Manfaat vitamin D atau kalsiferol bukan saja berfungsi sebagai nutrisi biasa. Tapi juga pro-hormon yang bisa kamu dapatkan melalui paparan sinar matahari, makanan maupun suplemen vitamin D. 

Anjuran mengonsumsi vitamin ini yang sesuai anjuran pakar kesehatan yaitu 600 IU per hari untuk anak-anak, remaja, orang dewasa ibu hamil. Sedangkan lanjut usia sebesar 800 IU dalam sehari.

Kebutuhan ini harus dipenuhi untuk membantu kinerja tubuh tetap optimal dan mendapatkan tubuh yang sehat terutama di masa pandemi Covid-19.

Berikut ini ini adalah manfaat vitamin D yang diambil dari sumber terpercaya seperti Kemenkes, Alodoc, Halodoc, dan website kesehatan lainnya yang terpercaya.

Apa manfaat vitamin D? 

Untuk mencegah masalah pada kesehatan tubuh, tidak ada salahnya kamu mulai untuk mengonsumsi i vitamin D secara berkala. Namun sebelum mencobanya kamu harus memahaminya lebih baik dengan cara membaca informasi selengkapnya di bawah ini 

Menurunkan resiko infeksi COVID 19

Dengan terbuktinya vitamin D yang mampu menurunkan risiko infeksi saluran pernafasan, maka ini juga terkait dengan efeknya dalam meningkatkan imunitas seluler dan adaptif. Cara ini dapat menjadi pilihan potensial untuk mengobati dan mencegah COVID 19

Covid 19
Source: Pixabay

Melalui sebuah analisa Alipio yang meneliti 212 pasien covid dengan kadar vitamin D yang tinggi, sebagian besar hanya mengalami gejala ringan. sedangkan Mereka yang mengalami insufisiensi vitamin D mengalami gejala sedang hingga berat

Untuk mengatasinya kamu harus memenuhi kebutuhan varian dengan mengonsumsi makanan makanan yang mengandung vitamin D, atau suplemen yang dapat mendukung imunitas tubuh.

Memperkuat otot 

manfaat vitamin d untuk memperkuat otot
Source: Pixabay

Fungsi vitamin D yang sangat terkenal adalah membentuk dan meningkatkan kekuatan otot terutama pada otot bagian atas. Untuk mendapatkan hasil yang maksimal kamu harus mengonsumsi vitamin D 600 IU setiap hari, atau setara dengan 3 ons salmon.

Tak terkecuali bagi para lansia yang cenderung kekuatan ototnya semakin melemah karena faktor usia. Mereka membutuhkan tambahan suplemen untuk mendukung otot, agar dapat menjauhi resiko rentan jatuh atau mengalami cacat.

Memperkuat tulang

apa manfaat vitamin d bagi tulang
Source: Pixabay

Zat yang terkandung pada vitamin D dapat membangun kekuatan tulang secara optimal. Serta membantu penyerapan kalsium di usus yang mungkin saja bisa terganggu.  

Selain itu jenis vitamin ini dapat mengurangi risiko pengeroposan tulang osteoporosis, sekaligus mendukung pertumbuhan tulang yang dalam waktu yang bersamaan. Bahkan lebih dari itu vitamin yang memiliki nama lain Kalsiferol ini mampu mengobati tulang yang sudah retak pada lansia.

Menjaga kesehatan mulut

fungsi vitamin d
Source: Pixabay

Tahukah kamu kalau kalsiferol memiliki fungsi untuk meningkatkan kesehatan mulut. Bahkan juga mampu menurunkan resiko kesehatan gigi dan gusi yang bekerja dengan cara membantu metabolisme tulang.

Dengan adanya vitamin ini kamu juga bisa memanfaatkannya sebagai zat anti peradangan dan senyawa yang merangsang produksi antimikroba.

Menjaga imunitas tubuh

Covid-19
Source: Pixabay

Para peneliti telah membuktikan, kalau fungsi vitamin D lainnya yaitu dapat mendukung daya tahan tubuh yang lebih baik, terutama saat menghadapi infeksi virus influenza dan Corona. Pasalnya vitamin ini mampu menghambat ekspresi dan mengurangi transkripsi beberapa sitokin proinflamasi.

Selain itu Kalsiferol juga mampu mengurangi respons inflamasi terhadap infeksi SARS-CoV-2, yang mampu berinteraksi dengan protein angiotensin-converting-enzyme 2 (ACE2) sebagai reseptor masuknya virus SARS-CoV-2.

Mengatasi hipertensi

apa manfaat vitamin d
Source: Pixabay

Tahukah kamu kalau kekurangan vitamin D dalam kurun waktu tertentu dapat meningkatkan tekanan darah tinggi atau hipertensi. Untuk mengatasinya kamu dapat mengonsumsi vitamin D dalam jumlah yang cukup agar dapat menurunkan resiko hipertensi yang menjadi pemicu timbulnya penyakit jantung dan diabetes.

