{"id":19606,"date":"2020-04-07T09:00:27","date_gmt":"2020-04-07T02:00:27","guid":{"rendered":"https:\/\/www.ruparupa.com\/blog\/?p=19606"},"modified":"2020-04-07T17:22:10","modified_gmt":"2020-04-07T10:22:10","slug":"10-hal-menarik-arsitektur-kontemporer","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.ruparupa.com\/blog\/10-hal-menarik-arsitektur-kontemporer\/","title":{"rendered":"9 Hal Menarik Tentang Arsitektur Kontemporer Abad Ke-21"},"content":{"rendered":"<p>Seluk-beluk arsitektur kontemporer ternyata sangat menarik loh untuk disimak. Tak seperti namanya yang terdengar rumit bagi sebagian orang yang tak begitu familier dengan dunia arsitektur. Arsitektur kontemporer pada dasarnya merujuk evolusi desain bangunan atau rumah sehingga terlihat trendi, inovatif, dan sangat terdepan. Gaya kontemporer berkembang seiring dengan perkembangan zaman. Apa yang dianggap populer dan terbaru saat ini, itulah yang disebut kontemporer. Menarik, ya?!<\/p>\n<h2>1. Arsitektur Kontemporer dengan Mudah dikenali dari Fasad yang <em>Grande<\/em><\/h2>\n<figure id=\"attachment_19750\" aria-describedby=\"caption-attachment-19750\" style=\"width: 600px\" class=\"wp-caption alignnone\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"wp-image-19750\" src=\"https:\/\/www.ruparupa.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2020\/04\/universitas-multimedia-nusantara-300x150.jpg\" alt=\"\" width=\"600\" height=\"299\" srcset=\"https:\/\/www.ruparupa.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2020\/04\/universitas-multimedia-nusantara-300x150.jpg 300w, https:\/\/www.ruparupa.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2020\/04\/universitas-multimedia-nusantara-324x160.jpg 324w, https:\/\/www.ruparupa.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2020\/04\/universitas-multimedia-nusantara-696x347.jpg 696w, https:\/\/www.ruparupa.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2020\/04\/universitas-multimedia-nusantara.jpg 738w\" sizes=\"auto, (max-width: 600px) 100vw, 600px\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-19750\" class=\"wp-caption-text\">Universitas Multimedia Nusantara (Sumber: Dok. UMN)<\/figcaption><\/figure>\n<p>Secara umum, arsitektur kontemporer cenderung memilih garis-garis melengkung untuk desain fasad. Ada arsitek yang menggabungkan garis lurus dengan garis melengkung, ada pula yang mendesain bangunannya dengan garis melengkung seluruhnya. Tujuannya tak lain dan tak bukan adalah membuat siapa pun yang melihat takjub dengan keindahan dan keunikannya<\/p>\n<p>Namun jika menggunakan garis lurus, bukan berarti konsep kontemporer kehilangan jati dirinya. Para arsitek kontemporer bisa menerapkan prinsip <em>animated architecture<\/em> yang tak kalah rumit dari pola garis melengkung. Istilah <em>animated architecture<\/em> disematkan untuk eksterior bangunan dengan efek yang dapat membuat orang berinteraksi dari kejauhan. Idenya adalah membuat keseluruhan bangunan terlihat lebih hidup. Sangat visioner.<\/p>\n<h2>2. Arsitektur Kontemporer Sangat Senang Mengedepankan Fitur <em>Eco-Friendly<\/em><\/h2>\n<figure id=\"attachment_19749\" aria-describedby=\"caption-attachment-19749\" style=\"width: 300px\" class=\"wp-caption alignnone\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"wp-image-19749 size-medium\" src=\"https:\/\/www.ruparupa.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2020\/04\/peruri-88-300x300.jpg\" alt=\"\" width=\"300\" height=\"300\" srcset=\"https:\/\/www.ruparupa.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2020\/04\/peruri-88-300x300.jpg 300w, https:\/\/www.ruparupa.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2020\/04\/peruri-88-150x150.jpg 150w, https:\/\/www.ruparupa.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2020\/04\/peruri-88-420x420.jpg 420w, https:\/\/www.ruparupa.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2020\/04\/peruri-88.jpg 546w\" sizes=\"auto, (max-width: 300px) 100vw, 300px\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-19749\" class=\"wp-caption-text\">Gedung Peruri 88 &#8211; Buka 2020* (Sumber: e-architect.co.uk)<\/figcaption><\/figure>\n<p>Hal ini sekaligus membuat popularitas<em> eco-friendly building<\/em> dan <em>green home<\/em> meroket. Tema inilah yang paling banyak diadaptasi untuk desain bangunan kontemporer abad ke-21 Tak heran ya jika kebutuhan akan produk ramah lingkungan dan pemanfaatan energi yang berkelanjutan juga meningkat. <em>Caf\u00e9<\/em> dari kontainer tak terpakai, <em>carport<\/em> dengan kanopi solar, rumah dengan pencahayaan natural, dan masih banyak lagi. Pada intinya, desain kontemporer adalah tentang menghargai alam.