15 Jenis Stop Kontak dan Colokan Listrik yang Digunakan di Berbagai Belahan Dunia

0
1868
jenis colokan listrik

Di dunia yang serba canggih dan maju ini, kita tidak bisa hidup tanpa adanya listrik. Kadang, kita membutuhkan alat listrik tambahan untuk menyalakan elektonik. Tidak heran bila jenis stop kontak dan colokan listrik semakin beragam.

Namun, tahukah kamu bahwa hampir setiap negara menggunakan jenis colokan listrik yang berbeda-beda? Yap! Ternyata, colokan yang sering kita gunakan di rumah pun hanya ada di beberapa negara saja.

Ruparupa Banner

Jika kamu pergi ke negara lain, belum tentu colokan milikmu bisa digunakan. Colokan listrik dan stop kontak adalah alat yang berfungsi untuk mengalirkan listrik saat memakai elektronik. Jadinya, elektronik bisa langsung menyala.

Lantas, Apa Saja Jenis Stop Kontak dan Colokan Listrik?

Supaya tidak salah bawa colokan listrik saat sedang jalan-jalan, kami sudah merangkum berbagai jenis stop kontak yang dikutip dari beberapa sumber seperti berikut. 

1. Jenis Stop Kontak Tipe A

Colokan tipe A memiliki dua bentuk bilah yang datar dengan tebal sekitar 1,5 mm dan panjangnya sekitar 15,9-18,3 mm. Lalu, ada bentuk lubang tepat di tengahnya, tetapi lubang tersebut tidak memiliki fungsi khusus. 

Ada beberapa negara yang memakai colokan tipe A ini, antara lain Jepang, Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko. 

jenis stop kontak tipe A
Sumber: Unsplash/Kelly Sikkema

2. Jenis Stop Kontak Tipe B

Hampir mirip dengan tipe A, tipe B memiliki tiga bilah colokan yang datar dengan ketebalan sekitar 1,5 mm.  Jenis yang satu ini terbilang kokoh saat terhubung di stop kontak karena ujungnya persegi panjang.

Colokan ini biasa digunakan di area Amerika Serikat, Kanada, dan juga Meksiko.

jenis colokan listrik B
Sumber: Unsplash/Kelly Sikkema

3. Jenis Colokan Listrik Tipe C

Mungkin kamu sudah tidak asing dengan jenis colokan listrik yang satu ini karena tipe C memang digunakan di Indonesia dan berbagai negara Asia lainnya. Colokan ini punya ujung yang berbentuk bulat dengan ketebalan 4 mm dan panjang 19 mm.

Baca Juga:   3 Hal Penting Memilih Ukuran Brankas yang Tepat Sesuai Kebutuhan

Biasanya, colokan tipe C mengalirkan arus listrik sekitar 16 ampere. Jadi, cocok untuk peralatan elektronik yang membutuhkan energi tinggi.

 

jenis colokan listrik C
Sumber: Wikimedia Commons/SomnusDe

4. Jenis Stop Kontak Tipe D

Jenis colokan listrik tipe D bisa kamu temukan di India, Botswana, Nepal, hingga Myanmar. Bentuk colokannya bulat dengan jumlah 3 buah menyerupai segitiga. Diameter setiap colokannya mencapai 7,1 mm dengan aliran listrik 5 ampere.

jenis colokan listrik D
Sumber: Wikimedia Commons/Conrad H. McGregor

5. Jenis Colokan Listrik dan Stop Kontak Tipe E

Prancis, Belgia, Polandia, dan Tunisia merupakan beberapa negara yang menggunakan colokan tipe E. Bagian ujungnya berbentuk bulat dengan jumlah 2 buah colokan dan bisa digunakan untuk kekuatan listrik 16 ampere. 

jenis stop kontak dan colokan listrik E
Sumber: Wikimedia Commons/Looxix

6. Jenis Stop Kontak Tipe F

Sebenarnya, jenis colokan F mirip dengan colokan tipe C karena stop kontak yang digunakan pun sama. Namun, tipe F memiliki tambahan lekukan di bagian atas dan bawahnya.

