Sumber: ruangarsitek.id
/media/tahu-asset/IMAGE_TAHU_New-Project-(67)_1742453792.jpeg)
Sumber: ruangarsitek.id
Indonesia memiliki kekayaan budaya yang tercermin dalam berbagai rumah adat di setiap daerah. Salah satu rumah tradisional Jawa yang paling terkenal adalah ruma h Joglo. Dahulu, rumah ini menjadi simbol status sosial yang hanya dimiliki oleh kaum bangsawan, keluarga kerajaan, serta tokoh masyarakat terhormat. Setiap ruangannya memiliki fungsi yang khas serta nilai filosofis yang mendalam. Mari kita bahas lebih lanjut tentang rumah Joglo dan keunikan yang dimilikinya!
Rumah Joglo hadir dalam berbagai bentuk dan karakteristik unik. Berikut beberapa jenis yang paling dikenal:

sumber: santaidamai.com
Keunikan rumah ini terletak pada bagian atapnya yang tersusun dalam dua lapisan dengan bentuk memanjang dari sisi kiri ke kanan. Biasanya, rumah ini menggunakan pintu geser serta memiliki lantai berbentuk persegi.

sumber: ruangarsitek.id
Rumah ini memiliki atap bertingkat tiga dengan kemiringan berbeda pada setiap lapisan. Atap tengahnya lebih tinggi dibandingkan bagian lainnya, menciptakan tampilan yang khas.

sumber: budayalokal.id
Dibandingkan jenis lainnya, rumah ini memiliki atap utama yang lebih besar. Desainnya terkesan lebih mewah karena dikelilingi oleh tratak, yang menambah kesan mewah pada bangunan.

sumber: santaidamai.com
Rumah ini memiliki ciri khas berupa atap berbentuk kubah serta lambang gantung. Selain itu, bangunan ini juga dilengkapi dengan tiang atau saka sebagai elemen utama penyangga.

sumber: dekoruma.com
Terdiri dari 36 tiang, rumah ini memiliki empat tiang utama atau saka guru. Atapnya terbagi menjadi tiga tingkat dengan empat sisi berbeda, mencerminkan struktur yang kokoh dan berimbang.
_1742548796.png)
sumber: budayalokal.id
Rumah ini terlihat lebih sederhana dibandingkan jenis Joglo lainnya karena hanya memiliki dua tingkat atap. Bagian atasnya berbentuk meruncing, sementara bagian bawahnya lebih lebar.

sumber: santaidamai.com
Tidak hanya berfungsi sebagai tempat tinggal, rumah ini juga sering digunakan sebagai warung di masa lalu. Ciri khasnya adalah jumlah tiang atau saka yang berkisar antara empat hingga enam. Jenis rumah ini juga memiliki beberapa varian, seperti Barengan, Gedhang Setangkep, Gedhang Salirang, Empyak Setangkep, Trajaumas, dan Cere Gancet.
Rumah Joglo memiliki beberapa ruangan yang masing-masing memiliki peran dan makna tersendiri:
Pendopo merupakan area terbuka yang melambangkan perlindungan dan biasanya digunakan oleh bangsawan untuk bersosialisasi dengan masyarakat serta para abdi dalem.
Terletak di antara pendopo dan dalem, pringgitan berfungsi sebagai area perantara yang sering digunakan untuk pertunjukan wayang serta menyambut tamu resmi.
Juga dikenal sebagai Omah Buri, bagian rumah ini menjadi tempat utama bagi kamar-kamar tidur (senthong). Lantai Dalem Ageng lebih tinggi dibandingkan pendopo dan pringgitan, sedangkan lantai senthong bahkan lebih tinggi lagi. Bagian ini memberikan kesan lebih privat karena menjadi tempat berkumpulnya keluarga inti.
Ruangan yang paling bersifat pribadi dalam rumah Joglo. Senthong terbagi menjadi tiga bagian:
- Senthong kanan digunakan sebagai kamar tidur ayah.
- Senthong kiri diperuntukkan bagi ibu dan anak kecil.
- Senthong tengah biasanya digunakan untuk meditasi atau ritual tertentu.
Berlokasi di sisi kiri dan kanan pendopo, ruangan ini berfungsi sebagai kamar anak-anak yang telah beranjak dewasa. Anak perempuan umumnya menempati gandhok kiri, sementara anak laki-laki berada di gandhok kanan. Selain itu, ruangan ini juga bisa digunakan untuk tempat menginap tamu.
Area ini terdiri dari pawon (dapur) dan pekiwan (sumur dan kamar mandi). Pawon biasanya terletak di belakang gandhok kiri atau sisi timur Dalem Ageng. Selain sebagai tempat memasak, dapur ini juga sering menjadi ruang berkumpul bagi tetangga perempuan. Di dekat pawon terdapat pekiwan, yang digunakan sebagai sumber air dan area sanitasi. Area ini dipisahkan dari bangunan utama sebagai bentuk kearifan lokal dan menjaga kebersihan rumah. Dengan pemisahan ini, penghuni rumah dapat menjaga kesehatan lebih baik karena aktivitas dapur dan kebersihan dilakukan di area tersendiri.
Demikianlah berbagai jenis rumah Joglo beserta fungsi ruangannya. Rumah tradisional ini bukan hanya sekadar tempat tinggal, tetapi juga mencerminkan nilai budaya dan filosofi masyarakat Jawa.
Jika kamu menyukai kerajinan dan aksesoris dengan tema nusantara, berikut ini beberapa rekomendasi produk yang dapat kamu temukan di ruparupa!