{"id":31685,"date":"2021-04-30T18:27:23","date_gmt":"2021-04-30T11:27:23","guid":{"rendered":"https:\/\/www.ruparupa.com\/blog\/?p=31685"},"modified":"2024-11-21T16:26:29","modified_gmt":"2024-11-21T09:26:29","slug":"pohon-ketapang","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.ruparupa.com\/blog\/pohon-ketapang\/","title":{"rendered":"Pohon Ketapang: Taksonomi, Ekologi, Ciri-ciri,Manfaat, Jenis, Perawatan"},"content":{"rendered":"\r\n<p>Pohon ketapang adalah sejenis pohon yang tumbuh pada tepi pantai rindang, dan membentuk tajuk secara bertingkat-tingkat. Setelah bertumbuh tumbuhan ini menjadi pohon peneduh untuk taman maupun pinggir jalan.<\/p>\r\n\r\n\r\n\r\n<p>Dalam artikel kali ini kita akan membahas secara lengkap manfaat, ciri-ciri, jenis hingga harga tumbuhan ini. Untuk mengetahuinya pastikan untuk membacanya sampai kahir.<\/p>\r\n\r\n\r\n\r\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><strong>Taksonomi Pohon Ketapang<\/strong><\/h2>\r\n\r\n\r\n\r\n<div class=\"wp-block-image\">\r\n<figure class=\"aligncenter size-large\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"1024\" height=\"560\" class=\"wp-image-31694\" src=\"https:\/\/www.ruparupa.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/04\/Screen-Shot-2021-04-30-at-17.15.22-1024x560.png\" alt=\"Gambar pohon ketapang \" srcset=\"https:\/\/www.ruparupa.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/04\/Screen-Shot-2021-04-30-at-17.15.22-1024x560.png 1024w, https:\/\/www.ruparupa.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/04\/Screen-Shot-2021-04-30-at-17.15.22-300x164.png 300w, https:\/\/www.ruparupa.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/04\/Screen-Shot-2021-04-30-at-17.15.22-768x420.png 768w, https:\/\/www.ruparupa.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/04\/Screen-Shot-2021-04-30-at-17.15.22-1536x840.png 1536w, https:\/\/www.ruparupa.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/04\/Screen-Shot-2021-04-30-at-17.15.22-696x381.png 696w, https:\/\/www.ruparupa.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/04\/Screen-Shot-2021-04-30-at-17.15.22-1068x584.png 1068w, https:\/\/www.ruparupa.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/04\/Screen-Shot-2021-04-30-at-17.15.22.png 1780w\" sizes=\"auto, (max-width: 1024px) 100vw, 1024px\" \/>\r\n<figcaption><strong>Source: Pixabay<\/strong><\/figcaption>\r\n<\/figure>\r\n<\/div>\r\n\r\n\r\n\r\n<p>Nama latin pohon ketapang adalah Terminalia catappa serta sebutan lainnya seperti <em>tarisei, talisei, kalis, kris<\/em>\u00a0(Papua Barat), <em>salris\u00e9<\/em>\u00a0(Sulut); <em>sarisa, sirisa, sirisal, sarisalo<\/em>\u00a0(Mal.), <em>lisa<\/em>\u00a0(Rote); <em>tiliso, tiliho, ngusu<\/em> (Maluku Utara)<\/p>\r\n\r\n\r\n\r\n<p>Sementara itu dalam bahasa asing umumnya memiliki nama <em>Sea almond, Beach almond<\/em>, <em>Bengal almond<\/em>,<em> almond<\/em>,\u00a0<em>Talisay tree<\/em>,\u00a0<em>Umbrella tree, Singapore almond<\/em>,\u00a0<em>Indian almond<\/em>,\u00a0<em>Malabar Tropical almond.<\/em><\/p>\r\n\r\n\r\n\r\n<p>\u00a0<\/p>\r\n\r\n\r\n\r\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><strong>Ekologi<\/strong><\/h2>\r\n\r\n\r\n\r\n<p>Tumbuhan asli Asia Tenggara maupun Polinesia hingga Australia bagian utara. Selain itu poon ini juga bisa ditemui pada Amerika Tengah, Amerika Selatan, Afrika Timur, Afrika Barat, Pakistan, India, juga Madagaskar.<\/p>\r\n\r\n\r\n\r\n<p>Dapat bertumbuh secara optimal pada dataran rendah ketinggian 400 m dengan curah hujan 1000-3500 mm pertahun. Dalam setahun tumbuhan ini menggugurkan daunnya dua kali. Sementara itu buahnya memiliki lapisan gabus sehingga mampu terapung di air.<\/p>\r\n\r\n\r\n\r\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Morfologi atau <strong>Ciri-ciri pohon Ketapang <\/strong><\/h2>\r\n\r\n\r\n\r\n<p>Ketapang pohon mampu mencapai ketinggian hingga 40 m dan ketebalan batang hingga 1,5 m. Tumbuh sangat rindang secara mendatar juga bertingkat hingga memiiki penampakan seperti pagoda.<\/p>\r\n\r\n\r\n\r\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong># Daun<\/strong><\/h3>\r\n\r\n\r\n\r\n<p>Ciri ciri daun ketapang biasanya sangat bervariasi seperti yang berikut ini:<\/p>\r\n\r\n\r\n\r\n<p>1 . Bentuk daun pohon ketapang yang lebih lebar dan umumnya mencapai 3 cm- 9 cm setiap helainya.<\/p>\r\n\r\n\r\n\r\n<p>2 . Daun ketapang dengan bentuk oval dan memanjang, serta lancip pada bagian ujungnya. Karakter lainnya yang menonjol adalah bagian ujun daun lebar juga sirip dan tulang daun yang kuat.<\/p>\r\n\r\n\r\n\r\n<p>3 . Memiliki warna daun yang segar dan muda seperti pohon manggis. Namunakan berubah warna menjadi merah atau kuning saat musim gugur tiba.