16 Cara Merawat Anak Kucing Tanpa Induk

0
1195
anak kucing
Source: uk.mypetandi

Pada umumnya anak kucing yang baru lahir akan sangat bergantung pada induknya. Namun bagaimana jika kamu menemukannya dan ingin memeliharanya? tidak perlu khawatir karena dengan memiliki pengetahuan bagaimana cara merawat anak kucing tanpa induk, dan ketekunan dengan tingkat tinggi kamu dapat melakukannya

Cara Merawat Anak Kucing Tanpa Induk

cara merawat anak kucing tanpa induk
Source: Pixabay

Tahukah kamu kalau perlu pengetahuan yang cukup saat ingin memelihara hewan loh! tidak cukup rasa suka saja.

Menyiapkan tempat yang nyaman

Tempat tidur kucing
     Beli disini

Jika ingin membawa anak kucing yang lahir tanpa induk, kamu harus siap untuk merawatnya. Seperti diantaranya memberikan kenyamanan dan keamanan bagi peliharaan mereka. Misalnya dengan memberikan tempat tidur yang nyaman serta memberikan lampu sebagai penghangat.

Jangan memisahkan dengan kerumunan

anak kucing
Source: uk.mypetandi

Biasanya induk kucing akan melahirkan beberapa ekor anak kucing yang menggemaskan. Namun meskipun demikian tidak semua orang bisa memeliharanya sekaligus, baik karena adanya keterbatasan area atau keuangan.

Akan tetapi jika kamu memutuskan untuk memeliharanya sekaligus, letakan anak hewan lucu ini pada satu tempat. Agar tetap merasa hangatdan nyaman meskipun tanpa kehadiran induknya.

Memberikan susu yang tepat

Susu kucing
Source: BeChewy

Apa makanan kucing kecil tanpa induk? secara umum anak kucing membutuhkan susu induknya. Namun karena keterbatasan kondisi yang ada, pemiliknya harus memilih susu pengganti yang tepat.

Beri susu yang tepat sesuai dengan usia mereka, dan merupakan formula khusus yang tersedia pada toko hewan terpercaya. Jangan memberikan susu sapi atau cairan yang mengandung gula,  karena jenis kalsium yang mengandung laktosa tidak cocok untuk anak kucing. Jika kamu memberikan asupan yang salah, maka dapat berdampak pada kesehatan hewan tersebut.

Membantu kucing  untuk bersendawa

cara merawat anak kucing baru lahir tanpa induk
Source: Pixabay

Seperti bayi, anak hewan juga dapat merasa kembung jika ada gas yang menumpuk setelah diberikan susu. Sehingga cobalah untuk menepuk punggungnya beberapa kali secara perlahan agar nantinya gas dapat keluar secara maksimal.

Membuat jadwal

cara merawat anak kucing kampung tanpa induk
Source: Pixabay

Cara merawat anak kucing tanpa induk tidak bisa sembarangan karena, harus ada jadwal yang teratur. Mulai dari kapan memberikan susu formula yang tepat, hingga takarannya. Untuk memudahkan kamu berikut panduan lengkap pemberian susu pada anak kucing yang tepat.

  • Saat berusia 0-1 minggu dengan berat 50-150 gram maka cukup berikan 2-6 ml susu formula setiap 2 jam.
  • Anak kucing yang berusia 1-2 minggu dengan berat sekitar 150-250 gram maka bisa memberikan 6-10 ml susu setiap 2-3 jam.
  • Untuk anak kucing 2-3 minggu dengan berat mencapai 250-350 gram maka berikan 10-14 ml susu formula setiap 3-4 jam
  • Bagi anak kucing berusia 3-4 minggu dengan berat 350-450 gramberikan 14-18 ml susu formula setiap 4-5 jam.
  • Saat berusia 4-5 minggu dengan beratnya 450-550 gram bisa kamu bisa memberikan 18-22 ml susu formula anak kucing setiap 5-6 jam.
  • Untuk anak kucing berusia 5-8 minggu yang memiliki berat mencapai 550-850 gram, kamu bisa memberikan makanan padat basah khusus setiap 6 jam.

