{"id":17268,"date":"2019-08-14T14:46:12","date_gmt":"2019-08-14T07:46:12","guid":{"rendered":"https:\/\/www.ruparupa.com\/blog\/?p=17268"},"modified":"2024-12-02T11:28:24","modified_gmt":"2024-12-02T04:28:24","slug":"fogging-mandiri-atasi-demam-berdarah","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.ruparupa.com\/blog\/fogging-mandiri-atasi-demam-berdarah\/","title":{"rendered":"Tepat Lakukan Fogging Mandiri, Bebas Nyamuk Anopheles &#038; Aedes Aegypti"},"content":{"rendered":"\r\n<p>Begitu seseorang terkena demam berdarah (DBD), biasanya keluarga dan orang di sekitarnya ikut terjangkit penyakit ini. Hal ini dikarenakan fase penularan DBD yang sangat sederhana, yaitu melalui <strong>gigitan nyamuk <\/strong><em><strong>aedes aegypti<\/strong><\/em>. Penderita DBD akan menginfeksi nyamuk yang menggigitnya. Nyamuk yang telah terinfeksi akan membawa virus ke orang-orang sekitar melalui gigitannya. Jenis nyamuk demam berdarah memang memiliki sifat\u00a0<em>multiple bite<\/em>. Menyebabkan dia akan terus mencari mangsa untuk digigit sampai ia merasa kenyang. Itulah alasan kenapa DBD seringkali diderita beberapa orang dalam satu rumah atau satu kampung sekaligus.<\/p>\r\n\r\n\r\n\r\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><em>Fogging:\u00a0<\/em>Solusi Tepat Musnahkan Nyamuk<\/h2>\r\n\r\n\r\n\r\n<p>Jika sudah menyangkut masalah DBD yang memang menjadi wabah suatu wilayah, semprot nyamuk biasa di rumah tidak akan memberi perlindungan yang cukup. Untuk memberantas keberadaan nyamuk-nyamuk jahat yang dapat terus menghantui warga, perlu dilakukan <strong>aksi\u00a0<\/strong><em><strong>fogging<\/strong>\u00a0<\/em>setidaknya di tingkat RT\/RW. <em>Fogging<\/em> sendiri merupakan tindakan pengasapan yang dinilai efektif membunuh nyamuk. Karena dilakukan dalam skala yang cukup besar, <em>fogging<\/em> biasanya dikoordinasikan dari Pemerintah Daerah.<\/p>\r\n\r\n\r\n\r\n<p>Mengutip dari Dinkes Kabupaten Rembang,\u00a0<em>fogging\u00a0<\/em>atau pengasapan akan diselenggarakan oleh Pemda jika telah terdapat\u00a0sedikitnya 3 orang positif DBD dalam radius 100 meter. Hal yang sama juga dinyatakan oleh Dinkes Malang, Jombang, serta berbagai kota dan kabupaten lainnya. Sayangnya, tidak jarang koordinasi <em>fogging<\/em> sedikit memakan waktu yang cukup lama. Padahal masalah persebaran nyamuk demam berdarah harus ditangani dengan segera. Lantas apa solusi yang bisa diambil warga setempat untuk segera mengatasi masalah ini?<\/p>\r\n\r\n\r\n\r\n<p>Solusi utama yang seharusnya diambil adalah mempersenjatai tiap RT\/RW dengan <strong>mesin <\/strong><em><strong>fogging<\/strong><\/em><strong> mandiri<\/strong>. Para warga bisa melakukan iuran untuk secara kolektif mempersiapkan satu atau dua mesin <em>fogging <\/em>di tiap RT. Mesin ini nantinya akan secara langsung digunakan warga setempat dalam mengatasi virus DBD. Tujuannya adalah untuk mengantisipasi kemungkinan keterlambatan <em>fogging <\/em>dari Dinkes.<\/p>\r\n\r\n\r\n\r\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Tips Ampuh Berantas Nyamuk dengan <em>Fogging<\/em> Mandiri<\/h2>\r\n\r\n\r\n\r\n<p>Untuk melakukan <em>fogging <\/em>mandiri,\u00a0ternyata Anda\u00a0tidak boleh sembarangan, lho! Terus gimana nih cara <em>fogging\u00a0<\/em>yang benar?\u00a0Berikut adalah beberapa tips yang harus diperhatikan untuk memaksimalkan fungsi\u00a0<em>fogging\u00a0<\/em>mandiri di wilayah Anda.<\/p>\r\n\r\n\r\n\r\n<h3 class=\"wp-block-heading\">1. Persiapan sebelum <em>Fogging<\/em><\/h3>\r\n\r\n\r\n\r\n<p><strong>Bersihkan dan rapikan rumah<\/strong> terlebih dahulu sebelum dilakukan <em>fogging.