<\/p>\r\n\r\n\r\n\r\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong># Buah<\/strong><\/h3>\r\n\r\n\r\n\r\n<p>Buah ketapang sendiri seperti almond yang berukuran 4 hingga 5.5 cm. Biasanya berwarna hijau saat masih mudah dan menjadi merah kecoklatan setelah matang<\/p>\r\n\r\n\r\n\r\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong># Bunga<\/strong><\/h3>\r\n\r\n\r\n\r\n<p>Berukuran kecil dan seperti lonceng. Memiliki ukurannya 4 &#8211; 8 mm dengan variasi warna kuning, krem dan putih. Cenderung tumbuh pada ujung ranting dengan panjang 8 &#8211; 25 cm dengan jumlah kelopak 5 helai<\/p>\r\n\r\n\r\n\r\n<h3 class=\"wp-block-heading\"># Akar<\/h3>\r\n\r\n\r\n\r\n<p>Kelompok tanaman peneduh yang memiliki akar tunggang bercabang. Berbentuk kerucut lurus ke bawah dengan banyak cabang akar ke samping sebagai penopang.<\/p>\r\n\r\n\r\n\r\n<h3 class=\"wp-block-heading\"># Batang<\/h3>\r\n\r\n\r\n\r\n<p>Mampu tumbuh mencapai ketinggian sekitar 35 meter, dengan tekstur batang yang kasar atau\u00a0<em>sulcatus<\/em>\u00a0pada permukaan kulit batang. Berbentuk bundar dan tegak lurus.<\/p>\r\n\r\n\r\n\r\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><strong>Manfaat Pohon Ketapang<\/strong><\/h2>\r\n\r\n\r\n\r\n<div class=\"wp-block-image\">\r\n<figure class=\"aligncenter size-large\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"640\" height=\"363\" class=\"wp-image-31702\" src=\"https:\/\/www.ruparupa.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/04\/tropical-almond-262719_640.jpg\" alt=\"Manfaat pohon ketapang\" srcset=\"https:\/\/www.ruparupa.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/04\/tropical-almond-262719_640.jpg 640w, https:\/\/www.ruparupa.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/04\/tropical-almond-262719_640-300x170.jpg 300w\" sizes=\"auto, (max-width: 640px) 100vw, 640px\" \/>\r\n<figcaption>Source: Pixabay<\/figcaption>\r\n<\/figure>\r\n<\/div>\r\n\r\n\r\n\r\n<p>Tumbuhan ini memiliki asam Tanin, yang baik untuk mengatasi berbagai macam penyakit manusia hingga baik untuk merawat ikan cupang.<\/p>\r\n\r\n\r\n\r\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong># 9 Manfaat pohon Ketapang Untuk Ikan Cupang<\/strong><\/h3>\r\n\r\n\r\n\r\n<p>1 . Meningkatkan daya tahan tubuh ikan sehingga tidak mudah terkena penyakit<\/p>\r\n\r\n\r\n\r\n<p>2 . Memperkuat juga menyehatkan bagian sirip dan sisik<\/p>\r\n\r\n\r\n\r\n<p>3 . Menurunkan pH air akuarium<\/p>\r\n\r\n\r\n\r\n<p>4 . Memberikan efek anti bakteri dan anti jamur<\/p>\r\n\r\n\r\n\r\n<p>5 . Menjadi sumber makanan alami bagi ikan<\/p>\r\n\r\n\r\n\r\n<p>6 . Obat alami bagi ikan<\/p>\r\n\r\n\r\n\r\n<p>7 . Menurunkan stress ikan<\/p>\r\n\r\n\r\n\r\n<p>8 . Membantu perkembangbiakan cupang liar, tetra berlian, rawa merah<\/p>\r\n\r\n\r\n\r\n<p>9 . Memperpanjang umur ikan cupang<\/p>\r\n\r\n\r\n\r\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong># 12 Manfaat pohon Ketapang Untuk Kesehatan Manusia<\/strong><\/h3>\r\n\r\n\r\n\r\n<p>1 . Menurut web kesehatan air rebusan daun ketapang sangat baik untuk perkembangan janin dalam kandungan, karena memiki kandungan asam folat yang tinggi. Namun tidak semua kondisi kehamilan bisa mengonsumsi ramuan herbal ini.<\/p>\r\n\r\n\r\n\r\n<p>2 . Mampu menurunkan diabetes dari 25 &#8211; 62 %, namun efeknya sendiri baru terlihat setelah 15 hari pengobatan<\/p>\r\n\r\n\r\n\r\n<p>3 . Menghambat Pertumbuhan Kanker sebesar 2,6 kali setelah 30 hari dipaparkan ramuan tersebut. Ini terjadi karena adanya sifat antikarsinogenik yang disinyalir mampu menurunkan sel kanker dalam tubuh.<\/p>\r\n\r\n\r\n\r\n<p>4 . Mengobati Hepatitis atau liver hati yang mana bisa dilakukan dengan menggunakan daun ketapang yang sudah berwarna kuning kecoklatan.<\/p>\r\n\r\n\r\n\r\n<p>5 . Kulit batang ketapang sendiri ternyata bermanfaat untuk mengobati sariawan jika mengonsumsinya secara teratur.<\/p>\r\n\r\n\r\n\r\n<p>6 . Baik untuk menjaga imunitas tubuh karena ada kandungan antioksidan yang membuat kamu tidak mudah terserang penyakit.<\/p>\r\n\r\n\r\n\r\n<p>7 . Meningkatkan fungsi kelenjar susu untuk ibu yang sedang menyusui.<\/p>\r\n\r\n\r\n\r\n<p>8 . Meredakan penyakit\u00a0<em>Rheumatoid artritis<\/em>\u00a0alias radang sendi<\/p>\r\n\r\n\r\n\r\n<p>9 . Mampu menenangkan dan melemaskan sistem saraf.\u00a0<\/p>\r\n\r\n\r\n\r\n<p>10 . Sifat antioksidan yang terdapat pada daun ketapang dapat mencegah kerusakan kromosom dan memberikan efek antiklastogenik.<\/p>\r\n\r\n\r\n\r\n<p>11 . Mengobati sakit perut karena mampu membunuh parasit yang terdapat dalam usus.<\/p>\r\n\r\n\r\n\r\n<p>12 . Menyembuhkan sakit kepala secara alami<\/p>\r\n\r\n\r\n\r\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong># Salah Satu<\/strong> <strong>Alternatif Minyak Nabati Selain Minyak Kelapa Sawit<\/strong><\/h3>\r\n\r\n\r\n\r\n<p>Ternyata biji ketapang memiliki kemiripan dengan minyak wijen, minyak kelapa, dan minyak zaitun. Hal ini dapat terjadi karena berdasarkan sifat fisika kimia dan kandungan lemak total yang berfungsi sebagai metil ester<\/p>\r\n\r\n\r\n\r\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong># Bahan Pewarna Alami<\/strong><\/h3>\r\n\r\n\r\n\r\n<p>Pepagan adalah jaringan paling luar pada pohon ketapang yang melindungi batang kayu dan daun-daun pohon. Dari bagian inilah menghasilkan warna kuning kecoklatan hingga warna zaitun. Sehingga tidak mengherankan jika pepagan pohon ini sering menjadi bahan tinta.