
Genset menjadi benda yang sangat dibutuhkan untuk menjamin pasokan listrik tetap stabil terutama saat terjadi pemadaman listrik. Saat ini, cukup banyak orang Indonesia terutama pelaku usaha yang menyediakan genset sebagai sumber daya cadangan.
Namun, memilih genset tidak boleh sembarangan. Kamu perlu menyesuaikan kapasitas watt, jenis bahan bakar, hingga tingkat kebisingannya agar sesuai dengan kebutuhan.
Melalui artikel ini, kita akan membahas mengenai rekomendasi genset terbaik dan tips memilihnya agar tidak salah pilih. Yuk, simak penjelasan selengkapnya berikut ini.
Genset atau generator set adalah alat yang berfungsi untuk menghasilkan energi listrik melalui konversi energi mekanik menjadi energi listrik. Alat ini berfungsi untuk menjadi sumber listrik cadangan ketika listrik utama padam.
Jadi, dengan adanya genset ini, kamu bisa menggunakan listrik secara normal meskipun saat itu sedang mati listrik. Perangkat elektronik seperti kulkas dan pompa air bisa menyala dan berfungsi sebagaimana mestinya.
Pemilihan genset sebaiknya disesuaikan dengan kebutuhan agar efisien dan tidak merusak mesin. Berikut ini tips memilih genset yang tepat untuk rumah kamu.
Pertama, kamu bisa memilih genset sesuai dengan bahan bakarnya. Ada genset bensin, genset diesel, dan genset LPG yang kerap digunakan.
Genset bensin lebih terjangkau dan mesinnya mudah dihidupkan. Genset diesel memiliki torsi lebih tangguh, hemat bahan bakar, dan cocok untuk pemakaian jangka panjang atau kebutuhan usaha. Sementara itu genset LPG lebih ramah lingkungan.
Kamu wajib menghitung total kebutuhan listrik sebelum membeli genset agar nantinya benar-benar sesuai kebutuhan. Hitung semua perangkat elektronik yang ingin dinyalakan saat listrik padam.
Cek daya yang dibutuhkan perangkat saat beroperasi normal. Selain itu, periksa daya lonjakan saat perangkat dengan motor listrik atau kompresor pertama kali menyala. Lonjakan ini biasanya 2 hingga 3 kali lipat dari daya normalnya.
Pastikan kamu menambah cadangan kapasitas sebesar 20%-30% di atas total daya yang dihitung. Hal ini bertujuan agar genset tidak bekerja pada beban maksimal terus-menerus, sehingga mesin lebih awet dan tidak cepat panas.
Sebagai contoh, jika total daya perangkat di rumahmu mencapai 1.000 watt, jangan membeli genset dengan daya yang sama. Pilih genset dengan daya sekitar 1.500-2.000 watt agar memiliki cadangan daya dan tidak mati mendadak saat kulkas atau pompa air tiba-tiba menyala.
Mesin genset itu mengeluarkan suara yang mungkin mengganggu tetangga sekitar. Maka dari itu, sangat penting memperhatikan tingkat kebisingan demi kenyamanan bersama, terlebih lagi jika kamu tinggal di perumahan yang cukup padat.
Pilih genset tipe senyap yang dilengkapi dengan bodi peredam suara (canopy) sehingga tidak terlalu mengganggu orang di sekitar.
Setiap genset memiliki kapasitas tangki yang berbeda-beda. Kapasitas ini sangat menentukan berapa lama genset dapat terus menyuplai daya sebelum mengisi ulang bahan bakarnya.
Sebelum kamu membeli genset, cek spesifikasi running timenya saat beroperasi pada beban 50% atau 75%. Jika sering terjadi pemadaman listrik dalam durasi yang cukup lama, pilihlah genset dengan tangki bahan bakar yang cukup besar agar tidak perlu sering melakukan pengisian ulang.
Adanya fitur keamanan pada genset berguna untuk mencegah kerusakan saat genset beroperasi. Fitur keamanan meliputi AVR (Automatic Voltage Regulator), Low Oil Shutdown, dan Circuit Breaker / Overload Protection.
