{"id":8256,"date":"2016-12-09T10:00:02","date_gmt":"2016-12-09T03:00:02","guid":{"rendered":"https:\/\/blog.ruparupa.id\/?p=8256"},"modified":"2022-01-12T08:47:55","modified_gmt":"2022-01-12T01:47:55","slug":"askruparupacom-tips-mendekorasi-lorong-rumah","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.ruparupa.com\/blog\/askruparupacom-tips-mendekorasi-lorong-rumah\/","title":{"rendered":"#AskRuparupacom: Tips Mendekorasi Lorong di Rumah"},"content":{"rendered":"<h2>#AskRuparupacom: Tips Mendekorasi Lorong di Rumah<\/h2>\n<h3>Tanya:<\/h3>\n<p>Halo Pak Glenn,<br \/>\nSaya ingin bertanya bagaimana cara memanfaatkan lorong di rumah agar lebih maksimal, seperti lorong dari pintu masuk. Karena saat ini lorong tersebut tampak agak membosankan, dan sebenarnya agak sayang juga jika dibiarkan kosong, malah terkesan agak <em>spooky.<\/em><br \/>\nAgra &#8211; Bandung<\/p>\n<h3>Jawab:<\/h3>\n<p>Hai Bu Agra,<\/p>\n<p>Memang jika pencahayaan kurang pas, lorong dari pintu masuk terkadang terkesan <em>spooky<\/em>. Hal ini dikarenakan lorong umumnya berukuran sempit dan menjorok jauh ke dalam. Tapi tenang saja, Anda bisa sedikit menyulapnya menjadi lebih fungsional kok.<\/p>\n<blockquote>\n<p style=\"text-align: center;\">Manfaatkan lorong sebagai area <em>display<\/em><\/p>\n<\/blockquote>\n<p>Lorong umumnya digunakan sebagai <strong>transisi antara ruangan<\/strong> yang satu dengan yang lain. Pemanfaatan lorong yang paling tepat menurut saya adalah sebagai area display <em>artwork<\/em> atau sebagai area penyimpanan.<\/p>\n<figure id=\"attachment_8269\" aria-describedby=\"caption-attachment-8269\" style=\"width: 300px\" class=\"wp-caption alignright\"><a target=\"_blank\" href=\"https:\/\/www.ruparupa.com\/rumah-tangga\/dekorasi-rumah\/bingkai-foto.html\" rel=\"noopener noreferrer\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"wp-image-8269 size-medium\" title=\"Lengkapi dengan aneka bingkai foto\" src=\"https:\/\/www.ruparupa.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2016\/12\/photo-frame-300x234.jpg\" alt=\"bingkai foto unik \" width=\"300\" height=\"234\" srcset=\"https:\/\/www.ruparupa.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2016\/12\/photo-frame-300x234.jpg 300w, https:\/\/www.ruparupa.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2016\/12\/photo-frame-768x598.jpg 768w, https:\/\/www.ruparupa.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2016\/12\/photo-frame-696x542.jpg 696w, https:\/\/www.ruparupa.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2016\/12\/photo-frame-539x420.jpg 539w, https:\/\/www.ruparupa.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2016\/12\/photo-frame.jpg 813w\" sizes=\"auto, (max-width: 300px) 100vw, 300px\" \/><\/a><figcaption id=\"caption-attachment-8269\" class=\"wp-caption-text\">Tata bingkai foto sedemikian rupa<\/figcaption><\/figure>\n<p>Manfaatkan cermin di dinding agar dapat memberi kesan ruangan yang lebih luas. Anda juga bisa meletakkan <em>artwork<\/em> di depan cermin tersebut. Atau jika Anda ingin menyusun <a target=\"_blank\" href=\"https:\/\/www.ruparupa.com\/blog\/kisah-dalam-sebuah-bingkai-foto-di-rumah\/\" rel=\"noopener noreferrer\">foto-foto keluarga<\/a> yang dikombinasikan dengan <em>pattern<\/em> pada dinding, jangan lupa untuk menambahkan beberapa lampu <em>spotlight<\/em> yang diarahkan dari atas untuk menambahkan efek dramatis dan hangat pada foto.<\/p>\n<p>Agar lorong tidak terkesan <em>spooky<\/em> atau menyeramkan, gunakan<strong> warna cerah<\/strong> pada area tersebut. Bisa juga jika ingin menggunakan <strong><em>wallpaper<\/em><\/strong>, namun usahakan motif <em>wallpaper<\/em> jangan terlalu penuh. Selain itu <strong>penerangan harus cukup<\/strong>, akan lebih baik lagi jika Anda bisa memanfaatkan cahaya alami pada area ini, agar energi positif dari sinar matahari dapat terserap lebih baik. Kombinasi warna cerah pada dinding, <strong>cermin<\/strong> dan pencahayaan yang tepat dapat memberi kesan ruangan tampak lebih luas dan artistik.<\/p>\n<figure id=\"attachment_8270\" aria-describedby=\"caption-attachment-8270\" style=\"width: 283px\" class=\"wp-caption alignleft\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"wp-image-8270 size-medium\" title=\"\" src=\"https:\/\/www.ruparupa.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2016\/12\/ashley-porter-drawer-283x300.jpg\" alt=\"laci penyimpanan\" width=\"283\" height=\"300\" srcset=\"https:\/\/www.ruparupa.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2016\/12\/ashley-porter-drawer-283x300.jpg 283w, https:\/\/www.ruparupa.