<\/p>\r\n\r\n\r\n\r\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><strong>5 Jenis Pohon Ketapang<\/strong><\/h2>\r\n\r\n\r\n\r\n<p>Terdiri dari banyak jenis yang mana dapat dipilih sesuai selera<\/p>\r\n\r\n\r\n\r\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>1. Ketapang Sentani<\/strong><\/h3>\r\n\r\n\r\n\r\n<div class=\"wp-block-image\">\r\n<figure class=\"aligncenter size-large\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"1024\" height=\"756\" class=\"wp-image-31699\" src=\"https:\/\/www.ruparupa.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/04\/Screen-Shot-2021-04-30-at-17.58.47-1024x756.png\" alt=\"Pohon Ketapang Sintani\" srcset=\"https:\/\/www.ruparupa.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/04\/Screen-Shot-2021-04-30-at-17.58.47-1024x756.png 1024w, https:\/\/www.ruparupa.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/04\/Screen-Shot-2021-04-30-at-17.58.47-300x222.png 300w, https:\/\/www.ruparupa.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/04\/Screen-Shot-2021-04-30-at-17.58.47-768x567.png 768w, https:\/\/www.ruparupa.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/04\/Screen-Shot-2021-04-30-at-17.58.47-80x60.png 80w, https:\/\/www.ruparupa.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/04\/Screen-Shot-2021-04-30-at-17.58.47-696x514.png 696w, https:\/\/www.ruparupa.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/04\/Screen-Shot-2021-04-30-at-17.58.47-1068x789.png 1068w, https:\/\/www.ruparupa.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/04\/Screen-Shot-2021-04-30-at-17.58.47-569x420.png 569w, https:\/\/www.ruparupa.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/04\/Screen-Shot-2021-04-30-at-17.58.47.png 1262w\" sizes=\"auto, (max-width: 1024px) 100vw, 1024px\" \/>\r\n<figcaption>Source:stewartflowers<\/figcaption>\r\n<\/figure>\r\n<\/div>\r\n\r\n\r\n\r\n<p>Jenis pertama adalah pohon ketapang kencana sentani, memiliki daun yang lembut dan sulit untuk dibedakan dengan jenis lainnya. Umumnya berfungsi sebagai penghias taman dan bukan sebagai perindang.<\/p>\r\n\r\n\r\n\r\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>2 . Ketapang Laut (Beach Almond Tree)<\/strong><\/h3>\r\n\r\n\r\n\r\n<div class=\"wp-block-image\">\r\n<figure class=\"aligncenter size-large\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"1024\" height=\"577\" class=\"wp-image-31698\" src=\"https:\/\/www.ruparupa.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/04\/Screen-Shot-2021-04-30-at-17.24.22-1024x577.png\" alt=\"Pohon Ketapang Laut\" srcset=\"https:\/\/www.ruparupa.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/04\/Screen-Shot-2021-04-30-at-17.24.22-1024x577.png 1024w, https:\/\/www.ruparupa.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/04\/Screen-Shot-2021-04-30-at-17.24.22-300x169.png 300w, https:\/\/www.ruparupa.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/04\/Screen-Shot-2021-04-30-at-17.24.22-768x433.png 768w, https:\/\/www.ruparupa.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/04\/Screen-Shot-2021-04-30-at-17.24.22-696x392.png 696w, https:\/\/www.ruparupa.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/04\/Screen-Shot-2021-04-30-at-17.24.22-1068x602.png 1068w, https:\/\/www.ruparupa.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/04\/Screen-Shot-2021-04-30-at-17.24.22-746x420.png 746w, https:\/\/www.ruparupa.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/04\/Screen-Shot-2021-04-30-at-17.24.22.png 1264w\" sizes=\"auto, (max-width: 1024px) 100vw, 1024px\" \/>\r\n<figcaption>Source: Agromaret<\/figcaption>\r\n<\/figure>\r\n<\/div>\r\n\r\n\r\n\r\n<p>Cocok sebagai peneduh pada kawasan laut karena bentuknya yang rimbun, bahkan cenderung berlapis. Ukurannya sendiri sangat beragam mulai dari 50-60 cm, sementara itu untuk usia terbaik adalah 8-10 bulan. Dari antara jenis lainnya pertumbuhan pohon ini cukup cepat, karena mampu mencapai 1 meter &#8211; 5 meter dalam waktu 2-3 tahun.<\/p>\r\n\r\n\r\n\r\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>3. Ketapang Biola<\/strong><\/h3>\r\n\r\n\r\n\r\n<figure class=\"wp-block-image size-large\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"1024\" height=\"589\" class=\"wp-image-31697\" src=\"https:\/\/www.ruparupa.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/04\/Screen-Shot-2021-04-30-at-17.40.00-1024x589.png\" alt=\"Pohon Ketapang Biola\" srcset=\"https:\/\/www.ruparupa.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/04\/Screen-Shot-2021-04-30-at-17.40.00-1024x589.png 1024w, https:\/\/www.ruparupa.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/04\/Screen-Shot-2021-04-30-at-17.40.00-300x173.png 300w, https:\/\/www.ruparupa.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/04\/Screen-Shot-2021-04-30-at-17.40.00-768x442.png 768w, https:\/\/www.ruparupa.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/04\/Screen-Shot-2021-04-30-at-17.40.00-696x401.png 696w, https:\/\/www.ruparupa.