Jenis Mesin Cuci dan Pengering Pakaian Untuk Bisnis Penatu

    Zaman sekarang semuanya serba mudah. Teknologi yang semakin canggih dapat meringankan beban kerja manusia, khususnya dalam hal pekerjaan rumah tangga. Tidak hanya untuk memasak, mencuci pun tidak perlu lagi menggunakan cara kuno sehingga Anda tidak perlu mengeluarkan tenaga ekstra dan waktu pun tidak terbuang sia-sia. Beberapa orang juga menggunakan teknologi canggih tersebut untuk membuka peluang usaha. Salah satunya bisnis penatu. Tidak hanya toko kelontong, dagang pulsa ataupun warung makanan, bisnis penatu merupakan salah satu usaha yang menguntungkan. Pasalnya, sekarang ini semakin sulit mencari PRT (Pembantu Rumah Tangga) di daerah perumahan dan mobilitas tinggi para pekerja membuat bisnis ini sungguh menjanjikan. Apalagi bisnis ini cocok untuk semua kalangan umur: pekerja, keluarga, dan anak-anak mahasiswa yang menyewa kos. Meskipun begitu, Anda membutuhkan modal yang besar untuk membeli mesin cuci dan pengering pakaian. Jangan khawatir karena modal tersebut akan memberi pemasukan yang besar juga. Ada banyak mesin cuci yang beredar di pasar elektronik, namun tidak semuanya cocok untuk bisnis penatu. Lalu, bagaimana mesin cuci dan pengering pakaian yang pas untuk bisnis ini?

    Mesin Cuci Top Loading

    Mesin cuci top loading atau mesin cuci dengan tutup di atas mempunyai kelebihan dari segi harga. Harganya relatif lebih murah dibanding mesin cuci front loading (otomatis). Karena tutup mesin cuci berada di atas, maka bisa dimanfaatkan sebagai tempat perendaman, seperti ember. Yang lebih penting, daya listrik mesin cuci top loading lebih kecil dibandingkan mesin cuci otomatis. Sayangnya, mesin cuci top loading juga memiliki kelemahan.

    Mesin cuci dengan tutup di atas ini biasanya memiliki putaran Rpm relatif lebih kecil dibanding mesin cuci automatic, sehingga memerlukan waktu lebih lama. Mesin cuci ini juga memiliki daya kucek dan putar yang lemah, ini bisa berdampak pada hasil cucian yang kurang bersih. Pemakaian sabun untuk mencuci juga harus dimasukkan secara manual. Mesin cuci ini juga tidak memiliki menu pencucian dengan air panas, dan juga tidak bisa mengatur daya putar mesin cuci. Apalagi mesin cuci dengan tutup di atas ini akan memakan ruang, karena mesin ini tidak bisa ditata menumpuk.

    Mesin Cuci Front Loading

    Jenis kedua mesin cuci yang cocok digunakan untuk membuka usaha laundry adalah mesin cuci front loading (automatic) atau mesin cuci dengan tutup di samping. Sama seperti mesin cuci top loading, mesin cuci jenis ini juga memiliki kelebihan dan kelemahannya. Kelebihan dari mesin cuci automatic adalah bisa mengatur daya putar mesin cuci. Berbeda dengan jenis yang satunya, di mesin cuci ini bisa mengatur temperatur suhu saat pencucian. Mesin cuci automatic ini tidak akan memakan ruang, karena jenis mesin cuci laundry ini bisa ditumpuk.

    Kelemahan dari mesin cuci automatic ini dari segi harga relatif lebih mahal jika dibandingkan dengan mesin cuci top loading. Daya listrik dari mesin cuci ini juga lebih tinggi dibandingkan mesin cuci top loading. Dan satu lagi, kebiasaan menggunakan menu Quick Wash pada mesin cuci automatic membuat hasil cucian menjadi kurang bersih.

    Mesin Pengering Pakaian

    Selain mesin cuci, mesin pengering pakaian atau dryer juga menjadi kebutuhan yang penting dalam membuka usaha laundry. Karena proses pengeringan cucian lebih cepat, yakni kurang dari 2 jam atau sekitar 1 jam lebih 30 menit, cucian sudah kering. Mesin pengering juga dinilai lebih higienis dibanding mengeringkan dengan cara dijemur. Apabila cucian konsumen dijemur, akan terkontaminasi asap atau kuman yang beterbangan. tidak mau kan kalau hasil cucian kotor lagi, konsumen juga bisa lari dan tidak mau menggunakan jasa lagi.

