
Kalimantan Timur menjadi salah satu provinsi yang memiliki ciri khas menarik dari segi arsitektur. Salah satunya adalah rumah adat Kalimantan Timur yang memiliki bentuk unik, serta makna dan filosofis menarik.
Rumah adat provinsi Kalimantan Timur sendiri memiliki beberapa model dengan ciri khas dan keunikan yang berbeda-beda, baik dari segi material, model, hingga warna bangunan.
Macam-Macam Rumah Adat Kalimantan Timur
Kalimantan Timur, sebagai salah satu provinsi di Indonesia, memiliki kekayaan budaya yang tercermin dalam berbagai rumah adatnya. Setiap rumah adat mencerminkan identitas suku dan nilai-nilai budaya yang dijunjung tinggi. Lalu, apa saja model rumah adat Kalimantan Timur, yang akan menjadi ibukota negara Indonesia ini? Simak berikut ini!

Sumber : Kompas.com
Rumah Lamin adalah rumah adat suku Dayak dengan ukuran besar, panjang sekitar 300 meter dan lebar 15 meter. Rumah panggung ini dapat menampung hingga 25–30 keluarga atau sekitar 100 orang. Ciri khasnya meliputi dekorasi motif salur pakis berwarna kuning, merah, putih, dan hitam, yang masing-masing melambangkan kekayaan, keabadian, kesucian, dan penolak bala. Tiang penyangga rumah dihiasi ukiran berbentuk kepala manusia atau hewan, dan atapnya dihiasi patung berbentuk naga atau burung enggang. Patung blontang juga dibangun untuk menangkal roh jahat dan menandakan status sosial.

Sumber: iwarebatik.org
Terletak di Tanjung Kelor, rumah adat Bulungan memiliki bentuk formal dan simetris dengan pengaruh arsitektur kolonial dan Melayu. Warna cerah seperti kuning, hijau, dan merah mendominasi, serta terdapat tiang penyangga megah yang menopang atap berbentuk tiga limas, mewakili sejarah tiga kerajaan di Bulungan. Ukiran pada bagian limas segitiga menggunakan motif bunga dan tanaman, serta terdapat banyak ukiran berbahasa Arab yang mencerminkan pengaruh Islam.

Sumber: moondoggiesmusic.com
Rumah Betang memiliki ukuran panjang sekitar 100–150 meter, lebar 50 meter, dan tinggi 5 meter, dirancang untuk melindungi dari banjir karena lokasinya dekat sungai. Bangunan ini biasanya dihuni oleh 5–6 kepala keluarga. Ciri khasnya adalah tangga yang hanya bisa dilalui oleh satu orang dan dapat dinaikkan saat malam hari untuk menghindari orang asing masuk. Terdapat juga mitos ngayau, yaitu hantu kepala terbang, yang menjadi bagian dari kepercayaan setempat.

Sumber: milenialjoss.com
Rumah adat suku Paser terletak di sekitar sungai dan dibangun setinggi 2 meter dari permukaan tanah untuk menghindari banjir. Atapnya berbentuk limas segitiga dengan sudut 45 derajat, terbuat dari daun nipah atau kulit kayu sungkai. Lantai rumah menggunakan pohon niung atau bambu yang dijalin dengan rotan dan anak-anak kayu bundar. Biasanya, rumah ini dihuni oleh tiga kepala keluarga yang terdiri dari orang tua, anak, dan menantu.

Sumber: architecture.verdant.id
Suku Dayak Wehea atau Wahau mendiami kawasan sungai Tlan dan Long Msaq Teng. Rumah adat Wehea berbentuk rumah panggung dengan jembatan sebagai penghubung antar rumah. Bangunan ini menggunakan pasak kayu dan rotan untuk merekatkan struktur rumah, mencerminkan kearifan lokal dalam memanfaatkan sumber daya alam.
Beberapa ciri khas umum dari rumah adat Kalimantan Timur meliputi:
1. Material Khas Kalimantan: Menggunakan kayu ulin yang kuat dan tahan lama, terutama terhadap air, cocok untuk daerah rawa atau pinggir sungai.
2. Bentuk Rumah Panggung: Dirancang untuk melindungi dari banjir, hewan buas, dan roh jahat, dengan struktur yang lebih tinggi dari permukaan tanah.
3. Warna dan Ukiran Menarik: Dihiasi dengan warna-warna yang memiliki makna positif dan ukiran berbentuk kerangka manusia atau hewan sebagai bentuk perlindungan.
Itu dia berbagai model dan ciri khas dari rumah adat Kalimantan Timur. Rumah adat Kalimantan Timur tidak hanya berfungsi sebagai tempat tinggal, tetapi juga mencerminkan nilai-nilai budaya dan kearifan lokal. Keunikan arsitektur dan filosofinya menjadi warisan budaya yang patut dilestarikan dan dijadikan inspirasi dalam desain hunian modern.
Temukan berbagai perabot dan perlengkapan rumah tangga bertema nusantara di ruparupa berikut ini!