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/04\/Screen-Shot-2021-04-30-at-17.40.00-1068x615.png 1068w, https:\/\/www.ruparupa.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/04\/Screen-Shot-2021-04-30-at-17.40.00-730x420.png 730w, https:\/\/www.ruparupa.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/04\/Screen-Shot-2021-04-30-at-17.40.00.png 1216w\" sizes=\"auto, (max-width: 1024px) 100vw, 1024px\" \/>\r\n<figcaption>Source:Portaljember.pikiranrakyat<\/figcaption>\r\n<\/figure>\r\n\r\n\r\n\r\n<p>Salah satu jenis pohon yang mudah untuk dikontrol, maka tidak mengherankan jika mudah untuk memangkasnya menjadi tanaman hias berukuran kerdil. Memiliki ciri khas daun yang lebar dan menghadap ke atas layaknya mangkok.<\/p>\r\n\r\n\r\n\r\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>4 . Ketapang Mini<\/strong><\/h3>\r\n\r\n\r\n\r\n<div class=\"wp-block-image\">\r\n<figure class=\"aligncenter size-large\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"1024\" height=\"671\" class=\"wp-image-31696\" src=\"https:\/\/www.ruparupa.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/04\/Screen-Shot-2021-04-30-at-17.37.50-1024x671.png\" alt=\"Gambar pohon ketapang mini\" srcset=\"https:\/\/www.ruparupa.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/04\/Screen-Shot-2021-04-30-at-17.37.50-1024x671.png 1024w, https:\/\/www.ruparupa.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/04\/Screen-Shot-2021-04-30-at-17.37.50-300x196.png 300w, https:\/\/www.ruparupa.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/04\/Screen-Shot-2021-04-30-at-17.37.50-768x503.png 768w, https:\/\/www.ruparupa.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/04\/Screen-Shot-2021-04-30-at-17.37.50-696x456.png 696w, https:\/\/www.ruparupa.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/04\/Screen-Shot-2021-04-30-at-17.37.50-741x486.png 741w, https:\/\/www.ruparupa.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/04\/Screen-Shot-2021-04-30-at-17.37.50-1068x699.png 1068w, https:\/\/www.ruparupa.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/04\/Screen-Shot-2021-04-30-at-17.37.50-641x420.png 641w, https:\/\/www.ruparupa.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/04\/Screen-Shot-2021-04-30-at-17.37.50.png 1466w\" sizes=\"auto, (max-width: 1024px) 100vw, 1024px\" \/>\r\n<figcaption>Source: tridrian.wordpress<\/figcaption>\r\n<\/figure>\r\n<\/div>\r\n\r\n\r\n\r\n<p>Cocok sebagai tanaman hias maupun peneduh yang menyerupai seperti pohon. Bentuknya sendiri mendatar dan berlapis. Memiliki nama lain sebagai ketapang kencana karena ukuran daunnya yang lebih kecil. Cocok untuk rumah yang memiliki lahan terbatas, karena tidak akan memberikan kesan sesak<\/p>\r\n\r\n\r\n\r\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>5 . Ketapang Kencana Lhokseumawe<\/strong><\/h3>\r\n\r\n\r\n\r\n<div class=\"wp-block-image\">\r\n<figure class=\"aligncenter size-large\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"1024\" height=\"672\" class=\"wp-image-31695\" src=\"https:\/\/www.ruparupa.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/04\/Screen-Shot-2021-04-30-at-17.31.07-1024x672.png\" alt=\"Pohon Ketapang Kencana Lhokseumawe\" srcset=\"https:\/\/www.ruparupa.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/04\/Screen-Shot-2021-04-30-at-17.31.07-1024x672.png 1024w, https:\/\/www.ruparupa.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/04\/Screen-Shot-2021-04-30-at-17.31.07-300x197.png 300w, https:\/\/www.ruparupa.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/04\/Screen-Shot-2021-04-30-at-17.31.07-768x504.png 768w, https:\/\/www.ruparupa.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/04\/Screen-Shot-2021-04-30-at-17.31.07-696x457.png 696w, https:\/\/www.ruparupa.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/04\/Screen-Shot-2021-04-30-at-17.31.07-741x486.png 741w, https:\/\/www.ruparupa.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/04\/Screen-Shot-2021-04-30-at-17.31.07-1068x701.png 1068w, https:\/\/www.ruparupa.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/04\/Screen-Shot-2021-04-30-at-17.31.07-640x420.png 640w, https:\/\/www.ruparupa.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/04\/Screen-Shot-2021-04-30-at-17.31.07.png 1448w\" sizes=\"auto, (max-width: 1024px) 100vw, 1024px\" \/>\r\n<figcaption>Source: Stewartflowers<\/figcaption>\r\n<\/figure>\r\n<\/div>\r\n\r\n\r\n\r\n<p>Seperti namanya tumbuhan ini berasal dari salah satu daerah di Aceh. Jika ingin mengetahui perbedaannya tentu agak sulit karena rupanya mirip dengan kencana sentani. Namun yang pasti jenis ini cocok menjadi tanaman hias.