<\/p>\n<h2>3. Juga Menyertakan Banyak Teknologi Canggih. Wuih!<\/h2>\n<p>Selain perencanaanya yang mengharuskan penggunaan <em>software<\/em> terbaru, seperti 3D CAD Models Design Projects, dll untuk perhitungan yang lebih presisi, bangunan kontemporer biasanya dilengkapi dengan kecanggihan teknologi yang bisa dibilang sangat mumpuni. Contoh paling simpel adalah penggunaan <a href=\"https:\/\/www.ruparupa.com\/jual\/bohlam-smart-led\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer\">smart LED bulb<\/a> sebagai moda penerangan dalam ruang. Dengan perkemabangan IoT saat ini, dijamin rumah kontemporer akan banyak menjamur dimana-mana.<\/p>\n<h2>3. Tak Lupa Jendela Masif<\/h2>\n<p>Jendela besar juga adalah salah satu hal menarik yang ditemui dalam banyak arsitektur kontemporer abad ke-21. Bisa berupa bukaan lapang di beberapa tempat, jendela panorama, dinding kaca, atau bahkan atap kaca <em>skylight<\/em>. Tujuannya untuk mengekspos pemandangan luar yang spektakuler dari dalam. Sekaligus memanfaatkan cahaya matahari semaksimal mungkin sebagai penerangan natural. Hasilnya, interior tampak menawan diterangi cahaya matahari.<\/p>\n<h2>4. Dan Atap Datar yang Populer<\/h2>\n<p>Hal menarik lainnya dari arsitektur kontemporer adalah konsisten menggunakan atap datar atau sengaja dibuat asimetris. Hal ini tentu ada kaitannya dengan penggunaan garis-garis melengkung pada fasad yang telah kita bahas di awal. Atap datar diharapkan tidak akan menghilangkan fokus pada fasad <em>grande<\/em> yang menjadi daya tarik utama dari arsitektur ini.<\/p>\n<h2>5. Layout Ruang Unik<\/h2>\n<figure id=\"attachment_19718\" aria-describedby=\"caption-attachment-19718\" style=\"width: 600px\" class=\"wp-caption alignnone\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"wp-image-19718\" src=\"https:\/\/www.ruparupa.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2020\/04\/tech-incubator-umn-300x150.jpg\" alt=\"\" width=\"600\" height=\"300\" srcset=\"https:\/\/www.ruparupa.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2020\/04\/tech-incubator-umn-300x150.jpg 300w, https:\/\/www.ruparupa.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2020\/04\/tech-incubator-umn.jpg 604w\" sizes=\"auto, (max-width: 600px) 100vw, 600px\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-19718\" class=\"wp-caption-text\">Tech Incubator, Universitas Multimedia Nusantara (Sumber: Dok. UMN)<\/figcaption><\/figure>\n<p>Garis-garis melengkung pada fasad juga menghasilkan ruang-ruang yang tidak berbentuk kotak seluruhnya. Desain kreatif yang terbentuk otomatis ini menghasilkan keunikan tersendiri yang tidak dimiliki bangunan yang mengadopsi gerakan arsitektur lainnya. Menyiasatinya, kebanyakan desainer interior membuat rancangan ruang dengan tema <em>open space<\/em> yang kekinian.<\/p>\n<h2>6. Cocok Dipadankan dengan Interior Minimalis<\/h2>\n<p>Sebagai padu-padan atas layout ruang yang tidak biasa, penataan interior dalam bangunan kontemporer cenderung menggunakan pendekatan minimalis. Furnitur bertema <em>clean-lined<\/em>, <em>hand-railing<\/em> yang terbuat hanya dari seutas kabel baja, dll adalah beberapa ide yang dapat dipilih. Warna pun biasanya berkisar pada palet natural, seperti abu-abu, cokelat, hitam, dan tentunya putih. Simpel namun tetap menawan.<\/p>\n<h2>7. Arsitektur Kontemporer Tidak Pernah Berhenti Berkembang<\/h2>\n<p>Pengertian kontemporer yaitu apa yang populer zaman <em>now<\/em>, membuat gaya ini terus berevolusi seiring waktu. Bisa jadi sistem <em>smart home<\/em> yang ada saat ini akan tergantikan dengan teknologi lebih pintar lainnya. Arsitektur kontemporer adalah satu-satunya gaya yang tidak pernah ketinggalan zaman. Wow!<\/p>\n<h2>8. Tahukah Anda, Bahwa Arsitektur Kontemporer juga Menuntut Permodalan yang Tidak Sedikit?<\/h2>\n<figure id=\"attachment_19745\" aria-describedby=\"caption-attachment-19745\" style=\"width: 600px\" class=\"wp-caption alignnone\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"wp-image-19745\" src=\"https:\/\/www.ruparupa.