Automatic Voltage Regulator berfungsi menjaga voltase listrik tetap stabil. Low Oil Shutdown merupakan sensor otomatis yang akan mematikan mesin genset jika level oli mesin berada di bawah batas aman.
Sementara itu, Circuit Breaker atau Overload Protection adalah sistem proteksi otomatis yang akan memutus arus saat beban listrik melebihi batas kapasitas maksimal genset.
Genset ada banyak jenis dan dapat dikelompokkan berdasarkan bahan bakar, kapasitas, dan kebutuhan penggunaan. Berikut ini penjelasan selengkapnya.
Berdasarkan bahan bakar yang digunakan, genset terbagi menjadi beberapa jenis yaitu.
Genset ini menggunakan bensin sebagai bahan bakarnya. Umumnya memiliki kapasitas daya yang kecil yaitu di bawah 10 kW.
Jenis genset ini sangat mudah ditemukan karena banyak yang menggunakannya. Selain itu, harganya juga relatif murah sehingga cocok untuk kebutuhan rumah tangga atau usaha kecil.
Genset mesin diesel menggunakan solar sebagai bahan bakarnya. Kapasitasnya 5 kW hingga 2 mW dan memiliki 2 silinder sampai 16 silinder.
Genset yang satu ini memiliki torsi kuat dan lebih tangguh digunakan dalam jangka waktu yang lama. Maka dari itu, genset mesin diesel kerap digunakan di pabrik atau gedung-gedung perkantoran.
Genset ini menggunakan gas sebagai bahan bakar, bisa gas cair (LPG) atau gas bumi (CNG). Salah satu keunggulan genset gas yaitu lebih ramah lingkungan karena emisi gas buangnya lebih bersih.
Tidak hanya itu saja, genset gas memiliki suara mesin yang lebih halus daripada mesin diesel sehingga tidak mengganggu orang lain.
Genset tenaga surya tidak menggunakan mesin pembakaran dalam, tetapi menggunakan panel surya untuk mengisi daya baterai besar. Kapasitasnya sangat bergantung pada ukuran baterai dan sinar matahari.
Jika melihat kapasitas instalasi kelistrikan tempat genset akan digunakan, maka genset dapat dibagi lagi menjadi dua jenis yaitu.
Genset yang menghasilkan tegangan 220 Volt. Biasanya digunakan untuk menyuplai peralatan elektronik standar seperti yang ada di rumah-rumah atau tempat usaha skala kecil.
Genset ini menghasilkan tegangan 380 Volt. Dirancang khusus untuk kebutuhan komersial atau industri yang menggunakan mesin-mesin berdaya tinggi, seperti eskalator atau peralatan berat di pabrik.
Jika melihat seberapa mudah genset dipindahkan dari satu lokasi ke lokasi lain, maka jenis genset dapat terbagi menjadi dua jenis yaitu.
Genset ini sangat mudah dipindahkan karena ukurannya yang tidak terlalu besar, ringan, dan biasanya dilengkapi dengan roda kecil dan pegangan sehingga dapat dibawa kemana mana.
Genset ini masih bisa dipindahkan hanya saja membutuhkan sedikit effort. Hal ini disebabkan ukurannya yang cenderung besar sehingga harus diangkut dengan kendaraan lain.
Diantara ketiga genset yang dibahas, genset stationary sama sekali tidak bisa dipindahkan. Genset ini dipasang secara permanen di suatu tempat.
Kamu dapat menemukan berbagai rekomendasi genset terbaik hanya di ruparupa yang bisa disesuaikan langsung dengan kebutuhanmu. Beberapa diantaranya yaitu sebagai berikut.

Produk genset bensin ini memiliki desain yang ringkas dan sangat mudah digunakan. Kamu dapat dengan mudah memindahkannya karena telah dilengkapi gagang dan roda.
Krisbow Genset Bensin 5500 W Krp55 mampu menghasilkan energi listrik skala kecil dengan voltase 220V. Genset ini juga sudah dilengkapi dengan electric starter, digital multi display, dan garansi service selama 3 bulan dan garansi suku cadang 3 bulan.

