Mainan Bayi

    Panduan Membeli Mainan Bayi Bagi Orang Tua

    Bayi Anda akan menemukan kesenangan bahkan dengan hanya melihat wajah Anda. Tetapi tidak lama lagi mereka akan mulai tertarik dengan mainan. Tetapi ketika memilih mainan bayi, terkadang tidak cukup hanya dari luarnya saja. Sesuatu yang terlihat sangat imut bisa saja berbahaya atau membuat bayi Anda cepat bosan. Kami memiliki tips untuk membantu Anda memilih dengan bijak, sehingga bayi Anda senang dan juga aman.

    Apa yang Bayi Anda Inginkan

    Dari usia 0 hingga 1 tahun, bayi menjelajahi dunia baru mereka yang menakjubkan melalui indra mereka. Indra bayi berkembang dengan cepat saat mereka melihat, menyentuh, mencium, mendengar, dan mencicipi segala yang mereka bisa. Namun, untuk beberapa bulan pertama, bayi masih lemah dalam keterampilan motorik, jadi mereka bergantung pada mata dan telinga mereka untuk menyerap semuanya. Mereka tertarik ke warna-warna terang primer atau kontras tinggi dengan desain sederhana dan dapat berubah suara. Ini adalah waktu terbaik untuk mainan boks bayi atau mainan gantung. Bayi Anda tidak dapat menjangkaunya (ada risiko bayi Anda tercekik jika berhasil menjangkaunya), dan ini menyediakan sumber hiburan yang luar biasa. Tempelkan sekitar 20 hingga 40 cm dari mata bayi Anda, lalu segera setelah ia dapat mengangkat tubuhnya dengan tangan dan lutut, atau pada usia 5 bulan, (manapun yang lebih dulu), keluarkan dari tempat tidur bayi. Sekitar 8 minggu, bayi Anda siap untuk mainan kerincingan dan teethers, mainan kain, bola karet, dan mainan musik dan bunyi.

    Ketika Bayi Mulai Tumbuh

    Begitu bayi dapat meraih dan mengambil, mereka akan mendapatkan sensasi dari mainan bertekstur yang aman untuk dimasukkan ke mulut mereka. Ini juga waktu untuk melatih perut, dan kain tikar aktivitas interaktif sangat cocok untuk itu. Gantungan pada kunci memberi mereka sesuatu untuk dipegang, digoyang, dan didengarkan, dan mainan teethers selalu menjadi pilihan baik. Pada usia 6 bulan, semua mainan tumbuh gigi ikut berperan penting saat mereka menjadi lebih terpaku pada mulut mereka.

    Ketika bayi mulai duduk, mereka juga menguasai koordinasi tangan-mata dan keterampilan motorik kasar. Mereka suka membenturkan, mengulang dengan membuka dan menutup, mainan yang berkonsep sebab dan akibat. Mereka suka melihat apa yang bisa dilakukan oleh tubuh mereka dan mereka sangat ingin berlatih. Beri mereka bola, mainan tarik dan dorong, mainan tumpuk menumpuk, mainan balok, mainan bentuk, mainan pop-up, mainan berbunyi, blok karet, manik-manik pop besar, dan alat musik sederhana.

    Memilih Mainan yang Aman

    Meskipun buah hati Anda mungkin akan menjadi seorang jenius di masa depan, ia akan tetap memasukkan semuanya ke dalam mulut. Hal ini tentu saja sangat berbahaya. Banyak bayi yang cedera karena memasukkan mainan dan benda-benda asing ke dalam mulutnya. Sebagian besar berusia di bawah 4 tahun, dan lebih dari selusin anak-anak berusia di bawah 15 tahun meninggal setiap tahun karena kecelakaan yang berhubungan dengan mainan. Meskipun insting pertama Anda adalah mencegah berbagai benda masuk ke dalam mulutnya, Anda tidak perlu takut. Anda hanya perlu menjadi pintar.

    Beli Mainan Sesuai Umurnya

    Tip keamanan yang paling dasar adalah membeli mainan yang sesuai usianya. Banyak orang tua yang merasa anaknya sudah siap untuk mainan yang bukan untuk usianya. Hal ini dapat menjadi kesalahan fatal. Baca dan perhatikan label peringatan yang tertera. Produsen mainan memberi tanda karena suatu alasan dan sering diminta karena kecelakaan. Risikonya sangat besar. Kecerobohan orang tua dapat menyebabkan cedera yang bisa berlangsung seumur hidup. Sebagian besar label peringatan adalah untuk anak-anak usia 3 tahun ke bawah, karena mereka berisiko paling tinggi untuk tersedak.