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2020\/04\/menara-bni-pejompongan-300x150.jpg\" alt=\"\" width=\"600\" height=\"299\" srcset=\"https:\/\/www.ruparupa.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2020\/04\/menara-bni-pejompongan-300x150.jpg 300w, https:\/\/www.ruparupa.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2020\/04\/menara-bni-pejompongan-768x383.jpg 768w, https:\/\/www.ruparupa.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2020\/04\/menara-bni-pejompongan-324x160.jpg 324w, https:\/\/www.ruparupa.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2020\/04\/menara-bni-pejompongan-696x347.jpg 696w, https:\/\/www.ruparupa.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2020\/04\/menara-bni-pejompongan-842x420.jpg 842w, https:\/\/www.ruparupa.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2020\/04\/menara-bni-pejompongan.jpg 926w\" sizes=\"auto, (max-width: 600px) 100vw, 600px\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-19745\" class=\"wp-caption-text\">Menara BNI Pejompongan (Sumber: Skyscrapercity.com)<\/figcaption><\/figure>\n<p>Sebagai dampak pemilihan fasad <em>grande<\/em>, fitur <em>eco-friendly<\/em>, teknologi canggih, dll, arsitektur kontemporer membutuhkan biaya yang besar untuk perencanaan hingga pembangunannya. Tak mengherankan, pada masa-masa awal arsitektur kontemporer diperkenalkan, gaya ini hanya diadopsi oleh bangunan besar, seperti teater, museum, dan stadion. Contoh paling populer diantaranya The Sidney Opera House dan Gelora Bung Karno.<\/p>\n<h2>9. Arsitektur Kontemporer Terbaik di Indonesia<\/h2>\n<figure id=\"attachment_19714\" aria-describedby=\"caption-attachment-19714\" style=\"width: 600px\" class=\"wp-caption alignnone\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"wp-image-19714\" src=\"https:\/\/www.ruparupa.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2020\/04\/terminal-3-soekarno-hatta-1-300x150.jpg\" alt=\"Arsitektur Kontemporer\" width=\"600\" height=\"301\" srcset=\"https:\/\/www.ruparupa.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2020\/04\/terminal-3-soekarno-hatta-1-300x150.jpg 300w, https:\/\/www.ruparupa.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2020\/04\/terminal-3-soekarno-hatta-1.jpg 650w\" sizes=\"auto, (max-width: 600px) 100vw, 600px\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-19714\" class=\"wp-caption-text\">Terminal 3, Bandara Internasional Soekarno Hatta &#8211; Tangerang, Banten<\/figcaption><\/figure>\n<figure id=\"attachment_19733\" aria-describedby=\"caption-attachment-19733\" style=\"width: 600px\" class=\"wp-caption alignnone\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"wp-image-19733\" src=\"https:\/\/www.ruparupa.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2020\/04\/gbk-300x150.jpg\" alt=\"Arsitektur kontemporer\" width=\"600\" height=\"299\" srcset=\"https:\/\/www.ruparupa.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2020\/04\/gbk-300x150.jpg 300w, https:\/\/www.ruparupa.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2020\/04\/gbk-768x383.jpg 768w, https:\/\/www.ruparupa.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2020\/04\/gbk-324x160.jpg 324w, https:\/\/www.ruparupa.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2020\/04\/gbk-696x347.jpg 696w, https:\/\/www.ruparupa.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2020\/04\/gbk-842x420.jpg 842w, https:\/\/www.ruparupa.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2020\/04\/gbk.jpg 962w\" sizes=\"auto, (max-width: 600px) 100vw, 600px\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-19733\" class=\"wp-caption-text\">Gelora Bung Karno &#8211; Jakarta<\/figcaption><\/figure>\n<figure id=\"attachment_19741\" aria-describedby=\"caption-attachment-19741\" style=\"width: 600px\" class=\"wp-caption alignnone\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"wp-image-19741\" src=\"https:\/\/www.ruparupa.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2020\/04\/central-park-jakarta-300x150.jpg\" alt=\"\" width=\"600\" height=\"300\" srcset=\"https:\/\/www.ruparupa.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2020\/04\/central-park-jakarta-300x150.jpg 300w, https:\/\/www.ruparupa.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2020\/04\/central-park-jakarta-768x384.jpg 768w, https:\/\/www.ruparupa.