Ini Perbandingan Hitungan Biaya Penggunaan Kompor Listrik dan Kompor Gas

0
2063
perbandingan kompor listrik dan gas

Kompor adalah alat masak yang mengeluarkan panas untuk membuat makanan. Setidaknya, ada 3 jenis kompor yang bisa kita temukan saat ini, yaitu kompor gas, kompor listrik, dan kompor induksi.

Perbedaan dari ketiga jenis kompor ini terletak dari sumber energi panas yang dihasilkan atau bahan bakar yang digunakan. Kompor gas menggunakan bahan bakar gas LPG yang menyalurkan panas melalui selang.

Ruparupa Banner

Lain halnya dengan kompor listrik dan induksi yang menggunakan aliran listrik untuk mendapatkan panas. Meski sama-sama menggunakan listrik, tetapi keduanya juga punya cara kerja dan efisiensi yang berbeda.

Dari ketiga kompor tersebut, memang kompor gas paling banyak digemari. Karena tergolong sebagai kompor konvensional, banyak orang menilai bahwa penggunaan kompor gas jauh lebih mudah dan hemat ketimbang kompor listrik.

Namun, Apakah Benar Kompor Gas Lebih Hemat Daripada Kompor Listrik?

Melansir dari beberapa media lokal, Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo, dalam rapat kerja dengan komisi DPR VII beberapa waktu lalu menyebutkan bahwa penggunaan kompor listrik dapat menghemat 10-15% biaya masak daripada kompor gas.

Baca Juga:   5 Model Meja Bar Modern untuk Mini Bar di Rumah

Menurut Darmawan, harga 1 kg LPG subsidi mencapai Rp4.250. Setelah melewati rantai distribusi, kita setidaknya perlu membayar sebesar Rp5.250 per kg.

Jadi, bila kita membutuhkan 1 kg gas untuk memasak, maka kita harus mengeluarkan biaya Rp5.250.

Sedangkan dari hasil uji coba yang dilakukan PLN, untuk pemakaian kompor listrik kita hanya perlu mengeluarkan biaya sebesar Rp4.550. Ini setara dengan 1 kg gas.

biaya kompor listrik dan gas
Kompor listrik mampu menghemat biaya sebesar Rp700 ketimbang gas LPG subsidi.

Lantas, Berapa Biaya Perbandingan Kompor Listrik dan Gas Jika Tanpa Subsidi?

Menurut situs resmi PLN, rumah tangga kecil rata-rata mengonsumsi 11,4 kg LPG. Jika tanpa subsidi, masyarakat harus membayar sekitar Rp204 ribuan setiap bulannya.

Nah, 1 kg LPG setara dengan 7,19 kWh. Sedangkan harga listrik tanpa subsidi adalah Rp1.444,7/kWh. Bila dikonversikan, kamu membutuhkan sekitar 82 kWh untuk memasak menggunakan kompor listrik setiap bulannya.

Dengan begitu, kamu perlu membayar biaya listrik tanpa subsidi sebesar Rp118 ribuan per bulan. Jadi, kita bisa menghemat Rp86 ribuan jika memakai kompor listrik berdasarkan hitungan biaya tersebut.

Baca Juga:   8 Perlengkapan Dapur Minimalis Warna Hitam yang Elegan
biaya listrik dan gas tanpa subsidi
Penggunaan kompor listrik jauh lebih hemat ketimbang kompor gas jika tanpa subsidi.

Namun, kompor listrik membutuhkan daya sekitar 900-2000 watt. Bila daya listrik di rumah kurang dari 2200 watt, tentu kita perlu menambahkannya supaya bisa memakai kompor ini untuk memasak.

Nah, itu dia perbandingan kompor listrik dan gas. Jadi, apakah kamu tertarik untuk memakai kompor listrik dan induksi?

Jika ya,  kami punya beberapa rekomendasi kompor listrik terbaik dari ruparupa.com, seperti berikut ini.

kompor listrik
Kels Teagen Kompor Listrik Infrared
Kompor listrik ini mampu menyebarkan panas dengan cepat dan merata ke alat masak.

Beli di sini

kompor listrik ariston
Ariston Kompor Tanam Listrik 2 Tungku 30 Cm Dk-302 – Silver
Kompor listrik dengan residual heat indicator.

Beli di sini

kompor listrik tanam
Beko Kompor Listrik Tanam 60 Cm Hii64500fht
Kompor ini bersifat fleksibel sehingga kamu bisa memasak dengan 4 panci sedang atau 2 panci besar.

Beli di sini

kompor listrik kris
Kris Kompor Listrik Keramik Induksi Yl-dt13t – Hitam
Kompor listrik ini ramah lingkungan dan hemat energi.

Beli di sini

ingin cari berbagai kompor listrik dan induksi lainnya? cek di sini

Selain kompor listrik, di situs belanja online ini kamu juga bisa menemukan berbagai barang-barang elektronik dan perabot rumah tangga berkualitas lainnya dari merek-merek terkenal milik Kawan Lama Group, seperti Informa, ACE, Selma, dan masih banyak lagi.