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2016\/12\/ashley-porter-drawer-768x813.jpg 768w, https:\/\/www.ruparupa.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2016\/12\/ashley-porter-drawer-696x737.jpg 696w, https:\/\/www.ruparupa.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2016\/12\/ashley-porter-drawer-397x420.jpg 397w, https:\/\/www.ruparupa.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2016\/12\/ashley-porter-drawer.jpg 789w\" sizes=\"auto, (max-width: 283px) 100vw, 283px\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-8270\" class=\"wp-caption-text\">Letakkan berbagai hiasan di atas laci penyimpanan<\/figcaption><\/figure>\n<p>Untuk area penyimpanan, tentunya harus ditata dengan baik, terlebih jika lorong yang Anda maksud adalah ruang transisi antara pintu utama dengan ruang tamu atau ruangan lain. Pemanfaatan lorong sebagai ruang penyimpanan disesuaikan dengan seberapa besar ukurannya. Gunakan <em>console<\/em> <em>table<\/em> dengan laci sebagai tempat penyimpanan, sehingga Anda juga bisa mendapatkan dua manfaat sekaligus, sebagai area penyimpanan maupun ruang display <em>artwork<\/em> ataupun foto. Perhatikan kerapihan area ini jika dimanfaatkan sebagai <em>storage<\/em>.<\/p>\n<p>Lorong ini juga dapat dimanfaatkan sebagai seating area. Letakkan kursi atau sofa minimalis yang nyaman di salah satu sisi dan <em>artwork<\/em> pada sisi lain. Atau Anda dapat juga memanfaatkan bangku <em>ottoman<\/em> untuk mengkombinasikan seating area dengan ruang penyimpanan.<\/p>\n<p>Maksimalkan area lorong untuk display <em>artwork<\/em>, berbagai ornamen dan foto-foto yang penuh dengan memori, sehingga dapat memancarkan energi positif ke dalam hunian Anda.<\/p>\n<p>Selamat mencoba!<\/p>\n<hr>\n<p>[efsrow]<br \/>\n[efscolumn lg=&#8221;4&#8243; md=&#8221;6&#8243; smoff=&#8221;0&#8243; mdoff=&#8221;0&#8243; lgoff=&#8221;0&#8243; ]<\/p>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"size-full wp-image-7222 alignleft\" src=\"https:\/\/www.ruparupa.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2016\/09\/ask-the-experts-glenn-hajadi.jpg\" alt=\"Ask The Experts Glenn Hajadi\" width=\"333\" height=\"400\" srcset=\"https:\/\/www.ruparupa.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2016\/09\/ask-the-experts-glenn-hajadi.jpg 333w, https:\/\/www.ruparupa.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2016\/09\/ask-the-experts-glenn-hajadi-250x300.jpg 250w\" sizes=\"auto, (max-width: 333px) 100vw, 333px\" \/><\/p>\n<p>[\/efscolumn]<br \/>\n[efscolumn lg=&#8221;8&#8243; md=&#8221;6&#8243; smoff=&#8221;0&#8243; mdoff=&#8221;0&#8243; lgoff=&#8221;0&#8243; ]<\/p>\n<h3 style=\"margin: .175em 0 !important;\">Glenn siap membantu Anda!<\/h3>\n<p style=\"font-size: 0.8em; margin: 0 0 .8em !important;\">Glenn Hajadi, meraih gelar Master of Architecture di Barcelona Institute of Architecture di Barcelona, Spanyol dan Bachelors Degree di The Ohio State University di Columbus, Ohio, AS. Berpengalaman sebagai arsitek dan desain interior di Amerika, Cina dan Eropa. Di tahun 2009 ia mendirikan Highstreet Studio bersama dengan Rama Budhisurya. Hingga saat ini menjabat sebagai <em>founder<\/em> sekaligus Arsitek Prinsipal di Highstreet Studio.<\/p>\n<p style=\"font-size: 0.8em; margin: 0 0 .8em !important;\">Apakah Anda memiliki rencana untuk membangun rumah? Ingin melakukan <i>make over <\/i>rumah atau kantor Anda? Tanyakan kepada arsitek dan desain interior Glenn Hajadi.<\/p>\n<p>[efsbutton style=&#8221;radius&#8221; size=&#8221;tiny&#8221; color_class=&#8221;success&#8221; icon=&#8221;fi-torso&#8221; align=&#8221;right&#8221; type=&#8221;link&#8221; target=&#8221;false&#8221; title=&#8221;Lihat Profil Glenn&#8221; link=&#8221;https:\/\/www.ruparupa.com\/blog\/ruparupaexpert-glenn-hajadi\/&#8221;] [efsbutton style=&#8221;radius&#8221; size=&#8221;tiny&#8221; color_class=&#8221;&#8221; icon=&#8221;fi-mail&#8221; align=&#8221;right&#8221; type=&#8221;link&#8221; target=&#8221;false&#8221; title=&#8221;Kumpulan artikel Glenn&#8221; link=&#8221;https:\/\/www.ruparupa.com\/blog\/tag\/ate-desaininterior-glennhajadi\/&#8221;]<\/p>\n<p>[\/efscolumn]<br \/>\n[\/efsrow]<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>#AskRuparupacom: Tips Mendekorasi Lorong di Rumah Tanya: Halo Pak Glenn, Saya ingin bertanya bagaimana cara memanfaatkan lorong di rumah agar lebih maksimal, seperti lorong dari pintu masuk. Karena saat ini lorong tersebut tampak agak membosankan, dan sebenarnya agak sayang juga jika dibiarkan kosong, malah terkesan agak spooky. Agra &#8211; Bandung Jawab: Hai Bu Agra, Memang [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":4,"featured_media":8258,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"image","meta":{"footnotes":""},"categories":[3],"tags":[58],"class_list":["post-8256","post","type-post","status-publish","format-image","has-post-thumbnail","hentry","category-ask-the-experts","tag-ate-desaininterior-glennhajadi","post_format-post-format-image"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v27.6 - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-wordpress\/ -->\n<title>#AskRuparupacom: Tips Mendekorasi Lorong di Rumah - Blog ruparupa<\/title>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/www.ruparupa.com\/blog\/askruparupacom-tips-mendekorasi-lorong-rumah\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"#AskRuparupacom: Tips Mendekorasi Lorong di Rumah - Blog ruparupa\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"#AskRuparupacom: Tips Mendekorasi Lorong di Rumah Tanya: Halo Pak Glenn, Saya ingin bertanya bagaimana cara memanfaatkan lorong di rumah agar lebih maksimal, seperti lorong dari pintu masuk. Karena saat ini lorong tersebut tampak agak membosankan, dan sebenarnya agak sayang juga jika dibiarkan kosong, malah terkesan agak spooky. Agra &#8211; Bandung Jawab: Hai Bu Agra, Memang [&hellip;]\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/www.ruparupa.com\/blog\/askruparupacom-tips-mendekorasi-lorong-rumah\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Blog ruparupa\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"https:\/\/www.facebook.com\/ruparupacom\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2016-12-09T03:00:02+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2022-01-12T01:47:55+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/www.ruparupa.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2016\/12\/1500x600-template_asktheexpert_blog_4.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"1500\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"600\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Monique Shintami\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:creator\" content=\"@RupaRupaCom\" \/>\n<meta name=\"twitter:site\" content=\"@RupaRupaCom\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Ditulis oleh\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Monique Shintami\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Estimasi waktu membaca\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"3 menit\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\\\/\\\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ruparupa.com\\\/blog\\\/askruparupacom-tips-mendekorasi-lorong-rumah\\\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ruparupa.com\\\/blog\\\/askruparupacom-tips-mendekorasi-lorong-rumah\\\/\"},\"author\":{\"name\":\"Monique Shintami\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ruparupa.com\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/20f75416c5f31bdb8d4717725da84e07\"},\"headline\":\"#AskRuparupacom: Tips Mendekorasi Lorong di Rumah\",\"datePublished\":\"2016-12-09T03:00:02+00:00\",\"dateModified\":\"2022-01-12T01:47:55+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ruparupa.com\\\/blog\\\/askruparupacom-tips-mendekorasi-lorong-rumah\\\/\"},\"wordCount\":569,\"commentCount\":0,\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ruparupa.com\\\/blog\\\/askruparupacom-tips-mendekorasi-lorong-rumah\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/www.ruparupa.com\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2016\\\/12\\\/1500x600-template_asktheexpert_blog_4.jpg\",\"keywords\":[\"Ask The Experts: Desain Interior - Glenn Hajadi\"],\"articleSection\":[\"Ask The Experts\"],\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"CommentAction\",\"name\":\"Comment\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/www.ruparupa.com\\\/blog\\\/askruparupacom-tips-mendekorasi-lorong-rumah\\\/#respond\"]}]},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ruparupa.com\\\/blog\\\/askruparupacom-tips-mendekorasi-lorong-rumah\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/www.ruparupa.com\\\/blog\\\/askruparupacom-tips-mendekorasi-lorong-rumah\\\/\",\"name\":\"#AskRuparupacom: Tips Mendekorasi Lorong di Rumah - Blog