\u00a0<\/em>Pastikan semua tempat penampungan air telah dikuras dan dikosongkan. Bersihkan juga daerah-daerah lembab seperti bawah dispenser, belakang kulkas, dan area genangan air lainnya yang bepotensi menjadi tempat nyamuk bersarang dan berkembangbiak.<\/p>\r\n\r\n\r\n\r\n<h3 class=\"wp-block-heading\">2. Dosis Insektisida<\/h3>\r\n\r\n\r\n\r\n<p>Buatlah insektisida dalam <strong>dosis dan takaran yang benar<\/strong>. Larutan insektisida yang terlalu sedikit tidak akan efektif membunuh nyamuk. Hasilnya nyamuk tetap dapat berkeliaran dan hanya meninggalkan sisa-sisa bau\u00a0bensin yang mengganggu kenyamanan. Anda juga perlu mencatat bahan dasar insektisida tiap kali warga melakukan <em>fogging<\/em> mandiri. Ini karena bahan dasar insektisida perlu diganti-ganti. Penggunaan bahan dasar insektisida yang selalu sama akan menyebabkan nyamuk menjadi kebal terhadap semprotan\u00a0<em>fogging.\u00a0<\/em><\/p>\r\n\r\n\r\n\r\n<h3 class=\"wp-block-heading\">3. Standar Operasional Prosedur Selama\u00a0<em>Fogging<\/em><\/h3>\r\n\r\n\r\n\r\n<p>Menurut Dinkes Jombang, terdapat SOP yang perlu dilakukan selama proses\u00a0fogging, yaitu:<\/p>\r\n\r\n\r\n\r\n<ul class=\"wp-block-list\">\r\n<li>Semua penghuni hendaknya berada di luar rumah.<\/li>\r\n<li>Sasaran <em>fogging<\/em>: rumah\/bangunan dan halaman\/perkarangan sekitarnya.<\/li>\r\n<li>Waktu operasional: pagi hari atau sore (<em>Aedes Aegypti<\/em>) dan malam hari (<em>Anopheles<\/em> atau <em>culex<\/em>).<\/li>\r\n<li>Kecepatan gerak <em>fogging<\/em> sama seperti orang berjalan biasa (2-3 km\/jam).<\/li>\r\n<li>Temperatur\/suhu udara ideal 18\u00b0C, maksimal 28\u00b0C.<\/li>\r\n<li><em>Fogging<\/em> di dalam rumah dimulai dari ruangan yang paling belakang, jendela dan pintu ditutup\u00a0kecuali pintu depan untuk keluar masuk petugas.<\/li>\r\n<li>Untuk rumah dua lantai atau lebih, <em>fogging<\/em> dimulai dari lantai atas.<\/li>\r\n<li>Untuk <em>fogging<\/em> di luar rumah, tabung pengasap harus searah dengan arah angin, dan petugas berjalan mundur.<\/li>\r\n<\/ul>\r\n\r\n\r\n\r\n<h3 class=\"wp-block-heading\">4. Radius<\/h3>\r\n\r\n\r\n\r\n<p>Idealnya,\u00a0<em>fogging\u00a0<\/em>harus dilakukan setidaknya dalam <strong>radius 100 meter <\/strong>ke depan, belakang, dan samping kiri kanan dari lokasi penderita DBD. Jangan sampai nyamuk terbang bebas ke rumah-rumah sebelah hanya karena cakupan\u00a0<em>fogging\u00a0<\/em>yang kurang menyeluruh. Anda bisa membantu memberi penyuluhan kepada para tetangga sekitar tentang bahaya DBD supaya mereka juga mau membuka rumahnya untuk di-<em>fogging.\u00a0<\/em><\/p>\r\n\r\n\r\n\r\n<h3 class=\"wp-block-heading\">5.\u00a0<em>Double Fogging<\/em><\/h3>\r\n\r\n\r\n\r\n<p><em>Fogging<\/em> akan lebih efektif jika <strong>dilakukan dua kali<\/strong>. Karena <em>fogging <\/em>hanya mampu membunuh nyamuk, sedangkan larva dan jentik-jentik nyamuk tidak ikut terbunuh dalam proses pengasapan. Oleh karena itu, akan jauh lebih baik jika <em>fogging<\/em> kedua dilakukan satu minggu pasca <em>fogging <\/em>pertama. Hal ini berguna untuk memusnahkan larva yang telah tumbuh menjadi nyamuk dewasa.<\/p>\r\n\r\n\r\n\r\n<p>Pada intinya, upaya <em>fogging<\/em> adalah <strong>pemutus rantai pertama<\/strong>. Kenapa disebut rantai pertama? Karena orang baru sadar akan keberadaan virus DBD saat seseorang dalam keluarga atau lingkungannya telah terjangkit, sehingga pemusnahan nyamuk melalui <em>fogging <\/em>menjadi hal pertama yang kita lakukan.<\/p>\r\n\r\n\r\n\r\n<p>Setelah melakukan <em>fogging<\/em>, Anda juga perlu melakukan\u00a03M (mengubur, menguras, menutup) dan menyebar obat abate sebagai pemusnah larva dan jentik-jentik nyamuk. Karena nyamuk yang terinfeksi akan menghasilkan telur yg juga terinfeksi. Telur menetas menjadi larva, tumbuh menjadi nyamuk dewasa, dan kembali membawa virus DBD. Sebuah rantai mematikan yang tak akan berhenti jika tidak kita basmi sampai ke akar-akarnya.