<\/p>\r\n\r\n\r\n\r\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Cara Merawat Pohon Ketapang<\/h2>\r\n\r\n\r\n\r\n<p>Untuk mendapatkan hasil tumbuhan yang berkembang optimal, lakukan langkah perawatan berikut ini<\/p>\r\n\r\n\r\n\r\n<h3 class=\"wp-block-heading\">#Menyiram Rutin<\/h3>\r\n\r\n\r\n\r\n<div class=\"wp-block-image\">\r\n<figure class=\"aligncenter size-large\"><a href=\"https:\/\/www.ruparupa.com\/penyiram-tanaman-plastik-1-5-ltr.html?utm_source=blog&#038;utm_medium=referral&#038;utm_term=image&#038;utm_campaign=pdp\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"1000\" height=\"1000\" class=\"wp-image-31688\" src=\"https:\/\/www.ruparupa.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/04\/Penyiram-tanaman.jpeg\" alt=\"\" srcset=\"https:\/\/www.ruparupa.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/04\/Penyiram-tanaman.jpeg 1000w, https:\/\/www.ruparupa.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/04\/Penyiram-tanaman-300x300.jpeg 300w, https:\/\/www.ruparupa.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/04\/Penyiram-tanaman-150x150.jpeg 150w, https:\/\/www.ruparupa.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/04\/Penyiram-tanaman-768x768.jpeg 768w, https:\/\/www.ruparupa.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/04\/Penyiram-tanaman-696x696.jpeg 696w, https:\/\/www.ruparupa.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/04\/Penyiram-tanaman-420x420.jpeg 420w\" sizes=\"auto, (max-width: 1000px) 100vw, 1000px\" \/><\/a>\r\n<figcaption><a href=\"https:\/\/www.ruparupa.com\/penyiram-tanaman-plastik-1-5-ltr.html?utm_source=blog&#038;utm_medium=referral&#038;utm_term=image&#038;utm_campaign=pdp\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\">Beli disini<\/a><\/figcaption>\r\n<\/figure>\r\n<\/div>\r\n\r\n\r\n\r\n<p>Sama seperti pohon lainnya, agar tumbuh maksimal tanaman ini memerlukan penyiraman secara rutin namun tidak setiap hari. Pasalnya memberi air berlebihan dapat membuatnya menjadi gersang.<\/p>\r\n\r\n\r\n\r\n<h3 class=\"wp-block-heading\"># Memberikan Nutrisi<\/h3>\r\n\r\n\r\n\r\n<figure class=\"wp-block-image size-large\"><a href=\"https:\/\/www.ruparupa.com\/pupuk-nafos-guano-1-kg.html?utm_source=blog&#038;utm_medium=referral&#038;utm_term=image&#038;utm_campaign=pdp\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"1000\" height=\"1000\" class=\"wp-image-31689\" src=\"https:\/\/www.ruparupa.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/04\/Pupuk.jpeg\" alt=\"\" srcset=\"https:\/\/www.ruparupa.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/04\/Pupuk.jpeg 1000w, https:\/\/www.ruparupa.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/04\/Pupuk-300x300.jpeg 300w, https:\/\/www.ruparupa.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/04\/Pupuk-150x150.jpeg 150w, https:\/\/www.ruparupa.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/04\/Pupuk-768x768.jpeg 768w, https:\/\/www.ruparupa.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/04\/Pupuk-696x696.jpeg 696w, https:\/\/www.ruparupa.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/04\/Pupuk-420x420.jpeg 420w\" sizes=\"auto, (max-width: 1000px) 100vw, 1000px\" \/><\/a>\r\n<figcaption><a href=\"https:\/\/www.ruparupa.com\/pupuk-nafos-guano-1-kg.html?utm_source=blog&#038;utm_medium=referral&#038;utm_term=image&#038;utm_campaign=pdp\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\">Beli disini<\/a><\/figcaption>\r\n<\/figure>\r\n\r\n\r\n\r\n<p>Agar tumbuhan dapat bertumbuh maksimal, berikan pupuk dengan kadar yang selalu sama. Untuk jenisnya sendiri boleh organik maupun buatan. Namun jika ingin lebih mudah memberikan pupuk anorganik adalah pilhan tepat, karena memiliki takaran yang sudah pas.<\/p>\r\n\r\n\r\n\r\n<p>Beri pupuk dengan rentang waktu 2-3 bulan, hindari pemberian yang berlebihan karena dapat membuat tanaman menjadi kurus dan menghambat perkembangan.<\/p>\r\n\r\n\r\n\r\n<h3 class=\"wp-block-heading\"># Semprot Pestisida<\/h3>\r\n\r\n\r\n\r\n<div class=\"wp-block-image\">\r\n<figure class=\"aligncenter size-large\"><a href=\"https:\/\/www.ruparupa.com\/jual\/pestisida?utm_source=blog&#038;utm_medium=referral&#038;utm_term=image&#038;utm_campaign=pdp\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"1000\" height=\"1000\" class=\"wp-image-31693\" src=\"https:\/\/www.ruparupa.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/04\/Pestisida.jpeg\" alt=\"\" srcset=\"https:\/\/www.ruparupa.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/04\/Pestisida.jpeg 1000w, https:\/\/www.ruparupa.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/04\/Pestisida-300x300.jpeg 300w, https:\/\/www.ruparupa.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/04\/Pestisida-150x150.jpeg 150w, https:\/\/www.ruparupa.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/04\/Pestisida-768x768.jpeg 768w, https:\/\/www.ruparupa.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/04\/Pestisida-696x696.jpeg 696w, https:\/\/www.ruparupa.