Jual TV & Perlengkapan Audio Video

    Akhir pekan tak selalu harus dihabiskan berlibur diluar rumah, namun bisa juga dilewati dengan menonton bersama keluarga. Untuk itu, tak ada salahnya melengkapi hunian dengan produk audio video mulai dari DVD, home theater, speaker, radio portable, antena dan produk elektronik original yang membuat suasana semakin seru dan menyenangkan. Selain itu, kami juga menyediakan ragam produk TV led serta aksesori-nya sehingga Anda tak perlu beranjak kemanapun jika ingin membeli keperluan menonton.

    Ruparupa menyediakan berbagai produk elektronik mulai dari TV, pemutar dan perekam, home theater, serta berbagi aksesori lainnya. Selain itu, kami menyediakan ragam produk elektronik original yang berkualitas demi memenuhi kebutuhan Anda. Kami hadir dengan konsep 100% kepuasan pelanggan yang mengedepankan layanan prima untuk setiap transaksi yang Anda lakukan di Ruparupa.

    Tips merekam untuk hasil video yang memuaskan.

    Memasuki era digital yang semakin berkembang, kini setiap momen-momen penting yang terjadi dalam hidup dapat diabadikan dengan mudah dan cepat. Tidak hanya dapat diabadikan secara visual, namun juga dapat diabadikan dengan audio bahkan melalui penggabungan keduanya yaitu dengan menggunakan  teknologi video. Video kamera adalah perangkat perekam gambar video yang mampu menyimpan gambar digital. Video kamera adalah sebuah alat elektronik yang menggabungkan kamera video dan perekam video ke dalam satu unit. Namun jika dilihat dari konten serta fungsinya alat ini lebih dikenal dengan kamera perekam video. Video termasuk salah satu produk teknologi digital, sehingga disebut pula salah satu perangkat digitizer yang memiliki kemampuan mengambil input data analog berupa frekuensi sinar dan mengubah ke mode digital elektronis. Hasil pengambilan gambar menggunakan video kamera dapat berbentuk video dan film, dapat pula diatur ingin menggunakan tambahan audio atau tidak sesuai dengan kebutuhan pengguna.

    Bagi yang belum mengetahui sejarah munculnya video adalah sebagai berikut, video pada awalnya dirancang untuk siaran televisi yang besar dan berat, diletakkan pada sebuah tiang khusus, dan dengan kabel yang tersambung pada pengendali perekam yang berada pada ruang terpisah. Sebagai teknologi modern, merekam video pada ruang terbuka dimungkinkan dengan menggunakan kamera video dan perekam video portabel. Unit perekam dapat dipisahkan dari kamera dan dibawa ke lokasi yang berada pada ruang terbuka. Sementara kamera itu sendiri bisa sangat padu, faktanya bahwa kamera perekam terpisah harus dilakukan oleh dua orang sepanjang pemakaian pada-lokasi syuting. Perekam video kaset pertama kali diperkenalkan oleh JVC (VHS) dan Sony (U-matic dan Betamax) yang bertujuan agar dapar digunakan secara lebih praktis dan mudah dipindahkan.

    Untuk menghasilkan kualitas video yang baik tentu harus menggunakan beberapa cara dan kiat-kiat. Kali ini akan kami akan memberikan beberapa tips agar hasil rekaman video mendapatkan hasil yang maksimal.

    1. Lensa yang bersih dan bebas debu

    Sebelum mulai untuk merekam, pastikan lensa pada video sudah bersih dan bebas debu. Hal ini perlu diperhatikan agar hasil video terlihat jernih dan fokus. Apabila ada debu atau kotoran yang menempel pada lensa, disarankan untuk diusap pelan-pelan menggunakan kain yang berbahan dasar halus (microfiber) pada lensa. membersihkan debu yang menempel pada lensa kamera haruslah dengan cara yang sangat hati-hati. Karena  kaca lensa sangat rawan untuk tergores. awali dengan meniup lensa terlebih dahulu. Bisa juga menggunakan blower ataupun kuas lensa khusus. Jangan langsung menggosok lensa kamera tanpa menghilangkan debunya karena akan ada risiko tergores. Kemudian bersihkan bagian lensa menggunakan kain Microfiber yang berbahan dasar halus. Setelah di-blower dan dibersihkan dengan kuas, baru bersihkan kembali lensa menggunakan kain microfiber. Bersihkanlah lensa paling awal, baru dilanjutkan ke bodi kamera. Usahakan memakai kain yang berbeda untuk mengelap lensa dan bodi. Dengan cara ini maka akan meminimalisir kemungkinan kotoran terbawa dan menggores bagian lain

