Promo 12.12 Ruparupa

Pecinta tanaman? Anda bisa melengkapi koleksi tanaman di rumah dengan bonsai kelapa. Varian bonsai yang satu ini tidak kalah menarik, lho dengan jenis lainnya. Bentuknya unik dan hasilnya pun tidak terlalu besar sehingga dapat sekaligus dihadirkan di dalam rumah sebagai unsur dekorasi natural tambahan. Selain itu, Anda ternyata juga bisa membuat tanaman hias ini sendiri, Ruppers! Yuk, simak artikel berikut ini untuk mengetahui informasi selengkapnya!

Jenis Kelapa yang Cocok untuk Dijadikan Bonsai

jenis bonsai kelapa
Sumber : galeri.indra

Terdapat 3 jenis kelapa yang dapat Anda jadikan tanaman bonsai. Yaitu kelapa gading merah, kelapa gading susu, dan kelapa albino. Ketiga jenis kelapa ini memiliki karakteristik berbeda-beda. Anda bisa memilih jenisnya sesuai hasil yang diinginkan.

Kelapa gading merah, sesuai namanya memiliki warna merah kekuning-kuningan. Namun, perawatannya cukup merepotkan karena Anda harus mempertahankan warna merah tersebut. Selain itu kelapa jenis ini juga memerlukan pupuk yang cukup banyak.

Berbeda lagi dengan kelapa gading susu. Jenis kelapa ini memiliki warna putih dan sering tumbuh di daerah subtropis. Selain itu kelapa gading susu juga sering dijadikan pengganti pohon palem di rumah.

Dan yang terakhir adalah kelapa albino. Jika dilihat dari namanya, mungkin Anda sudah bisa membayangkan warna dari jenis kelapa ini. Ya! Warna kelapa albino cenderung putih tidak pucat polos, dan jauh lebih putih dari kelapa gading susu.

5 Tahap Membuat Bonsai Kelapa

Setelah menentukan jenis kelapa yang ingin Anda gunakan, sekarang saatnya Anda mulai membuat bonsai kelapa gading merah, kelapa gading susu, atau kelapa albino sendiri. Ini dia cara yang bisa Anda ikuti! Untuk pecinta bonsai kelapa pemula, jangan khawatir! Cara membuat bonsai kelapa ini cukup mudah untuk diikuti, kok.

1. Pilih Bibit Terbaik

bibit bonsai kelapa
Sumber : galeri.indra

Tentunya, agar bonsai dapat tumbuh dengan baik, Anda perlu menggunakan bibit unggul agar hasilnya bisa sesuai harapan. Sebaiknya Anda menggunakan bibit bonsai yang sudah agak tua sehingga lebih cepat tumbuh tunas baru.

Untuk kelapa sendiri, akan lebih bagus jika Anda mengambilnya langsung dari pohon agar tidak ada kecacatan seperti kelapa yang sudah jatuh ke tanah. Pilihlah bibit dengan ukuran kecil namun memiliki akar yang besar dan kuat. Dengan ukuran batok kelapa yang kecil ini, Anda bisa lebih mudah saat membentuk batang nantinya.

2. Tentukan Posisi Batok

posisi batok kelapa
Sumber : galeri.indra

Perlu Anda ketahui, tanaman bonsai ini akan tumbuh mulai dari batoknya. Sehingga menentukan posisi batok ini juga tergolong penting agar bentuk tanaman bisa sesuai keinginan Anda.

Pertama-tama, Anda bisa meletakkan bibit yang belum tumbuh tunas pada tanah dengan kandungan air cukup banyak. Nantinya, bibit akan tumbuh tunas kurang lebih selama 1-2 minggu.

Nah setelah ini, Anda bisa meletakkan batok kelapa sesuai keinginan. Bisa diletakkan secara vertikal agar batok kelapa dikelilingi akar dan tanaman tumbuh tinggi. Atau, bisa juga secara horizontal yang bisa membuat bonsai kelapa unik Anda nanti mirip dengan rumah siput.

3. Bersihkan Batok Kelapa

membersihkan batok kelapa
Sumber : galeri.indra

Hal pertama yang harus Anda bersihkan tentu sabut kelapa pada batok. Sabut ini perlu dibersihkan ketika tunas sudah muncul. Caranya, Anda bisa mengupas atau menyayat batok kelapa. Tapi hati-hati ya, Ruppers. Jangan sampai mengenai tunas dan akar yang baru tumbuh ketika menyayat batok kelapa ini.

Selanjutnya, setelah membersihkan sabut kelapa, Anda bisa mulai membersihkan bulu halusnya juga. Bulu halus ini bisa Anda hilangkan menggunakan pisau. Pastikan sampai batok kelapa bersih, ya. Setelah itu, Anda juga bisa menggunakan amplas agar tampilannya lebih cantik.

4. Siapkan Media Tanam

media tanam bonsai
Sumber : galeri.indra

Ketika hendak menanam bonsai yang satu ini, Anda juga perlu memperhatikan media tanam yang digunakan. Sediakan pot yang sesuai dengan ukuran batok kelapa terlebih dahulu. Lalu, isi pot tersebut dengan campuran tanah, air, dan pupuk kandang. Perlu diingat perbandingannya adalah 2 : 1 : 1, ya Ruppers.