\u00a0<\/p>\r\n\r\n\r\n\r\n<p>Nah, sebagai pemutus rantai pertama, tentu saja\u00a0<em>fogging\u00a0<\/em>tidak boleh ditunda-tunda. Melengkapi RT\/RW dengan alat <em>fogging\u00a0<\/em>mandiri dapat menjadi salah satu langkah terbaik untuk melindungi keluarga dari persebaran virus DBD. Untuk memudahkan Anda, sekarang telah menyediakan <a href=\"https:\/\/www.ruparupa.com\/azko\/krisbow-mesin-fogging-dengan-ulv-ssf-200.html\">alat <em>fogging<\/em> mandiri<\/a> sekaligus <a href=\"https:\/\/www.ruparupa.com\/azko\/water-based-fogging-agent-2-ltr.html\">insektisida<\/a> ampuh pemberantas nyamuk DBD. Ada juga <a href=\"https:\/\/www.ruparupa.com\/hobi-dan-gaya-hidup\/taman\/peralatan-dan-kebutuhan-taman\/fogging.html\">mesin <\/a><em><a href=\"https:\/\/www.ruparupa.com\/hobi-dan-gaya-hidup\/taman\/peralatan-dan-kebutuhan-taman\/fogging.html\">fogging<\/a><\/em><a href=\"https:\/\/www.ruparupa.com\/hobi-dan-gaya-hidup\/taman\/peralatan-dan-kebutuhan-taman\/fogging.html\"> portable<\/a> yang mudah dibawa berkeliling dan sangat cocok digunakan dalam rumah tangga.<\/p>\r\n\r\n\r\n\r\n<div class=\"wp-block-columns has-2-columns is-layout-flex wp-container-core-columns-is-layout-9d6595d7 wp-block-columns-is-layout-flex\">\r\n<div class=\"wp-block-column is-layout-flow wp-block-column-is-layout-flow\">\r\n<figure class=\"wp-block-image\"><a href=\"https:\/\/www.ruparupa.com\/azko\/krisbow-mesin-fogging-dengan-ulv-ssf-200.html\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"1000\" height=\"1000\" class=\"wp-image-17273\" src=\"https:\/\/www.ruparupa.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2019\/08\/249863_1.jpg\" alt=\"Krisbow Mesin Fogging Dengan Ulv Ssf-200\" srcset=\"https:\/\/www.ruparupa.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2019\/08\/249863_1.jpg 1000w, https:\/\/www.ruparupa.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2019\/08\/249863_1-150x150.jpg 150w, https:\/\/www.ruparupa.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2019\/08\/249863_1-300x300.jpg 300w, https:\/\/www.ruparupa.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2019\/08\/249863_1-768x768.jpg 768w, https:\/\/www.ruparupa.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2019\/08\/249863_1-696x696.jpg 696w, https:\/\/www.ruparupa.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2019\/08\/249863_1-420x420.jpg 420w\" sizes=\"auto, (max-width: 1000px) 100vw, 1000px\" \/><\/a>\r\n<figcaption>Krisbow Mesin Fogging Dengan Ulv Ssf-200<\/figcaption>\r\n<\/figure>\r\n<\/div>\r\n\r\n\r\n\r\n<div class=\"wp-block-column is-layout-flow wp-block-column-is-layout-flow\">\r\n<figure class=\"wp-block-image\"><a href=\"https:\/\/www.ruparupa.com\/hobi-dan-gaya-hidup\/taman\/peralatan-dan-kebutuhan-taman\/fogging.html\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"1000\" height=\"1000\" class=\"wp-image-17274\" src=\"https:\/\/www.ruparupa.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2019\/08\/249805_1.jpg\" alt=\"\" srcset=\"https:\/\/www.ruparupa.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2019\/08\/249805_1.jpg 1000w, https:\/\/www.ruparupa.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2019\/08\/249805_1-150x150.jpg 150w, https:\/\/www.ruparupa.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2019\/08\/249805_1-300x300.jpg 300w, https:\/\/www.ruparupa.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2019\/08\/249805_1-768x768.jpg 768w, https:\/\/www.ruparupa.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2019\/08\/249805_1-696x696.jpg 696w, https:\/\/www.ruparupa.