Tahukah Anda: Setiap hari kita menghirup 13,5 kg udara dalam sehari. Tetapi sayangnya udara di sekeliling kita semakin tercemar oleh berbagai polusi yang tentu saja dapat menyebabkan beragam gangguan kesehatan. Lalu bagaimana solusinya agar kita bisa terus menghirup udara yang bersih, terutama di rumah, setiap hari?

Menggunakan alat khusus untuk memperbaiki udara merupakan alternatif yang bisa dilakukan untuk mendapatkan udara yang bersih di rumah. Air purifier dan air humidifier (+dehumidifier) adalah dua alat yang mampu memperbaiki kualitas udara di rumah. Lantas, apa kegunaan masing-masing alat tersebut dan apa perbedaannya? Air purifier dan air humidifier (+dehumidifier) memiliki fungsi yang berbeda. Sebelum Anda mendapatkan alat yang bagus dan tepat, Anda harus mempelajari dahulu fungsi dan fiturnya.

Air purifier menjernihkan udara

Air purifier adalah alat penjernih udara yang berfungsi untuk menjaga agar udara dalam ruangan tetap bersih.

Penjernih udara atau air purifier yang bagus bekerja dengan cara menghisap udara yang ada di sekitar lalu menyalurkan kembali udara tersebut melalui filter yang berfungsi untuk menangkap virus dan bakteri di udara. Sehingga udara yang keluar dari air purifier akan menjadi lebih bersih dan juga sehat.

Air humidifier melembabkan udara

Pelembab udara atau air humidifier bekerja dengan cara menyemprotkan uap air ke udara. Uap air di udaraakan mengikat bakteri, virus dan menjatuhkan radikal bebas. Uap air juga menyeimbangkan kadar kelembaban udara pada ruangan yang kering seperti di ruangan ber-AC. Apabila udara terasa kering, maka yang Anda butuhkan adalah air humidifier.

Air dehumidifier menyerap kelembaban udara

Lain halnya dengan udara kering, udara yang terlalu lembab juga dapat menyebabkan gejala yang berbahaya bagi tubuh. Anda membutuhkan air dehumidifier untuk mengurangi kelembaban udara. Biasanya udara terlalu basah terjadi saat musim hujan seperti saat ini. Jika Anda sering mengalami hidung tersumbat, iritasi kulit dan mata yang bentol, sering bersin, atau kondisi ruangan Anda terasa pengap, berarti udara di ruangan Anda terlalu lembab. Lebih membahayakan lagi, udara yang terlalu lembab sering menimbulkan jamur yang juga bisa menyebarkan virus asma.

Air Purifier VS Air Humidifier (+ Dehumidifer)

Air purifier yang bagus dapat menghilangkan debu, polusi asap, bakteri serta zat-zat alergi seperti bulu binatang dan serbuk sari. Lain halnya dengan air purifier, air humidifier digunakan untuk meningkatkan tingkat kelembaban di udara, namun bukan untuk membersihkannya. Kadar kelembaban yang rendah dapat menyebabkan kulit kering, mata merah karena gatal atau bibir pecah-pecah. Kadar kelembaban yang baik untuk kesehatan adalah 30% sampai 50%. Dalam kondisi ekstrem seperti panas kering, peranan air humidifier sangatlah dibutuhkan. Sedangkan air dehumidifier dibutuhkan untuk kelembaban yang lebih besar dari 50%. Udara yang terlampau lembab dapat menyebabkan tumbuhnya spora jamur, bakteri dan tungau debu.

Alat-alat ini memiliki kegunaan dan cara kerja masing-masing. Sehingga keberadaannya akan saling melengkapi untuk meningkatkan kualitas udara dalam suatu ruangan.

Temukan rekomendasi pembersih / penjernih udara dari kami dan miliki air purifierair humidifier dan air dehumidifier yang tepat untuk ruangan Anda.

air purifier vs air humidifier

3 KOMENTAR

  1. Ah tapi kan air purifier belum tentu efektif, mana mahal lagi. Mungkin pikiran itu sempat terlintas atau bahkan sedang kamu pikirkan sekarang. Wah, jangan salah. Air purifier dinyatakan 99% ampuh menangkap partikel hingga ukuran 0,3 micron. Ini mencakup bakteri, alergi, dan virus. Jika kamu memiliki alergi atau asma, kamu akan benar-benar merasakan betapa leganya menghirup udara setelah memasang air purifier.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here