Membantu untuk buang air besar

 

Littre box
                                                                              Beli disini

Cara merawat anak kucing yang satu ini mungkin agak cukup menjijikanbagi orang tertentu,  pasalnya mereka harus membantu saat  anak kucing buang air besar.  Namun itulah salah satu risiko saat memutuskan mengadopsi hewan.

Untuk membantunya kamu bisa melakukan pijatan pada perut, lalu kemudian membersihkannya dengan tisu kering dan basah.

Melakukan grooming secara rutin

Sikat kucing
Beli disini

Biasanya anak kucing yang memiliki induk akan bersih dengan cara dijilati oleh induknya. Namun karena tidak mempunyai induk maka pemiliknya harus berperan sebagai ibu mereka.

Grooming dapat kamu lakukan dengan menggunakan sisir, lap atau kain. Namun hindari untuk memandikan kucing saat masih bayi, karena akan berdampak buruk bagi kesehatan mereka.

Menjauhkan dari kucing dewasa

cara merawat anak kucing yang baru lahir tanpa induk
Source: Pixabay

Sifat kucing dewasa yang masih suka penasaran terhadap sesuatu memang menggemaskan. Namun hal ini harus dihindari terutama bagi anak-anak kucing yang baru lahir. Memang tidak berbahaya, akan tetapi pisahkan terlebih dahulu hingga mencapai usia yang cukup.

Menyediakan litter box

Toilet kucing
   Beli disini

Ketika anak kucing sudah bisa berjalan, cobalah untuk memperkenalkan tempat buang air atau litter box. Nantinya setelah terbiasa anak kucing akan terbiasa untuk menggunakannya dalam keseharian.

Tidak perlu bingung mengajarkannya karena cukup letakan litter box pada area terdekat, maka secara insting mereka akan belajar sesuai dengan tingkat kemampuannya.

Menjaga kesehatan anak kucing

cara merawat kucing kecil tanpa induk
Source: Pixabay

Cara merawat anak kucing tanpa induk lainnya dengan memberikan vaksin adalah salah satu cara menjaga kesehatan anak kucing. Karena dapat mencegah resiko penyakit atau virus yang mungkin menyerang kapan saja

Tapi kamu harus tahu kapan waktu yang tepat untuk vaksin kucing. Biasanya saat mereka berusia 6-8 minggu sampai mereka berusia sekitar 16 minggu. Kemudian, dalam jarak waktu setahun mereka harus mendapatkan vaksin penguat . Vaksinasi sendiri biasanya dilakukan beberapa kali dengan jarak waktu 3-4 minggu.

Untuk pemberian vaksin ini sendiri sangat beragam. Sehingga ada baiknya untuk melakukan pemeriksaan fisik terlebih dahulu.

Uji juga apakah anak kucing perlu mengonsumsi obat cacing atau tidak. Serta lakukan tes infeksi “retrovirus” Feline Leukemia virus (FeLV) dan  Feline AIDS (FIV) dan

Jenis vaksin yang bisa kamu berikan juga sangat beragam. Menurut dokter hewan Mike Paul ada beberapa rekomendasi vaksinasi yang bisa diberikan saat kucing berusia 8 minggu, hingga mencapai usia 4 bulan.

Menurut American Association of Feline Practitioners (AAFP), ada vaksin wajib untuk semua anak kucing seperti

  • Feline panleukopenia virus (FPV)
  • Herpesvirus-1 (FHV-1)
  • Calicivirus (FCV) atau Rabies
  • Feline Rhinotracheitis
  • Feline Leukemia Virus (FeLV)

Dengan memberikan vaksin, maka imun anak kucing akan menjadi kuat, dan memberikan efek yang baik. Namun ada kasus kegagalan imunisasi, infeksi, menggunakan obat yang dapat menurunkan imun tubuh, hingga Tumorigenesis yang mana sel normal mengalami transformasi menjadi sel kanker.

Karena akibat inilah anak kucing dapat mengalami gejala di bawah ini:

  • Letih lesu
  • Demam
  • Anoreksia
  • Lymphadenomegaly regional
  • Radang otak
  • Radang sendi
  •  Polineuritis
  • Perubahan perilaku
  • Kejang
  • Alergi
  • Perubahan warna pada lokasi bekas suntikan

Mengajaknya bergerak lebih aktif

Mainan kucing
Beli disini

Tidak baik jika hewan peliharaan hanya berdiam diri. Alasannya tidak baik untuk kesehatan dan pertumbuhan. Dalam hal ini setiap hewan memerlukan gerak tubuh seperti melompat, berlari, mengejar, menangkap yang juga membantu pemilik dan kucing memiliki hubungan yang lebih dekat.

