{"id":44818,"date":"2021-12-06T16:00:16","date_gmt":"2021-12-06T09:00:16","guid":{"rendered":"https:\/\/www.ruparupa.com\/blog\/?p=44818"},"modified":"2022-02-21T16:37:40","modified_gmt":"2022-02-21T09:37:40","slug":"varian-omicron","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.ruparupa.com\/blog\/varian-omicron\/","title":{"rendered":"Gejala Varian Omicron Menurut WHO, KEMENKES dan Ahli Kesehatan"},"content":{"rendered":"<p><b>Lebih dari 200 kasus omicron terjadi di seluruh dunia. Setidaknya, lebih dari 20 negara sudah mengonfirmasi masuknya varian ini. <\/b>Namun, Anda tidak perlu panik karena sejauh ini <span style=\"font-weight: 400;\">gejala varian Omicron masuk dalam kategori ringan.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Pertama kali, varian Covid Omicorn muncul di benua Afrika dengan gejala berbeda dari varian lainnya. Hal ini diungkapkan oleh WHO dan pakar kesehatan lainnya, yang melakukan penelitian tentang varian baru tersebut.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Namun, kita tetap perlu waspada terhadap varian virus covid ini.\u00a0<\/span><\/p>\n<h2><b>Gejala Varian Omicron Menurut WHO, Ahli Kesehatan dan Kemenkes<\/b><\/h2>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter wp-image-44819 size-large\" src=\"https:\/\/www.ruparupa.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/12\/Screen-Shot-2021-12-02-at-18.03.49-1024x636.png\" alt=\"Varian omricon\" width=\"696\" height=\"432\" srcset=\"https:\/\/www.ruparupa.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/12\/Screen-Shot-2021-12-02-at-18.03.49-1024x636.png 1024w, https:\/\/www.ruparupa.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/12\/Screen-Shot-2021-12-02-at-18.03.49-300x186.png 300w, https:\/\/www.ruparupa.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/12\/Screen-Shot-2021-12-02-at-18.03.49-768x477.png 768w, https:\/\/www.ruparupa.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/12\/Screen-Shot-2021-12-02-at-18.03.49-356x220.png 356w, https:\/\/www.ruparupa.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/12\/Screen-Shot-2021-12-02-at-18.03.49-696x432.png 696w, https:\/\/www.ruparupa.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/12\/Screen-Shot-2021-12-02-at-18.03.49-1068x663.png 1068w, https:\/\/www.ruparupa.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/12\/Screen-Shot-2021-12-02-at-18.03.49-676x420.png 676w, https:\/\/www.ruparupa.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/12\/Screen-Shot-2021-12-02-at-18.03.49.png 1452w\" sizes=\"auto, (max-width: 696px) 100vw, 696px\" \/><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Untuk mengetahui informasi gejala varian ini lebih lengkap, Anda bisa membaca artikel berikut.<\/span><\/p>\n<h3><b>Menurut Dr. Angelique Coetzee, orang yang pertama kali menemukan varian Omicron.<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Dr. Angelique Coetzee, <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">seorang dokter dan Ketua Asosiasi Medis di Afrika Selatan, merupakan orang pertama yang menemukan varian virus Covid-19 baru ini.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Ia mulai mencurigai varian baru tersebut ketika memeriksa tujuh pasien Covid di kliniknya, yang datang dengan gejala Covid-19 berbeda dari varian lainya, termasuk Delta.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Ia mengungkapkan bahwa pasiennya, yang terpapar varian Omricon, mengalami kelelahan hebat dan ekstrim, nyeri otot, batuk kering, dan tenggorokan gatal. <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">Menurutnya, gejala tersebut &#8216;sangat ringan&#8217;.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Dr. Coetzee juga mengatakan bahwa varian ini tidak seperti varian delta, yang mengalami kehilangan indra penciuman, perasa, serta penurunan kadar oksigen\u00a0 secara signifikan. <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">Menurutnya, sejauh ini semua pasiennya tersebut dapat melakukan perawatan mandiri di rumah.\u00a0\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Ia juga mengatakan bahwa rata-rata pasien Omicron yang ia tangani berusia di bawah 40 tahun dan mereka yang belum menerima vaksinasi covid-19. <\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Namun, tentunya hal ini masih belum pasti karena untuk mendapatkan hasil yang lebih efektif dan akurat, membutuhkan observasi selama delapan hingga sepuluh minggu ke depan.\u00a0<\/span><\/p>\n<h3><b>Menurut Departemen Kesehatan Afrika Selatan Tentang Varian Terbaru Ini.