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/04\/Pestisida-420x420.jpeg 420w\" sizes=\"auto, (max-width: 1000px) 100vw, 1000px\" \/><\/a>\r\n<figcaption><a href=\"https:\/\/www.ruparupa.com\/jual\/pestisida?utm_source=blog&#038;utm_medium=referral&#038;utm_term=image&#038;utm_campaign=pdp\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\">Beli disini<\/a><\/figcaption>\r\n<\/figure>\r\n<\/div>\r\n\r\n\r\n\r\n<p>Jangan lupa untuk menyemprot pestisida untuk menghilangkan hama penggangu. Akan tetapi perhatikan kadarnya agar tidak terlalu sering ya! Agar tanaman tidak mati<\/p>\r\n\r\n\r\n\r\n<p>Itulah penjelasan lengkap mengenai pohon ketapang, untuk memenuhi semua kebutuhan hobi berkebun Ruppers pastikan untuk memiliki produk berkualitas seperti <a href=\"https:\/\/www.ruparupa.com\/hobi-dan-gaya-hidup\/taman\/rak-tanaman-2.html\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\">Rak Tanaman<\/a>, <a href=\"https:\/\/www.ruparupa.com\/hobi-dan-gaya-hidup\/taman\/aksesoris-taman.html\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\">Aksesoris Taman<\/a> dan <a href=\"https:\/\/www.ruparupa.com\/hobi-dan-gaya-hidup\/taman\/peralatan-dan-kebutuhan-taman.html\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\">Peralatan &#038; Kebutuhan Taman<\/a>.<\/p>\r\n\r\n\r\n\r\n<p>Dapatkan dengan harga terbaik serta penawaran eksklsif dengan berbelanja melalui e-commerce yang merupakan gabungan dari beberapa brand terpercaya dari Kawan Lama Group.<\/p>\r\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Pohon ketapang adalah sejenis pohon yang tumbuh pada tepi pantai rindang, dan membentuk tajuk secara bertingkat-tingkat. Setelah bertumbuh tumbuhan ini menjadi pohon peneduh untuk taman maupun pinggir jalan. Dalam artikel kali ini kita akan membahas secara lengkap manfaat, ciri-ciri, jenis hingga harga tumbuhan ini. Untuk mengetahuinya pastikan untuk membacanya sampai kahir. Taksonomi Pohon Ketapang Nama [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":17,"featured_media":31700,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[2518,2515],"tags":[2504,2503,1821],"class_list":["post-31685","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-hobby","category-living","tag-hobby","tag-living","tag-pohon-ketapang"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v27.5 - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-wordpress\/ -->\n<title>Pohon Ketapang: Taksonomi, Ekologi, Ciri-ciri,Manfaat, Jenis, Perawatan -<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Pohon ketapang adalah sejenis pohon yang tumbuh pada tepi pantai rindang, maupun tanaman hias. Ingin tahu informasi selengkapnya baca yuk !\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/www.ruparupa.com\/blog\/pohon-ketapang\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Pohon Ketapang: Taksonomi, Ekologi, Ciri-ciri,Manfaat, Jenis, Perawatan -\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Pohon ketapang adalah sejenis pohon yang tumbuh pada tepi pantai rindang, maupun tanaman hias. Ingin tahu informasi selengkapnya baca yuk !\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/www.ruparupa.com\/blog\/pohon-ketapang\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Blog ruparupa\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"https:\/\/www.facebook.com\/ruparupacom\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2021-04-30T11:27:23+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2024-11-21T09:26:29+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/www.ruparupa.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/04\/Screen-Shot-2021-04-30-at-17.15.22-1-1024x560.png\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"1024\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"560\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/png\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Cindy Halida\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:creator\" content=\"@RupaRupaCom\" \/>\n<meta name=\"twitter:site\" content=\"@RupaRupaCom\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Ditulis oleh\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Cindy Halida\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Estimasi waktu membaca\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"9 menit\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\\\/\\\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ruparupa.com\\\/blog\\\/pohon-ketapang\\\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ruparupa.com\\\/blog\\\/pohon-ketapang\\\/\"},\"author\":{\"name\":\"Cindy Halida\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ruparupa.com\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/372fde77c8a8ef862ea3b97333dd009e\"},\"headline\":\"Pohon Ketapang: Taksonomi, Ekologi, Ciri-ciri,Manfaat, Jenis, Perawatan\",\"datePublished\":\"2021-04-30T11:27:23+00:00\",\"dateModified\":\"2024-11-21T09:26:29+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ruparupa.com\\\/blog\\\/pohon-ketapang\\\/\"},\"wordCount\":1122,\"commentCount\":0,\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ruparupa.com\\\/blog\\\/pohon-ketapang\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/www.ruparupa.com\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2021\\\/04\\\/Screen-Shot-2021-04-30-at-17.15.22-1.png\",\"keywords\":[\"hobby\",\"living\",\"Pohon