IMAGE_TAHU_New-Project-(68)_1743047730

6 Keunikan Rumah Adat Aceh Krong Bade

Di antara beragam rumah adat khas Indonesia, Rumah Adat Krong Bade dari Aceh mungkin belum begitu dikenal oleh banyak orang. Padahal, rumah tradisional ini memiliki sejumlah keunikan yang menarik. Rumah Krong Bade bukan hanya mencerminkan arsitektur khas Aceh, tetapi juga menyimpan nilai filosofis dan fungsi sosial yang penting bagi masyarakat setempat.

Penasaran dengan ciri khas dan keistimewaannya? Yuk, simak deretan fakta menarik tentang Rumah Krong Bade berikut ini!


1. Bentuk Bangunan


- Jumlah tangga ganjil

Rumah adat ini biasanya memiliki jumlah tangga yang ganjil, mulai dari tujuh hingga sembilan anak tangga. Hal ini menunjukkan sifat religius dari masyarakat suku Aceh.

- Pintu rendah

Pintu dari rumah adat ini juga biasanya berukuran lebih rendah dari orang dewasa, biasanya sekitar 120-150 cm. Hal ini menunjukkan penghormatan tamu yang datang terhadap pemilik rumah.

- Atap dari daun

Rumah adat Aceh ini dibuat dengan bahan utama kayu dan atap daun rumbia. Kamar-kamarnya biasanya terbagi menjadi tiga sampai lima ruangan, dengan satu ruangan utama yang dikenal dengan nama rambat.

2. Tiang Penyangga Tinggi


Untuk menghindari serangan binatang buas, akan dipasang tiang penyangga yang tinggi. Biasanya 16 tiang penyangga akan digunakan untuk rumah dengan tiga ruangan. Sedangkan 24 tiang penyangga akan digunakan untuk rumah dengan lima ruangan.

IMAGE_TAHU_Banner-Desktop-1280x300_1737348665

3. Ukiran Untuk Menentukan Status Sosial


Pada Rumah Krong Bade biasanya akan terlihat ukiran yang mencerminkan status sosial seseorang. Makin rumit ukirannya menandakan bahwa pemilik rumah adalah dari kalangan orang berada.

4. Ruang Bawah


Rumah adat satu ini biasanya akan memiliki ruang bawah yang akan digunakan sebagai gudang penyimpanan hasil panen dan alat penumbuk padi. Tidak hanya itu, ruang bawah juga akan digunakan untuk perempuan membuat kain khas Aceh.

5. Tanpa Paku


Selain itu, Rumah Adat Krong Bade dibangun tanpa menggunakan paku, melainkan menggunakan material tali pengikat, yang disebut taloe meu-ikat. Hal ini disebabkan karena makna kehidupan masyarakatnya yang dekat dengan alam.

6. Anti Gempa


Karena tidak menggunakan paku, rumah adat satu ini terkenal sebagai rumah anti gempa. Tali yang digunakan sebagai sambungan pengikat membuat rumah adat Aceh lebih aman dari goncangan gempa.

Nah itu dia salah satu rumah adat terunik yang ada di Indonesia yang menyimpan berbagai filosofi dan keunikan di setiap bagian rumahnya. Keindahan budaya yang ada di Indonesia memang selalu indah dan wajib di explore. Tidak hanya rumah adat, namun Indonesia juga memiliki berbagai pakaian, aksesoris, barang dan peralatan makan bertemakan Indonesia yang dapat kamu temukan di ruparupa.

IMAGE_TAHU_banner-desktop_1740119557