Membantu program diet

vitamin d manfaat
Source: Pixabay

Salah satu akibat kekurangan vitamin D lainnya adalah meningkatkan resiko obesitas. Bahkan menurut studi, orang yang memiliki kelebihan berat badan dan rutin mendapatkan asupan kalsium serta vitamin D dapat menjalankan program penurunan berat badan lebih efisien.

Hal ini bisa terjadi karena kombinasi kalsium dan vitamin D dapat menurunkan nafsu makan yang berlebihan.

Meningkatkan kesehatan ibu hamil 

manfaat vitamin d untuk bayi
Source: Pixabay

Menurut medical news today, ibu hamil sangat membutuhkan vitamin D untuk mencegah preeklamsia dan kelahiran prematur. Tak hanya itu kekurangan jenis vitamin ini, dapat meningkatkan infeksi vagina dan resiko diabetes gestasional loh!

Manfaat lainnya yang bisa ibu hamil dapatkan dengan mengonsumsi vitamin D adalah membantu tumbuh kembang janin serta pertumbuhan tulang dan gigi.

Dengan mengikuti anjuran dosis dari pakar kesehatan yaitu 600 IU per hari dapat menghindari resiko alergi makanan pada anak. 

Mengurangi resiko kanker

manfaat vitamin d untuk kesehatan
Source: Pixabay

Penelitian mengungkapkan kandungan yang terdapat pada vitamin D terbukti mampu melawan jenis kanker seperti kanker prostat, kanker payudara, hingga kanker usus besar.

Alasannya sendiri adalah adanya hormon aktif yang bernama calcitriol yang dapat mengurangi perkembangan sel kanker, memperlambat sekaligus menurunkan resiko kematian yang mungkin terjadi.  

Meningkatkan kesehatan anak

manfaat vitamin d adalah
Source: Pixabay

Hati-hati! kekurangan vitamin D pada anak dapat membuat dinding Arteri menjadi lebih kaku sehingga dapat mengakibatkan resiko darah tinggi sejak dini.

Resiko yang lebih buruk yaitu menyebabkan beragam gangguan seperti Rakitis. Kondisi yang menyebabkan anak mengalami nyeri otot, nyeri tulang kaki, hingga lemah otot. Selain itu permasalahan besar yang mungkin juga terjadi adalah anak kaki yang bermasalah misalnya kaki O atau X.

Mencegah Diabetes

manfaat vitamin d adalah
Source: Pixabay

Belum ada penelitian yang menyebutkan vitamin D dapat menurunkan kadar gula darah yang tinggi,  namun vitamin ini terbukti dapat menurunkan resiko diabetes Tipe 1 dan tipe 2. 

Pasalnya semakin tinggi kadar vitamin D yang terdapat dalam tubuh, akan semakin rendah juga risiko diabetes yang mungkin terjadi. Sementara itu jika kadar vitamin tidak mencukupi maka akan berdampak negatif pada toleransi glukosa dan produksi insulin.

Manfaat Vitamin D untuk Multiple Sclerosis

Multiple Sclerosis
Source: OHSO

Orang yang memiliki kadar vitamin D yang rendah, memiliki resiko tinggi terkena multiple Sceklorosis yaitu gangguan saraf pada otak, mata, dan tulang belakang.

Bahkan dalam studi genetik terbaru Brent Richards dari McGill University, Kanada, menganalisa kalau terdapat potensi multiple Sceklorosis dua kali lipat lebih besar akibat kadar genetik vitamin D yang rendah.

Penyakit lainnya yang mungkin muncul adalah autoimun lainnya, seperti penyakit tiroid, artritis, psoriasis, hingga radang usus. 

Mengurangi risiko depresi

Depresi akibat kekurangan vitamin D
Source: Pixabay

Dalam dunia kedokteran vitamin D memiliki peran yang besar dalam perkembangan dan fungsi otak.

Jika kadar vitamin tinggi maka resiko depresi akan berkurang. Namun sebaliknya resiko depresi akan meningkat akibat kadar vitamin D yang rendah. 

Mencegah berbagai penyakit saluran pernafasan

tuberkolosis atau TBC
Source: pikiran rakyat

Manfaat Vitamin D sangat penting dalam pencegahan dan terapi pada berbagai penyakit infeksi respiratorik seperti influenza maupun tuberkolosis paru.

Hal ini terlihat dari analisis yang dilakukan oleh Nnoaham et al, yang mengungkapkan kadar vitamin D3 yang rendah sangat erat dengan resiko infeksi Tuber culosis.

Untuk mengatasinya cobalah untuk mengonsumsi makanan yang mengandung vitamin D secara teratur agar mengoptimalkan nutrisi tubuh.

Jangan lupa miliki juga berbagai perlengkapan kesehatan yang dapat mengecek kesehatan tubuh secara berkala seperti alat cek gula darah, oximeter, dan alat monitor pengukur tekanan Darah yang berkualitas dari Ruparupa.

2 KOMENTAR