Menampilkan 427 produk dalam kategori

Penyimpanan Makanan

Urut Berdasarkan

Reset

Bahan Penyimpanan Makanan dan Minuman

Dalam beberapa dekade terakhir, wadah penyimpanan makanan dan minuman telah menjadi elemen penting dalam kehidupan kita sehari-hari. Makanan dikemas dengan tujuan untuk diangkut dan disimpan. Artinya, bukan saja itu wadah menjadi tempat penyimpanan makanan dan minuman, tapi juga alat untuk melindunginya. Mungkin tanpa Anda sadari, Anda banyak menggunakan wadah untuk tempat minum dan makan. Misalnya saja botol minum dan tumbler untuk tempat minum, dan toples, kotak makan dan wadah plastik untuk tempat makan. Semuanya juga tersedia dalam berbagai model dan harga, seperti botol minum unik dan botol minum tupperware. Tetapi ada hal paling penting yang harus Anda perhatikan sebelum membeli tempat penyimpanan makanan dan minuman, yaitu bahan pembuatnya. Untuk memastikan keamanan pemakaiannya, simak penjelasan berikut ini.

Plastik

Plastik adalah bahan polimer organik yang dapat dibentuk menjadi bentuk yang diinginkan. Keringanan dan kepraktisannya membuatnya sering digunakan untuk pemrosesan dan pengemasan makanan. Wadah plastik dan kemasan melindungi terhadap kontaminasi makanan dan menawarkan kekuatan mekanik yang memadai. Karena biaya yang lebih rendah dan konsumsi energi yang lebih rendah selama pembuatan, plastik telah menggantikan bahan kemasan tradisional. Selain itu, mereka mampu melestarikan dan melindungi makanan lebih lama, meminimalkan penggunaan bahan pengawet. Tidak heran orang yang jual tumbler dan kotak makan plastik lebih sering ditemukan. Sehubungan dengan konsumen, mereka mudah ditangani dan dibuka, dan menawarkan permukaan yang efektif untuk mencetak label atau merek. Namun, meskipun plastik adalah bahan yang dapat didaur ulang, mereka adalah polutan.

Kaca

Kaca adalah bahan lembam yang tahan terhadap gas dan uap. Ini adalah penghalang oksigen yang sangat baik dan benar-benar netral ketika berkontak dengan makanan. Namun, ini adalah material yang rapuh dan berat yang membutuhkan banyak energi untuk diproduksi. Kaca menggunakan salah satu bahan baku paling banyak di planet ini, silika, tetapi tidak bisa diperbaharui. Meskipun demikian, ini adalah produk yang dapat didaur ulang, karena dapat digunakan sebagai wadah berulang kali. Lebih dari 75 miliar wadah kaca digunakan per tahun di industri makanan, menjadi penggunaan utamanya untuk anggur, jus, makanan bayi dan minuman ringan. Wadah kaca dapat berupa botol (yang paling sering digunakan), toples, gelas, ampul, dll. Toples kaca, misalnya, sering digunakan untuk menyimpan makanan ringan dan aman disimpan sampai berbulan-bulan. Namun, bahan ini tidak digunakan untuk produk beku karena berisiko rusak.

Logam

Penggunaan utama logam adalah pengawetan makanan dan minuman kaleng. Yang paling umum digunakan adalah baja berlapis timah dan kaleng aluminium. Ini adalah bahan tidak tembus pandang yang memberikan keuntungan bagi makanan atau minuman yang sensitif terhadap cahaya. Kaleng terbuat dari lembaran baja yang dilapisi dengan timah sebagai ukuran perlindungan terhadap korosi baja, terutama bila mengandung produk dengan pH rendah. Aluminium semakin banyak digunakan untuk pengalengan karena ringan, biaya rendah dan kapasitas untuk didaur ulang. Ini dapat ditemukan dalam kemasan, penutupan botol dan pembungkus dan laminasi. Bahan ini memiliki sifat penghalang yang sama dengan baja tetapi lebih unggul karena tahan terhadap korosi. Nah, apakah Anda sedang mencari wadah makanan yang aman? Pencarian Anda benar-benar semudah mengetikkan &ldquo,jual tumbler&rdquo, di mesin pencarian! Dari semua hasil itu, pilih saja Informa Online, karena sudah terjamin keamanan dan kualitasnya. Anda bisa mencari berbagai wadah, seperti kotak makan, botol minum tupperware, toples kaca, dan masih banyak lagi!