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2020\/04\/central-park-jakarta-696x348.jpg 696w, https:\/\/www.ruparupa.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2020\/04\/central-park-jakarta.jpg 832w\" sizes=\"auto, (max-width: 600px) 100vw, 600px\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-19741\" class=\"wp-caption-text\">Central Park &#8211; Jakarta<\/figcaption><\/figure>\n<figure id=\"attachment_19743\" aria-describedby=\"caption-attachment-19743\" style=\"width: 600px\" class=\"wp-caption alignnone\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"wp-image-19743\" src=\"https:\/\/www.ruparupa.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2020\/04\/sunset-cabana-bar-alila-villas-300x150.jpg\" alt=\"\" width=\"600\" height=\"301\" srcset=\"https:\/\/www.ruparupa.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2020\/04\/sunset-cabana-bar-alila-villas-300x150.jpg 300w, https:\/\/www.ruparupa.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2020\/04\/sunset-cabana-bar-alila-villas-768x385.jpg 768w, https:\/\/www.ruparupa.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2020\/04\/sunset-cabana-bar-alila-villas-696x349.jpg 696w, https:\/\/www.ruparupa.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2020\/04\/sunset-cabana-bar-alila-villas.jpg 818w\" sizes=\"auto, (max-width: 600px) 100vw, 600px\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-19743\" class=\"wp-caption-text\">Sunset Cabana Bar, Alila Villas &#8211; Uluwatu, Bali<\/figcaption><\/figure>\n<figure id=\"attachment_19752\" aria-describedby=\"caption-attachment-19752\" style=\"width: 600px\" class=\"wp-caption alignnone\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"wp-image-19752\" src=\"https:\/\/www.ruparupa.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2020\/04\/museum-tsunami-aceh-300x164.jpg\" alt=\"Arsitektur Kontemporer\" width=\"600\" height=\"327\" srcset=\"https:\/\/www.ruparupa.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2020\/04\/museum-tsunami-aceh-300x164.jpg 300w, https:\/\/www.ruparupa.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2020\/04\/museum-tsunami-aceh.jpg 576w\" sizes=\"auto, (max-width: 600px) 100vw, 600px\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-19752\" class=\"wp-caption-text\">Museum Tsunami Aceh &#8211; Kota Banda Aceh, Aceh<\/figcaption><\/figure>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Seluk-beluk arsitektur kontemporer ternyata sangat menarik loh untuk disimak. Tak seperti namanya yang terdengar rumit bagi sebagian orang yang tak begitu familier dengan dunia arsitektur. Arsitektur kontemporer pada dasarnya merujuk evolusi desain bangunan atau rumah sehingga terlihat trendi, inovatif, dan sangat terdepan. Gaya kontemporer berkembang seiring dengan perkembangan zaman. Apa yang dianggap populer dan terbaru [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":5,"featured_media":19709,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[13],"tags":[514,516,405,517,518,136,519,515,411],"class_list":["post-19606","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-home-ideas","tag-arsitektur","tag-fasad","tag-go-green","tag-grande","tag-high-tech","tag-home-ideas","tag-iot","tag-kontemporer","tag-minimalis"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v27.5 - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-wordpress\/ -->\n<title>9 Hal Menarik Tentang Arsitektur Kontemporer Abad Ke-21 - Blog ruparupa<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Arsitektur kontemporer ternyata sangat menarik untuk disimak. Tak disangka, Indonesia pun sudah menerapkannya sejak tahun 1962 dalam bangunan megah ini..\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/www.ruparupa.com\/blog\/10-hal-menarik-arsitektur-kontemporer\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"9 Hal Menarik Tentang Arsitektur Kontemporer Abad Ke-21 - Blog ruparupa\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Arsitektur kontemporer ternyata sangat menarik untuk disimak. Tak disangka, Indonesia pun sudah menerapkannya sejak tahun 1962 dalam bangunan megah ini..