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2019\/08\/249805_1-420x420.jpg 420w\" sizes=\"auto, (max-width: 1000px) 100vw, 1000px\" \/><\/a>\r\n<figcaption>Krisbow Mesin Fogging Portabel 2000g<\/figcaption>\r\n<\/figure>\r\n<\/div>\r\n<\/div>\r\n\r\n\r\n\r\n<p>Hanya<a href=\"https:\/\/www.ruparupa.com\/azko\/promotions\/cegah-demam-berdarah.html\">\u00a0solusi efektif cegah demam berdarah<\/a>.\u00a0<em>Fogging<\/em> tepat, nyawa selamat!<\/p>\r\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Begitu seseorang terkena demam berdarah (DBD), biasanya keluarga dan orang di sekitarnya ikut terjangkit penyakit ini. Hal ini dikarenakan fase penularan DBD yang sangat sederhana, yaitu melalui gigitan nyamuk aedes aegypti. Penderita DBD akan menginfeksi nyamuk yang menggigitnya. Nyamuk yang telah terinfeksi akan membawa virus ke orang-orang sekitar melalui gigitannya. Jenis nyamuk demam berdarah memang [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":17281,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[2516,2517,2515],"tags":[70,165,243],"class_list":["post-17268","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-health","category-lifehacks","category-living","tag-bersih","tag-kesehatan","tag-pembasi-nyamuk"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v27.5 - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-wordpress\/ -->\n<title>Tips Fogging Mandiri Atasi Demam Berdarah | Blog Ruparupa<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Demam berdarah kembali mewabah di Indonesia. Sudah saatnya fogging mandiri dilakukan untuk memberantas nyamuk pembawa virus demam berdarah.\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/www.ruparupa.com\/blog\/fogging-mandiri-atasi-demam-berdarah\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Tips Fogging Mandiri Atasi Demam Berdarah | Blog Ruparupa\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Demam berdarah kembali mewabah di Indonesia. Sudah saatnya fogging mandiri dilakukan untuk memberantas nyamuk pembawa virus demam berdarah.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/www.ruparupa.com\/blog\/fogging-mandiri-atasi-demam-berdarah\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Blog ruparupa\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"https:\/\/www.facebook.com\/ruparupacom\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2019-08-14T07:46:12+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2024-12-02T04:28:24+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/www.ruparupa.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2019\/08\/animal-biology-bite-169357-e1565769359823.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"2168\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"1186\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"blog@ruparupa.com\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:creator\" content=\"@RupaRupaCom\" \/>\n<meta name=\"twitter:site\" content=\"@RupaRupaCom\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Ditulis oleh\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"blog@ruparupa.com\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Estimasi waktu membaca\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"6 menit\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\\\/\\\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ruparupa.com\\\/blog\\\/fogging-mandiri-atasi-demam-berdarah\\\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ruparupa.com\\\/blog\\\/fogging-mandiri-atasi-demam-berdarah\\\/\"},\"author\":{\"name\":\"blog@ruparupa.com\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ruparupa.com\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/0adfd38429e73f5e74aec2f2ed2fd95a\"},\"headline\":\"Tepat Lakukan Fogging