ruparupa\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ruparupa.com\\\/blog\\\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ruparupa.com\\\/blog\\\/askruparupacom-tips-mendekorasi-lorong-rumah\\\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ruparupa.com\\\/blog\\\/askruparupacom-tips-mendekorasi-lorong-rumah\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/www.ruparupa.com\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2016\\\/12\\\/1500x600-template_asktheexpert_blog_4.jpg\",\"datePublished\":\"2016-12-09T03:00:02+00:00\",\"dateModified\":\"2022-01-12T01:47:55+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ruparupa.com\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/20f75416c5f31bdb8d4717725da84e07\"},\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ruparupa.com\\\/blog\\\/askruparupacom-tips-mendekorasi-lorong-rumah\\\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/www.ruparupa.com\\\/blog\\\/askruparupacom-tips-mendekorasi-lorong-rumah\\\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ruparupa.com\\\/blog\\\/askruparupacom-tips-mendekorasi-lorong-rumah\\\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\\\/\\\/www.ruparupa.com\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2016\\\/12\\\/1500x600-template_asktheexpert_blog_4.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/www.ruparupa.com\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2016\\\/12\\\/1500x600-template_asktheexpert_blog_4.jpg\",\"width\":1500,\"height\":600,\"caption\":\"manfaatkan lorong di rumah\"},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ruparupa.com\\\/blog\\\/askruparupacom-tips-mendekorasi-lorong-rumah\\\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\\\/\\\/www.ruparupa.com\\\/blog\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"#AskRuparupacom: Tips Mendekorasi Lorong di Rumah\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ruparupa.com\\\/blog\\\/#website\",\"url\":\"https:\\\/\\\/www.ruparupa.com\\\/blog\\\/\",\"name\":\"Blog ruparupa\",\"description\":\"Home Living, Lifestyle, Hobbies\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\\\/\\\/www.ruparupa.com\\\/blog\\\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ruparupa.com\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/20f75416c5f31bdb8d4717725da84e07\",\"name\":\"Monique Shintami\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/?s=96&d=identicon&r=g\",\"url\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/?s=96&d=identicon&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/?s=96&d=identicon&r=g\",\"caption\":\"Monique Shintami\"},\"url\":\"https:\\\/\\\/www.ruparupa.com\\\/blog\\\/author\\\/monique-shintami\\\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"#AskRuparupacom: Tips Mendekorasi Lorong di Rumah - Blog ruparupa","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/www.ruparupa.com\/blog\/askruparupacom-tips-mendekorasi-lorong-rumah\/","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"#AskRuparupacom: Tips Mendekorasi Lorong di Rumah - Blog ruparupa","og_description":"#AskRuparupacom: Tips Mendekorasi Lorong di Rumah Tanya: Halo Pak Glenn, Saya ingin bertanya bagaimana cara memanfaatkan lorong di rumah agar lebih maksimal, seperti lorong dari pintu masuk. Karena saat ini lorong tersebut tampak agak membosankan, dan sebenarnya agak sayang juga jika dibiarkan kosong, malah terkesan agak spooky. Agra &#8211; Bandung Jawab: Hai Bu Agra, Memang [&hellip;]","og_url":"https:\/\/www.ruparupa.com\/blog\/askruparupacom-tips-mendekorasi-lorong-rumah\/","og_site_name":"Blog ruparupa","article_publisher":"https:\/\/www.facebook.com\/ruparupacom","article_published_time":"2016-12-09T03:00:02+00:00","article_modified_time":"2022-01-12T01:47:55+00:00","og_image":[{"width":1500,"height":600,"url":"https:\/\/www.ruparupa.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2016\/12\/1500x600-template_asktheexpert_blog_4.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"Monique Shintami","twitter_card":"summary_large_image","twitter_creator":"@RupaRupaCom","twitter_site":"@RupaRupaCom","twitter_misc":{"Ditulis oleh":"Monique Shintami","Estimasi waktu membaca":"3 menit"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/www.ruparupa.com\/blog\/askruparupacom-tips-mendekorasi-lorong-rumah\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.ruparupa.com\/blog\/askruparupacom-tips-mendekorasi-lorong-rumah\/"},"author":{"name":"Monique Shintami","@id":"https:\/\/www.ruparupa.com\/blog\/#\/schema\/person\/20f75416c5f31bdb8d4717725da84e07"},"headline":"#AskRuparupacom: Tips Mendekorasi Lorong di Rumah","datePublished":"2016-12-09T03:00:02+00:00","dateModified":"2022-01-12T01:47:55+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/www.ruparupa.com\/blog\/askruparupacom-tips-mendekorasi-lorong-rumah\/"},"wordCount":569,"commentCount":0,"image":{"@id":"https:\/\/www.ruparupa.com\/blog\/askruparupacom-tips-mendekorasi-lorong-rumah\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/www.ruparupa.