_1766030350.jpeg)
Rice cooker atau penanak nasi adalah salah satu alat masak yang hampir selalu ada di setiap rumah. Bagi orang Indonesia, makan terasa kurang lengkap tanpa nasi. Karena itu, rice cooker menjadi perlengkapan dapur yang sangat penting, terutama bagi anak kost. Apalagi sekarang rice cooker sudah dilengkapi berbagai fitur serbaguna, seperti untuk memasak bubur, sup, hingga mengolah daging dengan metode slow cook. Agar alat ini bisa digunakan dalam jangka waktu lama, kamu perlu mengetahui cara penggunaan yang benar. Sebenarnya, merawat rice cooker tidaklah sulit jika dilakukan dengan tepat.
Pada dasarnya, menggunakan rice cooker sangat mudah. Kamu hanya perlu memasukkan beras dan air sesuai takaran, lalu menyalakannya hingga nasi matang. Namun, ada beberapa kebiasaan yang sebaiknya dihindari karena bisa membuat rice cooker cepat rusak. Berikut tips yang bisa kamu terapkan.
Banyak orang mencuci beras langsung di panci rice cooker karena dianggap praktis. Padahal, kebiasaan ini dapat merusak lapisan pelindung panci secara perlahan. Beras yang masih keras berisiko menggores lapisan anti lengket. Sebaiknya, cuci beras di wadah terpisah, lalu pindahkan ke panci saat akan dimasak. Cara ini memang sedikit lebih repot, tetapi bisa membuat rice cooker kamu lebih awet.
Hindari mengaduk atau mengambil nasi dengan sendok berbahan logam. Sendok metal dapat mengikis dan menggores bagian dalam panci. Untuk menjaga lapisan anti lengket tetap aman, gunakan centong nasi dari kayu atau plastik khusus.
Selalu masak nasi sesuai takaran yang dianjurkan pada buku petunjuk. Memasak nasi terlalu banyak bisa membuat nasi tidak matang merata dan meluap keluar. Sebaliknya, memasak nasi terlalu sedikit juga tidak disarankan. Oleh karena itu, pilih kapasitas rice cooker sesuai kebutuhan. Jika kamu tinggal sendiri di kost, rice cooker berkapasitas kecil sudah cukup. Namun, untuk keluarga besar, sebaiknya pilih kapasitas yang lebih besar agar hasil masakan maksimal.
Sisa nasi yang mengering di bagian bawah panci memang sering muncul. Meski tidak bisa dimakan, kerak nasi ini tidak boleh langsung dikerok atau dicongkel. Sebelum mencuci, rendam panci dengan air hangat dan sabun selama 5–10 menit. Kerak nasi akan terlepas dengan sendirinya tanpa merusak lapisan panci. Agar nasi tidak mudah berkerak, pastikan takaran air sesuai dan jangan memanaskan nasi terlalu lama setelah matang.
Jika kamu terbiasa mencuci beras menggunakan panci rice cooker, pastikan bagian luar panci sudah kering sebelum dimasukkan ke dalam mesin. Permukaan panci yang basah dapat merusak elemen pemanas dan membuat suhu tidak stabil. Akibatnya, nasi bisa matang tidak sempurna.
Agar rice cooker lebih awet, bersihkan secara rutin. Cuci bagian dalam panci dengan air sabun, lalu keringkan dengan lap bersih. Untuk bagian luar panci dan badan rice cooker, cukup lap menggunakan kain lembap. Hindari merendam bagian mesin ke dalam air.
Bagian penampungan uap air sering kali terlupakan, padahal area ini bisa menjadi tempat berkumpulnya kotoran, bakteri, dan bau tidak sedap. Jika dibiarkan, rice cooker bisa mengeluarkan aroma kurang nyaman. Oleh karena itu, bersihkan penampungan uap air secara rutin, terutama sebelum memasak. Gunakan sikat kecil untuk menjangkau bagian dalam, lalu bilas dengan air mengalir hingga bersih.
Itulah beberapa tips yang bisa kamu terapkan agar rice cooker tetap berfungsi dengan baik dan tahan lama. Jangan sampai kebiasaan malas merawat membuat rice cooker cepat rusak. Agar tidak salah pilih, berikut ini rekomendasi rice cooker yang bisa kamu pertimbangkan untuk digunakan di rumah dari ruparupa.