Mandiri, Bebas Nyamuk Anopheles &#038; Aedes Aegypti\",\"datePublished\":\"2019-08-14T07:46:12+00:00\",\"dateModified\":\"2024-12-02T04:28:24+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ruparupa.com\\\/blog\\\/fogging-mandiri-atasi-demam-berdarah\\\/\"},\"wordCount\":841,\"commentCount\":0,\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ruparupa.com\\\/blog\\\/fogging-mandiri-atasi-demam-berdarah\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/www.ruparupa.com\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2019\\\/08\\\/animal-biology-bite-169357-e1565769359823.jpg\",\"keywords\":[\"Bersih\",\"Kesehatan\",\"Pembasi Nyamuk\"],\"articleSection\":[\"Health\",\"Lifehacks\",\"Living\"],\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"CommentAction\",\"name\":\"Comment\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/www.ruparupa.com\\\/blog\\\/fogging-mandiri-atasi-demam-berdarah\\\/#respond\"]}]},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ruparupa.com\\\/blog\\\/fogging-mandiri-atasi-demam-berdarah\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/www.ruparupa.com\\\/blog\\\/fogging-mandiri-atasi-demam-berdarah\\\/\",\"name\":\"Tips Fogging Mandiri Atasi Demam Berdarah | Blog Ruparupa\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ruparupa.com\\\/blog\\\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ruparupa.com\\\/blog\\\/fogging-mandiri-atasi-demam-berdarah\\\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ruparupa.com\\\/blog\\\/fogging-mandiri-atasi-demam-berdarah\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/www.ruparupa.com\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2019\\\/08\\\/animal-biology-bite-169357-e1565769359823.jpg\",\"datePublished\":\"2019-08-14T07:46:12+00:00\",\"dateModified\":\"2024-12-02T04:28:24+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ruparupa.com\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/0adfd38429e73f5e74aec2f2ed2fd95a\"},\"description\":\"Demam berdarah kembali mewabah di Indonesia. Sudah saatnya fogging mandiri dilakukan untuk memberantas nyamuk pembawa virus demam berdarah.\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ruparupa.com\\\/blog\\\/fogging-mandiri-atasi-demam-berdarah\\\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/www.ruparupa.com\\\/blog\\\/fogging-mandiri-atasi-demam-berdarah\\\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ruparupa.com\\\/blog\\\/fogging-mandiri-atasi-demam-berdarah\\\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\\\/\\\/www.ruparupa.com\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2019\\\/08\\\/animal-biology-bite-169357-e1565769359823.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/www.ruparupa.com\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2019\\\/08\\\/animal-biology-bite-169357-e1565769359823.jpg\",\"width\":2168,\"height\":1186},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ruparupa.com\\\/blog\\\/fogging-mandiri-atasi-demam-berdarah\\\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\\\/\\\/www.ruparupa.com\\\/blog\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Tepat Lakukan Fogging Mandiri, Bebas Nyamuk Anopheles &#038; Aedes Aegypti\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ruparupa.com\\\/blog\\\/#website\",\"url\":\"https:\\\/\\\/www.ruparupa.com\\\/blog\\\/\",\"name\":\"Blog ruparupa\",\"description\":\"Home