{"id":33959,"date":"2021-07-13T16:01:01","date_gmt":"2021-07-13T09:01:01","guid":{"rendered":"https:\/\/www.ruparupa.com\/blog\/?p=33959"},"modified":"2022-09-02T17:11:05","modified_gmt":"2022-09-02T10:11:05","slug":"berapa-kadar-oksigen-normal-dalam-darah","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.ruparupa.com\/blog\/berapa-kadar-oksigen-normal-dalam-darah\/","title":{"rendered":"Berapa Kadar Oksigen Normal dalam Darah?"},"content":{"rendered":"\r\n<p>Tingkat oksigen darah menunjukkan berapa banyak oksigen yang sel darah merah Anda bawa. Oksigenasi darah tinggi memainkan peran penting dalam memastikan bahwa otot, otak dan organ lain menerima energi yang mereka butuhkan untuk berfungsi dengan baik. Itulah mengapa sangat penting untuk memahami cara mengukur kadar oksigen Anda saat ini dan menentukan apakah berada dalam kisaran yang dapat normal.<\/p>\r\n\r\n\r\n\r\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><strong>Cara Mengukur Kadar Oksigen Anda<\/strong><\/h2>\r\n\r\n\r\n\r\n<p>Saturasi oksigen biasanya diukur dengan salah satu dari dua cara: analisa gas darah (AGD), dan pulse oximeter (Sp02).<\/p>\r\n\r\n\r\n\r\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>Analisa Gas Darah (AGD)<\/strong><\/h3>\r\n\r\n\r\n\r\n<div class=\"wp-block-image\">\r\n<figure class=\"aligncenter size-large is-resized\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"wp-image-33966\" src=\"https:\/\/www.ruparupa.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/07\/image-46.png\" alt=\"analisa gas darah untuk mengukur kadar oksigen\" width=\"509\" height=\"411\" srcset=\"https:\/\/www.ruparupa.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/07\/image-46.png 442w, https:\/\/www.ruparupa.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/07\/image-46-300x242.png 300w\" sizes=\"auto, (max-width: 509px) 100vw, 509px\" \/><\/figure>\r\n<\/div>\r\n\r\n\r\n\r\n<p>Tes AGD adalah tes darah yang dapat mengukur tingkat oksigen dalam darah Anda. Gas lain dalam darah juga dapat terdeteksi menggunakan tes ini. Nilai AGD mengacu pada tingkat oksigen dan karbon dioksida dalam darah arteri.<\/p>\r\n\r\n\r\n\r\n<p>Pembacaan mendapatkan hasilnya dari pengambilan darah arteri, seperti arteri radial di pergelangan tangan. Nilai AGD dapat memberi gambaran kepada dokter tentang seberapa efisien tubuh Anda menukar oksigen dan karbon dioksida.<\/p>\r\n\r\n\r\n\r\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><em><strong>Pulse Oximeter<\/strong><\/em><\/h3>\r\n<figure id=\"attachment_34661\" aria-describedby=\"caption-attachment-34661\" style=\"width: 1154px\" class=\"wp-caption alignnone\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"wp-image-34661 size-full\" src=\"https:\/\/www.ruparupa.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/07\/oximeter-sowell.jpg\" alt=\"oximeter sowell\" width=\"1154\" height=\"604\" srcset=\"https:\/\/www.ruparupa.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/07\/oximeter-sowell.jpg 1154w, https:\/\/www.ruparupa.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/07\/oximeter-sowell-300x157.jpg 300w, https:\/\/www.ruparupa.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/07\/oximeter-sowell-1024x536.jpg 1024w, https:\/\/www.ruparupa.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/07\/oximeter-sowell-768x402.jpg 768w, https:\/\/www.ruparupa.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/07\/oximeter-sowell-696x364.jpg 696w, https:\/\/www.ruparupa.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/07\/oximeter-sowell-1068x559.jpg 1068w, https:\/\/www.ruparupa.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/07\/oximeter-sowell-802x420.jpg 802w\" sizes=\"auto, (max-width: 1154px) 100vw, 1154px\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-34661\" class=\"wp-caption-text\">oximeter sowell<\/figcaption><\/figure>\r\n\r\n\r\n\r\n<p>Tes ini dapat memperlihatkan jumlah oksigen dalam darah. Pembacaan ini mencerminkan persentase oksigen yang ada dalam darah arteri. Tes ini menggunakan sensor untuk membaca panjang gelombang cahaya yang darah pantulkan. Alat ini menempel pada jari, daun telinga, atau tempat lain di tubuh.