8 Jenis Ikan Hias Akuarium yang Paling Mudah Dipelihara

0
1532
Sumber: ruparupa.com

Apakah kamu memiliki hobi memelihara ikan hias di dalam akuarium? Atau mungkin baru mencoba untuk memelihara ikan hias di rumah.

Jika ya, maka artikel satu ini cocok buat kamu. Apalagi, memelihara ikan hias punya banyak manfaat bagi kesehatan, seperti dapat meningkatkan kualitas tidur, mengurangi stres dan kecemasan, serta bisa menambah fokus dan kreativitas.

Ruparupa Banner

Jenis Ikan Hias Akuarium Tercantik

Mungkin kamu masih ragu-ragu mau memelihara ikan jenis apa dalam akuarium. Untuk itu, simak beberapa rekomendasi jenis ikan berikut dan tentukan pilihan kamu.

1. Ikan Cupang

Ikan cupang merupakan ikan air tawar yang termasuk mudah dipelihara dan harganya terjangkau. Air yang cocok untuk memelihara ikan cupang adalah air tawar dari sumur, yang tak jauh berbeda dengan habitat asli ikan cupang.

Namun, jika tidak ada air sumur, kamu juga bisa menggunakan air PAM. Tempatkan ikan seekor ikan cupang ke dalam 18 liter air dengan memakai akuarium berkapasitas 20 liter air.

Sumber: unsplash.com

Namun, ikan cupang termasuk ikan yang agresif sehingga tidak boleh menempatkan ikan ini bersama ikan hias lain. Terlebih lagi  dengan sesama ikan cupang jantan karena sesama pejantan terkenal suka bertengkar dan bisa berujung kematian.

2. Ikan Louhan

Ikan louhan merupakan salah satu ikan hias akuarium paling mahal. Untuk seekor ikan louhan dewasa, kamu perlu merogoh kantong hingga Rp300 ribu.

Harga ikan louhan mahal bukan tanpa alasan. Sisik mereka yang cantik dan bentuk kepala mereka yang unik merupakan ciri khas ikan louhan. Benjolan di atas kepala mereka disebut “benjol kelam”.

Sumber: unsplash.com

Ikan air tawar satu ini membutuhkan akuarium yang berisi sekirtar 20-30 galon air untuk bertumbuh. Berikan juga filter ke akuarium untuk menjaganya tetap bersih.

Kamu bisa memberikan pahan alami pada ikan louhan, seperti udang kecil, anakan lele, ikan mas kecil, cacing, atau jangkrik.

3. Ikan Mas Koki

Berikutnya adalah ikan mas koki yang pertama kali dipelihara di daratan Tiongkok beribu tahun lalu. Jenis ikan mas koki pun cukup beragam dan memiliki keunikannya masing-masing, mulai dari ukuran, bentuk badan, sirip, hingga warna.

Sumber: unsplash.com

Namun, perhatikan takaran makanan yang kamu berikan setiap harinya. Kalau makanan terlalu banyak, bisa menyumbat usus dan menyebabkan sembelit pada ikan karena jenis ikan ini tidak terlalu bisa mencerna protein.

Lebih baik berikan makanan khusus ikan mas yang biasanya mengandung lebih banyak karbohidrat dan lebih sedikit protein. Kamu juga bisa menambahkan variasi makanan, seperti kacang polong yang dikupas kulitnya, sayur, atau jentik nyamuk.

Baca Juga:   10 Jenis Ikan Hias Kecil dan Tips Memeliharanya

Tempatkan ikan mas koki dalam akuarium yang memiliki panjang 80 x 40 x 30 cm dengan kapasitas air minimal 38-55 liter per ekor.

4. Ikan Koi

Pasti kamu dengan melihat gambarnya saja, ikan ini sudah tak tampak asing buat kamu. Ya, ikan koi yang merupakan ikan hias  paling populer dari dulu sampai sekarang.

Ikan koi yang berasal dari Jepang, tepatnya daerah Nigata, cukup mudah untuk dipelihara. Di negara tersebut, ikan koi merupaskan simbol cinta, persahabatan, dan kasih sayang.

Sumber: unsplash.com

Ikan koi digemari karena keindahannya dan dianggap bisa membawa keberuntungan. Nah, ukuran akuarium yang disarankan untuk ikan koi minimal memiliki panjang 1,5 meter, lebar 1 meter, dan kedalaman 50cm.

Ikan koi kecil membutuhkan setidaknya 100 liter air, sedangkan untuk ikan koi besar 200 liter per ekor. Makanan ikan koi cukup beragam. Kamu bisa memberikan makanan alami seperti udang, kutu air, cacing, atau sayuran seperti kangkung dan bayam.

5. Ikan Sapu-sapu

Ikan sapu-sapu adalah jenis ikan air tawar yang habitat aslinya di Amerika Selatan, yang termasuk hewan omnivora. Sapu-sapu akan memakan tanaman, seperti lumut dan alga.

Selain itu, ikan sapu-sapu juga bisa hidup sampai 30 jam di luar air dengan persediaan oksigen di perut mereka.