ketapang\"],\"articleSection\":[\"Hobby\",\"Living\"],\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"CommentAction\",\"name\":\"Comment\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/www.ruparupa.com\\\/blog\\\/pohon-ketapang\\\/#respond\"]}]},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ruparupa.com\\\/blog\\\/pohon-ketapang\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/www.ruparupa.com\\\/blog\\\/pohon-ketapang\\\/\",\"name\":\"Pohon Ketapang: Taksonomi, Ekologi, Ciri-ciri,Manfaat, Jenis, Perawatan -\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ruparupa.com\\\/blog\\\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ruparupa.com\\\/blog\\\/pohon-ketapang\\\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ruparupa.com\\\/blog\\\/pohon-ketapang\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/www.ruparupa.com\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2021\\\/04\\\/Screen-Shot-2021-04-30-at-17.15.22-1.png\",\"datePublished\":\"2021-04-30T11:27:23+00:00\",\"dateModified\":\"2024-11-21T09:26:29+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ruparupa.com\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/372fde77c8a8ef862ea3b97333dd009e\"},\"description\":\"Pohon ketapang adalah sejenis pohon yang tumbuh pada tepi pantai rindang, maupun tanaman hias. Ingin tahu informasi selengkapnya baca yuk !\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ruparupa.com\\\/blog\\\/pohon-ketapang\\\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/www.ruparupa.com\\\/blog\\\/pohon-ketapang\\\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ruparupa.com\\\/blog\\\/pohon-ketapang\\\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\\\/\\\/www.ruparupa.com\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2021\\\/04\\\/Screen-Shot-2021-04-30-at-17.15.22-1.png\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/www.ruparupa.com\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2021\\\/04\\\/Screen-Shot-2021-04-30-at-17.15.22-1.png\",\"width\":1780,\"height\":974,\"caption\":\"pohon ketapang\"},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ruparupa.com\\\/blog\\\/pohon-ketapang\\\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\\\/\\\/www.ruparupa.com\\\/blog\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Pohon Ketapang: Taksonomi, Ekologi, Ciri-ciri,Manfaat, Jenis, Perawatan\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ruparupa.com\\\/blog\\\/#website\",\"url\":\"https:\\\/\\\/www.ruparupa.com\\\/blog\\\/\",\"name\":\"Blog ruparupa\",\"description\":\"Home Living, Lifestyle, Hobbies\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\\\/\\\/www.ruparupa.com\\\/blog\\\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ruparupa.com\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/372fde77c8a8ef862ea3b97333dd009e\",\"name\":\"Cindy Halida\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/2156066d73bcb42315538468434190a343ecce04e4375b36b7c141520a26e57b?s=96&d=identicon&r=g\",\"url\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/2156066d73bcb42315538468434190a343ecce04e4375b36b7c141520a26e57b?s=96&d=identicon&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/2156066d73bcb42315538468434190a343ecce04e4375b36b7c141520a26e57b?s=96&d=identicon&r=g\",\"caption\":\"Cindy Halida\"},\"url\":\"https:\\\/\\\/www.ruparupa.com\\\/blog\\\/author\\\/cindy\\\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Pohon Ketapang: Taksonomi, Ekologi, Ciri-ciri,Manfaat, Jenis, Perawatan -","description":"Pohon ketapang adalah sejenis pohon yang tumbuh pada tepi pantai rindang, maupun tanaman hias. Ingin tahu informasi selengkapnya baca yuk !","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/www.ruparupa.com\/blog\/pohon-ketapang\/","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"Pohon Ketapang: Taksonomi, Ekologi, Ciri-ciri,Manfaat, Jenis, Perawatan -","og_description":"Pohon ketapang adalah sejenis pohon yang tumbuh pada tepi pantai rindang, maupun tanaman hias. Ingin tahu informasi selengkapnya baca yuk !","og_url":"https:\/\/www.ruparupa.com\/blog\/pohon-ketapang\/","og_site_name":"Blog ruparupa","article_publisher":"https:\/\/www.facebook.com\/ruparupacom","article_published_time":"2021-04-30T11:27:23+00:00","article_modified_time":"2024-11-21T09:26:29+00:00","og_image":[{"width":1024,"height":560,"url":"https:\/\/www.ruparupa.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/04\/Screen-Shot-2021-04-30-at-17.15.22-1-1024x560.png","type":"image\/png"}],"author":"Cindy Halida","twitter_card":"summary_large_image","twitter_creator":"@RupaRupaCom","twitter_site":"@RupaRupaCom","twitter_misc":{"Ditulis oleh":"Cindy Halida","Estimasi waktu membaca":"9 menit"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/www.ruparupa.com\/blog\/pohon-ketapang\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.ruparupa.com\/blog\/pohon-ketapang\/"},"author":{"name":"Cindy Halida","@id":"https:\/\/www.ruparupa.com\/blog\/#\/schema\/person\/372fde77c8a8ef862ea3b97333dd009e"},"headline":"Pohon Ketapang: Taksonomi, Ekologi, Ciri-ciri,Manfaat, Jenis, Perawatan","datePublished":"2021-04-30T11:27:23+00:00","dateModified":"2024-11-21T09:26:29+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/www.ruparupa.com\/blog\/pohon-ketapang\/"},"wordCount":1122,"commentCount":0,"image":{"@id":"https:\/\/www.ruparupa.com\/blog\/pohon-ketapang\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/www.ruparupa.