Memasuki tahun baru dan ingin menambah nuansa hijau untuk mengganti suasana, atau terinspirasi teman untuk memiliki hobi baru? Aktivitas berkebun di rumah bisa bermula dari berbagai macam alasan. Siapa pun bisa melakukannya karena belajar berkebun bukan aktivitas yang membedakan gender, cocok untuk pria ataupun wanita. Bahkan sebagai pemula pun Anda bisa berbagi kesenangan dengan si kecil saat memperkenalkannya dengan aktivitas berkebun di rumah.

Berikut beberapa tips belajar berkebun di rumah untuk Anda yang baru memulai hobi ini:

1. Bagaimana iklim di daerah Anda

Tidak semua tanaman bisa tumbuh di semua daerah atau suhu. Jadi sebaiknya jika Anda ingin memulai aktivitas berkebun di rumah, pilih jenis tanaman yang sesuai dengan kondisi di tempat tinggal Anda. Perhatikan pula karakteristik dari area taman Anda, bagaimana matahari menyinari bagian-bagiannya. Dengan memilih jenis tanaman yang sesuai, Anda akan mengurangi biaya dan upaya perawatannya.

2. Beri pupuk

jual pupuk tanaman
Beri pupuk

Jika jenis tanah di halaman rumah Anda termasuk yang keras seperti tanah liat, itu akan menyulitkan tanaman untuk menancapkan akar. Sebelum mulai menanam sebaiknya tambahkan tanah yang baru dan campur dengan pupuk atau Anda juga bisa menanam di dalam pot. Ciptakan lapisan yang agak dalam untuk memberi ruang bagi akar tanaman yang Anda tanam tumbuh. Anda bisa melibatkan si kecil untuk ikut belajar berkebun, membolak-balik tanah dengan sekop kecilnya, melatih untuk tidak mudah jijik dengan “kotoran”.

3. Mulai dengan tanaman yang mudah

Tanaman jenis sayuran merupakan pilihan yang tepat untuk mereka yang baru belajar berkebun. Jenis tanaman ini tidak butuh waktu lama untuk tumbuh, jadi jika ternyata Anda membuat kesalahan, tidak habis waktu berbulan-bulan untuk menyadarinya. Bunga matahari juga bisa jadi pilihan tepat jika Anda lebih menyukai jenis tanaman bunga. Atau pilih produk yang menawarkan bibit-bibit tanaman mudah tumbuh. Setelah berhasil dengan tanaman yang mudah, Anda dan si kecil mungkin akan tertantang untuk mencoba jenis tanaman yang lebih sulit.

4. Buat rencana

Walaupun baru belajar berkebun, rencana tetap harus dibuat. Perkirakan bagaimana jadinya taman Anda setelah ditanami. Jika Anda mulai menanam dari bibit, perkirakan berapa tinggi dan besar tanaman ini jika tumbuh nanti sehingga jarak dengan tanaman lain bisa disesuaikan. Tempatkan tanaman yang lebih tinggi di bagian belakang supaya tidak memblokir cahaya matahari bagi tanaman yang lebih pendek. Anda juga bisa menambahkan hiasan dan berbagai furnitur di taman kecil Anda agar lebih nyaman dan asri.

5. Sirami dengan hati-hati

semprotan tanaman
Siram tanaman dengan teratur

Rutin sirami tanaman baru Anda dengan air yang cukup. Pastikan tanah Anda bisa menyerap dengan baik sehingga tidak perlu terlalu banyak air yang dicurahkan pada permukaan. Tanaman baru butuh disiram lebih sering karena sistem akar mereka belum terbangun sempurna. Pagi hari sebelum matahari bersinar terlalu panas merupakan waktu terbaik untuk melakukannya sehingga air terserap maksimal. Si kecil bisa dilatih belajar disiplin bangun pagi saat diberi tanggung jawab untuk ikut membantu.

Terakhir, berkebun merupakan proses. Tanaman Anda tidak akan tumbuh dalam satu hari. Butuh waktu sampai tanaman yang Anda inginkan benar-benar menghiasi taman rumah. Tetap sabar dan pantau perkembangannya secara reguler, berjaga-jaga jika ada yang terlihat tidak seharusnya. Untuk lebih bersemangat memulai hobi berkebun di rumah, cek informasi mengenai aneka produk bibit tanaman yang mudah tumbuh dan aksesoris taman & pot yang menarik.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here