Jika produk sebelumnya adalah genset berbahan bakar bensin, rekomendasi genset yang kedua ini bisa kamu pilih apabila mencari genset berbahan bakar diesel atau solar. Konsumsi solar yang dipakai genset ini adalah 1,8 liter per jam.
Salah satu keunggulannya adalah tidak mengeluarkan suara yang terlalu bising seperti genset bensin. Dengan membeli produk ini, kamu bisa mendapatkan garansi suku cadang 3 bulan dan garansi servis 6 bulan.

Krisbow Genset Lpg/Bensin 3500W 1Ph Open Krpl35 memiliki ukuran yang ringkas sehingga tidak terlalu sulit untuk dipindahkan. Genset ini menggunakan bahan bakar LPG/bensin untuk beroperasi.
Dengan daya 3500 watt, genset satu ini sangat cocok digunakan di kantor, toko, atau kebutuhan pribadi. Terdapat garansi suku cadang dan garansi service masing-masing 3 bulan.

Krisbow Genset Bensin 1500W 1Ph Open Krp15 menggunakan daya 1500 W yang bisa kamu gunakan untuk toko maupun kebutuhan pribadi. Selain itu, genset ini juga terbuat dari material berkualitas sehingga lebih tahan lama dan tidak mudah rusak.
Tak hanya itu saja, kamu bisa mendapatkan fitur-fitur penting seperti electric starter dan digital multi display. Ada garansi 3 bulan untuk suku cadang dan garansi 3 bulan untuk service.

Genset diesel yang satu ini mampu menyala selama 8 jam dalam kondisi full tank 16 liter. Listrik yang digunakan 4000 watt dan cocok untuk untuk berbagai kebutuhan seperti kafe, restoran, dan minimarket.
Penggunaan dan pemeliharaannya mudah karena mudah dibawa kemana-mana berkat adanya handle dan roda. Kamu akan mendapatkan garansi suku cadang 3 bulan dan garansi service 6 bulan.
Karena genset itu ada banyak macamnya dan setiap orang memiliki kebutuhan yang berbeda-beda, maka kamu bisa menyesuaikan pilihan genset agar tidak salah pilih atau membuang uang terlalu banyak. Berikut penjelasannya
Untuk genset rumahan, disarankan memilih yang tingkat kebisingannya rendah sehingga tidak mengganggu tetangga sekitar. Kamu bisa memilih genset diesel atau genset dengan bahan bakar LPG karena tidak menghasilkan suara yang terlalu bising.
Sementara itu, kapasitas yang disarankan sekitar 1.500-3.000 Watt karena sudah cukup untuk menyalakan perangkat penting seperti lampu, kulkas, pompa air, hingga kipas angin.
Baca juga: Tips Memilih Genset Yang Bagus Untuk Rumah
Kalau kamu adalah pelaku usaha yang harus memastikan listrik menyala terus menerus, genset harus memiliki daya tahan tinggi untuk beroperasi dalam durasi panjang. Kapasitas yang disarankan 3000-6000 watt yang bisa kamu sesuaikan dengan jumlah peralatan.
Paling tidak, genset untuk pelaku usaha wajib bisa menyuplai listrik secara stabil untuk freezer, mesin kasir, hingga lampu penerangan.
Bagi kamu yang sedang mengadakan kegiatan outdoor dan sangat membutuhkan listrik meskipun saat sedang pemadaman, maka wajib pilih genset yang praktis dan bobotnya tidak terlalu berat.
Kamu bisa menggunakan genset portable atau mini inverter generator. Desainnya ringkas dan memiliki handle sehingga mudah untuk dipindahkan. Kapasitas yang dibutuhkan untuk kegiatan outdoor berkisar 800 hingga 1200 watt.
Baca juga: Menilik Pentingnya Genset untuk UMKM
Genset harus digunakan dengan tepat agar aman dan tidak cepat rusak. Berikut ini beberapa hal yang harus kamu lakukan.
Sebelum menyalakan genset, pastikan ketersediaan bahan bakar sudah cukup agar genset dapat beroperasi dengan lancar. Kalau harus mengisi ulang, pastikan mesin genset dalam keadaan mati untuk mencegah risiko kebakaran.