<\/b><\/h3>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter wp-image-44822\" src=\"https:\/\/www.ruparupa.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/12\/download.png\" alt=\"\" width=\"600\" height=\"207\" srcset=\"https:\/\/www.ruparupa.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/12\/download.png 383w, https:\/\/www.ruparupa.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/12\/download-300x103.png 300w\" sizes=\"auto, (max-width: 600px) 100vw, 600px\" \/><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Dr. Unben Pillay, yang merupakan dokter umum di Afrika Selatan, mengungkapkan jika gejala yang terjadi pada pasien Omicron unik dan berbeda dengan varian Covid lainnya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Menurutnya, kebanyakan pasien yang datang hanya mengalami demam, berkeringat di malam hari, dan nyeri pada tubuh. Namun, tentunya gejala ini akan lebih ringan pada orang yang telah menerima vaksin Covid 19.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Namun, menurut Dr. Unben, varian ini dapat memungkinkan terjadinya transmisi yang lebih tinggi karena terdapat peningkatan kasus Covid yang sangat tajam dalam beberapa hari terakhir. <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">Hal serupa juga ditegaskan oleh <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">ahli epidemiologi, Salim Abdool Karim, dalam kesempatan yang sama.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Meski begitu, sejauh ini varian Omicron tidak memberikan efek keparahan yang tinggi. Terlihat dari tingkat rawat inap yang sangat rendah dan belum ada kematian akibat varian baru ini.<\/span><\/p>\n<h3><strong>Varian Omicron Menurut WHO (World Health Organization).<\/strong><\/h3>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter wp-image-37059 size-large\" src=\"https:\/\/www.ruparupa.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/09\/Screen-Shot-2021-09-07-at-16.06.06-1024x410.png\" alt=\"organisasi kesehatan dunia\" width=\"696\" height=\"279\" srcset=\"https:\/\/www.ruparupa.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/09\/Screen-Shot-2021-09-07-at-16.06.06-1024x410.png 1024w, https:\/\/www.ruparupa.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/09\/Screen-Shot-2021-09-07-at-16.06.06-300x120.png 300w, https:\/\/www.ruparupa.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/09\/Screen-Shot-2021-09-07-at-16.06.06-768x307.png 768w, https:\/\/www.ruparupa.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/09\/Screen-Shot-2021-09-07-at-16.06.06-1536x614.png 1536w, https:\/\/www.ruparupa.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/09\/Screen-Shot-2021-09-07-at-16.06.06-696x278.png 696w, https:\/\/www.ruparupa.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/09\/Screen-Shot-2021-09-07-at-16.06.06-1068x427.png 1068w, https:\/\/www.ruparupa.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/09\/Screen-Shot-2021-09-07-at-16.06.06-1050x420.png 1050w, https:\/\/www.ruparupa.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/09\/Screen-Shot-2021-09-07-at-16.06.06.png 1590w\" sizes=\"auto, (max-width: 696px) 100vw, 696px\" \/><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Meskipun banyak pihak yang mengungkapkan gejala varian Omicron tergolong ringan, tetapi Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) justru <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">memperingatkan kalau masih terlalu dini untuk menarik kesimpulan tentang varian covid tersebut.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Menurut WHO, butuh waktu lebih buat memahami lebih lanjut tentang varian Omicron.<\/span><span style=\"font-weight: 400;\"> Selain itu, WHO juga mengungkapkan bahwa pengamatan awal yang dilakukan oleh Dr. Angelique Coetzee masih berdasarkan sejumlah kasus kecil, yang mungkin saja dapat terus bermutasi.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Untuk itulah, saat ini WHO bekerja sama dengan para peneliti dari berbagai dunia buat mempelajari dan mencari tahu tentang varian Omicron ini.<\/span><\/p>\n<h3><strong>Gejala Omicorn Menurut Kementerian Kesehatan Republik Indonesia<\/strong><\/h3>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter wp-image-44821 size-large\" src=\"https:\/\/www.ruparupa.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/12\/Logo-kemenkes_landscape-1024x464.jpeg\" alt=\"gejala varian omicron\" width=\"696\" height=\"315\" srcset=\"https:\/\/www.ruparupa.