Living, Lifestyle, Hobbies\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\\\/\\\/www.ruparupa.com\\\/blog\\\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ruparupa.com\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/0adfd38429e73f5e74aec2f2ed2fd95a\",\"name\":\"blog@ruparupa.com\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/7e5cc84012c59f79c3bb26eddf5e6498a91747316e44a190cf85e877710f5b6d?s=96&d=identicon&r=g\",\"url\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/7e5cc84012c59f79c3bb26eddf5e6498a91747316e44a190cf85e877710f5b6d?s=96&d=identicon&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/7e5cc84012c59f79c3bb26eddf5e6498a91747316e44a190cf85e877710f5b6d?s=96&d=identicon&r=g\",\"caption\":\"blog@ruparupa.com\"},\"url\":\"https:\\\/\\\/www.ruparupa.com\\\/blog\\\/author\\\/blogruparupa-com\\\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Tips Fogging Mandiri Atasi Demam Berdarah | Blog Ruparupa","description":"Demam berdarah kembali mewabah di Indonesia. Sudah saatnya fogging mandiri dilakukan untuk memberantas nyamuk pembawa virus demam berdarah.","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/www.ruparupa.com\/blog\/fogging-mandiri-atasi-demam-berdarah\/","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"Tips Fogging Mandiri Atasi Demam Berdarah | Blog Ruparupa","og_description":"Demam berdarah kembali mewabah di Indonesia. Sudah saatnya fogging mandiri dilakukan untuk memberantas nyamuk pembawa virus demam berdarah.","og_url":"https:\/\/www.ruparupa.com\/blog\/fogging-mandiri-atasi-demam-berdarah\/","og_site_name":"Blog ruparupa","article_publisher":"https:\/\/www.facebook.com\/ruparupacom","article_published_time":"2019-08-14T07:46:12+00:00","article_modified_time":"2024-12-02T04:28:24+00:00","og_image":[{"width":2168,"height":1186,"url":"https:\/\/www.ruparupa.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2019\/08\/animal-biology-bite-169357-e1565769359823.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"blog@ruparupa.com","twitter_card":"summary_large_image","twitter_creator":"@RupaRupaCom","twitter_site":"@RupaRupaCom","twitter_misc":{"Ditulis oleh":"blog@ruparupa.com","Estimasi waktu membaca":"6 menit"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/www.ruparupa.com\/blog\/fogging-mandiri-atasi-demam-berdarah\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.ruparupa.com\/blog\/fogging-mandiri-atasi-demam-berdarah\/"},"author":{"name":"blog@ruparupa.com","@id":"https:\/\/www.ruparupa.com\/blog\/#\/schema\/person\/0adfd38429e73f5e74aec2f2ed2fd95a"},"headline":"Tepat Lakukan Fogging Mandiri, Bebas Nyamuk Anopheles &#038; Aedes Aegypti","datePublished":"2019-08-14T07:46:12+00:00","dateModified":"2024-12-02T04:28:24+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/www.ruparupa.com\/blog\/fogging-mandiri-atasi-demam-berdarah\/"},"wordCount":841,"commentCount":0,"image":{"@id":"https:\/\/www.ruparupa.com\/blog\/fogging-mandiri-atasi-demam-berdarah\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/www.ruparupa.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2019\/08\/animal-biology-bite-169357-e1565769359823.jpg","keywords":["Bersih","Kesehatan","Pembasi Nyamuk"],"articleSection":["Health","Lifehacks","Living"],"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/www.ruparupa.com\/blog\/fogging-mandiri-atasi-demam-berdarah\/#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/www.ruparupa.com\/blog\/fogging-mandiri-atasi-demam-berdarah\/","url":"https:\/\/www.ruparupa.com\/blog\/fogging-mandiri-atasi-demam-berdarah\/","name":"Tips Fogging Mandiri Atasi Demam Berdarah | Blog Ruparupa","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.ruparupa.com\/blog\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/www.ruparupa.com\/blog\/fogging-mandiri-atasi-demam-berdarah\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/www.ruparupa.com\/blog\/fogging-mandiri-atasi-demam-berdarah\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/www.ruparupa.