Ada tips juga, nih agar bonsai kelapa Anda bisa tumbuh dengan cepat. Caranya adalah dengan menyiapkan botol bekas air mineral untuk dijadikan penutup bagian tunas kelapa yang Anda gunakan. Potong bagian atas botol setinggi kurang lebih 5 cm kemudian batok kelapa ini bisa Anda letakkan pada media tanam yang sudah dibuat sebelumnya. Selain menggunakan tanah, akan sangat memungkinkan juga untuk menanam bonsai kelapa media air, lho.

5. Saatnya Membentuk Tanaman Bonsai Kelapa

Tahap terakhir ini bisa dikatakan sangat menentukan hasil akhir dari tanaman bonsai Anda. Untuk itu, Anda perlu menyayat bagian tunas paling bawah bibit bonsai yang sudah tumbuh sekitar 15 sampai 20 cm. Cara menyayat bonsai kelapa ini perlu diperhatikan dengan jeli. Hindari menyayat tunas yang masih muda agar tidak membusuk. Penyayatan ini dilakukan minimal 3 kali sehari.

Nah, agar bonsai kelapa bisa memiliki bentuk yang indah, Anda memerlukan kawat atau tali untuk membantu mengarahkan pertumbuhan rantingnya. Biasanya ujung ranting dikaitkan ke bagian pangkal batang.

Lalu untuk pemotongan ranting sendiri biasa dilakukan untuk membuang bagian ranting yang tidak diinginkan. Pemotongan ranting ini bisa dibuat melengkung ke dalam batang atau mendatar. Dengan begitu hasil bonsai Anda pastilah unik dan menarik!

Cara Merawat Bonsai Kelapa

Setelah mengetahui cara membuat bonsai kelapa bercabang atau yang biasa dikenal dengan ‘bonsai kelapa mini’ ini, apakah Anda mulai tertarik untuk membuatnya sendiri? Bagi Anda yang tertarik, selamat mencoba, ya. Namun jika tidak, tenang saja. Saat ini sudah banyak, kok yang jual bonsai kelapa ini. Anda tinggal memilih bentuk yang sesuai dengan keinginan untuk mempercantik area rumah.

Namun, jika sudah memiliki tanaman bonsai baik dari membuat sendiri ataupun membeli, jangan lupa untuk merawatnya agar penampilannya bisa tetap terjaga, ya! Cara merawat bonsai kelapa ini tergolong mudah, lho. Yang terpenting adalah dengan rutin menyiram tanaman bonsai milik Anda sehari sekali. Tapi perlu diingat juga ketika musim kemarau Anda mungkin harus lebih sering menyiramnya supaya tanaman tidak kering.

Selain disiram, jangan lupa juga untuk memberikannya pupuk, ya. Pemupukan ini bisa dilakukan setiap 15 hari sekali. Anda juga bisa menggunakan insektisida atau herbisida agar tanaman ini bisa terhindar dari penyakit dan hama.

Jika ditanya apakah bonsai kelapa berbuah, jawabannya tidak ya, Ruppers. Tanaman hanya akan tumbuh mencapai 25-100 cm tergantung perawatannya. Usianya bisa mencapai belasan tahun. Tapi supaya bisa panjang umur seperti ini, Anda perlu ingat bahwa tanaman juga merupakan makhluk hidup yang perlu dirawat. Jadi jika Anda sudah memutuskan untuk memilikinya, janganlah lupa untuk memberikan yang terbaik saat merawatnya, ya!

Rekomendasi Produk untuk Membuat dan Merawat Bonsai Kelapa

Jika sudah memahami cara membuat dan merawat tanaman yang memerlukan ketelatenan ini, tentu tidak mengagetkan ya jika harga bonsai kelapa sangat tinggi. Harga bonsai kelapa termahal sendiri bisa mencapai Rp 16.000.000,00 lho. Untuk itu, dalam membuat maupun merawat bonsai yang Anda miliki, Anda bisa menghadirkan rekomendasi produk berikut ini di rumah. Semua produknya dijamin berkualitas!

Pot Tanaman

Agar penampilan bonsai Anda semakin menarik, milikilah pot tanaman yang dapat mendukung penampilannya. Contohnya seperti pot dengan stand yang satu ini. Akan sangat cocok untuk tanaman bonsai yang diletakkan di dalam rumah.

Pupuk Kandang

Dalam merawat bonsai di rumah, Anda juga memerlukan pupuk, bukan? Pupuk kotoran kambing olahan ini bisa dijadikan salah satu pilihannya. Pupuk mengandung kotoran kambing, EM-4, dan kapur dolomit yang bermanfaat untuk menyediakan unsur hara bagi tanaman.

Penyiram Tanaman

Tak lupa, tanaman juga perlu rajin disiram. Milikilah penyiram tanaman di rumah untuk memudahkan kegiatan ini. Misalnya dengan penyiram di atas ini yang memiliki desain ergonomis.

Jadi, sudah siap untuk memiliki bonsai kelapa di rumah? Tetaplah rawat tanaman Anda dengan rekomendasi produk di atas, ya. Lengkapi juga produk peralatan dan kebutuhan taman lainnya di rumah agar aktivitas berkebun bisa menjadi lebih mudah dan menyenangkan. Anda bisa mendapatkannya dengan mudah di Ruparupa.com yang juga selalu menawarkan berbagai penawaran menarik. Tunggu apa lagi? Yuk, belanja sekarang! Jangan sampai ketinggalan promonya, ya!