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/12\/Logo-kemenkes_landscape-1024x464.jpeg 1024w, https:\/\/www.ruparupa.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/12\/Logo-kemenkes_landscape-300x136.jpeg 300w, https:\/\/www.ruparupa.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/12\/Logo-kemenkes_landscape-768x348.jpeg 768w, https:\/\/www.ruparupa.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/12\/Logo-kemenkes_landscape-1536x695.jpeg 1536w, https:\/\/www.ruparupa.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/12\/Logo-kemenkes_landscape-2048x927.jpeg 2048w, https:\/\/www.ruparupa.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/12\/Logo-kemenkes_landscape-696x315.jpeg 696w, https:\/\/www.ruparupa.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/12\/Logo-kemenkes_landscape-1068x483.jpeg 1068w, https:\/\/www.ruparupa.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/12\/Logo-kemenkes_landscape-928x420.jpeg 928w, https:\/\/www.ruparupa.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/12\/Logo-kemenkes_landscape-1920x869.jpeg 1920w\" sizes=\"auto, (max-width: 696px) 100vw, 696px\" \/><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Siti Nadia Tarmizi, yang merupakan Juru Bicara Vaksinasi Covid-19 dari Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mengatakan kalau varian Omicron yang sedang menjadi pusat perhatian seluruh dunia ini, tidak menunjukan gejala berat dan tingkat keparahan individu yang tinggi, terutama bagi orang yang sudah menerima vaksin covid-19.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Meskipun begitu, varian Omicron tetap dianggap cepat menular. Untuk mencegahnya, masyarakat tetap perlu mendapatkan vaksinasi dan menjalankan protokol kesehatan setiap saat.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Inilah yang mendorong pemerintah untuk terus berupaya mempercepat program vaksinasi Covid-19 di Indonesia.\u00a0 Hal ini bertujuan untuk meningkatkan kekebalan tubuh masyarakat terhadap virus SARS-CoV-2 dan mutasi barunya.<\/span><\/p>\n<h3><strong>Menurut Epidemiologi dari Griffith University Australia Tentang Varian Omicron.<\/strong><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Epidemiologi dari Griffith University Australia, Dicky Budiman, mengatakan bahwa varian Omicron atau B.1.1.529 yang menyerang seluruh dunia ini, berpotensi menjadi masalah besar, m<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">eski gejala dari varian baru ini terbilang cukup ringan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Untuk itulah, masyarakat tidak boleh lengah. Apalagi, v<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">arian Omicron juga masuk dalam kategori VOC <em>(Varian of concern)<\/em> akibat penularannya yang mencapai 500 persen dibandingkan dengan varian Delta atau<\/span><span style=\"font-weight: 400;\"> virus SARS-CoV-2 yang pertama kali ditemukan di Wuhan, China, pada tahun 2019 lalu.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Ia meminta agar masyarakat tetap waspada terhadap penyebaran virus Corona dengan cara menjalankan 6M, yaitu menggunakan masker, mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir, menjaga jarak, membatasi mobilitas, menjauhi kerumunan, dan menghindari makan bersama.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Selain itu, jangan lupa untuk segera mendaftarkan diri dalam <a href=\"https:\/\/www.ruparupa.com\/blog\/manfaat-vaksin-covid-19\/\">vaksinasi untuk mencegah penularan virus<\/a> yang semakin cepat. <\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Apalagi, sudah banyak penelitian yang menunjukan, kalau orang yang menerima vaksin Covid-19 memiliki daya tahan tubuh yang lebih baik, serta bisa mengurangi gejala yang lebih berat saat terinfeksi virus ini.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Saat ini, sudah tersedia berbagai jenis vaksin yang dapat Anda pilih sesuai dengan kondisi kesehatan dan umur. Misalnya, <a href=\"https:\/\/www.ruparupa.com\/blog\/vaksin-covid-untuk-ibu-hamil\/\">vaksin covid untuk ibu hamil<\/a>, dan <a href=\"https:\/\/www.ruparupa.com\/blog\/manfaat-vaksin\/\">vaksin covid untuk anak-anak,<\/a> yang dapat memperkuat daya tahan tubuh terhadap virus korona.\u00a0<\/span><\/p>\n<p>Yuk, tetap jaga imun tubuh dan lakukan protokol kesehatan di mana pun Anda berada.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Lebih dari 200 kasus omicron terjadi di seluruh dunia. Setidaknya, lebih dari 20 negara sudah mengonfirmasi masuknya varian ini. Namun, Anda tidak perlu panik karena sejauh ini gejala varian Omicron masuk dalam kategori ringan.