pendengaran.

Namun pertanyaan besar setelah memutuskan tidak memakai furnitur lama lagi adalah, bagaimana cara memilih furnitur baru yang lebih tahan lama walau terkena kondisi tak terduga seperti banjir? Material furnitur apa yang menjadi andalan? Sebaliknya, material apa yang harus dihindari untuk dibeli? Atau adakah cara yang dapat dilakukan, agar meterial tersebut lebih awet nantinya?

Dirangkum dari berbagai sumber, ini dia empat material andalan jika Anda ingin membeli furnitur baru:

1. Kayu

Jati adalah jenis kayu yang selalu disarankan oleh para ahli furnitur. Namun, Anda pun dapat menggunakan kayu solid dan plywood sebagai alternatifnya. Plywood atau triplek memiliki kerapatan maksimum dibanding kayu olahan lain. Material plywood cukup kedap air untuk digunakan.

2. Stainless steel

Sudah sejak lama stainless steel dipercaya sebagai material kuat dan anti karat. Jika rumah Anda terendam banjir, mengganti kusen-kusen kayu atau bahkan reling tangga dengan stainless steel bisa menjadi sebuah pilihan yang patut dipertimbangkan. Lengkapi dengan kaca untuk memberikan kesan modern yang diinginkan

3. Aluminium

Pilihan material aluminium pada perabotan juga sangat bermanfaat menekan risiko kerugian yang lebih besar akibat banjir. Anda dapat mengaplikasikannya pada berbagai rak, gantungan, hingga day bed cantik. Aluminium tidak berkarat.

4. Plastik

Kemajuan zaman membuat material plastik kini diproduksi dalam jenis dan desain yang beragam dan semakin menarik. Bahkan mungkin banyak yang tak menyadari bahwa perabot tersebut berbahan dasar plastik. Laci baju, bangku santai, dan masih banyak lagi. Bila memiliki keterbatasan bujet pembelian furnitur baru, plastik dapat menjadi pilihan Anda untuk melengkapi rumah setelah banjir.

Lalu, inilah tiga material furnitur yang tidak tahan banjir dan sebaiknya dihindari untuk dibeli:

1. Blockboard

Blockboard adalah sekumpulan kayu berbentuk kotak kecil yang dipadukan dan dipadatkan dengan mesin bertekanan tinggi. Sisi-sisi blockboard biasanya hanya dilapisi kayu tipis. Menyebabkan material blockboard sangat rentan terkelupas bagian pelapisnya jika terendam air banjir.

2. MDF

MDF atau Medium Density Fiberboard adalah jenis kayu lapis yang terbuat dari leburan kayu dengan perekat berupa resin atau lilin. Material MDF berciri khas pori-pori besar dan sangat menyerap air. Ketika diterjang banjir, furnitur dari MDF cenderung hancur.

3. Particle Board

Seperti MDF, particle board pun memiliki pori-pori besar dan kerapatan paling lemah daripada kayu olahan jenis lain. Jika terendam banjir, particle board akan langsung lapuk karena material ini sangat menyerap air.

Anjuran penting lain yang disarankan oleh berbagai webstite home living dan furniture untuk penggunaan perabot yang lebih awet, adalah memastikan bahwa furnitur yang Anda pilih dilapisi oleh cat kedap air serta lapisan pelindung atau duco. Waterproofing berguna sebagai perisai pertama apabila terkena air. Toko-toko furnitur terkemuka seperti Informa, biasanya sudah mengaplikasikan lapisan ini pada semua furnitur yang di jual. Jadi bila ingin segera mewujudkan resolusi tahun baru furnitur baru, Anda tak perlu ragu lagi.