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2016\/12\/1500x600-template_asktheexpert_blog_4.jpg","keywords":["Ask The Experts: Desain Interior - Glenn Hajadi"],"articleSection":["Ask The Experts"],"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/www.ruparupa.com\/blog\/askruparupacom-tips-mendekorasi-lorong-rumah\/#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/www.ruparupa.com\/blog\/askruparupacom-tips-mendekorasi-lorong-rumah\/","url":"https:\/\/www.ruparupa.com\/blog\/askruparupacom-tips-mendekorasi-lorong-rumah\/","name":"#AskRuparupacom: Tips Mendekorasi Lorong di Rumah - Blog ruparupa","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.ruparupa.com\/blog\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/www.ruparupa.com\/blog\/askruparupacom-tips-mendekorasi-lorong-rumah\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/www.ruparupa.com\/blog\/askruparupacom-tips-mendekorasi-lorong-rumah\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/www.ruparupa.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2016\/12\/1500x600-template_asktheexpert_blog_4.jpg","datePublished":"2016-12-09T03:00:02+00:00","dateModified":"2022-01-12T01:47:55+00:00","author":{"@id":"https:\/\/www.ruparupa.com\/blog\/#\/schema\/person\/20f75416c5f31bdb8d4717725da84e07"},"breadcrumb":{"@id":"https:\/\/www.ruparupa.com\/blog\/askruparupacom-tips-mendekorasi-lorong-rumah\/#breadcrumb"},"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/www.ruparupa.com\/blog\/askruparupacom-tips-mendekorasi-lorong-rumah\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/www.ruparupa.com\/blog\/askruparupacom-tips-mendekorasi-lorong-rumah\/#primaryimage","url":"https:\/\/www.ruparupa.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2016\/12\/1500x600-template_asktheexpert_blog_4.jpg","contentUrl":"https:\/\/www.ruparupa.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2016\/12\/1500x600-template_asktheexpert_blog_4.jpg","width":1500,"height":600,"caption":"manfaatkan lorong di rumah"},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/www.ruparupa.com\/blog\/askruparupacom-tips-mendekorasi-lorong-rumah\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/www.ruparupa.com\/blog\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"#AskRuparupacom: Tips Mendekorasi Lorong di Rumah"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/www.ruparupa.com\/blog\/#website","url":"https:\/\/www.ruparupa.com\/blog\/","name":"Blog ruparupa","description":"Home Living, Lifestyle, Hobbies","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/www.ruparupa.com\/blog\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"id"},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/www.ruparupa.com\/blog\/#\/schema\/person\/20f75416c5f31bdb8d4717725da84e07","name":"Monique Shintami","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/?s=96&d=identicon&r=g","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/?s=96&d=identicon&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/?s=96&d=identicon&r=g","caption":"Monique Shintami"},"url":"https:\/\/www.ruparupa.com\/blog\/author\/monique-shintami\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.ruparupa.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/8256","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.ruparupa.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.ruparupa.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.ruparupa.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/4"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.ruparupa.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=8256"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/www.ruparupa.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/8256\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":48381,"href":"https:\/\/www.ruparupa.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/8256\/revisions\/48381"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.ruparupa.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/8258"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.ruparupa.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=8256"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.ruparupa.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=8256"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.ruparupa.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=8256"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}