\u00a0 Pertama kali, varian Covid Omicorn muncul di benua Afrika dengan gejala berbeda dari varian lainnya. Hal ini diungkapkan oleh WHO dan [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":17,"featured_media":44823,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[2516,2515,15],"tags":[2117,2319,2098,484,3303,3272,2924],"class_list":["post-44818","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-health","category-living","category-news-update","tag-artikel-tentang-covid-19","tag-cara-menangani-gejala-covid","tag-covid-19-2","tag-covid-19","tag-gejala-virus-korona","tag-varian-omicron","tag-virus-korona"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v27.5 - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-wordpress\/ -->\n<title>Gejala Varian Omicron Menurut WHO, KEMENKES dan Ahli Kesehatan<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Varian Omicron saat ini sedang menjadi Varian of concern karena penularannya yang lebih cepat dibandingkan varian lainnya.\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/www.ruparupa.com\/blog\/varian-omicron\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Gejala Varian Omicron Menurut WHO, KEMENKES dan Ahli Kesehatan\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Varian Omicron saat ini sedang menjadi Varian of concern karena penularannya yang lebih cepat dibandingkan varian lainnya.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/www.ruparupa.com\/blog\/varian-omicron\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Blog ruparupa\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"https:\/\/www.facebook.com\/ruparupacom\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2021-12-06T09:00:16+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2022-02-21T09:37:40+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/www.ruparupa.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/12\/omicron_hero.jpeg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"1170\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"779\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Cindy Halida\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:creator\" content=\"@RupaRupaCom\" \/>\n<meta name=\"twitter:site\" content=\"@RupaRupaCom\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Ditulis oleh\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Cindy Halida\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Estimasi waktu membaca\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"5 menit\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\\\/\\\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ruparupa.com\\\/blog\\\/varian-omicron\\\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ruparupa.com\\\/blog\\\/varian-omicron\\\/\"},\"author\":{\"name\":\"Cindy Halida\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ruparupa.com\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/372fde77c8a8ef862ea3b97333dd009e\"},\"headline\":\"Gejala Varian Omicron Menurut WHO, KEMENKES dan Ahli Kesehatan\",\"datePublished\":\"2021-12-06T09:00:16+00:00\",\"dateModified\":\"2022-02-21T09:37:40+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ruparupa.com\\\/blog\\\/varian-omicron\\\/\"},\"wordCount\":803,\"commentCount\":0,\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ruparupa.com\\\/blog\\\/varian-omicron\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/www.ruparupa.com\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2021\\\/12\\\/omicron_hero.jpeg\",\"keywords\":[\"artikel tentang covid-19\",\"cara menangani gejala covid\",\"covid 19\",\"COVID-19\",\"gejala virus korona\",\"varian omicron\",\"virus korona\"],\"articleSection\":[\"Health\",\"Living\",\"News &amp; Update\"],\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"CommentAction\",\"name\":\"Comment\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/www.ruparupa.com\\\/blog\\\/varian-omicron\\\/#respond\"]}]},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ruparupa.com\\\/blog\\\/varian-omicron\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/www.ruparupa.com\\\/blog\\\/varian-omicron\\\/\",\"name\":\"Gejala Varian Omicron Menurut WHO, KEMENKES dan Ahli Kesehatan\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ruparupa.com\\\/blog\\\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ruparupa.com\\\/blog\\\/varian-omicron\\\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ruparupa.com\\\/blog\\\/varian-omicron\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/www.ruparupa.com\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2021\\\/12\\\/omicron_hero.jpeg\",\"datePublished\":\"2021-12-06T09:00:16+00:00\",\"dateModified\":\"2022-02-21T09:37:40+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ruparupa.com\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/372fde77c8a8ef862ea3b97333dd009e\"},\"description\":\"Varian Omicron saat ini sedang menjadi Varian of concern karena penularannya yang lebih cepat dibandingkan varian lainnya.