    Anda akan melihat peringatan bahaya tersedak pada mainan bayi seperti bola, balon, kelereng, dan potongan Lego. Setiap benda yang cukup kecil untuk masuk melalui gulungan kertas toilet juga cukup kecil untuk masuk ke batang tenggorokan anak kecil. Misalnya, bola harus berdiameter lebih dari 5 cm. Toko mainan mungkin memiliki alat untuk mengujinya, tetapi gulungan kertas toilet juga dapat menjadi panduan yang baik.

    Bahan Kimia dalam Mainan Bayi

    Hal lain yang perlu diperhatikan pada label: phtalates. Ini adalah bahan kimia yang membuat plastik lebih lembut. Hal ini menjadi topik yang sedang berkembang. Bahan ini mungkin mengganggu keseimbangan hormon normal dan mungkin dapat dikaitkan dengan masalah perilaku anak dan asma. Bagaimana cara mengetahui apakah mainan memiliki phtalates jika produsen tidak mencantumkan bahannya? Jika mainan Anda ditandai untuk didaur ulang, Anda akan menemukan tanda daur ulang #3. Negara Amerika Serikat telah melarang enam jenis phtalates dari mainan anak-anak, dan perusahaan seperti Wal-Mart, Lego, Toys R Us dan Evenflo menghindari semua phtalates dari mainan mereka.

    Tempat Anda berbelanja juga dapat memengaruhi proses pencarian mainan bayi Anda. Misalnya, meskipun tidak ada yang salah dengan toko mainan di pasar, barang dagangan mereka mungkin tidak memenuhi standar mainan bayi yang ketat. Anda pasti mencari mainan yang kokoh, dibuat oleh seseorang yang memahami peraturan baru keamanan mainan, dan sesuatu yang akan bertahan dalam jangka waktu normal. Jika Anda merasa akan ada kerusakan mainan, atau jika tidak ada label untuk memberi tahu Anda batas usia, pilih opsi yang lain.

    Keamanan Mainan di Rumah

    Setelah membuka mainan baru, buang semua kemasan. Selain dapat menyebabkan kehabisan napas karena kantong plastik dan pembungkus, pembungkus yang keras seringkali memiliki tepi yang tajam.

    Mainan berbunyi memang menyebalkan, dan itu juga berbahaya bagi telinga bayi yang sensitif. Jika Anda membeli mainan yang terdengar keras untuk Anda, itu mungkin terlalu keras untuk bayi Anda. Keluarkan baterai atau tutup speaker dengan selotip.

    Dengan mainan apa pun, penting untuk memberikan beberapa pengawasan untuk mainan bayi Anda. Pastikan anak Anda menggunakan mainan di lingkungan yang aman dan kemudian letakkan di tempat yang aman ketika mereka selesai.

    Menyimpan mainan dengan rapi bisa menjadi hal yang merepotkan, tetapi menyimpannya dengan aman adalah suatu keharusan. Tempat penyimpanan mainan serta kotak mainan yang memiliki tutup dengan engsel aman yang tidak akan melukai jari bayi Anda yang lembut. Ada baiknya juga untuk memisahkan mainan bayi Anda dari mainan kakaknya yang lebih tua. Ini menghindarikan bayi dari mainan anak-anak yang tidak aman. Saudaranya yang lebih besar jua menjadi tahu bahwa mereka harus membantu memisahkan mainan mereka dari mainan adiknya.

    Mainan Bekas

    Banyak mainan yang tidak diproduksi lagi karena alasan yang jelas. Mainan bekas mungkin masih menarik tetapi zaman telah berkembang banyak. Mungkin saja boneka kain yang lucu masih terlihat bagus, tetapi Anda tetap harus memeriksanya. Mungkin saja bagian matanya sudah longgar atau mungkin pewarna boneka mengandung bahan berbahaya. Mungkin saja mainan itu menyimpan banyak kuman penyakit. Boleh saja jika Anda menerima pemberian dari orang lain, tetapi tetap perhatikan keamanannya.

    Dapatkan segera mainan bayi yang unik dan lucu di Ruparupa.com