<\/p>\r\n\r\n\r\n\r\n<p><em><a href=\"https:\/\/www.ruparupa.com\/blog\/oximeter\/\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\">Oximeter<\/a><\/em> ini dapat menunjukkan tingkat SpO2 atau persentase darah jenuh. Hasil tes ini memiliki kemungkinan kesalahan sebesar 2 persen yang berarti hasil tes bisa lebih rendah atau tinggi 2 persen dari yang aslinya.<\/p>\r\n\r\n\r\n\r\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><strong>Berapa Kadar Oksigen yang Normal?<\/strong><\/h2>\r\n\r\n\r\n\r\n<p>Tes AGD menyediakan kadar oksigen darah Anda dalam bentuk tekanan parsial oksigen (PaO2). Berikut ini memudahkan Anda untuk menentukan kondisi kesehatan Anda:<\/p>\r\n\r\n\r\n\r\n<ul class=\"wp-block-list\">\r\n<li>Kadar oksigen darah di atas 120 mmHg menandakan hiperoksemia<\/li>\r\n<li>Tekanan oksigen arteri normal (PaO2) yang menggunakan tes gas darah arteri (ABG) adalah sekitar 75 hingga 100 milimeter (75-100 mmHg).<\/li>\r\n<li>Ketika kadarnya turun di bawah 75 mmHg, menandakan bahwa Anda hipoksemia.<\/li>\r\n<li>Jika Anda berada di tingkat di bawah 60 mmHg, maka ini sangat rendah dan membutuhkan oksigen tambahan.<\/li>\r\n<\/ul>\r\n\r\n\r\n\r\n<p>Berikut adalah tingkat oksigen darah dengan menggunakan alat pulse oximeter:<\/p>\r\n\r\n\r\n\r\n<ul class=\"wp-block-list\">\r\n<li>Tingkat oksigen normal dalam oksimeter pulsa biasanya berkisar dari 95% hingga 100%.<\/li>\r\n<li>Kadar oksigen darah di bawah 90% menandakan kadar oksigen Anda rendah (hipoksemia).<\/li>\r\n<\/ul>\r\n\r\n\r\n\r\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><strong>Faktor Penurunan Kadar atau Saturasi Oksigen<\/strong><\/h2>\r\n\r\n\r\n\r\n<p>Hipoksemia adalah penurunan kadar O2. Penyebab potensial hipoksemia meliputi:<\/p>\r\n\r\n\r\n\r\n<ul class=\"wp-block-list\">\r\n<li>Lebih sedikit oksigen di udara yang Anda hirup\u2014misalnya, saat terbang di pesawat terbang<\/li>\r\n<li>Kondisi yang mempengaruhi pernapasan, seperti asma<\/li>\r\n<li>Kondisi yang mempengaruhi penyerapan oksigen, seperti pneumonia<\/li>\r\n<li>Konsentrasi hemoglobin yang lebih rendah karena anemia<\/li>\r\n<li>Menghirup zat lain, seperti karbon monoksida atau sianida, yang mengikat hemoglobin lebih kuat daripada oksigen oxygen<\/li>\r\n<\/ul>\r\n\r\n\r\n\r\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><strong>Apa yang Terjadi Jika Kadar Oksigen Terlalu Rendah?<\/strong><\/h2>\r\n\r\n\r\n\r\n<p>Ketika kadar oksigen darah berada di luar batas normal, maka Anda mungkin mulai mengalami gejala-gejala berikut\u00a0:<\/p>\r\n\r\n\r\n\r\n<ul class=\"wp-block-list\">\r\n<li>sesak napas<\/li>\r\n<li>nyeri dada<\/li>\r\n<li>kebingungan<\/li>\r\n<li>sakit kepala<\/li>\r\n<li>detak jantung cepat<\/li>\r\n<\/ul>\r\n\r\n\r\n\r\n<p>Jika Anda terus memiliki kadar oksigen darah yang rendah, Anda kemungkinan akan menunjukkan gejala sianosis. Tanda-tanda umum dari sianosis adalah warna pada dasar kuku, kulit, dan selaput lendir menjadi biru.<\/p>\r\n\r\n\r\n\r\n<p>Jika Anda merasakan gejala-gejala tersebut, segera cari pertolongan medis. Sianosis dapat membahayakan jiwa karena dapat menyebabkan gagal napas.<\/p>\r\n\r\n\r\n\r\n<p>Untuk mencegah dari kejadian yang tidak Anda inginkan, penting untuk memiliki alat yang dapat mendeteksi kadar oksigen Anda. Anda bisa memeriksa oksigen, denyut nadi, dan juga detak jantung dengan oximeter pulse milik Sowell. Alat ini praktis dan mudah Anda gunakan sekalipun di bawah matahari.<\/p>\r\n\r\n\r\n\r\n<div class=\"wp-block-image\">\r\n<figure class=\"aligncenter size-large is-resized\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"wp-image-33754\" src=\"https:\/\/www.ruparupa.