\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ruparupa.com\\\/blog\\\/varian-omicron\\\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/www.ruparupa.com\\\/blog\\\/varian-omicron\\\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ruparupa.com\\\/blog\\\/varian-omicron\\\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\\\/\\\/www.ruparupa.com\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2021\\\/12\\\/omicron_hero.jpeg\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/www.ruparupa.com\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2021\\\/12\\\/omicron_hero.jpeg\",\"width\":1170,\"height\":779},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ruparupa.com\\\/blog\\\/varian-omicron\\\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\\\/\\\/www.ruparupa.com\\\/blog\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Gejala Varian Omicron Menurut WHO, KEMENKES dan Ahli Kesehatan\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ruparupa.com\\\/blog\\\/#website\",\"url\":\"https:\\\/\\\/www.ruparupa.com\\\/blog\\\/\",\"name\":\"Blog ruparupa\",\"description\":\"Home Living, Lifestyle, Hobbies\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\\\/\\\/www.ruparupa.com\\\/blog\\\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ruparupa.com\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/372fde77c8a8ef862ea3b97333dd009e\",\"name\":\"Cindy Halida\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/2156066d73bcb42315538468434190a343ecce04e4375b36b7c141520a26e57b?s=96&d=identicon&r=g\",\"url\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/2156066d73bcb42315538468434190a343ecce04e4375b36b7c141520a26e57b?s=96&d=identicon&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/2156066d73bcb42315538468434190a343ecce04e4375b36b7c141520a26e57b?s=96&d=identicon&r=g\",\"caption\":\"Cindy Halida\"},\"url\":\"https:\\\/\\\/www.ruparupa.com\\\/blog\\\/author\\\/cindy\\\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Gejala Varian Omicron Menurut WHO, KEMENKES dan Ahli Kesehatan","description":"Varian Omicron saat ini sedang menjadi Varian of concern karena penularannya yang lebih cepat dibandingkan varian lainnya.","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/www.ruparupa.com\/blog\/varian-omicron\/","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"Gejala Varian Omicron Menurut WHO, KEMENKES dan Ahli Kesehatan","og_description":"Varian Omicron saat ini sedang menjadi Varian of concern karena penularannya yang lebih cepat dibandingkan varian lainnya.","og_url":"https:\/\/www.ruparupa.com\/blog\/varian-omicron\/","og_site_name":"Blog ruparupa","article_publisher":"https:\/\/www.facebook.com\/ruparupacom","article_published_time":"2021-12-06T09:00:16+00:00","article_modified_time":"2022-02-21T09:37:40+00:00","og_image":[{"width":1170,"height":779,"url":"https:\/\/www.ruparupa.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/12\/omicron_hero.jpeg","type":"image\/jpeg"}],"author":"Cindy Halida","twitter_card":"summary_large_image","twitter_creator":"@RupaRupaCom","twitter_site":"@RupaRupaCom","twitter_misc":{"Ditulis oleh":"Cindy Halida","Estimasi waktu membaca":"5 menit"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/www.ruparupa.com\/blog\/varian-omicron\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.ruparupa.com\/blog\/varian-omicron\/"},"author":{"name":"Cindy Halida","@id":"https:\/\/www.ruparupa.com\/blog\/#\/schema\/person\/372fde77c8a8ef862ea3b97333dd009e"},"headline":"Gejala Varian Omicron Menurut WHO, KEMENKES dan Ahli Kesehatan","datePublished":"2021-12-06T09:00:16+00:00","dateModified":"2022-02-21T09:37:40+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/www.ruparupa.com\/blog\/varian-omicron\/"},"wordCount":803,"commentCount":0,"image":{"@id":"https:\/\/www.ruparupa.com\/blog\/varian-omicron\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/www.ruparupa.