Waspada Penculikan Anak!

0
305
GPS Anak

Siapa yang tidak khawatir dengan berbagai kejadian penculikan anak? Terlebih dengan semakin banyaknya kejadian penculikan anak akhir-akhir ini, dengan motif penculikan yang semakin beragam. Jika sebelumnya kita sering mengingatkan untuk tidak berbicara dengan orang asing, belakangan yang terjadi justru sebaliknya.

Orang-orang yang dikenal oleh si Anak juga bisa jadi pelaku penculikan

Banyak peristiwa penculikan yang dilakukan oleh sopir, pengasuh maupun asisten rumah tangga. Sebagai orangtua yang bekerja, meninggalkan anak hanya dengan pengasuh saja menjadi semakin meresahkan. Orang yang seharusnya dapat kita percaya, bisa jadi sebagai pelaku penculikan karena berbagai alasan.

Sebagai pengasuh si anak, sangat mudah bagi mereka untuk membawa anak pergi. Karena selain telah dipercaya, pengasuh juga telah memahami betul kebiasaan dan kegemaran anak. Bahkan pada beberapa kondisi, anak menjadi lebih dekat dengan pengasuh dibandingkan dengan orangtua karena kesibukannya.

Sebagai orangtua, bukan berarti harus menaruh curiga dengan semua orang yang berada dekat dengan si Kecil. Tapi juga tetap harus waspada dan mengantisipasi berbagai kemungkinan.

Apa saja yang bisa kita lakukan sebagai langkah antisipasi?

1. Tingkatkan pengawasan pada anak

Keamanan dan keselamatan si Kecil tentunya menjadi tanggung jawab orangtua. Untuk itu tak ada salahnya jika Anda memperkuat pengawasan, terutama saat berada di tempat umum. Anda juga harus mengetahui seluruh aktifitasnya terutama selama Anda bekerja dan tidak berada di dekatnya.

2. Pilih pengasuh yang dapat dipercaya

Bagi orangtua yang bekerja dan harus meninggalkan si Kecil dengan pengasuh, sebaiknya lebih selektif memilih pengasuh. Cari tahu asal usulnya, latar belakangnya, dan jangan menerima pengasuh yang tidak Anda ketahui asal usulnya, meski berasal dari yayasan penyalur sekalipun. Sebisa mungkin untuk tidak meninggalkan si Kecil hanya bersama pengasuh, minta bantuan kepada keluarga untuk mengawasi.

3. Berkoordinasi dengan pihak sekolah maupun tempat les

Informasikan kepada pihak sekolah maupun tempat les jika ada orang lain yang bertugas mengantar jemput si Kecil. Sehingga baik pihak sekolah maupun guru di tempat les dapat ikut membantu mengawasi.

penculikan anak
Jalin komunikasi yang baik dengan guru di sekolah dan tempat les

4. Ajarkan anak untuk mengenal nama, nama orangtua dan alamat rumah sedini mungkin

Dengan mengajarkan anak mengenal nama, nama orang tua dan alamat rumah sedini mungkin, akan sangat membantu jika anak tersesat di mall atau tempat keramaian.

5.  Ajarkan anak untuk menolak makanan atau diajak pergi tanpa izin orangtua

Melihat si Kecil yang mudah akrab dengan orang asing tentu menjadi hal yang menyenangkan sekaligus membahayakan. Di satu sisi, si Kecil dapat mudah beradaptasi dengan lingkungan baru, namun di sisi lain akan memudahkan pelaku kejahatan untuk mendekati dan mengajak pergi. Jadi pastikan si Kecil paham bahwa ia tidak boleh menerima pemberian orang lain atau pergi bersama orang lain tanpa seizin orangtuanya.

6. Hati-hati mengunggah foto dan data diri si Kecil ke media sosial

Sebagai orang tua, mengantar si Kecil memasuki hari pertama sekolah merupakan hal baru dan menarik. Sehingga tak jarang kita mengunggah foto si kecil menggunakan seragam sekolah, lengkap dengan nama dan lokasi sekolah di facebook atau mungkin instagram. Padahal ini dapat membahayakan si Kecil, data tersebut dapat saja diketahui oleh orang yang tidak bertanggung jawab dan memanfaatkan kesempatan tersebut. Untuk itu memang sebaiknya Anda tidak megunggah data diri serta jadwal anak-anak ke media sosial.

7. Berikan jam tangan GPS anak

Saat ini banyak dijual jam tangan untuk si Kecil yang dilengkapi dengan perangkat GPS di dalamnya. Dengan jam tangan GPS ini, Anda dapat memantau keberadaan si Kecil melalui aplikasi di smartphone Anda. Anda juga dapat mengajarkan si Kecil untuk menggunakannya dengan mudah. Jam tangan GPS anak  ini tersedia dalam banyak model dengan harga yang bervariasi, disesuaikan dengan kebutuhan.

jam tangan gps anak
Jam tangan GPS untuk mengetahui posisi si Kecil

8. Pasang perangkat keamanan di rumah

Lengkapi rumah Anda dengan perangkat keamanan seperti CCTV. Selain untuk mengawasi si Kecil, CCTV juga dapat mengawasi kehadiran tamu tak diundang ke dalam rumah. Pada beberapa tipe juga dilengkapi dengan sistem integrasi yang menghubungkan perangkat CCTV di rumah dengan aplikasi pada handphone Anda.

Hal lain yang sebaiknya Anda lakukan adalah bersikap baik kepada semua orang, terutama kepada orang-orang yang bekerja di rumah. Baik itu pengasuh, asisten rumah tangga, sopir, tukang kebun, dan lain-lain. Karena sebagian besar kasus penculikan berawal dari tindakan balas dendam atas perlakuan kurang menyenangkan yang mereka rasakan.

Yuk kita tingkatkan pengawasan si Kecil!