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/07\/Oximeter-terbaik-1.jpeg\" alt=\"oxiemeter\" width=\"335\" height=\"335\" srcset=\"https:\/\/www.ruparupa.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/07\/Oximeter-terbaik-1.jpeg 1000w, https:\/\/www.ruparupa.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/07\/Oximeter-terbaik-1-300x300.jpeg 300w, https:\/\/www.ruparupa.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/07\/Oximeter-terbaik-1-150x150.jpeg 150w, https:\/\/www.ruparupa.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/07\/Oximeter-terbaik-1-768x768.jpeg 768w, https:\/\/www.ruparupa.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/07\/Oximeter-terbaik-1-696x696.jpeg 696w, https:\/\/www.ruparupa.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/07\/Oximeter-terbaik-1-420x420.jpeg 420w\" sizes=\"auto, (max-width: 335px) 100vw, 335px\" \/>\r\n<figcaption><a href=\"https:\/\/www.ruparupa.com\/sowell-oximeter-fingertip-pulse-sdo-721.html?utm_source=blog&amp;utm_medium=referral&amp;utm_term=image&amp;utm_campaign=pdp\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\">Sowell Oximeter Fingertip Pulse Sdo-721<\/a><\/figcaption>\r\n<\/figure>\r\n<\/div>\r\n\r\n\r\n\r\n<p><a href=\"https:\/\/www.ruparupa.com\/sowell\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\">Sowell<\/a> juga menjual peralatan kesehatan lainnya yang praktis dan akurat dengan harga yang terjangkau. Dapatkan produk-produk Sowell hanya di <a href=\"https:\/\/www.ruparupa.com\/\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\">ruparupa.com<\/a>. Yuk hidup sehat bersama Sowell dan Ruparupa!<\/p>\r\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Tingkat oksigen darah menunjukkan berapa banyak oksigen yang sel darah merah Anda bawa. Oksigenasi darah tinggi memainkan peran penting dalam memastikan bahwa otot, otak dan organ lain menerima energi yang mereka butuhkan untuk berfungsi dengan baik. Itulah mengapa sangat penting untuk memahami cara mengukur kadar oksigen Anda saat ini dan menentukan apakah berada dalam kisaran [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":20,"featured_media":34661,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[2516,2515],"tags":[2100,165,2145,2097,2110],"class_list":["post-33959","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-health","category-living","tag-alat-kesehatan","tag-kesehatan","tag-oksigen","tag-oximeter","tag-sowell"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v27.6 - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-wordpress\/ -->\n<title>Berapa Kadar Oksigen Normal dalam Darah? - Blog ruparupa<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Oksigen memastikan organ lain menerima energi untuk berfungsi dengan baik. Maka dari itu, penting untuk memahami kadar oksigen yang normal\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/www.ruparupa.com\/blog\/berapa-kadar-oksigen-normal-dalam-darah\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Berapa Kadar Oksigen Normal dalam Darah? - Blog ruparupa\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Oksigen memastikan organ lain menerima energi untuk berfungsi dengan baik. Maka dari itu, penting untuk memahami kadar oksigen yang normal\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/www.ruparupa.com\/blog\/berapa-kadar-oksigen-normal-dalam-darah\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Blog ruparupa\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"https:\/\/www.facebook.com\/ruparupacom\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2021-07-13T09:01:01+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2022-09-02T10:11:05+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/www.ruparupa.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/07\/oximeter-sowell.