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/12\/omicron_hero.jpeg","keywords":["artikel tentang covid-19","cara menangani gejala covid","covid 19","COVID-19","gejala virus korona","varian omicron","virus korona"],"articleSection":["Health","Living","News &amp; Update"],"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/www.ruparupa.com\/blog\/varian-omicron\/#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/www.ruparupa.com\/blog\/varian-omicron\/","url":"https:\/\/www.ruparupa.com\/blog\/varian-omicron\/","name":"Gejala Varian Omicron Menurut WHO, KEMENKES dan Ahli Kesehatan","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.ruparupa.com\/blog\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/www.ruparupa.com\/blog\/varian-omicron\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/www.ruparupa.com\/blog\/varian-omicron\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/www.ruparupa.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/12\/omicron_hero.jpeg","datePublished":"2021-12-06T09:00:16+00:00","dateModified":"2022-02-21T09:37:40+00:00","author":{"@id":"https:\/\/www.ruparupa.com\/blog\/#\/schema\/person\/372fde77c8a8ef862ea3b97333dd009e"},"description":"Varian Omicron saat ini sedang menjadi Varian of concern karena penularannya yang lebih cepat dibandingkan varian lainnya.","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/www.ruparupa.com\/blog\/varian-omicron\/#breadcrumb"},"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/www.ruparupa.com\/blog\/varian-omicron\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/www.ruparupa.com\/blog\/varian-omicron\/#primaryimage","url":"https:\/\/www.ruparupa.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/12\/omicron_hero.jpeg","contentUrl":"https:\/\/www.ruparupa.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/12\/omicron_hero.jpeg","width":1170,"height":779},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/www.ruparupa.com\/blog\/varian-omicron\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/www.ruparupa.com\/blog\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Gejala Varian Omicron Menurut WHO, KEMENKES dan Ahli Kesehatan"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/www.ruparupa.com\/blog\/#website","url":"https:\/\/www.ruparupa.com\/blog\/","name":"Blog ruparupa","description":"Home Living, Lifestyle, Hobbies","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/www.ruparupa.com\/blog\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"id"},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/www.ruparupa.com\/blog\/#\/schema\/person\/372fde77c8a8ef862ea3b97333dd009e","name":"Cindy Halida","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/2156066d73bcb42315538468434190a343ecce04e4375b36b7c141520a26e57b?s=96&d=identicon&r=g","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/2156066d73bcb42315538468434190a343ecce04e4375b36b7c141520a26e57b?s=96&d=identicon&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/2156066d73bcb42315538468434190a343ecce04e4375b36b7c141520a26e57b?s=96&d=identicon&r=g","caption":"Cindy Halida"},"url":"https:\/\/www.ruparupa.com\/blog\/author\/cindy\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.ruparupa.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/44818","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.ruparupa.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.ruparupa.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.ruparupa.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/17"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.ruparupa.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=44818"}],"version-history":[{"count":7,"href":"https:\/\/www.ruparupa.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/44818\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":47581,"href":"https:\/\/www.ruparupa.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/44818\/revisions\/47581"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.ruparupa.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/44823"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.ruparupa.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=44818"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.ruparupa.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=44818"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.ruparupa.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=44818"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}