
Meniran dinamakan demikian karena bentuk daunnya kecil dan berjajar seperti butiran menir (beras patah). Tanaman ini tumbuh liar di banyak tempat dan mudah dikenali dari daunnya yang menutup saat disentuh. Meniran mengandung senyawa flavonoid dan lignan yang berfungsi sebagai antivirus dan antioksidan. Tanaman ini terbukti membantu mengatasi hepatitis, meningkatkan fungsi hati, dan memperkuat daya tahan tubuh. Selain itu, meniran juga bermanfaat untuk menghancurkan batu ginjal dan menurunkan kadar gula darah secara alami.
Sumber: commons.wikimedia.org
Diberi nama "temu mangga" karena aromanya menyerupai buah mangga segar. Umbi dari tanaman ini berwarna kekuningan dan memiliki rasa khas yang sedikit pahit namun menyegarkan. Kaya akan senyawa kurkuminoid dan xanthorrhizol yang bersifat antiinflamasi, temu mangga digunakan untuk mengatasi peradangan, gangguan pencernaan, dan meningkatkan sistem kekebalan tubuh. Kandungannya juga membantu mencerahkan kulit dan mempercepat penyembuhan luka.
Sumber: commons.wikimedia.org
Tanaman ini juga banyak ditemui di Indonesia. Rasanya pahit, namun khasiatnya juga tidak kalah banyak. Manfaat tanaman obat yang sering dijuluki “King of Bitter” ini adalah untuk menurunkan demam, anti-parasit dan bakteri, meningkatkan sistem kekebalan tubuh, mencegah kanker, mencegah diabetes, mengatasi flu, meningkatkan fungsi hati, mencegah penyakit jantung, membantu menyembuhkan infeksi sinusitis, baik untuk pencernaan, serta mengatasi anemia.
Sumber: my.m.wikipedia.org
Selain meniran, ada juga tanaman liar lain yang kaya manfaat. Namanya adalah daun saga. Dilansir dari health.grid.id, daun saga mengandung Protein, Vitamin A, Vitamin B1, Vitamin B6, Vitamin C, Saponin, Flavonoid, Tannin, Alkaloid, Kalsium oksalat, Glisirizin, Flisirizinat, Polygalacturomic acid, dan Pentosan. Tak heran, tanaman ini dapat bermanfaat untuk berbagai penyakit seperti membantu mengatasi demam, batuk, sakit tenggorokan, sakit perut, flu, asma, sakit mata, malaria, gigitan serangga dan ular, hingga membantu merawat rambut.
Sumber: commons.wikimedia.org
Kata "sage" berasal dari bahasa Latin "salvare" yang berarti "menyembuhkan". Tanaman ini terkenal di dunia kuliner dan pengobatan Eropa. Daun sage mengandung minyak atsiri, tanin, dan flavonoid yang mendukung kesehatan mulut, meredakan peradangan, serta menurunkan kadar gula dan kolesterol dalam darah. Ia juga dipercaya dapat meningkatkan daya ingat dan fungsi otak. Walaupun tidak seterkenal tanaman obat daun lainnya, daun sage ternyata biasa digunakan sebagai bumbu dan rempah bahkan banyak digunakan sebagai salah satu komponen pengharum pada sabun dan kosmetik. Daun ini mengandung banyak nutrisi dan vitamin yang baik untuk tubuh. Manfaatnya antara lain dapat menurunkan gula darah dan kolesterol, pengobatan alzheimer, mengendalikan peradangan, mengurangi gejala manapouse, menyehatkan mulut, mencegah diare, menyehatkan tulang, dan menyembuhkan berbagai penyakit kulit.
Sumber : pixabay.com
Selain bermanfaat, tanaman yang memiliki bentuk menarik ini tak jarang dijadikan sebagai tanaman hias bagi sebagian orang. Seperti namanya, daun patah tulang bermanfaat untuk mengobati patah tulang dan berbagai penyakit lainnya. Mulai dari sakit gigi, penyakit kulit, juga cedera ringan. Tapi, Anda perlu berhati-hati saat hendak menggunakan tanaman ini sebagai obat. Sebaiknya Anda berkonsultasi terlebih dahulu pada ahli kesehatan. Getah tanaman ini berbahaya jika mengenai mata karena berpotensi menyebabkan kebutaan permanen.
Sumber: flickr.com
Anda mungkin pernah menemui tanaman yang satu ini. Siapa sangka, tanaman yang sering ditemui di sekitar kita ini ternyata memiliki banyak manfaat. Dilansir dari indtimes.com, daun tempuyung mengandung banyak sumber alami yang baik untuk tubuh seperti asam amino, polifenol, protein; alfa dan beta-amyrin, lipid, hidrokarbon polimer, lupeol, pseudotaraxasterol, dan taraxasterol. Tanaman herbal ini bermanfaat untuk mengurangi kadar asam urat, mengatasi batu ginjal, mencegah hipertensi, menyembuhkan peradangan, dan mengobati luka bakar atau memar.

Sumber: id.wikipedia.org
Tanaman ini memang sering tumbuh liar di kebun. Tapi, tanaman sosor bebek juga banyak dijadikan sebagai tanaman hias dan khasiatnya dimanfaatkan untuk mengatasi berbagai macam penyakit. Tanaman dengan bentuk seperti paruh bebek ini memiliki antiseptik untuk menyembuhkan luka, meredakan sakit kepala dan demam, mengatasi sakit gigi, mengobati wasir, melegakan pernapasan, mengatasi gigitan nyamuk, serta meredakan sakit amandel.
Sumber: commons.wikimedia.org
Daun keji beling merupakan tanaman obat yang bisa tumbuh di negara tropis seperti Indonesia. Tanaman yang memiliki permukaan halus dan sedikit berbulu ini terkenal mampu membantu mengobati berbagai penyakit. Seperti penyakit diabetes, kanker, tumor, batu ginjal, wasir, ambeien, menangkal radikal bebas, dan juga bisa meringankan depresi, lho.
Sumber: su.wikipedia.org
Seperti namanya, tanaman ini digunakan untuk mengobati penyakit rematik, nyeri sendi, nyeri pinggang, dan juga beberapa penyakit lainnya seperti sakit kepala, penyakit kulit, pelancar buang air kecil, sampai kanker darah. Hal ini dikarenakan di dalamnya terdapat kandungan kimia yang baik untuk tubuh. Tetapi, Anda harus tetap berhati-hati ketika menggunakannya karena daun ini bersifat beracun. Jangan menempelkan daun encok terlalu lama agar kulit tidak melepuh.
Sumber: flickr.com
Tanaman obat bukan hanya solusi alami yang terjangkau, tetapi juga dapat menjadi bagian dari gaya hidup sehat di rumah. Dengan menanamnya sendiri, kamu bisa mengurangi ketergantungan pada obat kimia dan memiliki akses langsung ke bahan alami berkualitas.
Jika kamu membutuhkan perlengkapan kesehatan, temukan semua kebutuhanmu hanya di ruparupa. Berikut beberapa rekomendasi alat kesehatan yang dapat kamu pilih!