Kenali Vertical Garden, Si Taman Modern yang Jadi Tren Kekinian

0
15083
vertical garden
Sumber: Pexels/Vincent Rivaud

Banyak tanaman hias di rumah bisa memberikan nuansa segar dan nyaman. Apalagi, tanaman hias dapat berfungsi sebagai penjernih udara alami dengan menyerap polutan dan melepaskan oksigen.

Sayangnya, tidak semua rumah memiliki lahan yang luas buat dihiasi berbagai tanaman. Meskipun demikian, bukan berarti kamu tidak bisa membuat taman di lahan yang sempit, lho.

Ruparupa Banner

Bila luas ruangannya terbatas, kamu dapat menciptakan taman dengan metode vertical garden.  

Apa Itu Vertical Garden?

vertical garden
Sumber: Pexels/Magda Ehlers

Untuk luas terbatas, vertical garden dapat menjadi solusi terbaik buat menciptakan konsep rumah bernuansa alami. Jadi, tamannya akan diisi oleh berbagai jenis tanaman hias yang disusun dalam formasi vertikal. Dengan begitu, tanaman akan merambat di dinding.

Model taman satu ini hanya memanfaatkan ruang vertikal di rumah, seperti dinding, pagar, dan tralis. Selain meningkatkan nilai estetika sebuah rumah, vertical garden dapat menjadi habitat bagi binatang kecil, seperti burung dan kupu-kupu.

Tenang saja, vertical garden tetap dapat membuat suasana rumah jadi terasa lebih sejuk dan nyaman. Apalagi, tanaman hijau dapat menurunkan tingkat stres dan membuat suasana hati jadi lebih baik.

Apa Saja Keuntungan Memiliki Vertical Garden?

vertical garden
Sumber: Wikimedia Commons/Andriez777

Ini dia beberapa kelebihan dari vertical garden dibandingkan dengan model taman lainnya di rumah.

1. Bisa Merawat Banyak Tanaman 

Meskipun hanya memanfaatkan area yang bentuknya vertikal, kamu tetap bisa menanam berbagai jenis tanaman sekaligus, selain tanaman merambat.

Kamu tetap dapat merawat tanaman hias di dalam pot, lalu digantung pada area taman vertikal tersebut. Jadi, kamu dapat bebas berkreasi memilih tanaman untuk menghiasi ruang vertikal di rumah.

Baca Juga:   Beli 10 Produk Berikut Ini Sebelum Mulai Berkebun di Rumah

2. Terlihat Lebih Modern dan Menawan

vertical garden
Vertical garden di halaman belakang rumah

Vertical garden akan menarik perhatian karena penempatannya yang unik dan masih jarang digunakan kebanyakan orang.

Selain itu, pembuatan taman vertikal juga bisa memberikan ilusi rumah yang terlihat lebih tinggi dan luas karena bentuknya mengarah dari atas sampai bawah.

3. Mudah Dirawat

Bila kamu masih pemula dalam merawat tanaman, maka bisa menggunakan metode vertical garden. Bukan tanpa alasan, cara ini bisa meminimalisir masalah hama akibat kualitas tanah yang buruk di rumah.

4. Memberikan Pencahayaan Matahari yang Lebih Baik

vertical garden
Sumber: Pexels/Social Cut

Ternyata, tanaman pada bidang vertikal bisa mendapatkan sinar matahari lebih banyak  sehingga pertumbuhan pun akan lebih baik.

Namun, pastikan kamu memilih tanaman yang tepat. Hindari memilih jenis tanaman yang hanya membutuhkan sedikit pencahayaan, seperti lidah mertua dan pakis boston.

5. Sirkulasi Udara Lebih Baik

Penempatan tanaman secara vertikal bisa membuat tanaman terkena lebih banyak sirkulasi udara. Hal ini dapat membantu tanaman terhindar dari masalah jamur dan penyakit, sehingga masa hidupnya akan lebih lama. 

6. Hasil Buah dan Sayur Lebih Baik

Selain tanaman merambat, kamu juga bisa menanam berbagai sayuran dan buah-buahan dengan metode vertical garden, lho. Bahkan, hasil buah dan sayurnya pun akan lebih baik.

Dengan catatan, kamu memilih jenis buah dan sayur yang mampu tinggal di lingkungan secara vertikal, seperti timun, melon, dan kentang.

Lantas, Bagaimana Cara Membuat Vertical Garden?

vertical garden
Sumber: Flickr/Kimon Berlin

Jadi, bila kamu semakin tertarik untuk membuat vertical garden di rumah, maka bisa menyimak beberapa cara berikut ini.

  1. Pilih dinding yang hendak dijadikan tempat menaruh tanaman. Jika dindingnya kotor, kamu dapat membersihkannya dahulu. 
  2. Setelah memilih lokasi dinding, kamu bisa membuat bingkai sebagai lapisan pertama. Gunakan pipa PVC, siku, dan sambungan pipa empat arah agar lebih mudah.
  3. Bila bingkai sudah jadi, pasang terpal plastik sebagai lapisan kedua.
  4. Lalu, tempelkan lapisan kain ke bingkai sebagai lapisan terakhir. Gunakan dua lapis kain agar air dapat tertahan.
  5. Setelah itu, kamu bisa membuat sistem irigasi agar seluruh permukaan kain menjadi lembap. Gunakan katup standar dan dripper irigasi dengan pengaturan waktu agar kamu bisa menyesuaikannya dengan cuaca. 
  6. Tambahkan injektor pupuk dan pasang sistem irigasi yang mengarah pada sumber air di rumah.
  7. Terakhir, pilihlah tanaman yang kamu sukai. Lalu, susun dengan memberikan jarak secukupnya agar tidak terlihat penuh dan tetap estetik.
Baca Juga:   5 Langkah Mudah Menanam Cabai di Rumah

Mudah, bukan? Nah, kamu bisa mendapatkan berbagai peralatan berkebun untuk taman di rumah hanya melalui ruparupa.

  mau beli perlengkapan berkebun hemat hingga 50%? klik di sini

Situs belanja online ini juga memiliki koleksi perabot, perlengkapan, dan peralatan rumah tangga dari merek ternama milik Kawan Lama Group, yaitu ACE, Informa, Selma, Ataru, Pet Kingdom, Krisbow, dan masih banyak lagi.

Kami juga punya beberapa rekomendasi peralatan berkebun yang wajib dimiliki agar kamu bisa merawat tanaman hias secara maksimal di rumah, seperti berikut ini.

vertical garden
Yardsmith Sarung Tangan Berkebun Pria Ukuran 10 – Hijau

Beli di sini

vertical garden
Yardsmith Gunting Bunga – Hijau

Beli di sini

 

Krisbow Alat Potong Pipa Pvc 4, 2 Cm - Merah
Krisbow Alat Potong Pipa Pvc 4, 2 Cm – Merah

Beli di sini

Panah Merah Benih Mentimun Vitani F1
Panah Merah Benih Mentimun Vitani F1

Beli di sini