\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/www.ruparupa.com\/blog\/10-hal-menarik-arsitektur-kontemporer\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Blog ruparupa\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"https:\/\/www.facebook.com\/ruparupacom\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2020-04-07T02:00:27+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2020-04-07T10:22:10+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/www.ruparupa.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2020\/04\/10-Hal-Menarik-Tentang-Arsitektur-Kontemporer-Abad-Ke-21.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"1200\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"630\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Nanette\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:creator\" content=\"@RupaRupaCom\" \/>\n<meta name=\"twitter:site\" content=\"@RupaRupaCom\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Ditulis oleh\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Nanette\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Estimasi waktu membaca\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"4 menit\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\\\/\\\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ruparupa.com\\\/blog\\\/10-hal-menarik-arsitektur-kontemporer\\\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ruparupa.com\\\/blog\\\/10-hal-menarik-arsitektur-kontemporer\\\/\"},\"author\":{\"name\":\"Nanette\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ruparupa.com\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/0435814f3e8759f2626e2f2ebacef150\"},\"headline\":\"9 Hal Menarik Tentang Arsitektur Kontemporer Abad Ke-21\",\"datePublished\":\"2020-04-07T02:00:27+00:00\",\"dateModified\":\"2020-04-07T10:22:10+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ruparupa.com\\\/blog\\\/10-hal-menarik-arsitektur-kontemporer\\\/\"},\"wordCount\":772,\"commentCount\":0,\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ruparupa.com\\\/blog\\\/10-hal-menarik-arsitektur-kontemporer\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/www.ruparupa.com\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2020\\\/04\\\/10-Hal-Menarik-Tentang-Arsitektur-Kontemporer-Abad-Ke-21.jpg\",\"keywords\":[\"Arsitektur\",\"Fasad\",\"Go Green\",\"Grande\",\"High tech\",\"home ideas\",\"IoT\",\"Kontemporer\",\"MInimalis\"],\"articleSection\":[\"Home Ideas\"],\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"CommentAction\",\"name\":\"Comment\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/www.ruparupa.com\\\/blog\\\/10-hal-menarik-arsitektur-kontemporer\\\/#respond\"]}]},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ruparupa.com\\\/blog\\\/10-hal-menarik-arsitektur-kontemporer\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/www.ruparupa.com\\\/blog\\\/10-hal-menarik-arsitektur-kontemporer\\\/\",\"name\":\"9 Hal Menarik Tentang Arsitektur Kontemporer Abad Ke-21 - Blog ruparupa\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ruparupa.com\\\/blog\\\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ruparupa.com\\\/blog\\\/10-hal-menarik-arsitektur-kontemporer\\\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ruparupa.com\\\/blog\\\/10-hal-menarik-arsitektur-kontemporer\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/www.ruparupa.com\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2020\\\/04\\\/10-Hal-Menarik-Tentang-Arsitektur-Kontemporer-Abad-Ke-21.jpg\",\"datePublished\":\"2020-04-07T02:00:27+00:00\",\"dateModified\":\"2020-04-07T10:22:10+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ruparupa.com\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/0435814f3e8759f2626e2f2ebacef150\"},\"description\":\"Arsitektur kontemporer ternyata sangat menarik untuk disimak. Tak disangka, Indonesia pun sudah menerapkannya sejak tahun 1962 dalam bangunan megah ini..\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ruparupa.com\\\/blog\\\/10-hal-menarik-arsitektur-kontemporer\\\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/www.ruparupa.com\\\/blog\\\/10-hal-menarik-arsitektur-kontemporer\\\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ruparupa.com\\\/blog\\\/10-hal-menarik-arsitektur-kontemporer\\\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\\\/\\\/www.ruparupa.com\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2020\\\/04\\\/10-Hal-Menarik-Tentang-Arsitektur-Kontemporer-Abad-Ke-21.