_1765357320.jpeg)
Kemunculan jamur saat musim hujan memang sangat mengganggu. Jamur bisa tumbuh dengan cepat di berbagai area rumah, seperti lemari, kamar mandi, ruang cuci, hingga dinding. Selain menimbulkan bau apek dan membuat dinding keropos, jamur juga berdampak buruk bagi kesehatan, mulai dari alergi, iritasi kulit, hingga masalah pernapasan. Karena itu, kamu perlu segera membersihkannya dan mencegah pertumbuhannya agar tidak semakin parah dan kembali muncul di kemudian hari.
Kelembapan tinggi adalah penyebab utama jamur berkembang. Dehumidifier dapat membantu menyerap kelembapan udara sehingga kondisi ruangan tetap kering. Untuk ruangan hingga 25 m², kamu bisa memilih dehumidifier dengan kapasitas tangki 800 ml–10 liter.
Kebiasaan meninggalkan pakaian lembap di ruang laundry bisa meningkatkan kelembapan udara dan memicu jamur. Jadi, pastikan pakaian segera dijemur atau dipindahkan ke tempat kering.
Kurangnya sirkulasi udara juga dapat membuat ruangan lembap. Membuka jendela setiap hari membantu pertukaran udara dan menurunkan tingkat kelembapan di dalam rumah.
Jamur Jika jamur sudah muncul, kamu bisa membersihkannya menggunakan cairan khusus pembasmi jamur. Semprotkan langsung ke area yang terkena atau aplikasikan menggunakan kain.
Untuk kasus jamur yang membandel, gunakan scraper untuk mengikis bercak jamur, kemudian haluskan permukaan dinding dengan amplas. Bila ada lubang kecil setelah proses ini, kamu bisa menambalnya dengan semen.

Setelah dinding bersih dan halus, tahap terakhir adalah mengecat ulang menggunakan cat anti air. Cat jenis ini membantu menjaga dinding tetap kering dan meminimalisir kelembapan.