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"1154\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"604\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Sharon\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:creator\" content=\"@RupaRupaCom\" \/>\n<meta name=\"twitter:site\" content=\"@RupaRupaCom\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Ditulis oleh\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Sharon\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Estimasi waktu membaca\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"4 menit\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\\\/\\\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ruparupa.com\\\/blog\\\/berapa-kadar-oksigen-normal-dalam-darah\\\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ruparupa.com\\\/blog\\\/berapa-kadar-oksigen-normal-dalam-darah\\\/\"},\"author\":{\"name\":\"Sharon\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ruparupa.com\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/373bb98d54270ceb332f06f9728fb861\"},\"headline\":\"Berapa Kadar Oksigen Normal dalam Darah?\",\"datePublished\":\"2021-07-13T09:01:01+00:00\",\"dateModified\":\"2022-09-02T10:11:05+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ruparupa.com\\\/blog\\\/berapa-kadar-oksigen-normal-dalam-darah\\\/\"},\"wordCount\":574,\"commentCount\":0,\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ruparupa.com\\\/blog\\\/berapa-kadar-oksigen-normal-dalam-darah\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/www.ruparupa.com\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2021\\\/07\\\/oximeter-sowell.jpg\",\"keywords\":[\"alat kesehatan\",\"Kesehatan\",\"oksigen\",\"Oximeter\",\"sowell\"],\"articleSection\":[\"Health\",\"Living\"],\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"CommentAction\",\"name\":\"Comment\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/www.ruparupa.com\\\/blog\\\/berapa-kadar-oksigen-normal-dalam-darah\\\/#respond\"]}]},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ruparupa.com\\\/blog\\\/berapa-kadar-oksigen-normal-dalam-darah\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/www.ruparupa.com\\\/blog\\\/berapa-kadar-oksigen-normal-dalam-darah\\\/\",\"name\":\"Berapa Kadar Oksigen Normal dalam Darah? - Blog ruparupa\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ruparupa.com\\\/blog\\\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ruparupa.com\\\/blog\\\/berapa-kadar-oksigen-normal-dalam-darah\\\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ruparupa.com\\\/blog\\\/berapa-kadar-oksigen-normal-dalam-darah\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/www.ruparupa.com\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2021\\\/07\\\/oximeter-sowell.jpg\",\"datePublished\":\"2021-07-13T09:01:01+00:00\",\"dateModified\":\"2022-09-02T10:11:05+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ruparupa.com\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/373bb98d54270ceb332f06f9728fb861\"},\"description\":\"Oksigen memastikan organ lain menerima energi untuk berfungsi dengan baik. Maka dari itu, penting untuk memahami kadar oksigen yang normal\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ruparupa.com\\\/blog\\\/berapa-kadar-oksigen-normal-dalam-darah\\\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/www.ruparupa.com\\\/blog\\\/berapa-kadar-oksigen-normal-dalam-darah\\\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ruparupa.com\\\/blog\\\/berapa-kadar-oksigen-normal-dalam-darah\\\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\\\/\\\/www.ruparupa.com\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2021\\\/07\\\/oximeter-sowell.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/www.ruparupa.com\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2021\\\/07\\\/oximeter-sowell.jpg\",\"width\":1154,\"height\":604,\"caption\":\"oximeter sowell\"},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ruparupa.com\\\/blog\\\/berapa-kadar-oksigen-normal-dalam-darah\\\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\\\/\\\/www.ruparupa.com\\\/blog\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Berapa Kadar Oksigen Normal dalam Darah?