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/www.ruparupa.com\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2020\\\/04\\\/10-Hal-Menarik-Tentang-Arsitektur-Kontemporer-Abad-Ke-21.jpg\",\"width\":1200,\"height\":630},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ruparupa.com\\\/blog\\\/10-hal-menarik-arsitektur-kontemporer\\\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\\\/\\\/www.ruparupa.com\\\/blog\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"9 Hal Menarik Tentang Arsitektur Kontemporer Abad Ke-21\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ruparupa.com\\\/blog\\\/#website\",\"url\":\"https:\\\/\\\/www.ruparupa.com\\\/blog\\\/\",\"name\":\"Blog ruparupa\",\"description\":\"Home Living, Lifestyle, Hobbies\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\\\/\\\/www.ruparupa.com\\\/blog\\\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ruparupa.com\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/0435814f3e8759f2626e2f2ebacef150\",\"name\":\"Nanette\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/5c9f2b4e242d66c779697e11863eb0fc0fb0d8f5d568534424ba33aa35e663ac?s=96&d=identicon&r=g\",\"url\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/5c9f2b4e242d66c779697e11863eb0fc0fb0d8f5d568534424ba33aa35e663ac?s=96&d=identicon&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/5c9f2b4e242d66c779697e11863eb0fc0fb0d8f5d568534424ba33aa35e663ac?s=96&d=identicon&r=g\",\"caption\":\"Nanette\"},\"url\":\"https:\\\/\\\/www.ruparupa.com\\\/blog\\\/author\\\/nanette\\\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"9 Hal Menarik Tentang Arsitektur Kontemporer Abad Ke-21 - Blog ruparupa","description":"Arsitektur kontemporer ternyata sangat menarik untuk disimak. Tak disangka, Indonesia pun sudah menerapkannya sejak tahun 1962 dalam bangunan megah ini..","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/www.ruparupa.com\/blog\/10-hal-menarik-arsitektur-kontemporer\/","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"9 Hal Menarik Tentang Arsitektur Kontemporer Abad Ke-21 - Blog ruparupa","og_description":"Arsitektur kontemporer ternyata sangat menarik untuk disimak. Tak disangka, Indonesia pun sudah menerapkannya sejak tahun 1962 dalam bangunan megah ini..","og_url":"https:\/\/www.ruparupa.com\/blog\/10-hal-menarik-arsitektur-kontemporer\/","og_site_name":"Blog ruparupa","article_publisher":"https:\/\/www.facebook.com\/ruparupacom","article_published_time":"2020-04-07T02:00:27+00:00","article_modified_time":"2020-04-07T10:22:10+00:00","og_image":[{"width":1200,"height":630,"url":"https:\/\/www.ruparupa.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2020\/04\/10-Hal-Menarik-Tentang-Arsitektur-Kontemporer-Abad-Ke-21.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"Nanette","twitter_card":"summary_large_image","twitter_creator":"@RupaRupaCom","twitter_site":"@RupaRupaCom","twitter_misc":{"Ditulis oleh":"Nanette","Estimasi waktu membaca":"4 menit"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/www.ruparupa.com\/blog\/10-hal-menarik-arsitektur-kontemporer\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.ruparupa.com\/blog\/10-hal-menarik-arsitektur-kontemporer\/"},"author":{"name":"Nanette","@id":"https:\/\/www.ruparupa.com\/blog\/#\/schema\/person\/0435814f3e8759f2626e2f2ebacef150"},"headline":"9 Hal Menarik Tentang Arsitektur Kontemporer Abad Ke-21","datePublished":"2020-04-07T02:00:27+00:00","dateModified":"2020-04-07T10:22:10+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/www.ruparupa.com\/blog\/10-hal-menarik-arsitektur-kontemporer\/"},"wordCount":772,"commentCount":0,"image":{"@id":"https:\/\/www.ruparupa.com\/blog\/10-hal-menarik-arsitektur-kontemporer\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/www.ruparupa.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2020\/04\/10-Hal-Menarik-Tentang-Arsitektur-Kontemporer-Abad-Ke-21.jpg","keywords":["Arsitektur","Fasad","Go Green","Grande","High tech","home ideas","IoT","Kontemporer","MInimalis"],"articleSection":["Home Ideas"],"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/www.ruparupa.com\/blog\/10-hal-menarik-arsitektur-kontemporer\/#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/www.ruparupa.com\/blog\/10-hal-menarik-arsitektur-kontemporer\/","url":"https:\/\/www.ruparupa.com\/blog\/10-hal-menarik-arsitektur-kontemporer\/","name":"9 Hal Menarik Tentang Arsitektur Kontemporer Abad Ke-21 - Blog ruparupa","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.ruparupa.com\/blog\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/www.ruparupa.com\/blog\/10-hal-menarik-arsitektur-kontemporer\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/www.ruparupa.com\/blog\/10-hal-menarik-arsitektur-kontemporer\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/www.ruparupa.