
Kucing Ragdoll dikenal karena bulunya yang putih lembut serta mata birunya yang memikat. Selain penampilannya yang menawan, kucing ini juga punya karakter yang lembut dan bersahabat. Tidak heran kalau banyak keluarga dan pecinta hewan yang mengidolakan kucing satu ini. Bahkan, selebriti seperti Taylor Swift pun diketahui punya kucing Ragdoll, lho. Gimana, kamu jadi tertarik juga buat memelihara kucing lucu ini?
Nah, sebelum kamu mulai merawatnya, yuk kenali dulu beberapa fakta unik tentang kucing Ragdoll berikut ini!
Jarang diketahui, berbagai sumber menyebutkan bahwa jenis kucing ini baru dikembangkan dalam kurun waktu kurang dari satu abad berbeda dari ras kucing lain yang telah eksis ratusan tahun.
Meskipun banyak yang mengenal Ragdoll dari bulunya yang putih bersih, sebenarnya mereka punya banyak variasi warna, lho. Ada yang berwarna biru, krem, ungu, merah, bahkan oranye. Setiap Ragdoll bisa punya tampilan yang unik dan berbeda.
Selain genetik, suhu tubuh juga punya andil besar pada warna bulu kucing Ragdoll. Seperti kucing Siam, Ragdoll punya gen khusus yang bisa menekan warna pigmen di bagian tubuh tertentu, terutama yang suhunya lebih rendah seperti ujung telinga, hidung, kaki, dan ekor yang membuat warna pada bagian-bagian tersebut jadi lebih gelap.
Sumber: pinterest.com
Salah satu daya tarik utama Ragdoll yang disukai banyak orang adalah matanya yang besar dan berwarna biru cerah. Hampir semua Ragdoll ras asli memiliki mata biru dengan berbagai gradasi, mulai dari biru tua, kehijauan, hingga keemasan. Warna matanya pun bisa berubah seiring bertambahnya usia.
Ragdoll punya tubuh yang cukup besar dibandingkan kucing lain. Kucing jantan bisa mencapai berat hingga 9 kg, sementara betina sekitar 7 kg. Walaupun badannya besar, sifatnya justru sangat manja dan jinak.
Kucing ini dikenal sangat suka dimanja. Mereka senang digendong, dipeluk, bahkan ada yang betah didandani dengan pakaian lucu. Cocok banget buat kamu yang ingin punya hewan peliharaan yang akrab dan bisa diajak main.
Sumber: pinterest.com
Bulu Ragdoll memang panjang dan terlihat mewah, tapi sebenarnya cukup mudah untuk dirawat. Kamu cukup menyisirnya beberapa kali dalam seminggu supaya tetap halus dan tidak kusut. Bulunya pun juga tidak gampang rontok, jadi cukup praktis.
Ragdoll termasuk kucing yang proses dewasanya cukup lambat. Mereka baru benar-benar dianggap dewasa saat menginjak usia empat tahun. Bahkan, warna dan pola bulunya juga masih bisa berubah hingga usia itu.
Tahun 2018, Ragdoll berhasil meraih posisi pertama dalam daftar ras kucing paling populer versi Cat Fancier Association. Jadi, sudah terbukti kalau banyak orang juga menganggap Ragdoll sebagai ras kucing yang istimewa.
Pernah dengar tentang kucing Janus? Ini adalah kucing yang lahir dengan dua wajah karena kelainan genetik. Seekor Ragdoll bernama Frankie dan Louie tercatat sebagai kucing Janus tertua di dunia, hidup sampai usia 15 tahun. Meskipun punya kondisi langka, mereka bisa hidup sehat dan bahagia.
Itulah sepuluh fakta seru tentang kucing Ragdoll yang bisa jadi pertimbangan sebelum kamu memeliharanya. Kalau kamu sudah mantap ingin merawat kucing ini, jangan lupa siapkan perlengkapan yang dibutuhkan. Berikut rekomendasi produk kebutuhan hewan yang dapat kamu persiapkan sebelum memiliki kucing peliharaan.