Hampir seluruh negara yang ada di dunia memakai tipe colokan listrik F, kecuali Irlandia dan Amerika Serikat. 

jenis stop kontak dan colokan listrik F
Sumber: Wikimedia Commons/Tucvbif

7. Colokan Listrik Tipe G

Colokan tipe G kebanyakan dipakai di negara Inggris, Malaysia, Singapura, dan Hong Kong. Bentuk colokannya persegi panjang yang datar dan memiliki 3 sisi menyerupai segitiga dengan kekuatan 13 ampere.

jenis colokan listrik G
Sumber: Wikimedia Commons/Deucharman

8. Colokan Listrik Tipe H

Untuk colokan jenis H menyalurkan arus listrik sebesar 16 ampere.Bentuknya bulat dan memiliki 3 ruas dengan diameter 4,5 mm dan panjang 19 mm. Biasanya, model colokan tipe H digunakan di Israel dana Palestina.

jenis colokan listrik H
Sumber: Wikimedia Commons/Utilisateur:Kiddo

9. Colokan Listrik Tipe I

Jenis colokan I memiliki kekuatan arus listrik sebesar 10 ampere dan tiga bilah datar di ujung. Masing-masing colokannya mempunyai ketebalan 1,6 mm dengan kemiringan sekitar 30 derajat membentuk huruf V terbalik. 

Model colokan I masih dipakai di berbagai negara, termasuk Australia, China, dan  Argentina.

jenis colokan listrik I
Sumber: Wikimedia Commons/Chameleon

10. Colokan Listrik Tipe J

Swiss memakai jenis colokan dan stop kontak tipe J. Selain itu, ada juga beberapa negara pilihan yang juga memakai standar colokan satu ini. Bentuk colokan tipe J mirip dengan tipe C, tetapi ada satu tambahan steker lagi dengan panjang sekitar 19 mm.

Baca Juga:   Waspada! Ini Dia 9 Ciri-Ciri Freon AC Habis
jenis colokan listrik J
Sumber: Wikimedia Commons/ZH8000

11. Colokan Listrik Tipe K

Jika kamu bepergian ke Denmark, kamu membutukan tipe colokan listrik K saja. Ada tiga buah steker di yang membentuk huruf U dengan panjang 14 mm dan tebal 4 mm.

jenis colokan K
Sumber: World Standards

12. Colokan Listrik Tipe L

Jenis colokan tipe L memiliki 3 buah steker dengan letak vertikal atau garis tegak lurus. Diameter kontak dan jaraknya pun berbeda-beda sehingga tidak kompatibel satu sama lain dengan kekuatan arus listrik 16 ampere.

Colokan ini bisa kamu temukan di negara Italia, Uruguay, serta beberapa wilayah Afrika Utara. 

jenis colokan listrik L
Sumber: Wikimedia Commons/Chameleon

13. Colokan Listrik Tipe M

Bentuk colokan jenis M yang dipakai di Afrika Selatan sebenarnya mirip dengan tipe D yang banyak digunakan di India. Namun, steker colokan M berbentuk bulat dengan jumlah tiga buah menyerupai segitiga dan ukurannya lebih besar atau sekitar 8,7 mm.

jenis colokan listrik M
Sumber: Wikimedia Commons/Conrad H. McGregor

14. Colokan Listrik dan Stop Kontak Tipe N

Pada tahun 2001 dan 2013, Afrika Selatan dan Brazil sama-sama menerapkan standar terbaru untuk sistem colokan dan stop kontak yang akan mereka gunakan, yaitu tipe N. Stekernya ini terdiri dari tiga pin yang letaknya hampir sejajar dan panjangnya 10 mm.

jenis colokan listrik N
Sumber: World Standards

15. Colokan Listrik dan Stop Kontak Tipe O

Saat mengunjungi Thailand, kamu perlu membawa model tipe colokan C dan O yang sudah menjadi standar di sana. Colokan ini terdiri dari tiga buah steker berbentuk bulat dengan diameter 4,8 mm dan kekuatan arus sekitar 16 ampere.

jenis stop kontak tipe o
Sumber: World Standards

Nah, itu dia 15 jenis colokan listrik yang dipakai di berbagai negara. Untuk Indonesia sendiri biasanya memakai tipe C.

Berikut beberapa rekomendasi stop kontak dan colokan tambahan yang bisa kamu beli melalui ruparupa.com.

jenis colokan listrik
Krisbow Stop Kontak 4 Soket – Putih

Beli di sini

jenis stop kontak
Krisbow Stop Kontak Schuko 2 Soket Dengan Switch – Putih

Beli di sini

jenis colokan listrik
Krisbow Stop Kontak 5 Soket – Merah

Beli di sini

jenis stop kontak
Krisbow Stop Kontak 4 Socket Dengan Tombol On off Kr-4348 Putih

Beli di sini

jenis stop kontak
Krisbow Stop Kontak Tower 4 Arah

Beli di sini

jenis colokan listrik
Krisbow Stop Kontak 6 Socket – Hitam

Beli di sini

DAPATKAN gratis ongkos kirim
SETIAP BELANJA alat listrik klik di sini

Situs belanja online ruparupa.com  juga menyediakan berbagai kebutuhan rumah tangga dari merek-merek terkenal milik Kawan Lama Group, seperti ACE, Informa, Selma, Krisbow, dan masih banyak lagi.