\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ruparupa.com\\\/blog\\\/#website\",\"url\":\"https:\\\/\\\/www.ruparupa.com\\\/blog\\\/\",\"name\":\"Blog ruparupa\",\"description\":\"Home Living, Lifestyle, Hobbies\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\\\/\\\/www.ruparupa.com\\\/blog\\\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ruparupa.com\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/373bb98d54270ceb332f06f9728fb861\",\"name\":\"Sharon\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/b7c408bb0a96cfc9e3945a751224cb45cbbd758b7e79fbacb22fba15c43a4e87?s=96&d=identicon&r=g\",\"url\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/b7c408bb0a96cfc9e3945a751224cb45cbbd758b7e79fbacb22fba15c43a4e87?s=96&d=identicon&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/b7c408bb0a96cfc9e3945a751224cb45cbbd758b7e79fbacb22fba15c43a4e87?s=96&d=identicon&r=g\",\"caption\":\"Sharon\"},\"url\":\"https:\\\/\\\/www.ruparupa.com\\\/blog\\\/author\\\/sharon-s\\\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Berapa Kadar Oksigen Normal dalam Darah? - Blog ruparupa","description":"Oksigen memastikan organ lain menerima energi untuk berfungsi dengan baik. Maka dari itu, penting untuk memahami kadar oksigen yang normal","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/www.ruparupa.com\/blog\/berapa-kadar-oksigen-normal-dalam-darah\/","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"Berapa Kadar Oksigen Normal dalam Darah? - Blog ruparupa","og_description":"Oksigen memastikan organ lain menerima energi untuk berfungsi dengan baik. Maka dari itu, penting untuk memahami kadar oksigen yang normal","og_url":"https:\/\/www.ruparupa.com\/blog\/berapa-kadar-oksigen-normal-dalam-darah\/","og_site_name":"Blog ruparupa","article_publisher":"https:\/\/www.facebook.com\/ruparupacom","article_published_time":"2021-07-13T09:01:01+00:00","article_modified_time":"2022-09-02T10:11:05+00:00","og_image":[{"width":1154,"height":604,"url":"https:\/\/www.ruparupa.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/07\/oximeter-sowell.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"Sharon","twitter_card":"summary_large_image","twitter_creator":"@RupaRupaCom","twitter_site":"@RupaRupaCom","twitter_misc":{"Ditulis oleh":"Sharon","Estimasi waktu membaca":"4 menit"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/www.ruparupa.com\/blog\/berapa-kadar-oksigen-normal-dalam-darah\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.ruparupa.com\/blog\/berapa-kadar-oksigen-normal-dalam-darah\/"},"author":{"name":"Sharon","@id":"https:\/\/www.ruparupa.com\/blog\/#\/schema\/person\/373bb98d54270ceb332f06f9728fb861"},"headline":"Berapa Kadar Oksigen Normal dalam Darah?","datePublished":"2021-07-13T09:01:01+00:00","dateModified":"2022-09-02T10:11:05+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/www.ruparupa.com\/blog\/berapa-kadar-oksigen-normal-dalam-darah\/"},"wordCount":574,"commentCount":0,"image":{"@id":"https:\/\/www.ruparupa.com\/blog\/berapa-kadar-oksigen-normal-dalam-darah\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/www.ruparupa.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/07\/oximeter-sowell.jpg","keywords":["alat kesehatan","Kesehatan","oksigen","Oximeter","sowell"],"articleSection":["Health","Living"],"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/www.ruparupa.com\/blog\/berapa-kadar-oksigen-normal-dalam-darah\/#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/www.ruparupa.com\/blog\/berapa-kadar-oksigen-normal-dalam-darah\/","url":"https:\/\/www.ruparupa.com\/blog\/berapa-kadar-oksigen-normal-dalam-darah\/","name":"Berapa Kadar Oksigen Normal dalam Darah? - Blog ruparupa","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.ruparupa.com\/blog\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/www.ruparupa.com\/blog\/berapa-kadar-oksigen-normal-dalam-darah\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/www.ruparupa.com\/blog\/berapa-kadar-oksigen-normal-dalam-darah\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/www.ruparupa.