Kamar Cantik Buat Si Kecil

0
213
desain kamar anak

Meski masih kecil, bukan berarti orangtua cukup seadanya dalam menata dan men-desain kamar anak. Asumsi bahwa si kecil belum mengerti banyak dan cuma butuh tempat untuk tidur harus diluruskan. Seperti orang dewasa, anak-anak juga ingin memiliki kamar yang menyenangkan dan dapat mengakomodasi kebutuhannya.

Saat men-desain kamar anak, Anda tidak harus “mengecilkan” standar.

Sebaliknya, kamar anak menjanjikan dunia yang sangat luas untuk kemungkinan desain, bahkan untuk desain kamar anak minimalis sekalipun. Di ruangan ini Anda memiliki alasan untuk menerapkan desain yang tidak seperti biasa, berani, atau seajaib mungkin.

Dalam mendesain kamar anak, furniture memegang peranan yang menentukan, dan memilih furniture kamar anak yang tepat merupakan tantangan tersendiri. Bisa jadi Anda menyukai satu furniture sementara mereka tidak atau sebaliknya. Walaupun begitu banyak pilihan furniture kamar anak yang menarik, Anda tetap harus selektif memilih mana yang paling sesuai. Sebagai pengingat, anak-anak Anda tidak akan selamanya kecil. Jangan sampai karena terlalu bersemangat mendesain kamar mereka, Anda menghabiskan dana yang berlebihan.

Berikut beberapa tips untuk memilih furniture kamar anak yang tetap lucu dan dekoratif, tanpa perlu menghabiskan dana yang mungkin bisa dimanfaatkan untuk simpanan pendidikan mereka:

1. Tentukan dana

Seperti orang dewasa, furniture untuk kamar anak memiliki variasi harga mulai dari yang murah hingga mahal. Pilihannya beragam begitu pula kualitas dan kegunaannya. Tentukan berapa dana yang ingin Anda belanjakan. Anda bisa berinvestasi pada furniture dengan harga agak mahal jika barang tersebut bisa digunakan lebih lama seperti hingga mereka beranjak remaja. Jangan menghabiskan dana untuk furniture yang hanya bisa digunakan pada periode pendek karena anak cepat bertambah besar.

2. Minta opini si kecil

Jika anak Anda berusia lebih dari tiga tahun, mereka sudah bisa dilibatkan untuk menentukan furniture yang akan mengisi kamarnya. Bukan berarti Anda harus mengikuti semua kamauan mereka, tapi paling tidak mereka tahu barang yang akan ada di kamar mereka. Pilih tema tertentu sebelum memberi mereka beberapa opsi. Biarkan mereka memilih dari opsi tersebut. Referensi pada majalah-majalah interior bisa membantu Anda dalam menentukan tema.

3. Bersiap untuk perubahan

Anak-anak akan tumbuh, jadi lebih baik Anda membeli furniture dengan ukuran yang lebih besar dari awal. Saat mereka bertambah tinggi, tempat tidur anak tidak akan nyaman lagi bagi mereka. Perubahan juga bisa terjadi dengan kehadiran adik baru atau kembalinya anggota keluarga di luar kota ke rumah. Perubahan-perubahan tersebut perlu dijadikan pertimbangan saat memilih furniture.

4. Buat menyenangkan

Kamar anak merupakan ruang di rumah yang tidak perlu mengikuti “aturan” dekoratif. Jika anak menyukai warna tertentu, Anda bisa menerapkannya pada dinding, tempat tidur, atau karpet, dan memilihkan penerangan yang sesuai. Jika warna kesukaan mereka tidak Anda sukai, cat dinding kamar dalam warna netral dan biarkan mereka mendapatkan warna kesukaan mereka pada furniture-nya.

Tidak ada batasan dalam mendesain kamar anak jadi bebaskan kreativitas Anda. Biarkan kamar anak mencerminkan kepribadian mereka. Jika mereka menyukai apa yang ada di kamarnya, mereka akan senang dan nyaman berada di dalamnya.

Temukan beberapa ide furniture kamar anak yang bisa menjadi inspirasi Anda dan keluarga.