Sumber: unsplash.com

Namun, jika kamu mau memilihara ikan sapu-sapu, sebaiknya tempatkan mereka terpisah dengan ikan lainnya. Ikan sapu-sapu akan saling berkelahi bila ditempatkan di akuarium yang sama, bahkan sampai mati.

Pastikan kamu menempatkan ikan satu ini di akuarium dengan kapasitas lebih dari 380 liter. Hindari mengisi air di dalam akuarium sampai penuh karena ikan sapu-sapu akan menarik udara dari permukaan air sehingga bisa melukai dirinya.

6. Ikan badut

Apakah kamu tau film animasi Finding Nemo? Nah,  Nemo dan ayahnya, Marlin, merupakan spesies ikan badut atau ikan giru, yang bersimbiosis mutualisme dengan anemon laut di alam bebas.

Mungkin ikan badut yang biasa kamu lihat berwarna putih dan oranye, tetapi ternyata ada juga yang berwarna kuning, kehitaman, dan merah.

Sumber: unsplash.com

Ukuran akuarium yang ideal untuk ikan badut adalah 90x30X38cm karena ikan ini bisa tumbuh hingga 15 cm.

Berbeda dengan jenis ikan lain di atas, ikan badut adalah ikan air laut. Berikan air yang berkualitas untuk ikan badut kamu supaya tidak mudah stres. Lalu, isi akuarium dengan 10 liter air per 3 cm.

Selain itu, jaga suhu akuarium mirip dengan habitat asli ikan badut, yakni berkisar antara 24 sampai 27 derajat selsius.

Baca Juga:   Ini Dia Perbedaan Paludarium, Aquascape, dan Terrarium

Pastikan kamu membersihkan akuarium dengan rutin dan letakkan beberapa batu koral supaya mirip dengan tempat tinggal asli ikan. Hal tersebut bisa membuat ikan lebih nyaman dan tidak mudah stres.

7. Ikan Discus

Berikutnya adalah ikan discus yang banyak digemari karena bentuk dan coraknya unik. Ikan discus merupakan ikan air tawar yang berasa dari sungai Amazon, Brazil.

Ikan discus lebih sulit dipelihara dibandingkan ikan hias lain karena mereka sulit beradaptasi denagn lingkungan baru.

Pastikan akuarium kamu memiliki suhu hangat, yaitu 29-34 derajat selsius dan kedalamannya 1,5 meter. Selain itu, airnya juga harus tenang. Jika tidak, ikan discus kesayangan kamu bisa-bisa stres dan mati.

Sumber: unsplash.com

Memang tidak disarankan tidak menggabungkan ikan hias satu ini dengan spesies lain karena ikan discus termasuk senssitif.  Namun, kamu bisa mencoba meletakkannya ikan discus bersama spesies lain selama 72 jam.

Kalau tidak terjadi apa-apa, maka kamu bisa meletakkan ikan discus dengan spesies tersebut.

8. Ikan Neon Tetra

Ikan neon tetra merupakan salah satu ikan hias yang paling populer. Ciri khas ikan ini adalah garis berwarna neon ditubuhnya, yang akan terlihat seakan menyala dalam kegelapan.

Walau memiliki tubuh kecil, neon tetra memiliki daya tahan tubuh yang kuat dan tidak agresif. Jadi, cocok bagi kamu para penggemar ikan hias pemula.

Tak seperti kebanyakan ikan hias yang telah dibahas sebelumnya, ikan neon tetra senang hidup berkelompok. Maka dari itu, kamu bisa menempatkan beberapa ikan neon tetra dalam satu akuarium sekaligus.

Meskipun demikian, ikan neon tetra sangat sensitif terhadap pH dan suhu air. Makanya, pastikan kamu tidak mengubah kedua hal tersebut secara drastis.

Letakkan ikan neon tetra ke dalam akuarium dengan kapastitas 38 liter untuk setiap 6 ekor ikan. Jika akuarium terllau kecil dan jumlah ikan terlalu banyak, maka bisa menyebabkan ikan terbunuh.

Sumber: unsplash.com

Itu dia 8 jenis ikan hias akuarium yang dijamin bisa mempercantik rumah kamu. Nah, kalau berdasarkan feng shui, sebaiknya letakkan akuarium di bagian tenggara rumah. Titik ini dipercaya bisa membawa keberuntungan.

Namun, hindari meletakkan ikan hias akuarium di kamar, dapur, kamar mandi, atau bagian tengah rumah.

Jika kamu sedang mencari akuarium berkualitas dengan harga terjangkau, maka kamu harus segera mengunjungi situs ruparupa.com.

situs belanja terlengkap yang  menyediakan berbagai hiasan akuarium, filter, dan kebutuhan lainnya.

Di ruparupa.com, kamu bisa menemukan banyak jenis dan ukuran akuarium yang bisa kamu sesuaikan dengan kebutuhan, seperti di bawah ini.

Acepet Akuarium Aquaponics 11.5×15.4 Cm

Beli di sini

Boyu Set Akuarium Dan Kabinet Ms-520m – Hitam

Beli di sini

 

Boyu Akuarium 30 Cm

Beli di sini

 

Boyu 33 Ltr Akuarium Dengan Lampu Led & Pompa Ec-400 – Hitam

Beli di sini