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/07\/oximeter-sowell.jpg","datePublished":"2021-07-13T09:01:01+00:00","dateModified":"2022-09-02T10:11:05+00:00","author":{"@id":"https:\/\/www.ruparupa.com\/blog\/#\/schema\/person\/373bb98d54270ceb332f06f9728fb861"},"description":"Oksigen memastikan organ lain menerima energi untuk berfungsi dengan baik. Maka dari itu, penting untuk memahami kadar oksigen yang normal","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/www.ruparupa.com\/blog\/berapa-kadar-oksigen-normal-dalam-darah\/#breadcrumb"},"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/www.ruparupa.com\/blog\/berapa-kadar-oksigen-normal-dalam-darah\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/www.ruparupa.com\/blog\/berapa-kadar-oksigen-normal-dalam-darah\/#primaryimage","url":"https:\/\/www.ruparupa.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/07\/oximeter-sowell.jpg","contentUrl":"https:\/\/www.ruparupa.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/07\/oximeter-sowell.jpg","width":1154,"height":604,"caption":"oximeter sowell"},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/www.ruparupa.com\/blog\/berapa-kadar-oksigen-normal-dalam-darah\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/www.ruparupa.com\/blog\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Berapa Kadar Oksigen Normal dalam Darah?"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/www.ruparupa.com\/blog\/#website","url":"https:\/\/www.ruparupa.com\/blog\/","name":"Blog ruparupa","description":"Home Living, Lifestyle, Hobbies","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/www.ruparupa.com\/blog\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"id"},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/www.ruparupa.com\/blog\/#\/schema\/person\/373bb98d54270ceb332f06f9728fb861","name":"Sharon","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/b7c408bb0a96cfc9e3945a751224cb45cbbd758b7e79fbacb22fba15c43a4e87?s=96&d=identicon&r=g","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/b7c408bb0a96cfc9e3945a751224cb45cbbd758b7e79fbacb22fba15c43a4e87?s=96&d=identicon&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/b7c408bb0a96cfc9e3945a751224cb45cbbd758b7e79fbacb22fba15c43a4e87?s=96&d=identicon&r=g","caption":"Sharon"},"url":"https:\/\/www.ruparupa.com\/blog\/author\/sharon-s\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.ruparupa.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/33959","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.ruparupa.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.ruparupa.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.ruparupa.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/20"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.ruparupa.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=33959"}],"version-history":[{"count":6,"href":"https:\/\/www.ruparupa.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/33959\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":69788,"href":"https:\/\/www.ruparupa.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/33959\/revisions\/69788"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.ruparupa.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/34661"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.ruparupa.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=33959"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.ruparupa.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=33959"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.ruparupa.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=33959"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}