Mengajarkan hal positive

cara merawat bayi kucing tanpa induk
Source: Pixabay

Rasa belas kasihan yang berlebihan tidak akan membawa hal baik. Karena jika tidak tanpa pangajaran yang tepat seperti tidak membuang kotoran sembarangan, atau bagaimana harus bersikap maka di masa mendatang kucing akan menjadi masalah. Tapi tidak perlu menggunakan kekerasan, yang hanya dapat memberikan efek trauma.

Check up secara rutin

cara merawat kucing bayi tanpa induk
Source: Pixabay

Banyak yang beranggapan kucing harus dibawa ke dokter saat vaksin atau sakit. Tentu tidak karena perlu check up satu bulan sekali, untuk mengetahui penyakit, kadar gula tinggi, atai berat badan berlebih yang mungkin terjadi.

Selain itu dengan check up ruitn kamu bisa mengetahui hal-hal di bawah ini

  • Apakah berat badan kucing sudah ideal atau berlebih? jangan lupa memeriksa timbunan lemak pada pinggul, pangkal paha, atau bawah perut.
  • Perhatikan apakah dibalik bulu yang cantik ada penyakit dan tersembunyi seperti kulit berkerak, terluka atau mengelupas. Untuk menghindarinya lakukan check up rutin
  • Periksa bagian bokong, ekor, dan perut. Cek kembali apakah ada kutu-kutu yang menempel. Segera hubungi dokter atau berikan obat yang tepat untuk menanganinya.
  • Waspada infeksi mata pada kucing. Mata kucing yang normal akan tidak berair, berwarna merah muda, dan akan merespon dengan cepat.
  • Untuk mengetahui apakah telinga anak kucing sehat, maka terlihat dari warnanya yang merah muda, serta tidak berbau
  • Jika terdapat warna cokat dan kuning pada gigi maupun gusi anak kucing, ini merupakan tanda plak yang menumpuk. Untuk membersihkannya berikan makanan yang dapat membersihkan gigi atau membawanya ke klinik.
  • Periksa pada bagian tubuh mulai dari depan hingga belakang. Apakah ada tonjolan atau luka pada bagian kaki dan cakar.

Membersihkan secara rutin

Membersihkan kandang kucing
Source: pixabay

Salah satu tanggung jawab yang tidak disukai banyak orang adalah saat harus membersihkan kotoran. Tapi mau tidak mau ini adalah tanggung jawab setiap pemiliknya. Pastikan untuk membersihkan kotoran secara rutin agar kucing tidak terkena masalah penyakit yang mungkin saja terjadi, serta jangan biarkan kotoran berada pada tempat tidur kucing.

Memperkenalkan Makanan Baru 

Makanan kucing
Beli disini

Saat anak kucing mulai bisa berjalan, mereka bisa diberi makan secara mandiri dengan cara memberi susu pada wadah. Selain itu kamu juga bisa memberikan beberapa jenis makanan baru dalam bentuk cair maupun padat.

Mengajarkan Kepatuhan

Cat scratcher
                                                                         Beli disini

Menjadi hal yang penting untuk diperhatikan misalnya mulai dari makan pada wadah hingga buang air pada litter box tanpa perintah. Ajarkan juga anak kucing agar tidak merusak benda-benda disekitarnya. Untuk mengatasinya miliki cat scratcher yang menjadi media untuk menggaruk kuku.

Untuk mendapatkan semua perlengkapan hewan terlengkap dan terbaik untuk hewan kesayangan kamu, percayakan pada Ruparupa yang merupakan situs belanja online yang mengedepankan kenyamanan, keamanan serta kemudahan dalam berbelanja.

Dapatkan juga berbagai penawaran menarik seperti potongan harga, cash back, hingga metode pembayaran yang beragam seperti cicilan mulai 3, 6 hingga 12 bulan dari bank bank terpercaya.