Liburan sekolah telah tiba, dan tahun ini dibarengi dengan libur Hari Raya Idul Fitri. Anda memiliki lebih banyak waktu untuk menikmati liburan bersama si kecil. Karena pada dasarnya tubuh manusia juga mengalami letih dan jenuh dengan berbagai rutinitas, termasuk si Kecil. Untuk itu dibutuhkan penyegaran pada tubuh dan pikiran untuk mengembalikan semangatnya lagi dengan memiliki kegiatan untuk liburan anak.

Tapi sebagai orang tua, tentunya Anda ingin memberikan waktu liburan yang berkualitas kepada si Kecil bukan? Tidak hanya memberikan hiburan bagi anak tapi juga sekaligus menambah wawasan dan mengembangkan kemampuan. Untuk itu sebagai orang tua Anda harus pandai memilih-milih aktivitas bagi si Kecil. Jika Anda memiliki anak lebih dari 1 dengan jenjang usia yang relatif jauh, Anda bisa mengajak mereka untuk menentukan tujuan liburan.

Beberapa contoh kegiatan untuk liburan anak yang bisa dilakukan:

1. Menunjang kreativitas dan imajinasi

Aktivitas ini merupakan aktivitas yang paling mudah dan dapat dilakukan dimana saja, karena membutuhkan media sederhana, dan yang dibutuhkan adalah imajinasi. Bisa dengan melukis, mewarnai, menulis cerita, bermain lilin permainan, bahkan bermain tanah liat. Berikan kertas dan pensil warna, lalu biarkan si Kecil membuat apapun yang dia suka, lalu pajang lukisannya dalam sebuah bingkai foto di rumah.

2. Untuk perkembangan fisik dan keterampilan

Kegiatan yang melatih perkembangan fisik dan keterampilan antara lain berenang, menari, olah raga ketangkasan, ataupun aktifitas memasak. Ini saat yang tepat untuk meningkatkan keterampilan anak. Jika si Kecil belum bisa berenang, Anda bisa mengajarkannya untuk berenang. Atau jika si Kecil suka menari, Anda bisa memasukkan aktifitas menari selama liburan. Cukup banyak tempat yang menawarkan aktifitas-aktifitas yang melatih keterampilan, seperti kelas membuat pizza, membuat burger, dll.

3. Melatih kemampuan sosialisasi

Kemampuan sosialisasi anak harus dipupuk sejak dini. Cara mudah untuk melatih hal ini adalah dengan mengunjungi rumah sanak saudara. Anda bisa memanfaatkan momen silaturahmi saat Idul Fitri untuk melatih kemampuan sosialisasi anak. Kenalkan anak-anak dengan keluarga besar, agar tali silaturahmi tidak terputus.

4. Melatih kecerdasan emosi

Ajak si Kecil untuk mengunjungi panti asuhan, panti jompo, ataupun shelter penampungan hewan. Kegiatan ini bisa melatih kecerdasan emosi anak sekaligus rasa empati terhadap orang-orang sekitar. Ajak keluarga untuk berbagi dengan orang-orang yang kurang beruntung, dan ajarkan kepada mereka untuk bersyukur atas segala hal yang mereka miliki saat ini.

5. Menambah wawasan pengetahuan

Kegiatan ini mampu menambah wawasan dan pengetahuan bagi si Kecil. Anda bisa mengunjungi museum, candi, tempat bersejarah, ataupun situs-situs kuno untuk menambah pengetahuan si Kecil. Sesuaikan tujuan dengan usia si kecil. Beberapa situs telah dilengkapi dengan informasi yang lengkap, namun jika dirasa kurang lengkap, Anda bisa menggunakan jasa guide yang akan menjelaskan tentang isi museum, candi maupun situs. Atau Anda juga bisa memanfaatkan internet untuk mencari informasi yang lebih detail. Selain menikmati suasana baru, Anda dan keluarga juga bisa mengetahui sejarah Bangsa Indonesia.

6. Menunjang kecerdasan spiritual

Kegiatan yang menunjang kecerdasan spiritual misalnya mengunjungi wisata alam, seperti pantai, pegunungan, kebun raya. Atau Anda juga bisa mengajak si kecil untuk berziarah dan mengunjungi tempat wisata spiritual. Ajari si Kecil untuk bersyukur atas segala keindahan alam yang dimiliki. Anda juga bisa mendaftarkan si kecil untuk mengikuti kegiatan rohani yang dikemas dalam acara summer camp atau pesantren kilat.

7. Melatih daya nalar anak

Kegiatan ini bisa meningkatkan daya nalar dan analisa bagi anak. Kegiatan ini bisa berupa eksperimen sederhana bersama orang tua di rumah, ataupun berkunjung ke museum ilmu pengetahuan. Di beberapa kota seperti Jakarta misalnya, ada Museum Iptek di Taman Mini. Di museum ini Anda bisa mengajak si Kecil untuk bereksperimen tentang banyak hal. Jangan lupa untuk mengecek jadwal buka museum ya.

8. Menunjang perkembangan pribadi

Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kemandirian anak. Kegiatan ini umumnya dikombinasikan dengan kegiatan untuk liburan anak di alam bebas, seperti kemping atau outbound. Disini mereka dilatih untuk mengurus segala sesuatu sendiri dibawah pengawasan orang dewasa. Aktifitas ini cocok untuk anak usia 7 tahun ke atas, dimana sudah bisa bertanggung jawab atas diri sendiri dan sekitarnya.

Lalu apa rencana Anda untuk mengisi liburan anak yang lebih berkualitas? Jika Anda tidak memiliki budget lebih untuk liburan ekstra, manfaatkan berbagai aktifitas yang bisa dilakukan di rumah seperti memasak, mencuci mobil, menggambar, menulis, atau kegiatan untuk liburan anak bermain dengan mainan edukatif.

Selamat berlibur!

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here