IMAGE_TAHU_New-Project---2025-07-01T110713_1751342842

8 Jenis Bunga Adenium, dari yang Cantik sampai yang Langka

Sumber: pixabay.com


Sebagai pecinta tanaman hias, bunga Adenium atau yang lebih dikenal sebagai bunga Kamboja Jepang ini wajib masuk daftar koleksimu. Tanaman ini tidak hanya memiliki bentuk yang unik dan menarik, tapi juga mempunya jenis dengan karakteristik yang berbeda. Beberapa di antaranya bahkan tergolong langka dan diburu kolektor. 


Supaya tidak salah pilih, simak dulu, yuk berbagai jenis bunga Adenium yang menawan berikut ini!

1. Adenium Arabicum


Sumber: unsplash.com


Jenis Adenium ini punya ciri batang yang kuat, gemuk, dan bersifat sukulen. Tingginya bisa mencapai 0,9 hingga 3,3 meter dengan lebar sekitar 60 cm. Arabicum hanya menghasilkan bunga berwarna pink, berbeda dengan varian lain yang punya warna beragam. Kelopaknya lebih runcing, dan di bagian dalam corong bunganya terdapat lima garis merah tua tipis yang menjadi ciri khasnya. Meski cabangnya sedikit, semua cabangnya tumbuh kokoh dan gemuk.


2. Adenium Obesum


Sumber: worldofsucculents.com


Obesum jadi salah satu jenis Adenium yang paling sering ditemui. Tingginya bisa mencapai 0,9–2,7 meter dengan batang bagian bawah yang gemuk dan mengecil ke atas. Daunnya menyerupai tetesan air dan kadang berbentuk hati. Saat mekar, bunga akan berwarna merah tua, lalu memudar menjadi pink di bagian tepi. Obesum biasanya mekar saat musim panas, tapi juga bisa berbunga saat musim hujan jika lingkungannya cukup hangat dan lembab.


3. Adenium Multiflorum


Sumber: worldofsucculents.com


Multiflorum tumbuh di tanah berpasir, hutan kering, atau sabana. Tingginya sekitar 0,6–2,7 meter, dengan batang ramping berwarna abu-abu mengkilap yang akan berubah coklat seiring waktu. Bunga ini memikat dengan kombinasi warna putih, pink, dan merah tua yang cerah, serta tiga garis merah di corong bunganya. Kelopaknya terlihat sedikit berkerut, dan bunganya mengeluarkan aroma manis.

IMAGE_TAHU_Banner-Desktop-1280x300_1737348665

4. Adenium Somalense


Sumber: cactusjungle.com


Bunga ini bisa tumbuh hingga 4 meter dan memiliki pertumbuhan yang cepat. Bentuk batangnya panjang dan tebal, tapi bagian bawahnya tidak segemuk Adenium lainnya. Somalense agak sensitif terhadap suhu ekstrem dan kelembaban tinggi. Meski tidak terlalu banyak berbunga, bunga yang muncul memiliki kelopak dan corong besar berwarna pink muda yang membuat tampilannya tetap memikat.


5. Adenium Swazicum


Sumber: flickr.com


Swazicum tahan terhadap kondisi berembun, dingin, bahkan basah, karena akarnya cukup tahan terhadap kondisi lembab. Tingginya di bawah 1 meter dengan batang ramping dan lembut. Bunga Swazicum memiliki tampilan seragam dari kelopak hingga corong, biasanya berwarna pink muda, pink tua, hingga merah tua. Adenium Swazicum tidak memiliki garis merah pada corongnya seperti Arabicum dan Multiflorum.


6. Adenium Crispum


Sumber: worldofsucculents.com


Ukuran bunga Crispum tergolong mungil dengan tinggi di bawah 0,5 meter. Meski kecil, bunganya indah dengan garis-garis merah yang memanjang dari dalam corong ke ujung kelopak. Warna bunganya adalah campuran merah, pink, dan putih, dengan bagian dalam corong yang sedikit kuning. Daunnya kecil, berwarna abu-abu kehijauan, dan tidak mengkilap.


7. Adenium Socotranum


Sumber: worldofsucculents.com


Socotranum termasuk jenis Adenium yang langka dan paling dicari kolektor. Tingginya bisa mencapai 4-5 meter dengan bagian bawah batang yang sangat gemuk hingga 2 meter lebarnya. Bunganya mulai mekar antara September hingga pertengahan Februari. Warna bunganya pink dengan kelopak yang runcing, corong bagian dalam putih dan merah muda, serta putik berwarna pink yang panjang. Tanaman ini terlihat elegan dengan batang kokoh dan bunga yang memukau.


8. Adenium Boehmianum


Sumber: Pinterest @bagarin


Jenis bunga ini mirip dengan Swazicum, tapi pertumbuhannya lebih lambat karena membutuhkan waktu lebih dari 1,5 tahun agar bisa berbunga. Boehmianum punya daun paling besar di antara semua jenis Adenium, memiliki warna abu-abu kehijauan dengan ujung bulat dan permukaan tidak mengkilap. Bunganya muncul antara Maret hingga Juni, biasanya berwarna pink pucat di kelopak dan luar corong, serta lebih gelap di bagian dalam corong. Ciri utama yang membedakannya dengan Swazicum adalah ukuran daun yang lebih besar dan tampilan yang lebih doff.


Itulah delapan jenis bunga Adenium yang bisa jadi koleksi menarik di rumahmu. Mulai dari yang mungil sampai yang langka, semua punya daya tarik tersendiri. Untuk kebutuhan berkebun, dapatkan semua perlengkapan terbaik hanya di ruparupa!

IMAGE_TAHU_banner-desktop_1740119557