Selain itu, pastikan total daya perangkat elektronik yang ingin dihubungkan tidak melebihi kapasitas beban maksimal genset guna menghindari terjadinya korsleting.
Menaruh genset tidak boleh sembarangan, apalagi terlalu dekat dengan rumah karena gas karbon monoksidanya sangat membahayakan kesehatan paru-paru penghuni rumah.
Tempatkan genset setidaknya 6 meter dari jendela, pintu, dan ventilasi udara untuk mencegah asap pembuangan tersedot masuk ke dalam ruangan. Selain itu, sebaiknya genset ditaruh di permukaan yang rata agar tidak terguling.
Panaskan mesin genset selama 5 hingga 10 menit untuk menjaga agar putaran sistem kerja mesin lebih stabil. Dengan begitu, genset lebih aman nantinya saat digunakan.
Menyambungkan perangkat langsung ke genset harus menggunakan kabel ekstensi heavy-duty yang tidak lecet, terkelupas, atau robek. Hindari mencolok langsung ke stop kontak dinding.
Jika kamu ingin genset terhubung langsung dengan sirkuit kelistrikan di dalam rumah, mintalah teknisi listrik profesional untuk memasang transfer switch.
Berikut ini tips merawat genset agar awet dan tidak mudah rusak ketika kamu gunakan.
Genset sebaiknya disimpan di area kering dan terlindung dari kelembapan karena dapat merusak komponen-komponen sensitif seperti sistem elektronik dan koneksi listrik.
Selain itu, udara yang lembap akan mempercepat proses karat pada bagian luar mesin. Udara kering dibutuhkan semata mata untuk melindungi komponen genset dari korosi.
Oli mesin genset lama kelamaan akan kotor dan kehilangan daya lumasnya. Umumnya, oli perlu diganti setelah 20-30 jam penggunaan pertama, dan selanjutnya setiap 50-100 jam pemakaian.
Kamu juga bisa mengikuti panduan yang tertera pada buku manual penggunaan genset agar tahu kapan waktu yang tepat untuk mengganti oli.
Untuk genset yang dibekali starter elektrik, pastikan voltase aki selalu terjaga. Cek kutub positif dan negatif pada aki. Bersihkan jika mulai muncul kerak korosi berwarna putih atau kehijauan agar aliran listrik tidak terhambat.
Tidak aman. Mengoperasikan genset saat hujan tanpa pelindung khusus sangat berisiko memicu korsleting listrik. Jika harus digunakan di luar ruangan saat gerimis atau hujan, gunakan kanopi atau tenda pelindung khusus genset yang memiliki sirkulasi udara terbuka.
Bahan bakar terutama bensin sebaiknya tidak didiamkan di dalam tangki lebih dari 30 hari jika mesin tidak dinyalakan. Bensin yang mengendap terlalu lama dapat basi, mengental, dan menyumbat saluran karburator mesin. Kuras tangki atau tambahkan cairan fuel stabilizer jika genset hendak disimpan lama.
Genset standar non-inverter biasanya masih memiliki fluktuasi gelombang listrik yang beresiko merusak sirkuit elektronik sensitif. Untuk perangkat seperti laptop, komputer, atau smart TV, pastikan genset sudah memiliki fitur AVR yang presisi sehingga tetap aman digunakan.
Memiliki sumber listrik cadangan sangat penting untuk menjaga kenyamanan rumah dan kelancaran operasional bisnis kamu saat terjadi pemadaman mendadak. Pastikan kamu selalu memilih genset yang tepat agar pemakaian tetap aman dan awet.
Yuk, temukan berbagai pilihan genset terbaik berbagai varian dari merek terpercaya hanya di ruparupa. Dapatkan juga beragam penawaran harga menarik dan kemudahan berbelanja untuk melengkapi kebutuhan hunian atau usahamu sekarang!
Meta deskripsi: Rekomendasi genset terbaik dan tips memilihnya yang tepat sesuai kebutuhan kamu. Yuk, simak ulasan selengkapnya pada artikel berikut ini.