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/04\/Screen-Shot-2021-04-30-at-17.15.22-1.png","keywords":["hobby","living","Pohon ketapang"],"articleSection":["Hobby","Living"],"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/www.ruparupa.com\/blog\/pohon-ketapang\/#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/www.ruparupa.com\/blog\/pohon-ketapang\/","url":"https:\/\/www.ruparupa.com\/blog\/pohon-ketapang\/","name":"Pohon Ketapang: Taksonomi, Ekologi, Ciri-ciri,Manfaat, Jenis, Perawatan -","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.ruparupa.com\/blog\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/www.ruparupa.com\/blog\/pohon-ketapang\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/www.ruparupa.com\/blog\/pohon-ketapang\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/www.ruparupa.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/04\/Screen-Shot-2021-04-30-at-17.15.22-1.png","datePublished":"2021-04-30T11:27:23+00:00","dateModified":"2024-11-21T09:26:29+00:00","author":{"@id":"https:\/\/www.ruparupa.com\/blog\/#\/schema\/person\/372fde77c8a8ef862ea3b97333dd009e"},"description":"Pohon ketapang adalah sejenis pohon yang tumbuh pada tepi pantai rindang, maupun tanaman hias. Ingin tahu informasi selengkapnya baca yuk !","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/www.ruparupa.com\/blog\/pohon-ketapang\/#breadcrumb"},"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/www.ruparupa.com\/blog\/pohon-ketapang\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/www.ruparupa.com\/blog\/pohon-ketapang\/#primaryimage","url":"https:\/\/www.ruparupa.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/04\/Screen-Shot-2021-04-30-at-17.15.22-1.png","contentUrl":"https:\/\/www.ruparupa.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/04\/Screen-Shot-2021-04-30-at-17.15.22-1.png","width":1780,"height":974,"caption":"pohon ketapang"},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/www.ruparupa.com\/blog\/pohon-ketapang\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/www.ruparupa.com\/blog\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Pohon Ketapang: Taksonomi, Ekologi, Ciri-ciri,Manfaat, Jenis, Perawatan"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/www.ruparupa.com\/blog\/#website","url":"https:\/\/www.ruparupa.com\/blog\/","name":"Blog ruparupa","description":"Home Living, Lifestyle, Hobbies","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/www.ruparupa.com\/blog\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"id"},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/www.ruparupa.com\/blog\/#\/schema\/person\/372fde77c8a8ef862ea3b97333dd009e","name":"Cindy Halida","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/2156066d73bcb42315538468434190a343ecce04e4375b36b7c141520a26e57b?s=96&d=identicon&r=g","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/2156066d73bcb42315538468434190a343ecce04e4375b36b7c141520a26e57b?s=96&d=identicon&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/2156066d73bcb42315538468434190a343ecce04e4375b36b7c141520a26e57b?s=96&d=identicon&r=g","caption":"Cindy Halida"},"url":"https:\/\/www.ruparupa.com\/blog\/author\/cindy\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.ruparupa.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/31685","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.ruparupa.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.ruparupa.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.ruparupa.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/17"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.ruparupa.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=31685"}],"version-history":[{"count":5,"href":"https:\/\/www.ruparupa.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/31685\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":100718,"href":"https:\/\/www.ruparupa.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/31685\/revisions\/100718"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.ruparupa.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/31700"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.ruparupa.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=31685"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.ruparupa.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=31685"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.ruparupa.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=31685"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}