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2020\/04\/10-Hal-Menarik-Tentang-Arsitektur-Kontemporer-Abad-Ke-21.jpg","datePublished":"2020-04-07T02:00:27+00:00","dateModified":"2020-04-07T10:22:10+00:00","author":{"@id":"https:\/\/www.ruparupa.com\/blog\/#\/schema\/person\/0435814f3e8759f2626e2f2ebacef150"},"description":"Arsitektur kontemporer ternyata sangat menarik untuk disimak. Tak disangka, Indonesia pun sudah menerapkannya sejak tahun 1962 dalam bangunan megah ini..","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/www.ruparupa.com\/blog\/10-hal-menarik-arsitektur-kontemporer\/#breadcrumb"},"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/www.ruparupa.com\/blog\/10-hal-menarik-arsitektur-kontemporer\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/www.ruparupa.com\/blog\/10-hal-menarik-arsitektur-kontemporer\/#primaryimage","url":"https:\/\/www.ruparupa.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2020\/04\/10-Hal-Menarik-Tentang-Arsitektur-Kontemporer-Abad-Ke-21.jpg","contentUrl":"https:\/\/www.ruparupa.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2020\/04\/10-Hal-Menarik-Tentang-Arsitektur-Kontemporer-Abad-Ke-21.jpg","width":1200,"height":630},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/www.ruparupa.com\/blog\/10-hal-menarik-arsitektur-kontemporer\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/www.ruparupa.com\/blog\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"9 Hal Menarik Tentang Arsitektur Kontemporer Abad Ke-21"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/www.ruparupa.com\/blog\/#website","url":"https:\/\/www.ruparupa.com\/blog\/","name":"Blog ruparupa","description":"Home Living, Lifestyle, Hobbies","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/www.ruparupa.com\/blog\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"id"},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/www.ruparupa.com\/blog\/#\/schema\/person\/0435814f3e8759f2626e2f2ebacef150","name":"Nanette","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/5c9f2b4e242d66c779697e11863eb0fc0fb0d8f5d568534424ba33aa35e663ac?s=96&d=identicon&r=g","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/5c9f2b4e242d66c779697e11863eb0fc0fb0d8f5d568534424ba33aa35e663ac?s=96&d=identicon&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/5c9f2b4e242d66c779697e11863eb0fc0fb0d8f5d568534424ba33aa35e663ac?s=96&d=identicon&r=g","caption":"Nanette"},"url":"https:\/\/www.ruparupa.com\/blog\/author\/nanette\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.ruparupa.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/19606","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.ruparupa.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.ruparupa.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.ruparupa.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/5"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.ruparupa.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=19606"}],"version-history":[{"count":13,"href":"https:\/\/www.ruparupa.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/19606\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":19754,"href":"https:\/\/www.ruparupa.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/19606\/revisions\/19754"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.ruparupa.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/19709"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.ruparupa.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=19606"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.ruparupa.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=19606"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.ruparupa.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=19606"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}