Inbox Promo

Tentang Kompresor Angin

Jika Anda pergi ke tempat tambal ban, pasti Anda menemukan sebuah mesin berukuran cukup besar yang menjadi sumber angin untuk mengisi udara ban kendaraan Anda. Nah, apa alat itu sebenarnya? Yap, jawabannya adalah kompresor angin atau yang juga disebut kompresor udara. Sesuai namanya, kompresor angin merupakan mesin mekanik yang mampu menghasilkan angin atau udara bertekanan tinggi. Mesin kompresor memerlukan tenaga penggerak seperti motor bensin, motor diesel dan motor listrik. Adapun cara kerja kompresor angin kurang lebih sama dengan paru-paru kita. Ketika kita menghirup udara dalam-dalam, tekanan udara dalam paru-paru akan meningkat sehingga dapat menghasilkan udara bertekanan lebih kuat saat kita hembuskan untuk meniup balon.  Begitu pula dengan kompresor. Kompresor akan menghisap udara dan dimampatkan dalam tangki yang nantinya akan dihembuskan pada objek yang memerlukan tambahan angin. Bedanya dengan paru-paru, kompresor mampu mengeluarkan angin bertekanan stabil. Anda dapat mengukur dengan jelas tekanan udara sebelum mengisi ban sehingga menghindarkan ban dari kelebihan udara.

Fungsi Kompresor Angin

Selain digunakan pada tempat tambal ban, ternyata kompresor angin juga banyak dimanfaatkan untuk bermacam-macam kebutuhan. Berikut adalah beberapa di antaranya:

  • Sebagai komponen penting dalam air conditioner (AC) yang berfungsi menghisap freon lalu memampatkan gas dan mendorongnya ke dalam kondensor.
  • Menyediakan udara bersih bersih bertekanan tinggi untuk mengisi silinder dan tabung gas.
  • Menghadirkan udara bersih dengan tekanan tertentu ke sistem kontrol HVAC (Heating, Ventilation, and Air Conditioning) pneumatic pada beberapa gedung sekolah dan perkantoran.
  • Menyuplai udara pada alat-alat penyemprot cat seperti spray dan airbrush. 
  • Sebagai komponen terpenting nail gun yang berfungsi meniupkan paku agar dapat menancap pada bidang yang dituju.
  • Memberikan suplai udara bagi para penyelam.
  • Menghasilkan udara bertekanan untuk proses industri berskala besar, seperti kebutuhan oksidasi kokas minyak bumi dan untuk sistem purge pada pabrik semen.

Jenis-jenis Kompresor Angin

Pada umumnya, Anda dapat menemui 4 jenis kompresor udara yang beredar di pasaran, yaitu sebagai berikut:

1. Kompresor udara mini: kompresor ini tidak memiliki tabung tekanan sehingga memiliki bentuk yang mini. Biasa digunakan pada spray gun, air brush, dan peralatan lain yang tidak memerlukan hembusan angin terlalu kuat.

2. Kompresor udara direct driven: merupakan jenis kompresor dengan motor penggerak berkecepatan cukup tinggi, yaitu mencapai 2.850 rpm. Kompresor ini menggunakan sistem single pyston pada pompa udaranya.

3. Kompresor udara belt driven: menggunakan vanbelt (v-belt) sebagai koneksi antara tenaga penggerak dan pompa udara. Jenis kompresor ini adalah yang paling sering Anda jumpai di pasaran, biasanya dipakai pada tukang tambal ban.

4. Kompresor udara screw: kompresor jenis ini umumnya memiliki bentuk yang lebih besar dibanding kompresor lainnya. Digunakan jika Anda memiliki kebutuhan tekanan udara selama 24 jam nonstop atau membutuhkan debit udara yang tinggi.

Pilihan Kompresor Angin Awet & Berkualitas Terbaik di Ruparupa

Bagi Anda yang mau membeli kompresor, Anda harus mengetahui fungsi kompresor angin seperti apa yang benar-benar Anda butuhkan. Karena apabila Anda membeli kompresor yang terlalu besar, sumber energi akan mudah terkuras. Sedangkan apabila Anda memilih kompresor yang terlalu kecil, Anda malah akan buang-buang waktu. Pahamilah terlebih dahulu jenis dan fungsi kompresor, lalu cocokkan dengan output seperti apa yang Anda inginkan. Dengan begitu, penggunaan kompresor akan berjalan secara efektif dan efisien. Nah, untuk kebutuhan kompresor Anda, serahkanlah pada Ruparupa. Kami menawarkan kompresor angin untuk apapun kebutuhan Anda. Masalah kualitas sudah tidak tidak perlu diragukan lagi. Ruparupa menjamin untuk hanya menawarkan produk original, awet, dan berkualitas terbaik. Segera rasakan kemudahan belanja online kompresor angin di Ruparupa!