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2019\/08\/animal-biology-bite-169357-e1565769359823.jpg","datePublished":"2019-08-14T07:46:12+00:00","dateModified":"2024-12-02T04:28:24+00:00","author":{"@id":"https:\/\/www.ruparupa.com\/blog\/#\/schema\/person\/0adfd38429e73f5e74aec2f2ed2fd95a"},"description":"Demam berdarah kembali mewabah di Indonesia. Sudah saatnya fogging mandiri dilakukan untuk memberantas nyamuk pembawa virus demam berdarah.","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/www.ruparupa.com\/blog\/fogging-mandiri-atasi-demam-berdarah\/#breadcrumb"},"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/www.ruparupa.com\/blog\/fogging-mandiri-atasi-demam-berdarah\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/www.ruparupa.com\/blog\/fogging-mandiri-atasi-demam-berdarah\/#primaryimage","url":"https:\/\/www.ruparupa.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2019\/08\/animal-biology-bite-169357-e1565769359823.jpg","contentUrl":"https:\/\/www.ruparupa.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2019\/08\/animal-biology-bite-169357-e1565769359823.jpg","width":2168,"height":1186},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/www.ruparupa.com\/blog\/fogging-mandiri-atasi-demam-berdarah\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/www.ruparupa.com\/blog\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Tepat Lakukan Fogging Mandiri, Bebas Nyamuk Anopheles &#038; Aedes Aegypti"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/www.ruparupa.com\/blog\/#website","url":"https:\/\/www.ruparupa.com\/blog\/","name":"Blog ruparupa","description":"Home Living, Lifestyle, Hobbies","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/www.ruparupa.com\/blog\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"id"},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/www.ruparupa.com\/blog\/#\/schema\/person\/0adfd38429e73f5e74aec2f2ed2fd95a","name":"blog@ruparupa.com","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/7e5cc84012c59f79c3bb26eddf5e6498a91747316e44a190cf85e877710f5b6d?s=96&d=identicon&r=g","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/7e5cc84012c59f79c3bb26eddf5e6498a91747316e44a190cf85e877710f5b6d?s=96&d=identicon&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/7e5cc84012c59f79c3bb26eddf5e6498a91747316e44a190cf85e877710f5b6d?s=96&d=identicon&r=g","caption":"blog@ruparupa.com"},"url":"https:\/\/www.ruparupa.com\/blog\/author\/blogruparupa-com\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.ruparupa.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/17268","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.ruparupa.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.ruparupa.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.ruparupa.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.ruparupa.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=17268"}],"version-history":[{"count":26,"href":"https:\/\/www.ruparupa.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/17268\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":101212,"href":"https:\/\/www.ruparupa.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/17268\/revisions\/101212"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.ruparupa.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/17281"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.ruparupa.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=17268"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.ruparupa.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=17268"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.ruparupa.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=17268"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}