    1. Gunakan tripod atau monopod

    untuk memastikan hasil video tetap stabil dan tidak goyang-goyang, disarankan untuk menggunakan tripod atau monopod. Tripod adalah alat stan untuk membantu agar badan kamera bisa berdiri dengan tegak dan tegar. Hal ini dimaksudkan untuk mengurangi kelelahan fotografer dalam mengambil gambar dan mengurangi noise yang ditimbulkan oleh guncangan tangan fotografer. Apabila tidak ada tripod dapat disiasati dengan menggunakan kedua tangan waktu pengambilan video, namun pastikan tangan tidak bergetar dan bergerak selama proses pengambilan video. Dengan menggenggam video dengan kedua tangan bisa membantu untuk meredam guncangan yang bisa membuat kualitas video kurang fokus. Walaupun di video sudah ada fitur anti guncangan ( image stabilization ) tapi teknik memegang video juga cukup berpengaruh.

    1. Perhatikan kadar pencahayaan (lighting).

    Untuk mendapatkan gambar yang baik, selalu penting mengutamakan cahaya. Karena kebanyakan video didesain dengan pencahayaan yang masih kurang. Sehingga perlu untuk memiliki sistem pencahayaan sendiri untuk membantu pencahayaan kamera. Jika kondisi pencahayaan kurang, hindari penggunaan autofocus. Untuk menghasilkan video yang baik usahakan pengambilan gambar pada pagi hari atau sore hari.

    Ada beberapa jenis-jenis pencahayaan untuk video, yaitu pencahayaan outdoor seperti sinar matahari bukan sumber cahaya yang konstan, karena mereka berubah sesuai dengan jam dan cuaca, musim, lokasi, dan lintang. Warna sinar matahari berubah paling cepat di ujung ekstrim hari yaitu di fajar dan senja hari. Kemudian ada juga pencahayaan Front light, yaitu jenis pencahayaan yang dibuat ketika sumber cahya berada di belakang fotografer disebut front light. Pencahayaan di atas bahu mungkin adalah teknik pencahayaan fotografi pertamamu. Hal ini tampaknya menjadi resep universal untuk menghasilkan fotografi yang baik. Namun kasus terhadap pencahayaan di atas bahu itu menghasilkan efek yang flat, tidak menunjukan detail maupun memberikan kesan mendalam. Dan adapula jenis-jenis pencahayaan lain seperti side light,back light, dan existing light.

    1. Usahakan posisi kamera lebih rendah dari objek

    Untuk mengambil video dengan objek yang dekat dengan kita atau yang close up, usahakan posisi kamera lebih rendah dari objek foto. Mengambil video dengan posisi kamera lebih rendah dari objek misalkan ingin mengambil video mobil maka usahakan letak video lebih rendah dari mobil tersebut. Meskipun lebih rendah dari objek namun usahakan objek tetap terlihat baik. Namun hal ini tidak berlaku untuk merekam objek yang luas seperti gunung dan pantai.

    1. Gunakan mikrofon selama proses pengambilan suara.

    Hasil video yang bagus juga dapat dilihat dari kualitas audio yang jernih dan menunjang hasil video. Untuk merekam suara berkualitas tinggi jenis mikrofon harus digunakan: shotgun untuk lokasi outdoor, shotgun sedang untuk indoor, dan non-directional untuk interior sempit. Semakin terarah akan semakin bagus rekaman suara yang dihasilkan , tetapi yang perlu diingat penggunaan mikrofon directional akan merekam terlalu banyak gema di lokasi interior. Kemudian tempatkan mikrofon sedekat mungkin dengan mulut aktor, setelah memilih mikrofon yang tepat, dan mendapatkan lokasi dialog berkualitas tinggi usahakan untuk menempatkan mikrofon sedekat mungkin pada subyek. Dengan cara ini suara aktor akan jauh lebih jelas dan lebih dominan dari kebisingan latar belakang. mikrofon juga harus berada di atas kepala , mengarah ke bawah di mulut aktor. Pilihan terbaik kedua adalah untuk menempatkan mikrofon di bawah tepi bawah frame, dengan mikrofon mengarah ke atas di mulut aktor.