Aromaterapi

Menampilkan 41 produk dalam kategori

Aromaterapi

Urut Berdasarkan

Reset

Cara Menggunakan Minyak Esensial untuk Aromaterapi

Minyak esensial mulai menjamur akhir-akhir ini dan orang-orang sering menggunakannya untuk aromaterapi. Minyak ini adalah minyak nabati yang diekstrak dari daun, bunga, dan bagian lain. Setiap minyak esensial memiliki aroma khas dan dapat digunakan pada lilin aromaterapi, diffuser, dupa, atau dihirup secara langsung. Meskipun minyak aromateraphy tersedia secara luas, penting untuk memahami cara menggunakan minyak yang ampuh ini. Berikut ini beberapa tips untuk memandu Anda.

Tes Reaksi Alergi

Sebelum menggunakannya, pastikan untuk menguji jumlah yang sangat kecil terlebih dahulu. Tidak peduli apakah Anda menggunakan diffuser, inhalasi uap, semprotan, lilin aromaterapi atau Anda hanya menghirup satu atau dua tetes minyak esensial pada bola kapas. Hal ini harus dilakukan karena reaksi alergi dapat terjadi. Kesalahan umum ketika menggunakan minyak aroma terapi adalah menggunakan terlalu banyak. Biasanya, diperlukan hanya satu hingga tiga tetes saja.

Gunakan Secukupnya

Saat menggunakan minyak esensial pada kulit, saat mandi atau berendam, atau pijat aromaterapi, selalu encerkan minyaknya. Anda juga berhati-hatilah agar tidak menggunakannya terlalu banyak. Minyak aroma terapi dapat diserap ke dalam tubuh melalui kulit. Menggunakannya dalam jumlah berlebihan atau mengoleskan minyak esensial ke kulit dapat menyebabkan overdosis. Meskipun jumlah yang disarankan dapat bervariasi, konsentrasi umum untuk penggunaan sesekali adalah 1% untuk tubuh dan 0,5% untuk wajah (atau kulit halus lainnya). Untuk penggunaan rutin atau harian, 0,5% atau kurang lebih disarankan. Secara umum, semakin besar area (misalnya untuk memijat badan) atau semakin sering digunakan, minyak harus lebih sedikit konsentrasinya. Iritasi kulit, alergi, dan luka bakar dapat terjadi saat menggunakan minyak esensial secara topikal. Selalu lakukan tes di area kecil pada kulit saat menggunakan minyak esensial baru. Saat menggunakan minyak esensial murni, tambahkan satu tetes dalam 2,5 mililiter (atau 1/2 sendok teh) minyak sayur dan oleskan ke lengan Anda. Jika area berubah menjadi merah atau jika ada rasa terbakar atau gatal, cuci area tersebut dan hindari minyak aromateraphy itu. Uji produk aromaterapi kulit dan rambut, seperti lotion, krim, atau sampo, dengan mengoleskan setetes kecil ke lengan Anda.

Menggunakan Minyak Esensial Pada Lilin

Minyak esensial juga sering dimasukkan dalam lilin aromaterapi dan dapat membuat Anda lebih rileks. Banyak orang yang menggemarinya, apalagi lilin ini sangat mudah ditemukan, termasuk di Informa Online. Namun menggunakan lilin ini tidak sekedar menyalakannya saja dengan api. Ada beberapa cara yang dapat Anda lakukan untuk mengeluarkan aroma dari lilin yang maksimal. Pertama, pastikan Anda memiliki lilin yang cukup untuk membuat aroma harumnya tercium. Idealnya, gunakan lilin 180g hingga 220g untuk setiap 10 meter persegi ruang. Ruang tamu yang lebih besar mungkin membutuhkan tiga hingga empat lilin untuk menciptakan aroma yang konsisten. Selalu bakar lilin setidaknya selama satu jam untuk memungkinkan lilin meleleh dengan baik dan memberikan waktu yang cukup untuk aroma menguap. Jika Anda terburu-buru meninggalkan rumah, pilihlah diffuser atau semprotan kamar sebagai pengganti lilin yang lebih praktis. Amati juga di mana lilin ditempatkan. Jika jendela sering dibuka atau ruangan ber-AC, faktor-faktor ini dapat memengaruhi kekuatan aroma. Sebelum menyalakan lilin, potong sumbu hingga antara 0,5 cm dan 0,6 cm. Panjang sumbu akan berdampak pada kualitas pembakaran lilin. Misalnya, jika sumbu terlalu panjang dan terbakar berlebihan, ketika dinyalakan, ini akan menghasilkan asap tebal dan menghalangi transmisi panas yang tepat ke permukaan lilin.