    Tips Merawat Pakaian Berdasarkan Bahannya

    Banyak yang gemar mengoleksi pakaian tetapi belum tentu tahu bagaimana cara merawatnya. Tidak semua bahan bisa dicuci dengan menggunakan alat. Beberapa kain memang terasa sangat mewah sehingga Anda harus sedikit berhati-hati saat mencuci dan menggosok. Butuh kecermatan untuk memelihara pakaian agar tahan lama, namun bukan berarti hal ini sulit dilakukan. Lalu, bagaimana cara merawat berbagai jenis bahan pakaian yang ada di lemari Anda? Simak berikut tips-tipsnya!

    Kain Sutra

    Jangan heran kalau sutra dijual dengan harga yang mahal, sekitar 300 ribu sampai 3 juta per meter, karena bahan ini kuat dan nyaman dipakai. Nah, tentunya sayang kalau bahan semewah itu tidak dijaga dengan baik-baik. Untuk cara cucinya sendiri, sebaiknya menggunakan tangan dan sedikit deterjen cair. Pakailah air dingin, lalu diamkan sejenak selama 3-5 menit. Hindari untuk mengeringkan dengan mesin. Lebih baik Anda menggulungnya dengan handuk, lalu peras sampai tidak lembab. Jika label pada pakaian menyebutkan bahwa baju sutra tersebut bisa disetrika, maka nyalakan setrika dengan suhu sedang agar tidak merusak kain.

    Kain Sifon

    Kain sifon memiliki karakteristik yang mudah untuk ditebak: tipis, transparan, dan ringan. Ternyata kain ini bisa dibuat dari bahan apa saja, seperti rayon, sutra, katun, bahkan poliester. Khusus untuk sifon poliester, katun, dan nilon, Anda bisa mencucinya dengan menggunakan mesin. Pilihlah putaran yang halus dan cuci selama 4-7 menit. Lalu, untuk sifon sutra dan rayon, sebaiknya cuci saja menggunakan tangan karena jenis bahan ini halus dan rapuh. Apalagi, jika gaun memiliki hiasan bordir dan manik-manik. Hindari untuk menggunakan air panas karena dapat merusak kain. Celupkan gaun ke dalam ember dan goyangkan secara perlahan untuk melepaskan kotoran pada baju. Rendam selama 15-20 menit.

    Kain Kasmir

    Kain kasmir merupakan kain yang terbuat dari serat kambing, namun tidak perlu bingung bagaimana cara mencucinya. Kuncinya adalah sabun dan suhu air yang tepat, dan tentu saja jangan gunakan pengering, ya! Gunakan air dingin dan juga sampo khusus kain wol dan kasmir. Cucilah memakai tangan. Kalau memang harus menggunakan mesin, usahakan untuk melapisi kasmir dengan tas mesh yang berjaring agar kain wol tidak kusut saat dicuci.

    Kain Rayon

    Merawat kain rayon memanglah tidak mudah karena jenis bahan ini terbuat dari bahan selulosa murni, khususnya bubuk kayu. Oleh karena itu, rayon bukan kain yang stabil dan mudah mengecil atau merenggang. Mencuci dengan air hangat dan menggunakan tangan adalah cara yang tepat. Jangan peras kain karena dapat mengubah bentuknya. Cara terbaik untuk mengeringkannya adalah dengan meletakkan kain rayon di atas alas datar. Hindari menggunakan pemutih pakaian terlalu sering karena dapat melemahkan serat rayon.

    Kain Katun

    Cara mencuci bahan katun terbilang unik, tergantung pada warnanya. Gunakan air hangat untuk pakaian berwarna terang dan air dingin untuk warna gelap karena katun berwarna lebih mudah menyusut. Selain itu, memisahkan baju sesuai warna penting untuk mencegah pakaian luntur.

    Ruparupa.com menjual berbagai macam pilihan pengering pakaian terlengkap banyak pilihan.